Diskusi

Diskusi

Number of replies: 26

Coba anda bahas bersama rekan-rekan anda disini  langkah-langkah dalam mengembangkan laporan audit kinerja sektor publik. 

In reply to First post

Re: Diskusi

by Rieke Nindita Sari - -
Nama: Rieke Nindita Sari
NPM: 2313031019

Langkah-langkah dalam mengembangkan laporan audit kinerja sektor publik umumnya meliputi beberapa tahap berikut:
1. Perencanaan Audit: Menentukan tujuan, ruang lingkup, metodologi, serta indikator kinerja yang akan digunakan, termasuk identifikasi risiko dan sumber data.
2. Pengumpulan Data: Melakukan observasi, wawancara, pemeriksaan dokumen, serta pengumpulan bukti lain yang relevan dengan kinerja program atau kegiatan.
3. Analisis dan Evaluasi: Membandingkan kinerja aktual dengan standar, target, atau best practice untuk menilai efisiensi, efektivitas, dan ekonomis suatu program.
4. Penyusunan Temuan Audit: Mengidentifikasi masalah, akar penyebab, serta dampaknya terhadap tujuan organisasi atau pelayanan publik.
5. Perumusan Rekomendasi: Memberikan saran perbaikan yang realistis, terukur, dan sesuai kondisi organisasi agar kinerja dapat ditingkatkan.
6. Penyusunan dan Penyampaian Laporan: Menyusun laporan audit kinerja secara jelas, obyektif, dan komunikatif, lalu menyampaikannya kepada pihak terkait (pemerintah, legislatif, maupun publik).
7. Tindak Lanjut: Memantau sejauh mana rekomendasi audit dijalankan oleh instansi terkait untuk memastikan perbaikan kinerja benar-benar terjadi.
In reply to First post

Re: Diskusi

by Dela Novita -
Nama : Dela Novita
NPm : 2313031023

Langkah-langkah dalam mengembangkan laporan audit kinerja sektor publik biasanya meliputi:

1. Perencanaan Audit → menetapkan tujuan, ruang lingkup, kriteria audit, dan metode yang akan digunakan.
2. Pengumpulan Data → memperoleh bukti melalui wawancara, observasi, dokumen, dan data kuantitatif/ kualitatif.
3. Analisis dan Evaluasi → menilai data dengan fokus pada aspek ekonomi, efisiensi, dan efektivitas (3E).
4. Penyusunan Temuan Audit → merumuskan fakta, sebab, dan dampak dari setiap masalah yang ditemukan.
5. Formulasi Rekomendasi → menyusun saran perbaikan yang realistis, relevan, dan dapat ditindaklanjuti.
6. Penyusunan Laporan Audit → menyajikan hasil audit secara sistematis, jelas, dan akuntabel.
7. Diskusi dengan Manajemen → mengomunikasikan temuan dan rekomendasi kepada pihak terkait untuk memperoleh tanggapan.
8. Penerbitan Laporan Final → laporan resmi disampaikan kepada pemangku kepentingan sebagai bentuk pertanggungjawaban.
In reply to First post

Re: Diskusi

by Saqila Rahma Andini -
Nama : Saqila Rahma Andini
NPM ; 2313031020

Langkah-langkah dalam mengembangkan laporan audit kinerja sektor publik, yaitu:
1. Persiapan
Pada tahap persiapan, auditor mulai mengembangkan temuan-temuan audit, menggabungkan temuan-temuan tersebut menjadi sebuah laporan yang koheren dan logis, serta menyiapkan bukti-bukti pendukung dan dokumentasi yang diperlukan.
2. Penelaahan (review)
Tahap analisis kritis terhadap laporan tertulis yang dilakukan oleh staff audit, review, dan komentar diberikan oleh pihak manajemen atau auditee
3. Pengiriman (transmission)
Meliputi persiapan tertulis sebuah laporan yang permanen agar dapat dikirim ke lembaga yang memberi tugas untuk mengaudit dan auditee
In reply to First post

Re: Diskusi

by Ni Wayan Vara Wulandari -
Nama: Ni Wayan Vara Wulandari
NPM: 2313031017

Menurut saya, langkah-langkah dalam mengembangkan laporan audit kinerja sektor publik sangat penting agar hasil audit bisa jelas, objektif, dan bermanfaat bagi perbaikan kinerja pemerintah.
a. Perencanaan audit, pada tahap ini auditor menentukan tujuan, ruang lingkup, dan metode audit. Misalnya, apakah audit ingin menilai efisiensi penggunaan anggaran atau efektivitas program
b. Pengumpulan data dan bukti, auditor mengumpulkan informasi dari dokumen, wawancara, dan observasi di lapangan untuk mengetahui apakah kegiatan yang dilakukan sesuai rencana dan mencapai hasil yang diharapkan.
c. Analisis dan evaluasi hasil, data yang sudah dikumpulkan dianalisis untuk melihat apakah program pemerintah sudah berjalan secara ekonomis, efisien, dan efektif sesuai prinsip value for money.
d. Menyusun temuan dan rekomendasi, temuan berisi hasil pemeriksaan, seperti kelemahan atau kekurangan dalam pelaksanaan program, sedangkan rekomendasi berisi saran perbaikan agar kinerja bisa meningkat.
e. Penyusunan dan penyampaian laporan audit kinerja, laporan disusun dengan bahasa yang jelas, didukung data yang valid, lalu disampaikan kepada pimpinan instansi dan pihak terkait agar bisa digunakan untuk memperbaiki kebijakan dan pelayanan publik.
In reply to First post

