Kiriman dibuat oleh Rehan Samli Albab

Manajemen B MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal

oleh Rehan Samli Albab -
Nama : Rehan Samli Albab
Npm : 2351011038

A. Proses pendidikan di masa pandemi covid-19 sangat kurang baik karena dengan melalukan pembelajaran secara online atau daring siswa kesulitan untuk memahami materi yang dipelajari dan biasanya pembelajaran secara online memiliki halangan yaitu akses internet yang tidak menentu, siswa yang tidak pandai menggunakan teknologi dan juga mempersulit siswa berinteraksi langsung terhadap guru dan siswa siswa lainnya.

B. Yang pertama perlu diciptakannya agar proses pendidikan efektif ditengah pandemi covid yaitu, kerja sama yang baik antara pemerintah, pendidik juga pelajar. Peran pemerintah adalah harus memastikan fasilitas akses pendidikan yang merata dan adil untuk semua warga. Kedua, peran pendidik perlu menerapkan metode pembelajaran yang bisa disesuaikan dengan proses pembelajaran online. Ketiga, peran pelajar harus lebih maksimal dan berusaha dalam pembelajaran karena jika secara online pembelajaran harus dilakukan secara konsentrasi.

C. Contoh kasus yang terkait, misalnya: dalam ruang lingkup siswa seperti menerapkan sikap jujur dalam ujian, disiplin dalam mengerjakan tugas, jujur dalam mengisi absen dan tidak terlambat dalam masuk kelas. Tanggung jawab tugas-tugas yang diberikan, peduli sesama teman jika teman mengalami kesulitan, santun terhadap sesama terutama orangtua dan guru, gotong royong dalam mengerjakan masalah.

D. Hakikat Pancasila merupakan panduan untuk bertindak dalam kehidupan sehari-hari dengan membimbing masyarakat untuk bersikap, berpikir, dan berperilaku. Pancasila sebagai paradigma berpikir, bersikap, dan berperilaku adalah kunci untuk menciptakan masyarakat yang adil, beradab, dan bermartabat.

Manajemen B MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal

oleh Rehan Samli Albab -
Nama : Rehan Samli Albab
Npm : 2351011038
1. Menurut saya Terkait kasus penolakan jenazah korban covid-19 yang terjadi di Jawa Tengah tepatnya di Kabupaten Semarang, dimana korban merupakan salah satu perawat yang berdiri di garda terdepan dalam penanganan pasien Covid-19, sangatlah memperhatinkan.Bentuk tindakan yang dilakukan warga setempat memang sangatlah jauh dari azas Pancasila, sikap berlebihan justru tidak menunjukkan keluhuran budi dan solidaritas sosial yang selama ini jadi kebanggaan bangsa Indonesia.Jika pemerintah dan para pihak telah menetapkan kuburan bagi jenazah Covid-19 sesuai protokol, maka tidak sebaiknya warga menolak penguburan, Justru korban harusnya diberi penghargaan dan bentuk apresiasi atas jasa yang telah dilakukan selama ini menjadi perawat penanganan pasien covid-19 di garda terdepan. Dalam penanganan jenazah Covid-19, selain memperhatikan aspek kesehatan, juga memperhatikan nilai-nilai kemanusiaan.Nilai kemanusiaan yang sifatnya universal seperti yang tercantum dalam Pancasila yaitu sila ke-2."Kemanusiaan yang Adil dan Beradab", menekankan kepada kita bahwa nilai kemanusiaan adalah nilai yang fundamental yang dimiliki oleh setiap manusia dan setiap manusia harus mendapatkan perlakuan secara adil.Pihak keluarga korban meninggal yang diakibatkan Covid-19 berhak mendapatkan keadilan, termasuk dalam hal penanganan jenazah keluarganya.Keadilan ini pun diterjemahkan ke dalam setiap peraturan perundang-undangan dan juga protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.
2. Saran dan solusi yang dapat diberikan untuk mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari:
- Pendidikan karakter harus ditingkatkan di semua tingkatan pendidikan. Sekolah harus memberikan pendidikan yang mendorong siswa untuk menghargai orang lain, memahami nilai-nilai kemanusiaan, dan menghormati keberagaman.
- Sosialisasikan nilai-nilai Pancasila dan pentingnya menghormati martabat manusia di masyarakat. Kampanye penyadaran dapat membantu mengubah perilaku dan sikap masyarakat.
- Lembaga-lembaga pemerintah dan organisasi non-pemerintah dapat bekerja sama dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya rasa empati dan kemanusiaan, terutama dalam situasi krisis seperti pandemi Covid-19.
3. Menurut saya pelanggaran terhadap sila Pancasila kedua yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab. Meskipun jenazah tersebut sudah tidak bernyawa, prinsip kemanusiaan harus tetap berlaku karena setiap manusia memiliki hak asasi manusia setiap manusia memiliki Hak Asasi Manusia. prinsip kemanusiaan mencakup hak asasi manusia bahkan setelah seseorang meninggal dunia. Kehormatan terhadap jenazah adalah bagian dari pengakuan akan martabat manusia.

