Kiriman dibuat oleh Dimas Farevi Abdullah

Nama : Dimas Farevi Abdullah
NPM : 2311011049

Jurnal tersebut membahas tentang pengaruh mata kuliah pengembangan kepribadian Pancasila dalam menanggapi ilmu pengetahuan dan teknologi. Mereka melakukan penelitian dengan melibatkan 103 mahasiswa dan menemukan bahwa mata kuliah tersebut berpengaruh positif terhadap cara mahasiswa menyikapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Hasilnya menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki pengembangan kepribadian Pancasila yang baik. Saran dari penelitian ini adalah untuk memperkuat pengajaran mata kuliah pengembangan kepribadian Pancasila agar lebih efektif dalam membentuk sikap mahasiswa terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Selain itu, jurnal tersebut juga menyoroti pentingnya menjaga nilai-nilai Pancasila di tengah pengaruh globalisasi dan teknologi dalam pendidikan. Pancasila dianggap memiliki pengaruh signifikan terhadap sikap mahasiswa dalam menyikapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Mahasiswa perlu mempertahankan kepribadian bangsa dalam menghadapi tantangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta menyaring pengaruh negatif dari budaya baru. Selain itu, aktualisasi nilai-nilai Pancasila pada generasi muda juga dianggap penting, dan pemerintah perlu meningkatkan pengawasan terhadap arus informasi global untuk mencegah penyebaran informasi yang berpotensi radikal.

manajemen A MKU pancasila -> Forum Analisis Video

oleh Dimas Farevi Abdullah -
Nama : Dimas Farevi Abdullah
NPM : 2311011049

Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) sebagai hasil karya manusia dengan dampak potensial positif atau negatif. Pancasila diakui sebagai panduan hidup bagi rakyat Indonesia dalam menghadapi perkembangan ilmu dan teknologi yang cepat. Video tersebut menekankan pentingnya Dasar Ketuhanan Yang Maha Esa, menyoroti perbedaan pandangan dengan dunia Barat yang cenderung sekular. Sila-sila Pancasila menjadi dasar etika dalam pengembangan IPTEK, dengan penekanan pada keseimbangan, moralitas, nasionalisme, demokrasi, dan keadilan sosial.
Nama : Dimas Farevi Abdullah
NPM : 2311011049

Dengan memegang teguh etika, kita mampu menjalankan kehidupan bernegara dengan baik, yang dapat diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Etika Pancasila adalah cabang filsafat yang menguraikan nilai-nilai dari sila-sila Pancasila untuk mengatur perilaku masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia.

Nilai-nilai yang terkandung dalam Etika Pancasila
1. Sila Ketuhanan mengandung dimensi moral yang mencerminkan nilai spiritualitas dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
2. Sila Kemanusiaan mengandung dimensi humanitas, yaitu upaya menjadikan manusia lebih manusiawi dalam berinteraksi dengan sesama.
3. Sila Persatuan mengandung nilai solidaritas, rasa kebersamaan, dan cinta terhadap tanah air.
4. Sila Kerakyatan mengandung nilai sikap menghargai dan mau mendengar pendapat orang lain.
5. Sila Keadilan mengandung dimensi nilai peduli terhadap nasib orang lain dan kesediaan untuk membantu mereka dalam kesulitan.

Urgensi Pancasila dalam sistem etika
1. Menjadikan sila-sila Pancasila sebagai etika berarti menjadikan Pancasila sebagai sumber moral dan inspirasi bagi perilaku, tindakan, dan keputusan.
2. Memberikan pedoman yang jelas kepada setiap warga negara dalam berinteraksi baik di tingkat lokal, regional, maupun internasional.
3. Menjadi dasar untuk menganalisis berbagai kebijakan sehingga tetap sejalan dengan semangat negara dan kebangsaan yang berlandaskan Pancasila.
Nama : Dimas Farevi Abdullah
NPM : 2311011049

Menurut saya, jurnal tersebut membahas tentang hubungan antara hukum dan etika dalam politik hukum di Indonesia. Politik hukum adalah arah yang dituju dalam pembuatan dan penegakan hukum untuk mencapai tujuan bangsa. Dalam politik hukum, terdapat hubungan antara hukum dan etika yang dapat dilihat dari tiga dimensi, yaitu substansi dan wadah, keluasan cakupan, dan alasan manusia untuk mematuhi atau melanggar hukum.

