Kiriman dibuat oleh M. Sidiq Firdaus

PSTI A dan B MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal-2

oleh M. Sidiq Firdaus -
Nama : M. Sidiq Firdaus
NPM : 2315061118
Kelas : TI B

A. Peran Pancasila sebagai Paradigma Ilmu bagi Disiplin Ilmu Teknik Informatika

Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa Indonesia memiliki peran penting sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu Teknik Informatika. Pancasila dapat memberikan landasan moral dan etika bagi pengembangan ilmu Teknik Informatika.

Berikut adalah peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu Teknik Informatika:

Sila Ketuhanan Yang Maha Esa

Kebijakan ilmu:
Menghormati dan menjunjung tinggi nilai-nilai religius dalam pengembangan ilmu Teknik Informatika. Menerapkan prinsip-prinsip moralitas dalam pengembangan ilmu Teknik Informatika.

Landasan etika:
Melarang penggunaan ilmu Teknik Informatika untuk tujuan-tujuan yang bertentangan dengan nilai-nilai agama, seperti pengembangan senjata pemusnah massal. Mewajibkan penggunaan ilmu Teknik Informatika untuk tujuan-tujuan yang bermanfaat bagi umat manusia, seperti pengembangan teknologi yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sila Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab

Kebijakan ilmu:
Mengembangkan ilmu Teknik Informatika secara adil dan merata untuk semua orang, tanpa memandang latar belakang agama, ras, suku, atau gender. Meningkatkan akses masyarakat terhadap ilmu Teknik Informatika.

Landasan etika:
Melarang penggunaan ilmu Teknik Informatika untuk tujuan-tujuan yang diskriminatif atau menindas orang lain, seperti pengembangan teknologi yang dapat digunakan untuk memata-matai orang lain. Mewajibkan penggunaan ilmu Teknik Informatika untuk tujuan-tujuan yang meningkatkan keadilan dan kemakmuran masyarakat.

Sila Persatuan Indonesia

Kebijakan ilmu:
Mengembangkan ilmu Teknik Informatika yang dapat mempersatukan bangsa Indonesia. Meningkatkan kerja sama antar peneliti Teknik Informatika dari berbagai daerah di Indonesia.

Landasan etika:
Melarang penggunaan ilmu Teknik Informatika untuk tujuan-tujuan yang memecah belah bangsa Indonesia, seperti pengembangan teknologi yang dapat digunakan untuk menyebarkan kebencian dan provokasi. Mewajibkan penggunaan ilmu Teknik Informatika untuk tujuan-tujuan yang dapat meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

Kebijakan ilmu:
Mengembangkan ilmu Teknik Informatika yang dapat mendukung proses demokrasi di Indonesia. Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengembangan ilmu Teknik Informatika.

Landasan etika:
Melarang penggunaan ilmu Teknik Informatika untuk tujuan-tujuan yang dapat memanipulasi atau mengintimidasi rakyat, seperti pengembangan teknologi yang dapat digunakan untuk memantau aktivitas masyarakat secara diam-diam. Mewajibkan penggunaan ilmu Teknik Informatika untuk tujuan-tujuan yang dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi.

Sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Kebijakan ilmu:
Mengembangkan ilmu Teknik Informatika yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Meningkatkan akses masyarakat terhadap teknologi informasi dan komunikasi.

Landasan etika:
Melarang penggunaan ilmu Teknik Informatika untuk tujuan-tujuan yang dapat mengeksploitasi atau merugikan masyarakat, seperti pengembangan teknologi yang dapat digunakan untuk memanipulasi harga barang dan jasa.
Mewajibkan penggunaan ilmu Teknik Informatika untuk tujuan-tujuan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Proses Penerapan Pancasila sebagai Paradigma Ilmu

Penerapan Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu Teknik Informatika dapat dilakukan melalui berbagai upaya, antara lain:

Pendidikan:

Mengajarkan nilai-nilai Pancasila kepada para mahasiswa Teknik Informatika. Mendorong para mahasiswa Teknik Informatika untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam penelitian dan pengembangan ilmu Teknik Informatika.

