Kiriman dibuat oleh Annisa Luthfiyyah

EKONDUS A26 -> ACTIVITY: RESUME

oleh Annisa Luthfiyyah -
Nama : Annisa Luthfiyyah
NPM   : 2313031010

Dari jurnal ini kita bisa tahu persepektif pasar persaingan sempurna dari sudut pandang ekonomi islam. Padangan islam menegaskan bahwa pasar yang ideal harus sesuai dengan prinsip ekonomi islam yang berlandaskan keadilan, kebebasan berekonomi, dan etika modal syariah, sehingga tidak ada pihak, baik dari konsumen maupun produsen yang merasa dirugikan. Berdasarkan ekonomi konvensional, pasar persaingan sempurna memiliki kelemahan untuk mewujudkan pasar ideal. Faktor yang memperkuat ialah, terlalu banyak orang yang ikut campur untuk menentukan atau mengubah harga barang di pasar, bukannya membiaran harga barang terbentuk sendiri akibat tawar menawar.

Sebaliknya, Ibnu Taimiyah telah menemukan rumus dari mekanisme pasar islam yang dapat sejalan dengan pasar persaingan sempurna, yaitu dengan memberikan kebebasan bertransaksi atas dasar kesepakatan bersama, tanpa ada paksaan, kecurangan, bahkan pemalsuan. Selain itu, dengan diikutinya kebijakan pemerintah dalan menetapkan harga secara adil dapat mengurangi kerusak harga pasar. Kesimpulannya, pasar persaingan sempurna bukan sekadar teori ideal, melainkan dapat direalisasikan dengan menerapkan etika dan aturan syariah. Sistem ekonomi Islam terbukti mampu menciptakan pasar yang adil, di mana produsen dan konsumen sama-sama tidak dirugikan.


EKONDUS A26 -> DISKUSI

oleh Annisa Luthfiyyah -
Nama : Annisa Luthfiyyah
NPM : 2313031010

Video ini menjelaskan bahwa pasar didefinisikan sebagai tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi, baik secara fisik maupun daring. Jenis pasar ada empat, yaitu:
  1. Pasar persaingan sempurna adalah pasar yang memiliki banyak penjual dan pembeli serta menjual barang sejenis (seperti pasar sayur atau ikan segar) sehingga penjual tidak bisa menentukan harga sendiri. 
  2. Pasar monopoli ialah pasar yang hanya dikuasai oleh satu penjual tanpa barang pengganti (contohnya PLN), yang membuat penjual berkuasa penuh mengatur harga.
  3. Pasar oligopoli penjelasannya yaitu pasar yang dikuasai oleh beberapa perusahaan besar yang saling memengaruhi harga dan layanan, seperti pada industri telekomunikasi (Telkomsel, Indosat, XL). 
  4. Pasar monopolistik adalah pasar yang terdiri dari banyak penjual dengan produk sejenis namun memiliki ciri khas tersendiri pada merek, kemasan, atau rasa, seperti yang terlihat pada industri restoran cepat saji (McDonald's, KFC, Burger King). 
Secara keseluruhan, pemahaman ini dapat membantu dalam melihat bagaimana harga terbentuk dan seberapa besar pilihan yang dimiliki konsumen di pasar.