Manajemen B MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

oleh Rehan Samli Albab -
Nama : Rehan Samli Albab
Npm : 2351011038
Sila-sila dalam Pancasila menggambarkan tentang pedoman hidup berbangsa dan bernegara bagi manusia Indonesia seluruhnya dan seutuhnya. Pancasila juga merupakan sebuah filsafat karena pancasila merupakan acuan intelektual kognitif bagi cara berpikir bangsa yang dalam usaha-usaha keilmuan dapat terbangun ke dalam sistem filsafat yang kredibel.
Hal-hal yang harus dilakukan dalam melaksanakan nilai-nilai Pancasila:
1) Harus memahami nilai-nilai Pancasila tersebut.
2) Menjadikan Pancasila sebagai aturan hukum dalam kehidupan.
3) Memberikan contoh pelaksanaan nilai-nilai pendidikan kepada peserta didik dengan baik.

Agar tercipta manusia Indonesia yang cerdas, berperilaku baik, mampu hidup secara individu dan sosial, memenuhi hak dan kewajiban sebagai warga negara yang baik serta beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Semuanya telah mencakup filsafat pendidikan Pancasila yang mempunyai ciri, yaitu integral, etis, dan reigius.Dan satu-satunya cara untuk menerapkan pendidikan berkarakter adalah dengan menjalankan poin-poin yang telah diuraikan.

Manajemen B MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

oleh Rehan Samli Albab -
Nama : Rehan Samli Albab
Npm : 2351011038
Analisis jurnal :
Filsafat ilmu adalah bagian dari filsafat yang berusaha memberikan kontribusi dalam pemahaman ilmiah yang dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Filsafat ilmu memiliki dua peran utama: pertama, membangun teori-teori tentang alam semesta dan manusia, yang kemudian digunakan sebagai dasar keyakinan dan tindakan. kedua, melakukan evaluasi kritis terhadap semua yang dianggap sebagai dasar untuk keyakinan dan tindakan.
Sejarah filsafat ilmu dimulai di zaman Yunani Kuno, dan berkembang seiring dengan peningkatan pengetahuan di dunia Barat. Kemudian, filsafat ilmu mengalami perpecahan dengan ilmu pengetahuan pada abad ke-17. Koento Wibisono menjelaskan bahwa filsafat ilmu memainkan peran penting dalam mendorong perkembangan berbagai disiplin ilmu dan merupakan kelanjutan dari filsafat pengetahuan. Pancasila juga berperan sebagai panduan nilai dan etika dalam pengembangan pengetahuan ilmiah yang sesuai dengan karakter bangsa Indonesia.
Nama : Rehan Samli Albab
Npm : 2351011038

Pancasila sebagai sistem filsafat adalah suatu dasar negara serta falsafah bangsa dan negara Republik Indonesia yang terdiri atas lima sila, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, dan Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Berikut adalah beberapa fungsi Pancasila sebagai sistem filsafat :
1. Sebagai dasar negara: Pancasila berfungsi sebagai dasar negara dan menjadi pandangan hidup bangsa Indonesia.
2. Sebagai sumber hukum: Pancasila dijadikan sebagai sumber hukum tertinggi di Indonesia dan menjadi pedoman dalam pembuatan peraturan perundang-undangan.
3. Sebagai ideologi bangsa: Pancasila berfungsi sebagai ideologi bangsa yang menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
4. Sebagai penjaga keutuhan dan persatuan bangsa: Pancasila berfungsi sebagai penjaga keutuhan dan persatuan bangsa Indonesia dengan mengedepankan nilai-nilai persatuan, kesatuan, dan kerukunan antarumat beragama, suku, dan budaya.

Terdapat beberapa aliran-aliran filsafat :
1. Berfilsafat Rationalisme mengagungkan akal.
2. Berfilsafat Materialisme mengagungkan materi.
3. Berfilsafat Individualisme mengagungkan individualitas.
4. Berfilsafat Hedonisme mengagungkan kesenangan.