Nama : Ventra Andungma
NPM : 2316031003
Reg : A
Jurusan : Ilmu Komunikasi
A. Dalam mewujudkan nilai-nilai gotong royong dalam rangka menghadapi persoalan, adalah dengan mengamalkan pancasila sila ke 4 yaitu “kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan”, dalam hal ini persoalan seperti masalah politik ataupun masalah ekonomi atau bahkan masalah yang lainnya bisa diselesaikan dengan mufakan/musyawarah, sehingga sikap saat ini dalam mengamalkan nilai-nilai pancasila adalah dengan cara membicarakan dan berargumen yang sehat.
B. Yaitu menganggap bahwa suatu perbedaan itu adalah cara kita agar bersatu, Indonesia Merdeka karena kita berbeda-beda, salah satu penyebab bersatunya adalah, karena seluruh masyarakat Indonesia merasakan hal yang sama pada masa penjajahan, dalam artian bersatu untuk membela tanah air dan sama-sama mengalami penderitaan yang sama, sehingga dalam mewujudkannya, jadikanlah perbedaan itu menjadi salah satu cara bersatunya bangsa Indonesia, karena manusia diciptakan untuk berbeda-beda agar sifat dan kemampuannya juga berbeda.
C. Setiap kelompok/bangsa/negara mempunyai nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan juga identitas nasional kelompok adalah, bahwa setiap bangasa/kelompok/negara memiliki nilai-nilai dasar yang menjadi acuan atau dasar dalam berkehidupan, dikarenakan nilai-nilai dasar tersebut merupakan sebuah moral yang mengatur dan mengikat masyarakat sehingga bisa disimpulkan bahwa identitas nasional sebuah kelompok/bangsa/dan negara kita adalah pancasila, hal itu dikarenakan jati diri nasional yang dimiliki suatu bangsa adalah semata-mata untuk membedakan bangsa satu dengan bangsa yang lainnya.
D. Menurut pendapat saya sendiri sikap para pendiri bangsa Indonesia benar-benar menerapkan dan mengamalkan nilai-nilai luhur pancasila terlebih lagi demi bersatunya bangsa Indonesia dalam segala perbedaan yang ada, dan hubungannya di jaman sekarang adalah, bahwa pada era globalisasi banyak sekali ujaran-ujaran kebencian yang mengatsnamakan oknum bangsa Indonesia, yaitu ujaran kebencian terhadap umat agama lain, sehingga sikap para pendiri bangsa yang menghormati dan rela mengganti 7 kata di belakang ketuhanan merupakan salah satu cara mempersatukan bangsa Indonesia terutama di jaman sekarang yang penuh kebebasan dalam hal berbicara terutama era digital.
NPM : 2316031003
Reg : A
Jurusan : Ilmu Komunikasi
A. Dalam mewujudkan nilai-nilai gotong royong dalam rangka menghadapi persoalan, adalah dengan mengamalkan pancasila sila ke 4 yaitu “kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan”, dalam hal ini persoalan seperti masalah politik ataupun masalah ekonomi atau bahkan masalah yang lainnya bisa diselesaikan dengan mufakan/musyawarah, sehingga sikap saat ini dalam mengamalkan nilai-nilai pancasila adalah dengan cara membicarakan dan berargumen yang sehat.
B. Yaitu menganggap bahwa suatu perbedaan itu adalah cara kita agar bersatu, Indonesia Merdeka karena kita berbeda-beda, salah satu penyebab bersatunya adalah, karena seluruh masyarakat Indonesia merasakan hal yang sama pada masa penjajahan, dalam artian bersatu untuk membela tanah air dan sama-sama mengalami penderitaan yang sama, sehingga dalam mewujudkannya, jadikanlah perbedaan itu menjadi salah satu cara bersatunya bangsa Indonesia, karena manusia diciptakan untuk berbeda-beda agar sifat dan kemampuannya juga berbeda.
C. Setiap kelompok/bangsa/negara mempunyai nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan juga identitas nasional kelompok adalah, bahwa setiap bangasa/kelompok/negara memiliki nilai-nilai dasar yang menjadi acuan atau dasar dalam berkehidupan, dikarenakan nilai-nilai dasar tersebut merupakan sebuah moral yang mengatur dan mengikat masyarakat sehingga bisa disimpulkan bahwa identitas nasional sebuah kelompok/bangsa/dan negara kita adalah pancasila, hal itu dikarenakan jati diri nasional yang dimiliki suatu bangsa adalah semata-mata untuk membedakan bangsa satu dengan bangsa yang lainnya.
D. Menurut pendapat saya sendiri sikap para pendiri bangsa Indonesia benar-benar menerapkan dan mengamalkan nilai-nilai luhur pancasila terlebih lagi demi bersatunya bangsa Indonesia dalam segala perbedaan yang ada, dan hubungannya di jaman sekarang adalah, bahwa pada era globalisasi banyak sekali ujaran-ujaran kebencian yang mengatsnamakan oknum bangsa Indonesia, yaitu ujaran kebencian terhadap umat agama lain, sehingga sikap para pendiri bangsa yang menghormati dan rela mengganti 7 kata di belakang ketuhanan merupakan salah satu cara mempersatukan bangsa Indonesia terutama di jaman sekarang yang penuh kebebasan dalam hal berbicara terutama era digital.