Penelitian:
Mendorong para peneliti Teknik Informatika untuk melakukan penelitian yang berorientasi pada nilai-nilai Pancasila. Menyediakan pendanaan dan fasilitas penelitian bagi para peneliti Teknik Informatika yang berorientasi pada nilai-nilai Pancasila.

Penerapan:
Melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap penerapan Pancasila dalam pengembangan ilmu Teknik Informatika. Melakukan sosialisasi dan advokasi terhadap penerapan Pancasila dalam pengembangan ilmu Teknik Informatika.

Di tengah persaingan global seperti sekarang ini, penerapan Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu Teknik Informatika menjadi semakin penting. Hal ini karena persaingan global menuntut para ilmuwan Teknik Informatika untuk menghasilkan karya-karya yang berkualitas dan bermanfaat bagi umat manusia. Dengan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam pengembangan ilmu Teknik Informatika, diharapkan para ilmuwan Teknik Informatika dapat menghasilkan karya-karya yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga beretika dan bermanfaat bagi umat manusia.\

B. Saya harap pemimpin, warganegara, dan ilmuwan yang paham dan melaksanakan nilai nilai yang terkadung didalam Pancasila.

PSTI A dan B MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal-1

oleh M. Sidiq Firdaus -
Nama : M. Sidiq Firdaus
NPM : 2315061118
Kelas : TI B

A. Berita ini menyoroti dampak negatif dari penyebaran hoaks, terutama ketika bertemu dengan media sosial. Untuk mengantisipasi hal tersebut maka ketika mendapatkan suatu informasi harus dilakukan pengecekan terlebih dahulu sebelum menerimanya, jangan langsung diterima mentah mentah begitu saja.

B. Perkembangan IPTEK yang tidak sesuai dengan nilai Pancasila sangat berpengaruh dikarenakan perkembangan teknologi sangat mempengaruhi cara kerja dan interaksi / kehidupan sosial sehingga bisa mempengaruhi semua nilai Pancasila. Solusi yang bisa saya diberikan adalah untuk pemerintah harap menyeleksi teknologi teknologi yang ada.

C. Menciptakan Teknologi Teknologi yang bisa menyaingi teknologi teknologi negara yang sudah maju IPTEK nya supaya dapat mengalihkan sikap konsumerisme ke dalam pasar dalam negeri.

PSTI A dan B MKU Pancasila -> Forum Analisis Video-2

oleh M. Sidiq Firdaus -
Nama : M. Sidiq Firdaus
NPM : 2315061118
Kelas :TI B

Analisis dari video tersebut adalah untuk mengingat kejadian sebelum kemerdekaan Indonesia terdapat kejadian pengeboman terhadap 2 kota di Jepang yaitu Nagasaki dan Hiroshima, yang mana kejadian tersebut menciptakan peluang bagi bangsa Indonesia pada saat itu untuk segera memproklamasikan kemerdekaannya.

PSTI A dan B MKU Pancasila -> Forum Analisis Video-1

oleh M. Sidiq Firdaus -
Nama: M. Sidiq Firdaus
NPM : 2315061118
Kelas : TI B

Analisis dari video di atas adalah bagaimana Cara Mengatasi Limbah Pabrik dalam menjaga lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Limbah pabrik merupakan salah satu sumber pencemaran lingkungan yang dapat berdampak negatif terhadap kesehatan masyarakat. Limbah pabrik dapat berupa limbah cair, limbah gas, dan limbah padat. Limbah cair dapat mencemari air tanah, sungai, dan laut. Limbah gas dapat mencemari udara, dan limbah padat dapat mencemari tanah.

Untuk mengatasi limbah pabrik dalam menjaga lingkungan dan kesehatan masyarakat, diperlukan upaya-upaya yang terintegrasi dari berbagai pihak, yaitu pemerintah, industri, dan masyarakat.

