Kiriman dibuat oleh Amripin Sukma Braji

Nama : Amripin Sukma Braji
NPM : 2315061094

Video tersebut menjelaskan tentang
Sebagai sistem filsafat, Pancasila memberikan pandangan mengenai nilai-nilai, etika, dan landasan moral yang mendasari kehidupan bermasyarakat di Indonesia. Ini mencakup prinsip-prinsip seperti pluralisme, toleransi, keadilan sosial, dan persatuan.

Sebagai sistem filsafat, Pancasila memberikan arah dan panduan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam politik, sosial, ekonomi, dan budaya. Pancasila mempromosikan keselarasan antara kebebasan individu dengan tanggung jawab sosial, serta menggarisbawahi pentingnya
menghormati perbedaan dan kerukunan antara beragam elemen masyarakat.

Jadi, Pancasila sebagai sistem filsafat mencerminkan nilai-nilai dasar yang mendalam dalam budaya, pemikiran, dan tindakan masyarakat Indonesia.

PSTI A dan B MKU Pancasila -> Forum Analisis Video

oleh Amripin Sukma Braji -
Nama: Amripin Sukma Braji
NPM : 2315061090
Kelas : TI B

Pancasila adalah dasar ideologi negara Indonesia. Ini merupakan seperangkat prinsip dasar yang mendasari negara Indonesia dan menjadi pedoman bagi bangsa Indonesia.
Pancasila menjadi fondasi bagi sistem pemerintahan dan nilai-nilai yang dipegang oleh negara Indonesia, dan menjadi panduan dalam berbagai aspek kehidupan sosial, politik, dan budaya di Indonesia.Pancasila bagi bangsa Indonesia memiliki peran penting dalam membentuk identitas dan karakter negara serta masyarakat Indonesia. Ini adalah ideologi negara yang mengikat dan menjadi landasan moral, sosial, dan politik. Jadi, Pancasila bukan hanya sebagai sebuah konsep ideologis, tetapi juga sebagai pandangan dunia yang mencerminkan nilai-nilai dan tujuan yang diinginkan bagi masyarakat dan negara Indonesia.

PSTI A dan B MKU Pancasila -> Forum Analisis Video-2

oleh Amripin Sukma Braji -
Nama: Amripin Sukma Braji
NPM : 2315061090

1. Terjadinya Bom Bali di tahun 2002 yang merenggut banyak korban jiwa dan luka-luka adalah peristiwa tragis yang bertentangan dengan nilai agama dan nilai luhur bangsa Indonesia.

Nilai Agama: Agama-agama di Indonesia mengajarkan perdamaian, kasih sayang, dan toleransi. Tindakan terorisme seperti Bom Bali bertentangan dengan ajaran-ajaran agama tersebut yang mendorong persatuan, bukan kekerasan.

Nilai Luhur Bangsa: Pancasila sebagai dasar negara Indonesia menekankan persatuan, keadilan sosial, dan demokrasi. Tindakan terorisme bertentangan dengan nilai-nilai ini, karena mengancam persatuan dan merusak kehidupan masyarakat.

Solusi:

Pendidikan dan Kesadaran

Penegakan Hukum yang Kuat

Meningkatkan iman

Dan meningkatkan pola pikir dan berpikir kritis

2. Kejadian itu melanggar nilai pancasila sila 1,2,3,4

Nilai ketuhanan yang maha Esa :
Sangat jelas menentang nilai ketuhanan karena mengatas nama kan agama islam dalam aksi tersebut yang diamana islam adalah agama yang damai dan tidak suka pertengkaran apalagi kekerasan

Nilai kemanusiaan yang adil dan beradab:
Kejadian itu benar benar tidak menggambarkan seorang yang memeiliki adab karena merenggut nyawa serta Hak asasi manusia warga sekitar, serta tidak adanya keadilan karena hanya mementingkan organisasi dan kepercayaan sesat nya

Nilai persatuan Indonesia:
Karena benar benar memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa indonesia, dan juga akan memunculkan perselisihan antar umat beragama

Nilai kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan:

Bukan lah sebuah tindakan yang bijaksana, dan sebuah keputusan yang salah, serta organisasi yang tidak mewakili norma norma sekitar

PSTI A dan B MKU Pancasila -> Forum Analisis Video

oleh Amripin Sukma Braji -
Nama: Amripin Sukma braji
Npm : 2315061090
1. Penyimpangan utama peristiwa G30S/PKI terletak pada penggunaan kekerasan yang ekstrem dan tindakan pembunuhan terhadap pejabat pemerintah dan militer yang dilakukan oleh kelompok yang terlibat dalam peristiwa tersebut. Tindakan ini bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila, yang menekankan persatuan, keadilan sosial, dan demokrasi. Peristiwa tersebut juga mengancam stabilitas politik dan keamanan nasional.