Re: Diskusi

by Sela Ayu Irawati -
Nama :Sela Ayu Irawati
Npm:2313031015

Langkah-langkah dalam mengembangkan laporan audit kinerja sektor publik, yaitu:
1. Persiapan
Pada tahap persiapan, auditor mulai mengembangkan temuan-temuan audit, menggabungkan temuan-temuan tersebut menjadi sebuah laporan yang koheren dan logis, serta menyiapkan bukti-bukti pendukung dan dokumentasi yang diperlukan.
2. Penelaahan (review)
Tahap analisis kritis terhadap laporan tertulis yang dilakukan oleh staff audit, review, dan komentar diberikan oleh pihak manajemen atau auditee
3. Pengiriman (transmission)
Meliputi persiapan tertulis sebuah laporan yang permanen agar dapat dikirim ke lembaga yang memberi tugas untuk mengaudit dan auditee
In reply to First post

Re: Diskusi

by Desmala Az-Zahra -
Nama : Desmala Az Zahra
Npm : 2313031002

Langkah-Langkah Utama Audit Kinerja Sektor Publik :

Perencanaan Audit
1. Pahami dulu apa yang akan diaudit (misal, program kesehatan, pendidikan, anggaran proyek).​
2. Tentukan tujuan dan sasaran audit, seperti ingin tahu apakah kegiatan sudah efektif dan efisien.​
3. Buat rencana kerja audit, misal pilih siapa saja yang akan diaudit, waktu pelaksanaan, dan sumber data yang akan dipakai.​
4. Identifikasi bukti dan dokumen yang dibutuhkan serta metode pengumpulan datanya.​

Pelaksanaan Audit
1. Kumpulkan dan cek data lapangan, misalnya lewat wawancara, survei, pemeriksaan dokumen, dan observasi langsung.​
2. Bandingkan hasil data dengan standar/kriteria yang sudah ditentukan.​
3. Analisis temuan audit, identifikasi masalah atau kekurangan, dan cari sebab serta dampak masalah tersebut.​
4. Diskusikan hasil sementara dengan pihak yang diaudit untuk memastikan data benar dan dapat dipertanggungjawabkan.​

Pelaporan Hasil Audit
1. Susun laporan temuan secara sederhana, berisi masalah, sebab, dampak, dan rekomendasi perbaikan.​
2. Sajikan bukti dan analisis dalam laporan agar mudah dipahami semua pihak.​
3. Laporkan temuan dan saran perbaikan kepada pimpinan instansi atau pihak terkait.​
4. Tindak lanjuti rekomendasi audit dengan pemantauan perbaikan yang dilakukan oleh instansi terkait
In reply to First post

Re: Diskusi

by IRFAN A SUKI -
Nama:Irfan A Suki
Npm:2313031013

Langkah-langkah Pengembangan Laporan Audit Kinerja Sektor Publik

A.Perencanaan Audit – Menentukan tujuan, ruang lingkup, objek, dan rencana kerja audit.
B.Pengumpulan Data – Mengumpulkan dan menganalisis bukti melalui wawancara, observasi, dan dokumen.
C.Evaluasi Kinerja – Menilai efisiensi, efektivitas, dan ekonomis program berdasarkan indikator kinerja.
D.Temuan & Kesimpulan – Menyusun hasil audit, penyebab masalah, dan dampaknya.
E.Rekomendasi – Memberikan saran perbaikan yang dapat diterapkan.
F.Penyusunan Laporan – Menyajikan hasil, kesimpulan, dan rekomendasi secara objektif.
G.Tindak Lanjut – Memantau pelaksanaan rekomendasi oleh instansi terkait.
In reply to First post

Re: Diskusi

by Suci Tri Wahyuni 2313031012 -
Nama: Suci Tri Wahyuni
Npm: 2313031012

Langkah-langkah dalam mengembangkan laporan audit kinerja sektor publik secara sistematis :
1. Perencanaan Audit
• Menentukan tujuan dan ruang lingkup audit (misalnya efisiensi, efektivitas, atau ekonomis suatu program).
• Mengidentifikasi risiko, sumber daya, dan kriteria kinerja yang akan digunakan.
• Menyusun rencana kerja audit (audit plan) dan menetapkan jadwal pemeriksaan.

2. Pelaksanaan Audit (Pengumpulan Data)
• Melakukan pengumpulan bukti melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen.
• Menggunakan teknik evaluasi kinerja, seperti analisis input-output, indikator kinerja, dan perbandingan dengan standar.
• Mengidentifikasi temuan audit, baik berupa kelemahan sistem, ketidakefisienan, maupun hasil yang tidak sesuai target.