Dalam politik hukum di Indonesia, perencanaan dan perumusan hukum dipengaruhi oleh kekuatan politik. Ada dua pilihan yang mungkin terjadi, yaitu melalui kompromi politik atau dominasi politik. Dalam konteks politik hukum di Indonesia, pola umum yang berlaku saat ini adalah politik hukum yang mengkaji hubungan antara hukum dan etika.

Tujuan dari jurnal ini adalah untuk memahami hubungan antara hukum dan etika, serta bagaimana kedudukan hubungan tersebut dalam politik hukum di Indonesia.

manajemen A MKU pancasila -> Forum Analisis Soal

oleh Dimas Farevi Abdullah -
Nama : Dimas Farevi Abdullah
NPM : 2311011049
Kelas : Manajemen A (Ganjil)

A. Pandemi Covid-19 membuat proses pendidikan menjadi rumit. Orangtua harus membantu anak-anak belajar dari rumah, yang kadang sulit. Para guru juga harus mengajar secara online, yang belum tentu mudah.
Masalahnya, tidak semua orang punya akses internet atau perangkat yang dibutuhkan. Ada keluarga yang kesulitan secara ekonomi, dan anak-anak mungkin tidak bisa belajar dengan baik. Bahkan ada yang berhenti sekolah.
Pendidikan itu penting, karena akan memengaruhi masa depan kita. Kualitas pendidikan akan memengaruhi bagaimana Indonesia berkembang. Kita harus bersama-sama memperbaiki pendidikan, terutama di situasi sulit seperti pandemi ini.

B. Untuk menjalankan pendidikan di tengah pandemi COVID-19 dengan tetap memegang nilai-nilai Pancasila, kita perlu memastikan bahwa pendidikan tetap tersedia untuk semua anak tanpa memandang latar belakang atau status ekonomi. Penting juga untuk mengajarkan nilai-nilai seperti berbuat baik, jujur, dan adil kepada anak-anak di rumah, sejalan dengan nilai-nilai Pancasila.

C. Contoh kasus yang terkait dengan pengembangan karakter Pancasila di lingkungan sekitar saya adalah gotong royong. Di tengah pandemi COVID-19, warga di lingkungan kami secara sukarela dan bersama-sama menjalankan gotong royong. Mereka membantu satu sama lain dalam berbagai cara, seperti membagikan bahan makanan, membantu membersihkan lingkungan, dan saling mendukung secara moral.

Menurut pendapat saya, contoh kasus ini sangat positif. Gotong royong adalah nilai yang sangat erat dengan Pancasila, khususnya Sila Ketiga: Persatuan Indonesia. Dalam situasi sulit seperti pandemi, gotong royong membantu memperkuat persatuan dan kesatuan masyarakat. Ini juga menggambarkan nilai-nilai seperti peduli dan cinta damai, di mana orang-orang datang bersama-sama untuk menjaga kesejahteraan bersama tanpa memandang perbedaan.

Contoh kasus ini menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila masih hidup di masyarakat kita, dan penting untuk terus mempromosikan dan mengamalkan nilai-nilai ini dalam kehidupan sehari-hari untuk membangun masyarakat yang lebih baik dan bersatu. Gotong royong dalam pandemi ini adalah bukti konkret dari implementasi nilai-nilai Pancasila di tingkat masyarakat.

D. Hakikat Pancasila dalam kehidupan sehari-hari adalah tentang memahami dan menerapkan nilai-nilai dasar yang terkandung dalam Pancasila dalam tindakan dan sikap kita sehari-hari.Ini berarti kita harus menjadi orang yang jujur, disiplin, bertanggung jawab, peduli terhadap orang lain, sopan, menjaga lingkungan, bekerja sama dengan sesama, mencintai perdamaian, dan menghormati perbedaan. Nilai-nilai ini harus menjadi pedoman kita dalam membuat keputusan, berinteraksi dengan orang lain, dan membangun masyarakat yang lebih baik.Jadi, hakikat Pancasila adalah tentang menjadikan prinsip-prinsip dasar ini sebagai bagian integral dari hidup kita dan menggunakannya untuk membangun masyarakat yang adil, damai, dan sejahtera.