2. Cara-Cara Pengambilan Keputusan Melalui Musyawarah:

1.Menyusun Agenda: Pertemuan dimulai dengan menyusun agenda yang jelas, sehingga semua pihak tahu topik yang akan dibahas.

2.Berbagi Informasi: Anggota berbagi informasi terkait masalah atau topik yang sedang dibahas.

3.Diskusi Terbuka: Diskusi terjadi secara terbuka dan adil, di mana semua anggota memiliki kesempatan untuk berbicara.

4.Mendengarkan dengan Empati: Penting untuk mendengarkan dengan empati terhadap pendapat orang lain tanpa menghakimi.

5.Mengajukan Argumen: Anggota dapat mengajukan argumen dan bukti yang mendukung pandangan mereka.

6.Negosiasi: Ketika ada perbedaan pendapat, anggota dapat bernegosiasi untuk mencapai kesepakatan.

7.Mencapai Mufakat: Tujuan akhirnya adalah mencapai mufakat atau kesepakatan bersama yang memadai.

3. Ketidaksetaraan Sosial dan Ekonomi: Ketidaksetaraan sosial dan ekonomi dapat menciptakan ketegangan dalam masyarakat, yang dapat mengganggu pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila terkait keadilan sosial.

Ketidakseimbangan Informasi: Pemberitaan yang tidak seimbang atau polarisasi media sosial dapat memengaruhi persepsi masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila.

Kurang nya minat dalam pembelajaran pendidikan pancasila dan kewarganegaraan

Kurang nya literasi tentang pemahaman pancasila

PSTI A dan B MKU Pancasila -> Forum Analisis Video -1

oleh Amripin Sukma Braji -
Pada tanggal 1 Juni 1945, Soekarno, presiden pertama Indonesia, menyampaikan pidato yang dikenal sebagai "Pidato 1 Juni". Pidato ini menjadi momen penting dalam sejarah Indonesia karena di dalamnya Soekarno memperkenalkan dan menyatakan Pancasila sebagai dasar filosofis negara Indonesia.

Dalam pidatonya, Soekarno menjelaskan bahwa Pancasila adalah "ideologi negara" yang terdiri dari lima prinsip dasar. Prinsip-prinsip tersebut adalah: Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

Soekarno berpendapat bahwa Pancasila harus menjadi dasar pemersatu bagi negara yang baru merdeka ini, karena mengakui dan menghargai keberagaman agama, suku, dan budaya di Indonesia. Prinsip-prinsip Pancasila dirumuskan dengan tujuan mencapai keadilan sosial, kesatuan, dan demokrasi di Indonesia.

Pidato Soekarno pada tanggal 1 Juni 1945 menjadi titik awal resmi diterapkannya Pancasila sebagai dasar filosofis negara. Pancasila kemudian diakui dan diadopsi dalam konstitusi Indonesia yang berlaku saat ini.

Sejak saat itu, Pancasila menjadi landasan ideologis yang kuat bagi bangsa Indonesia. Pancasila memainkan peran penting dalam membentuk identitas nasional dan mendukung pembangunan negara. Pancasila hadir dalam berbagai aspek masyarakat Indonesia, termasuk dalam pendidikan, politik, dan pemerintahan.

Meskipun demikian, terdapat juga berbagai interpretasi dan penerapan Pancasila yang terus berkembang seiring perubahan sosial dan politik di Indonesia. Namun, nilai-nilai dasar Pancasila tetap menjadi sumber inspirasi bagi bangsa Indonesia dalam mencapai tujuan dan visi bersama untuk keadilan, kesatuan, dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.