3. Analisis dan Evaluasi
• Menganalisis data yang diperoleh untuk menentukan penyebab dan dampak dari temuan.
• Menilai apakah program telah dilaksanakan secara ekonomis, efisien, dan efektif (3E – Economy, Efficiency, Effectiveness).
• Membandingkan hasil aktual dengan rencana atau standar kinerja.

4. Penyusunan Laporan Audit
° Menyusun laporan yang berisi:
• Tujuan dan lingkup audit
• Metodologi yang digunakan
• Temuan dan analisis
• Kesimpulan dan rekomendasi perbaikan
° Laporan harus jelas, objektif, dan mudah dipahami oleh pihak yang diaudit maupun publik.

5. Penyampaian dan Tindak Lanjut
• Menyampaikan laporan audit kepada pimpinan lembaga, DPR/DPRD, atau instansi terkait.
• Memantau tindak lanjut rekomendasi audit agar perbaikan benar-benar dilaksanakan.

Kesimpulan:
Langkah-langkah pengembangan laporan audit kinerja sektor publik meliputi perencanaan, pelaksanaan, analisis, penyusunan laporan, dan tindak lanjut. Proses ini bertujuan memastikan program pemerintah berjalan sesuai prinsip value for money dan meningkatkan akuntabilitas publik.
In reply to First post

Re: Diskusi

by Khoirun Nisa -
Nama : Khoirun Nisa
Npm : 2313031005

Langkah-langkah dalam mengembangkan laporan audit kinerja sektor public dilakukan secara sistematis agar hasilnya objektif dan bermanfaat bagi peningkatan akuntabilitas organisasi.
1. Tahap Pengenalan dan Perencanaan (Familiarization and Planning Phase)
Auditor melakukan survei pendahuluan dan menelaah sistem pengendalian manajemen untuk memahami kondisi entitas yang diaudit, menentukan ruang lingkup, serta menetapkan kriteria dan metode audit yang sesuai.

2. Tahap Audit (Audit Phase)
Meliputi telaah hasil program, telaah ekonomi dan efisiensi, serta telaah kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. Auditor menilai sejauh mana kegiatan dilaksanakan secara ekonomis, efisien, dan sesuai hukum.

3. Tahap Pelaporan (Reporting Phase)
Auditor menyusun laporan secara sistematis berisi temuan, analisis, dan rekomendasi yang jelas. Laporan ini menjadi bentuk pertanggungjawaban publik serta dasar perbaikan kinerja organisasi.

4. Tahap Penindaklanjutan (Follow-Up Phase)
Auditor memastikan rekomendasi yang diberikan telah diimplementasikan dan menilai efektivitas tindak lanjut yang dilakukan entitas terkait.

Selain itu, dalam penyusunan laporan tertulis, auditor melakukan tiga langkah penting, yaitu persiapan (mengumpulkan data dan menelaah kebijakan), penelaahan (menganalisis dan mengevaluasi data), dan pengiriman (menyusun serta menyampaikan laporan kepada pihak terkait). Melalui tahapan ini, laporan audit menjadi alat penting untuk mendorong transparansi dan peningkatan kinerja sektor publik.
In reply to First post

Re: Diskusi

by Diah Arum Sari Nawang Ulan -
Nama : Diah Arum Sari Nawang Ulan
NPM : 2313031021

Menurut saya, langkah-langkah dalam mengembangkan laporan audit kinerja sektor publik harus dilakukan secara sistematis agar hasil audit dapat memberikan gambaran yang objektif dan bermanfaat bagi peningkatan kinerja instansi pemerintah. Langkah-langkahnya meliputi:
1. Perencanaan audit, yaitu menentukan tujuan, ruang lingkup, metode, serta kriteria audit yang akan digunakan.
2. Pengumpulan data dan bukti audit melalui wawancara, observasi, serta pemeriksaan dokumen terkait kegiatan atau program yang diaudit.
3. Analisis dan evaluasi data, yaitu membandingkan hasil temuan dengan standar kinerja yang telah ditetapkan.
4. Penyusunan laporan audit, yang memuat temuan, kesimpulan, dan rekomendasi perbaikan.
5. Melakukan tindak lanjut audit untuk memastikan rekomendasi telah dijalankan oleh pihak terkait.
In reply to First post

Re: Diskusi

by Mar'atus Shalihah Mar'atus Shalihah -
Nama : Mar'atus Shalihah
NPM : 2313031025

