གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Putri Ayu Bestari

MKU PKN 2F -> FORUM JAWABAN ANALISIS VIDEO

Putri Ayu Bestari གིས-
Nama : Putri Ayu Bestari
Npm : 2313053177
Kelas : 2F


Setelah menyimak video tersebut dan melakukan analisa saya mendapatkan beberapa kesimpulan diantaranya yaitu bahwa terjadi perbedaan uud 1945 versi pengesahan 18 agustus 1945 dengan versi yang berlaku saat ini,
didalam video tersebut juga menjelaskan bahwa sudah terjadi 4 kali perubahan republik yang diantaranya:
1. Republik yang diproklamasikan 17 agustus 1945 dengan konstitusi yang di sahkan 18 agustus 1945
2. RIS/Republik Indonesia Serikat
3. Negara kesatuan dengan undang-undang dasar sementara (UUDS)
4. Negara kesatuan dengan undang-undang dasar 1945 versi 5 juli 1959

Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, S.H menjelaskan perbedaan yaitu UUD 45 yang di sahkan pada 18 agustus 1945 tidak terdapat penjelasan, tetapi saat di sahkan kembali dengan dekrit presiden 5 juli 1959 baru ada penjelasan uud yang terlampir dalam lampiran sebagai bagian yang tidak dapat terpisahkan dari naskah UUD 1945 yang diberlakukan kembali.
beliau juga menjelaskan bahwa kepres 150 tahun 1959 lah yang menyatakan bahwa penjelasan uud disatukan menjadi satu kesatuan tidak terpisah, hal ini mengubah putusan yang dibuat oleh soepomo dkk yang diumumkan pada tanggal 15 februari 1946. selain itu beliau juga menjelaskan bahwa dokumen UUD 45 asli yang menjadi pegangan saat ini adalah dokumen UUD 45 versi 5 juli 1959 ditambah 4 lampiran. perubahan ini juga sama seperti perubahan ala amerika dengan adendum (lampiran).
pada intinya amandemen UUD 45 dilakukan untuk memperkuat dan memperbaiki konstitusi di Indonesia demi menjaga persatuan dan kesatuan NKRI.

Oleh karena itu,untuk mengatasi yang terjadi tersebut sebagai warga negara pastinya kita wajib untuk menjaga dan memahami konstitusi di Indonesia dan ikut serta dalam menjaga konstitusi agar bangsa ini tetap berada pada garis UUD 45 tanpa menyalahi aturan-aturan yang telah ditetapkan dalam konstitusi UUD 1945.

MKU PKN 2F -> FORUM JAWABAN ANALISIS JURNAL

Putri Ayu Bestari གིས-
NAMA: PUTRI AYU BESTARI
NPM : 2313053177
KELAS : 2F

judul KEARIFAN BUDAYA LOKAL PEREKAT IDENTITAS BANGSA

setelah melakukan analisa jurnal KEARIFAN BUDAYA LOKAL PEREKAT IDENTITAS BANGSA saya mendapatkan beberapa nilai utama yang dikemukakan oleh penulis jurnal. salah satunya adalah pengertian kearifan lokal menurut salah satu tokoh yaitu haryati subadio mengatakan kearifan lokal secara keseluruhan meliputi bahkan mungkin dapat dianggap sama dengan cultural identity yang dapat diartikan dengan identitas atau kepribadian suatu bangsa. pada intinya jurnal tersebut membahas tentang hubungan budaya lokal dengan identitas nasional. didalam jurnal tersebut menyatakan bahwa keberagaman suku budaya di Indonesia memiliki keunikan dan daya tarik tersendiri, meski demikian hal ini juga menimbulkan potensi negatif yang dapat menimbulkan konflik antar suku dan budaya di Indonesia, kecenderungan yang lain juga muncul seperti adanya penolakan terhadap keseragaman yang ditimbulkan oleh kebudayaan asing sehingga muncul hasrat untuk menegaskan keunikan kultur dan bahasa sendiri.

Indonesia sebagai negara yang multietnis dan multikultural memang sejak awal berdirinya mengandung masalah legitimasi kultural. kesenjangan, ketidakadilan, kurangnya pemerataan pembangunan, tirani minoritas yang terjadi di berbagai wilayah di tanah air dan struktur masyarakat indonesia yang multi dimensional merupakan suatu kendala bagi terwujudnya konsep integrasi secara horizontal. modal budaya indonesia terdiri dari kebudayaan-kebudayaan asli yang tersebar dalam kehidupan masyarakat daerah di Indonesia yang mencerminkan keberagaman, termasuk kebudayaan daerah yang terhitung sebagai budaya bangsa, sesuai dengan isi pasal 32 uud 1945. dalam jurnal ini juga menyebutkan ada sekitar 7 indikator kemampuan ketahanan budaya untuk tumbuh secara surplus atau defisit. 7 indikator yang disebutkan adalah:
1. ketahanan ideal/ketahanan sistem nilai
2. ketahanan struktural
3. ketahanan pisikal
4. ketahanan mental
5. ketahanan fungsional
6. ketahanan sistemim
7. ketahanan prosesual
dari ketujuh indikator ini kita mengetahui bahwa identitas nasional bisa kita jaga dengan menerakan 7 nilai yang dapat mencegah perpecahan bangsa akibat adanya perbedaan. kita juga wajib menjaga dan melestarikan kearifan budaya lokal dan menjadikanya sebagai sumber kekuatan bangsa serta menjadikan budaya indonesia semakin dikenal oleh bangsa lain dan menjaga agar budaya kita tidak diakuisisi oleh negara-negara yang tidak bertanggung jawab.