Upaya pemerintahan

Pemerintah memiliki peran penting dalam mengatasi limbah pabrik. Pemerintah dapat melakukan berbagai upaya, seperti:

Menyusun regulasi yang ketat untuk mengatur pengelolaan limbah pabrik
Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan regulasi pengelolaan limbah pabrik
Meningkatkan kapasitas industri dalam mengelola limbah pabrik

Upaya industri

Industri memiliki tanggung jawab untuk mengelola limbah pabrik secara bertanggung jawab. Industri dapat melakukan berbagai upaya, seperti:

Menggunakan teknologi tepat guna untuk mengelola limbah pabrik
Melakukan daur ulang dan pemanfaatan limbah pabrik
Meningkatkan kesadaran karyawan terhadap pentingnya pengelolaan limbah pabrik

Upaya masyarakat

Masyarakat juga dapat berperan dalam mengatasi limbah pabrik. Masyarakat dapat melakukan berbagai upaya, seperti:

Mendukung regulasi pengelolaan limbah pabrik
Melakukan pengawasan terhadap pengelolaan limbah pabrik
Meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya limbah pabrik


Berikut adalah beberapa contoh upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi limbah pabrik:

Pengolahan limbah cair
Limbah cair dapat diolah dengan berbagai metode, seperti:
Pengolahan secara fisik, seperti penyaringan, pengendapan, dan flotasi
Pengolahan secara kimia, seperti netralisasi, oksidasi, dan reduksi
Pengolahan secara biologi, seperti oksidasi biologis dan anaerobik

Pengolahan limbah gas
Limbah gas dapat diolah dengan berbagai metode, seperti
'Penangkap debu
Pengolahan gas buang
Pengolahan asap
Pengolahan limbah padat

Limbah padat dapat diolah dengan berbagai metode, seperti:
Pembuangan
Daur ulang
Pemanfaatan

Dengan upaya-upaya yang terintegrasi dari berbagai pihak, diharapkan limbah pabrik dapat dikelola secara bertanggung jawab sehingga dapat menjaga lingkungan dan kesehatan masyarakat.

PSTI A dan B MKU Pancasila -> Forum Analisis Video

oleh M. Sidiq Firdaus -
Nama: M. Sidiq FIrdaus
NPM: 2315061118

Pancasila dan IPTEK

IPTEK adalah hasil karya manusia. Karya tersebut pada dasarnya dipergunakan untuk membantu keperluan manusia dalam menghadapi kehidupannya, IPTEK bisa digunakan untuk kepentingan yang positif ataupun negatif.

Pada dasarnya Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.

Nilai nilai yang terkandung dalam pancasila merupakan hal penting dalam perkembangan IPTEK. Seperti Dasar Ketuhanan Yang Maha Esa, yang bagi bangsa Indonesia adalah mutlak. Jika diikuti pandangan-pandangan sekular dunia sekular dunia barat, yang ilmunya dipelajari dan jadi rujukan para cendekiawan, sepertinya berjalan berlawanan.

Sila-sila Pancasila yang menjadi sistem etika dalam pengembangan IPTEK
1. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa
mengkomplementasikan ilmu pengetahuan mencipta, Keseimbangan antara rasional dan irasional, antara akal dan kehendak. Berdasarkan sila ini IPTEK tidak hanya memikirkan apa yang ditemukan dibuktikan dan diciptakan tetapi juga dipertimbangkan maksud dan akibatnya apakah merugikan manusia disekitarnya atau tidak. Pengolahan diimbangi dengan melestarikan.
2. Sila Kemanusiaan yang adil dan beradab
memberikan dasar-dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan IPTEK harus bersikap beradab karena IPTEK adalah sebagai hasil budaya manusia yang beradab dan bermoral.
3. Sila Persatuan Indonesia
mengkomplementasiakan universalitas dan internasionalisme (kemanusiaan) dalam sila-sila yang lain. Pengembangan IPTEK hendaknya dapat mengembangkan rasa nasionalisme, kebesaran bangsa serta keluhuran bangsa sebagai bagian umat manusia di dunia.
4. Sila Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
mendasari pengembangan IPTEK secara demokratis, artinya setiap ilmuan harus memiliki kebebasan untuk mengembangkan IPTEK juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan juga memiliki sikap yang terbuka untuk dikritik dikaji ulang maupun di bandingkan dengan penemuan lainnya.
5. Sila Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
mengkomplementasikan pengembangan IPTEK haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannnya dengan dirinya senndiri maupun dengan Tuhannya, manusia dengan manusia, manusia dengan masyarakat bangsa dan negara, serta manusia dengan alam lingkungannya.