Langkah-langkah dalam Mengembangkan Laporan Audit Kinerja Sektor Publik
1. Perencanaan Audit
Tahap awal dimulai dengan memahami entitas yang diaudit meliputi visi, misi, tujuan, dan struktur organisasinya. Auditor melakukan survei pendahuluan untuk mengidentifikasi area berisiko tinggi, menentukan tujuan dan ruang lingkup audit, mengidentifikasi kriteria audit yang akan digunakan sebagai standar pengukuran, menyusun program audit, mengalokasikan sumber daya, dan membentuk tim audit dengan kompetensi yang sesuai.
2. Pelaksanaan Audit dan Pengumpulan Bukti
Auditor melaksanakan pemeriksaan lapangan dengan mengumpulkan bukti audit yang cukup, kompeten, dan relevan melalui berbagai teknik seperti inspeksi dokumen, observasi aktivitas, wawancara dengan pihak terkait, konfirmasi dengan pihak ketiga, serta analisis data. Selama proses ini, auditor menguji sistem pengendalian internal, menganalisis aspek ekonomi, efisiensi, dan efektivitas program, serta mendokumentasikan semua temuan dalam kertas kerja audit dengan mengidentifikasi kondisi, kriteria, sebab, dan akibat dari setiap temuan.
3. Penyusunan dan Review Laporan
Auditor menyusun draft laporan dengan struktur sistematis yang mencakup ringkasan eksekutif, pendahuluan, gambaran umum entitas, temuan audit beserta rekomendasi, kesimpulan, dan lampiran pendukung. Laporan ditulis dengan bahasa yang jelas, ringkas, dan objektif, dilengkapi dengan data dan visualisasi yang mendukung. Draft laporan kemudian melalui proses review berjenjang oleh supervisor dan manajer audit untuk memastikan bukti audit memadai, data akurat, dan kepatuhan terhadap standar audit yang berlaku.
4. Pembahasan dengan Auditee dan Finalisasi
Auditor melakukan exit conference dengan mempresentasikan draft laporan kepada pimpinan entitas yang diaudit untuk mendiskusikan temuan, kesimpulan, dan rekomendasi. Dalam pertemuan ini, auditor menerima tanggapan, klarifikasi, dan rencana tindak lanjut dari auditee, kemudian mempertimbangkan masukan yang relevan untuk penyempurnaan laporan. Setelah memasukkan tanggapan auditee dan melakukan revisi final, laporan mendapatkan persetujuan dari pimpinan audit untuk kemudian diterbitkan secara resmi.
5. Penerbitan, Distribusi, dan Tindak Lanjut
Laporan audit resmi didistribusikan kepada pihak yang berwenang termasuk pimpinan entitas yang diaudit, legislatif (DPR/DPRD), instansi pengawas, dan publik sesuai ketentuan transparansi. Setelah penerbitan, auditor memantau implementasi rekomendasi oleh auditee, melakukan audit tindak lanjut jika diperlukan, mengevaluasi efektivitas perbaikan yang dilakukan, dan mendokumentasikan status penyelesaian rekomendasi untuk memastikan temuan audit menghasilkan perbaikan nyata dalam pengelolaan sektor publik.
In reply to First post

Re: Diskusi

by Catur Febriyan -
Nama : Catur Febriyan
NPM : 2313031018

langkah-langkah dalam mengembangkan laporan audit kinerja sektor publik :

1. Perencanaan audit, Menetapkan tujuan, ruang lingkup, dan langkah kerja agar proses audit berjalan terarah dan efisien.
2. Pengumpulan data, Mengumpulkan bukti melalui observasi, wawancara, serta penelaahan dokumen yang relevan.
3. Analisis dan evaluasi, Menganalisis data yang diperoleh untuk menilai efektivitas, efisiensi, dan ekonomis kegiatan yang diaudit.
4. Penyusunan temuan, Menyusun hasil audit yang mencakup kondisi, penyebab, akibat, serta rekomendasi yang dapat diterapkan.
5. Penyusunan laporan, Membuat laporan audit secara jelas, objektif, dan disusun sesuai hasil pemeriksaan di lapangan.
6. Tindak lanjut, Memantau pelaksanaan rekomendasi audit serta memastikan adanya perbaikan dan peningkatan kinerja.
In reply to First post

Re: Diskusi

by Annisa Luthfiyyah -

Nama : Annisa Luthfiyyah 

NPM   : 2313031010 

Berikut langkah-langkah dalam mengembangkan laporan audit kinerja sektor publik, sebagai berikut:

1. Menyiapkan Temuan Audit: auditor mengumpulkan dan menyusun setiap temuan secara individual yang harus jelas, objektif, dan didukung bukti yang memadai.

2. Mengumpulkan Referensi Pendukung: semua dokumen, data, dan bukti yang relevan dikompilasi untuk memperkuat temuan, sehingga laporan dapat dipertanggungjawabkan.

3. Menyusun Teks Laporan: auditor mulai menulis bagian inti laporan, termasuk latar belakang, tujuan audit, ruang lingkup, metodologi, temuan utama, analisis ekonomi–efisiensi–efektivitas, serta rekomendasi.

4. Menyiapkan Laporan Inti: draft utama laporan dirapikan menjadi satu dokumen lengkap yang sistematis. 

5. Menyiapkan Memorandum Pengiriman: dokumen pendamping disusun untuk menjelaskan konteks, tujuan, dan ringkasan laporan saat dikirim kepada pihak yang menugaskan audit.

6. Review Laporan: dilakukan penelaahan kritis untuk memastikan isi laporan akurat, logis, dan memenuhi standar audit.

7. Pengiriman Laporan: laporan final dikirim kepada lembaga pemberi tugas untuk digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan dan perbaikan kinerja.

