གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Elisa Aryani

MKU PKN PSTI -> forum diskusi artikel

Elisa Aryani གིས-
Nama : Elisa Aryani
NPM : 2355061006
Kelas : PSTI B

Artikel tersebut membahas pentingnya konstitusi dalam membangun suatu negara yang merdeka, terutama dalam konteks Indonesia. Konstitusi atau Undang-Undang Dasar (UUD) merupakan landasan bagi pemerintahan negara dan menentukan batasan kekuasaan pemerintah serta hak-hak warga negara.

Penekanan diberikan pada konsep negara hukum, di mana konstitusi menjadi hukum tertinggi yang harus dihormati oleh semua pihak, termasuk pemerintah. Perubahan dalam konstitusi sering terjadi untuk menyesuaikan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat.

Metode penelitian yang digunakan adalah kajian Hukum Tata Negara, yang mengkaji perkembangan konstitusi di Indonesia. Tujuannya adalah untuk memahami mengapa konstitusi mengalami perubahan dan bagaimana hal itu mempengaruhi negara secara keseluruhan.

Secara keseluruhan, artikel tersebut memberikan wawasan yang baik tentang pentingnya konstitusi dalam membangun negara yang demokratis dan menjelaskan bagaimana konstitusi memainkan peran kunci dalam menjaga keseimbangan kekuasaan dan hak-hak warga negara.

MKU PKN PSTI -> Forum Pertemuan 5

Elisa Aryani གིས-
Nama : Elisa Aryani
NPM : 2355061006
Kelas : PSTI B

Konstitusi adalah seperangkat aturan dasar yang mengatur kekuasaan, hak, dan kewajiban di suatu negara. Tujuannya adalah untuk menegakkan keadilan, menjaga keseimbangan kekuasaan, serta melindungi hak-hak warga negara. Meskipun demikian, di negara kita, masih sering terjadi pelanggaran konstitusi karena berbagai faktor seperti ketidakpatuhan terhadap hukum, ambiguitas dalam interpretasi konstitusi, serta kurangnya penegakan hukum yang efektif.

Untuk menyelesaikan masalah konstitusi di Indonesia, diperlukan upaya kolaboratif antara pemerintah, lembaga peradilan, dan masyarakat. Hal ini meliputi peningkatan kesadaran hukum, penguatan lembaga penegak hukum, dan pembenahan sistem hukum agar lebih efisien dan adil. Selain itu, penting juga untuk memperkuat pendidikan hukum dan demokrasi di masyarakat agar warga negara lebih memahami hak dan kewajibannya sesuai dengan konstitusi.

MKU PKN PSTI -> FORUM ANALISIS VIDEO

Elisa Aryani གིས-
NAMA : ELISA ARYANI
NPM : 2355061006
KELAS : PSTI B

Video ini menguraikan konsep identitas dan integrasi nasional dengan menyoroti hakikat identitas nasional yang dianggap berasal dari Pancasila, sebagai kumpulan nilai budaya yang berkembang dalam berbagai aspek kehidupan. Identitas nasional dipahami melalui unsur-unsur seperti suku bangsa, agama, budaya, dan bahasa, yang kemudian dibagi menjadi identitas fundamental, instrumental, dan alamiah. Pancasila menjadi pilar utama yang mencerminkan hakikat identitas nasional Indonesia.

Pada bagian integrasi nasional, video menjelaskan bahwa integrasi adalah penyesuaian secara keseluruhan unsur yang berbeda. Faktor pendorong integrasi mencakup sejarah, cinta tanah air, rela berkorban, konsensus nasional, dan keinginan bersatu. Namun, ada pula faktor penghambat seperti heterogenitas, ketimpangan, etnosentrisme, dan gangguan luar yang dapat menghambat proses integrasi nasional.

Dengan demikian, video ini memberikan wawasan tentang pentingnya memahami identitas nasional sebagai landasan integrasi, sambil mengidentifikasi faktor-faktor yang mendorong atau menghambat proses integrasi nasional di Indonesia.

MKU PKN PSTI -> FORUM JAWABAN ANALISIS JURNAL

Elisa Aryani གིས-
NAMA : ELISA ARYANI
NPM : 2355061006
KELAS : PSTI B

Jurnal tersebut mengulas perubahan azas, paham, ideologi, dan doktrin di Indonesia, menyoroti dampak pemerintahan Orba yang dianggap bertentangan dengan keberagaman Indonesia. Identitas nasional yang tadinya ditandai oleh simbol fisik seperti Sang Saka Merah Putih dan Bahasa Indonesia, kini dihadapkan pada pertanyaan apakah ekspresi fisik masih relevan atau butuh reinterprestasi di era saat ini.

Identitas dipandang sebagai produk kebudayaan yang kompleks dan tidak statis. Lapis-lapis identitas tergantung pada peran, kondisi objektif, dan cara menyikapi keadaan. Respons terhadap identitas juga memberikan bentuk baru terhadap pemahaman diri saat ini. Jurnal menegaskan bahwa identitas bukanlah sesuatu yang final, tetapi selalu disesuaikan, diperbaharui, dan dinegosiasi, tergantung pada proses yang membentuknya.

Gambaran identitas Indonesia saat ini menunjukkan kepluralan yang kompleks, tidak hanya dipengaruhi oleh etnis, profesi, dan latar belakang pendidikan, tetapi juga oleh asal daerah. Di tengah dinamika ini, masyarakat Indonesia dihadapkan pada tantangan untuk memperkuat strategi kebudayaan yang berbasis pada nilai-nilai kemajemukan guna memperkokoh rasa kesatuan dan persatuan bangsa dalam pembangunan nasional.

Pengaruh media, khususnya televisi, juga menjadi bagian penting dalam membentuk identitas dan relasi-relasi sosial. Fenomena komunikasi ini mencerminkan karakteristik individu-individu yang menjadi objek dan subjeknya, membawa kita masuk ke dalam lorong waktu dan peristiwa yang nyaris tak terbatas, seiring dengan tanda-tanda yang terus berkembang.