In reply to First post

Re: Diskusi

by Muhammad rizqi Alfiah -
Nama:Muhammad Rizqi Alfiah
Npm:2313031008

Pengembangan laporan audit kinerja sektor publik memerlukan beberapa langkah yang sistematis agar laporan yang dihasilkan akurat, objektif, dan dapat digunakan sebagai dasar perbaikan kinerja pemerintah. Langkah pertama adalah perencanaan audit, yaitu menentukan tujuan, ruang lingkup, objek audit, indikator kinerja, serta metode yang akan digunakan. Pada tahap ini auditor juga mengidentifikasi risiko, sumber data, dan jadwal pelaksanaan.
Langkah kedua adalah pengumpulan bukti audit, baik melalui wawancara, observasi, telaah dokumen, maupun analisis data. Bukti yang dikumpulkan harus cukup, relevan, dan dapat diverifikasi agar kesimpulan yang nanti diambil dapat dipertanggungjawabkan. Setelah itu dilakukan analisis dan evaluasi, yaitu membandingkan kondisi yang ditemukan dengan standar kinerja, peraturan, atau target yang telah ditetapkan pemerintah.
Langkah berikutnya adalah merumuskan temuan audit, yang biasanya berisi kondisi, kriteria, sebab, akibat, dan rekomendasi. Temuan ini harus ditulis secara jelas dan berbasis bukti. Setelah temuan selesai disusun, auditor melakukan pembahasan dengan pihak auditan untuk memastikan bahwa temuan dipahami dan tidak ada kesalahan interpretasi.
Langkah terakhir adalah penyusunan laporan audit kinerja, berisi ringkasan eksekutif, latar belakang, metodologi, temuan, simpulan, dan rekomendasi. Laporan harus disampaikan secara objektif, konstruktif, dan mudah dipahami agar dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas layanan publik.
In reply to First post

Re: Diskusi

by Najwa Ayudia Aura Rachim -
Nama: Najwa Ayudia Aura Rachim
NPM: 2313031027
Kelas: A

Langkah-langkah dalam mengembangkan laporan audit kinerja sektor publik adalah:

1. Perencanaan Audit: Menentukan tujuan, ruang lingkup, dan kriteria audit, serta mengidentifikasi risiko-risiko yang mungkin terjadi.
2. Pengumpulan Data: Mengumpulkan data dan informasi yang relevan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen.
3. Analisis Data: Menganalisis data dan informasi yang telah dikumpulkan untuk mengidentifikasi kelemahan dan kekurangan dalam kinerja organisasi.
4. Evaluasi Kinerja: Mengevaluasi kinerja organisasi berdasarkan kriteria audit dan standar yang telah ditetapkan.
5. Pengembangan Temuan Audit: Mengidentifikasi temuan-temuan audit yang signifikan dan mengembangkan rekomendasi untuk perbaikan.
6. Penyusunan Laporan Audit: Menyusun laporan audit yang jelas, akurat, dan lengkap, serta menyajikan temuan-temuan audit dan rekomendasi.
7. Review dan Validasi: Melakukan review dan validasi laporan audit oleh tim audit dan pihak yang terkait untuk memastikan keakuratan dan kelengkaran laporan.
8. Penyampaian Laporan Audit: Menyampaikan laporan audit kepada pihak yang berwenang, seperti kepala organisasi, badan pengawas, dan pihak lain yang terkait.
9. Tindak Lanjut: Melakukan tindak lanjut untuk memastikan bahwa rekomendasi audit telah dilaksanakan dan perbaikan telah dilakukan.
In reply to First post

Re: Diskusi

by Nida Yasmin -
Nama : Nida Yasmon Sofiyah
NPM : 2313031026

Langkah-Langkah Mengembangkan Laporan Audit Kinerja Sektor Publik
1. Menentukan tujuan dan ruang lingkup audit
Auditor memahami apa yang ingin dicapai dan bagian mana dari program atau kegiatan yang akan diperiksa.
2. Mengumpulkan informasi awal
Auditor mempelajari dokumen seperti rencana kerja, anggaran, standar kinerja, dan aturan yang berlaku.
3. Melakukan pengumpulan data lapangan
Data diperoleh melalui wawancara, observasi langsung, pemeriksaan dokumen, dan bukti fisik lain yang relevan.
4. Menganalisis data yang terkumpul
Informasi dibandingkan dengan indikator kinerja dan target program untuk melihat apakah kegiatan berjalan efisien, efektif, dan ekonomis.
5. Menentukan temuan audit
Temuan disusun berdasarkan bukti yang kuat dan dijelaskan dengan kondisi, penyebab, serta dampak permasalahan yang ditemukan.
6. Menyusun rekomendasi
Rekomendasi diberikan untuk membantu instansi memperbaiki proses pelaksanaan program dan meningkatkan hasilnya.
7. Menyusun laporan akhir
Laporan dibuat secara jelas dan mudah dipahami, berisi temuan, analisis, dan saran perbaikan yang diperlukan.
8. Menyampaikan laporan kepada pihak terkait
Laporan diserahkan kepada pimpinan atau instansi yang diaudit sebagai dasar pengambilan keputusan dan peningkatan kinerja.
In reply to First post

Re: Diskusi

by Dwi Apriyana -
Nama: Dwi Apriyana
Npm: 2313031022

Langkah-langkah dalam mengembangkan laporan audit kinerja sektor publik yaitu:
1. Perencanaan Audit
Auditor menentukan tujuan audit, apa yang akan diperiksa, dan bagaimana caranya. Misalnya, fokus pada apakah penggunaan dana sudah efisien, efektif, dan ekonomis.
2. Pengumpulan Data
Auditor mengumpulkan informasi melalui dokumen, laporan keuangan, wawancara, atau observasi langsung. Data ini digunakan untuk menilai kinerja pemerintah atau instansi publik.
3. Analisis dan Penilaian Kinerja
Data yang dikumpulkan dianalisis untuk melihat apakah kegiatan atau program berjalan sesuai rencana, menggunakan sumber daya dengan benar, dan mencapai tujuan yang diharapkan.
4. Menyusun Temuan Audit
Hasil analisis dituangkan dalam temuan audit. Temuan ini menjelaskan apa yang sudah baik dan apa yang perlu diperbaiki, lengkap dengan bukti pendukung.
5. Memberikan Rekomendasi
Auditor membuat saran atau rekomendasi yang jelas dan praktis untuk memperbaiki kinerja, meningkatkan efisiensi, dan memaksimalkan manfaat dari penggunaan anggaran.
6. Menyusun Laporan Audit
Semua hasil audit disatukan dalam laporan yang berisi latar belakang, tujuan audit, temuan, rekomendasi, dan kesimpulan.
7. Penyampaian dan Tindak Lanjut
Laporan diserahkan kepada pihak yang berwenang, dan tindak lanjut dilakukan untuk memastikan rekomendasi dijalankan sehingga kinerja instansi publik bisa lebih baik.
In reply to First post

Re: Diskusi

by TAZKI ALFIKRI -
Nama: Tazki Alfikri
NPM: 2313031028

1. Perencanaan Audit – Langkah awal adalah menetapkan ruang lingkup, tujuan, dan kriteria audit. Auditor harus memahami program atau kegiatan yang akan diaudit, serta indikator kinerja yang relevan.

2. Pengumpulan Data dan Informasi – Auditor mengumpulkan data kuantitatif dan kualitatif terkait kinerja, termasuk laporan keuangan, dokumen kebijakan, wawancara dengan pegawai, dan observasi lapangan.

3. Analisis dan Evaluasi Kinerja – Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis untuk menilai efektivitas, efisiensi, dan ekonomisnya program atau kegiatan. Auditor membandingkan hasil dengan tujuan yang telah ditetapkan.

4. Identifikasi Masalah dan Temuan – Auditor mencatat permasalahan, kelemahan, atau area yang memerlukan perbaikan. Hal ini bisa berupa penggunaan anggaran yang kurang efisien, prosedur yang tidak sesuai, atau hasil yang tidak maksimal.

5. Penyusunan Laporan Audit– Hasil temuan dianalisis secara menyeluruh dan disusun dalam laporan audit kinerja yang jelas, objektif, dan mudah dipahami. Laporan ini biasanya mencakup temuan, analisis, serta rekomendasi perbaikan.

6. Penyampaian dan Tindak Lanjut – Laporan diserahkan kepada pihak terkait, seperti pimpinan instansi atau badan legislatif. Auditor juga mendorong adanya tindak lanjut agar rekomendasi dapat diimplementasikan dan kinerja publik meningkat.
In reply to First post

Re: Diskusi

by Selvidar Armalia -
Nama : Selvidar Armalia
NPM : 2313031014

Langkah-langkah dalam mengembangkan laporan audit kinerja sektor publik:
1. Menentukan tujuan dan ruang lingkup audit
Auditor menetapkan fokus audit, misalnya efisiensi, efektivitas, atau ekonomi suatu program, serta menentukan batasan kegiatan yang akan diperiksa.
2. Mengumpulkan informasi awal
Auditor mempelajari dokumen terkait program, seperti anggaran, laporan kegiatan, SOP, dan regulasi untuk memahami bagaimana program seharusnya berjalan.
3. Menyusun kriteria kinerja
Auditor menetapkan standar atau ukuran yang akan dipakai untuk menilai keberhasilan program, misalnya target output, indikator hasil, atau standar biaya.
4. Melakukan pengujian dan analisis
Auditor mengumpulkan data melalui wawancara, observasi lapangan, pemeriksaan dokumen, dan analisis data untuk menilai kesesuaian antara kinerja aktual dan kriteria.
5. Mengidentifikasi temuan audit
Auditor merumuskan temuan berupa penyimpangan, kelemahan sistem, tidak efisienan, atau tidak tepatan sasaran yang ditemukan selama proses pemeriksaan.
6. Merumuskan rekomendasi perbaikan
Auditor membuat saran yang jelas, praktis, dan dapat diimplementasikan untuk meningkatkan kinerja, efisiensi, atau tata kelola program.
7. Menyusun dan menyampaikan laporan audit
Auditor menyusun laporan secara sistematis, memuat latar belakang, temuan, analisis, dan rekomendasi. Laporan kemudian disampaikan kepada manajemen agar dapat ditindaklanjuti.
8. Melakukan tindak lanjut
Auditor memantau apakah rekomendasi telah dilaksanakan dan menilai dampak perbaikan pada kinerja program.
Langkah-langkah ini membantu memastikan audit kinerja memberikan informasi yang objektif, berguna, dan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik.
In reply to First post

Re: Diskusi

by Syifa Hesti Pratiwi -
Nama: Syifa Hesti Pratiwi
NPM: 2313031003

1. Perencanaan Audit Kinerja
Tahap awal dilakukan dengan menentukan tujuan audit, ruang lingkup, objek audit (program/kegiatan), serta kriteria kinerja yang akan digunakan sebagai pembanding. Auditor juga mengidentifikasi risiko, menetapkan tim audit, serta menyusun jadwal dan anggaran audit. Perencanaan yang matang diperlukan agar audit fokus pada area yang berdampak besar pada kinerja publik.

2. Pengumpulan dan Pengujian Bukti Audit
Auditor mengumpulkan informasi terkait input, proses, output, dan outcome program melalui observasi lapangan, wawancara, dokumentasi, survei, dan analisis data. Bukti yang diperoleh diuji untuk memastikan validitas, reliabilitas, dan relevansinya. Pada tahap ini auditor menilai apakah pelaksanaan program sesuai dengan prinsip ekonomis, efisien, dan efektif (Value for Money).

3. Analisis dan Evaluasi Kinerja
Data yang diperoleh dianalisis untuk membandingkan kinerja aktual dengan target yang telah ditetapkan. Auditor menilai penyebab penyimpangan, hambatan, kelemahan sistem pengendalian manajemen, dan dampaknya terhadap pencapaian tujuan program. Temuan audit disusun secara objektif, spesifik, dan berbasis bukti.

4. Perumusan Rekomendasi Audit
Berdasarkan temuan yang ada, auditor menyusun rekomendasi perbaikan yang realistis, aplikatif, dan sesuai kapasitas organisasi publik. Rekomendasi bertujuan meningkatkan efektivitas program, efisiensi penggunaan anggaran, dan memperbaiki tata kelola manajemen kinerja.

5. Penyusunan dan Penyajian Laporan Audit
Auditor menyusun laporan audit kinerja secara komprehensif yang memuat latar belakang, tujuan audit, metodologi, temuan, analisis, kesimpulan, dan rekomendasi. Laporan disampaikan kepada pimpinan instansi dan pihak berkepentingan untuk ditindaklanjuti.

6. Tindak Lanjut Hasil Audit
Pihak manajemen instansi wajib menindaklanjuti rekomendasi audit. Auditor dapat melakukan pemantauan tindak lanjut untuk memastikan rekomendasi dijalankan dan perbaikan kinerja benar-benar terwujud.
In reply to First post

Re: Diskusi

by Intan Ruliana -
Nama: Intan Ruliana
NPM: 2313031016

1. Perencanaan Audit Kinerja
2. Penentuan Ruang Lingkup Audit
3. Pengumpulan dan Analisis Bukti
4. Evaluasi Efektivitas, Efisiensi, dan Ekonomis
5. Perumusan Temuan Audit
6. Penyusunan Rekomendasi Perbaikan
7. Penyusunan dan Penyampaian Laporan Audit
8. Tindak Lanjut Hasil Audit
In reply to First post

Re: Diskusi

by Tria Meilisma -

Nama: Tria Meilisma

NPM: 2313031029

Langkah-langkah dalam mengembangkan laporan audit kinerja sektor publik meliputi:

1.Perencanaan audit kinerja, yang mencakup pemahaman objek audit, identifikasi area kunci, penetapan tujuan dan ruang lingkup audit, penentuan kriteria, dan penyusunan program audit

2.Pelaksanaan audit kinerja yang melibatkan pengujian dan pengumpulan bukti

3. Penyusunan laporan audit yang mencakup penyusunan tema temuan dan konsep laporan, serta penyampaian laporan hasil audit kepada auditan.
In reply to First post

Re: Diskusi

by Yesi Novia Pitriani -
Nama: Yesi Novia Pitriani
NPM: 2313031006

1. Perencanaan: menentukan objek, masalah utama, tujuan, lingkup, kriteria, dan rencana/progam audit.
2. Pengumpulan & pengujian bukti: mengumpulkan data (wawancara, dokumen, observasi) lalu menguji kecukupan dan keandalannya.
3. Penyusunan konsep laporan: merangkum temuan, simpulan, dan rekomendasi ke dalam konsep laporan, lalu direview internal.
4. Finalisasi & penyampaian laporan: memperbaiki konsep, menetapkan laporan final, kemudian menyampaikannya ke pihak berwenang.
5. Pemantauan tindak lanjut: mengecek pelaksanaan rekomendasi, mencatat progres, dan menilai dampak perbaikan kinerja.
In reply to First post

Re: Diskusi

by Aulya Syifa Zulkarnaen -
Nama : Aulya Syifa Zulkarnaen
NPM : 2313031009

Langkah-langkah dalam mengembangkan laporan audit kinerja sektor publik melibatkan beberapa tahapan penting untuk memastikan hasil audit yang objektif, relevan, dan bermanfaat bagi pemangku kepentingan. Berikut adalah langkah-langkah utama dalam pengembangannya:
1. Perencanaan Audit
Langkah pertama adalah merencanakan audit dengan jelas, termasuk menentukan tujuan audit, ruang lingkup, kriteria, dan metode yang akan digunakan. Auditor mengidentifikasi area atau program yang berisiko tinggi atau signifikan bagi sektor publik. Setelah itu, penyusunan program kerja audit dilakukan dengan merencanakan langkah-langkah audit yang akan dilaksanakan, alokasi waktu, serta sumber daya yang diperlukan.
2. Penentuan Kriteria Kinerja
Auditor menetapkan kriteria yang relevan untuk mengukur efisiensi, efektivitas, dan ekonomi program yang diaudit. Kriteria ini mencakup standar atau target yang harus dipenuhi oleh entitas sektor publik untuk menilai keberhasilan program.
3. Pengumpulan Data dan Bukti
Auditor mengumpulkan data dan bukti yang mendukung penilaian kinerja. Bukti ini dapat mencakup dokumen, wawancara, survei, dan data kuantitatif yang relevan. Pengumpulan data harus dilakukan secara komprehensif dan akurat untuk mendukung hasil audit.
4. Analisis Data
Auditor menganalisis data yang diperoleh untuk menilai apakah program atau kegiatan memenuhi kriteria kinerja yang telah ditetapkan. Analisis ini penting untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dalam pelaksanaan program.
5. Pengembangan Temuan dan Rekomendasi
Berdasarkan hasil analisis, auditor merumuskan temuan utama yang mencakup masalah atau kesenjangan yang ditemukan, serta rekomendasi perbaikan. Rekomendasi ini bertujuan untuk membantu entitas publik meningkatkan kinerja dan mencapai tujuan secara lebih efektif.
6. Penyusunan Laporan Audit
Auditor menyusun laporan audit yang mencakup tujuan audit, metodologi, hasil, temuan, dan rekomendasi. Laporan ini harus disusun secara jelas dan objektif agar mudah dipahami oleh pemangku kepentingan. Sebelum disampaikan, laporan diverifikasi secara internal untuk memastikan tidak ada kesalahan fakta atau interpretasi.
7. Penyampaian Laporan dan Tindak Lanjut
Laporan audit disampaikan kepada entitas terkait dan pihak yang berwenang untuk ditindaklanjuti. Auditor juga melakukan pemantauan untuk memastikan rekomendasi dilaksanakan dengan efektif. Proses ini dikenal sebagai audit lanjutan atau follow-up audit.

Langkah-langkah ini penting untuk menghasilkan laporan audit kinerja yang kredibel bukan hannya menjadi dokumen administratif, tetapi dapat digunakan sebagai dasar untuk perbaikan berkelanjutan dalam sektor publik.
In reply to First post

Re: Diskusi

by Rizka Mufidah -
Nama: Rizka Mufidah
NPM: 2313031001

pengembangan laporan audit kinerja sektor publik dilakukan melalui beberapa langkah utama, yaitu:
1. Perencanaan audit: Menetapkan tujuan, ruang lingkup, kriteria audit, serta memahami program atau kegiatan yang akan diaudit.
2. Pengumpulan dan pengujian bukti: Mengumpulkan data melalui dokumen, wawancara, observasi, dan analisis kinerja secara memadai dan relevan.
3. Analisis dan evaluasi kinerja: Membandingkan kondisi aktual dengan kriteria audit untuk menilai ekonomi, efisiensi, dan efektivitas.
4. Penyusunan temuan dan kesimpulan: Merumuskan temuan audit yang mencakup kondisi, sebab, akibat, dan rekomendasi perbaikan.
5. Penyusunan dan penyampaian laporan: Menyajikan laporan secara jelas, objektif, dan komunikatif agar bermanfaat bagi pengambilan keputusan.
In reply to First post

Re: Diskusi

by LIS TIARA PUTRI -
Nama : Lis Tiara Putri
NPM : 2213031001

Langkah-langkah dalam mengembangkan laporan audit kinerja sektor publik:
1. Perencanaan Audit
Menetapkan tujuan, ruang lingkup, kriteria audit, serta memahami program atau kegiatan yang akan diaudit.
2. Pengumpulan Data dan Informasi
Mengumpulkan bukti audit melalui dokumen, wawancara, observasi, dan data sistem untuk mendukung penilaian kinerja.
3. Analisis dan Evaluasi Bukti
Menganalisis data yang diperoleh untuk menilai aspek efektivitas, efisiensi, dan ekonomis serta mengidentifikasi penyimpangan.
4. Identifikasi Temuan Audit
Merumuskan temuan berdasarkan kondisi, kriteria, sebab, akibat, dan dampak dari permasalahan yang ditemukan.
5. Penyusunan Kesimpulan Audit
Menyusun kesimpulan umum mengenai kinerja program atau kegiatan yang diaudit berdasarkan hasil analisis.
6. Perumusan Rekomendasi
Memberikan rekomendasi yang konstruktif dan dapat ditindaklanjuti untuk memperbaiki kinerja dan tata kelola.
7. Penyusunan Laporan Audit
Menyusun laporan audit secara sistematis, objektif, jelas, dan mudah dipahami oleh para pemangku kepentingan.
8. Penyampaian dan Tindak Lanjut
Menyampaikan laporan kepada pihak terkait serta memantau tindak lanjut atas rekomendasi audit yang telah diberikan.