Posts made by Rayhan Danar Abiyyuendra Unila

Nama : Rayhan Danar Abiyyuendra
NPM : 2315061098

A. Sikap Gotong Royong
Gotong royong adalah nilai budaya yang sangat penting dalam masyarakat Indonesia. Sikap gotong royong mencerminkan semangat kebersamaan, saling membantu, dan bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama. Dalam menghadapi berbagai persoalan yang melanda bangsa Indonesia saat ini, sikap gotong royong dapat diwujudkan melalui beberapa cara:

Solidaritas Sosial: Masyarakat dapat membentuk kelompok-kelompok sosial atau komunitas untuk membantu mereka yang membutuhkan, seperti bakti sosial, dll.
Keterlibatan Aktif dalam Pembangunan Lokal: Gotong royong juga bisa dilakukan dengan aktif terlibat dalam kegiatan pembangunan di lingkungan sekitar, seperti perbaikan infrastruktur, perawatan lingkungan, dan lainnya.
Pendidikan Masyarakat: Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang nilai-nilai gotong royong dan pentingnya bekerja sama dalam mengatasi masalah bersama.
Pembentukan Jaringan dan Kolaborasi: Pemerintah, organisasi non-pemerintah, dan sektor swasta dapat bekerjasama dalam mengatasi berbagai persoalan nasional, seperti kemiskinan, pengangguran, dan isu-isu lingkungan.

B. Menghadapi Keberagaman dan Memajukan Keberagaman di Masyarakat
Untuk menghadapi keberagaman di lingkungan sekitar tempat tinggal dan menjadikannya sebuah keharmonisan di masyarakat, beberapa upaya yang dapat dilakukan adalah:
Tidak membeda bedakan teman : Tidak membeda bedakan teman adalah salah satu contoh dalam menjaga keharmonisan dalam bermasyarakat, dengan tidak membeda bedakan akan ada rasa saling menghormati dan menghargai serta mewujudkan rasa tekad untuk bersatu.
Acara Budaya dan Seni: Mengadakan acara budaya dan seni yang melibatkan berbagai kelompok budaya untuk merayakan keberagaman dan mempromosikan pemahaman yang lebih baik.
Keterlibatan Sosial: Aktif terlibat dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan yang melibatkan berbagai kelompok etnis, agama, dan budaya.

C. Nilai-Nilai Dasar sebagai Identitas Nasional
Setiap kelompok, bangsa, atau negara memiliki nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional mereka. Nilai-nilai ini mencerminkan budaya, sejarah, dan keyakinan yang dipegang oleh masyarakat. Contohnya, dalam konteks Indonesia, Pancasila adalah nilai dasar yang menjadi identitas nasional, yang terdiri dari lima sila: Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

D. Korelasi Sikap Para Pendiri Bangsa dengan Masa Sekarang
Sikap para pendiri bangsa Indonesia dalam mengatasi perbedaan pandangan terkait Pancasila menunjukkan kedewasaan politik dan semangat kompromi dalam membangun negara yang beragam. Ini relevan dengan masa sekarang karena kita juga dihadapkan pada berbagai perbedaan dan tantangan yang memerlukan kemampuan untuk berdialog, berkolaborasi, dan mencapai kesepakatan untuk kebaikan bersama.
Nama : Rayhan Danar Abiyyuendra
NPM : 2315061098

Analisis yang saya dapat dari jurnal ini adalah jurnal ini membahas mengenai hubungan, sejarah dan peran agama dalam lahirnya Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia. Agama dan Negara tentunya tidak bisa dibenturkan dalam konteks apa pun, sebagaiman agama dan negara memiliki hubungan mutualisme atau saling menguntungkan.
Agama membutuhkan negara dalam merealisasikan nilai-nilai agama dalam kehidupan dan negara membutuhkan agama dalam menjalankan pemerintahan yang adil, bersih dan menyejahterakan rakyat serta dalam mengelola negara sekalipun.
Nama : Rrayhan Danar Abiyyuendra
NPM : 2315061098

Vdeo tersebut berisi tentang bagaimana Ir. Soekarno memproklamasikan soal lahirnya Pancasila, Ia mengatakan bahwa ia menggali, menggali
dala hal apa yang terpendam di dalam negeri Indonesia ini, agar supaya sebagai hasil penggalian itu dapat dipakai sebagai dasar daripada Negara Indonesia Merdeka.
Maka terciptalah pancasila yand di persembahkan kepada rakyat Indonesia, bahwa Pancasila itu adalah benar-benar satu dasar yang dinamis yang benar-benar dapat menghimpun segenap tenaga rakyat, hal yang benar-benar bisa mempersatukan rakyat Indonesia untuk bukan saja Mencetuskan revolusi tetapi juga mengakhiri revolusi dengan akhir yang baik.
Nama : Rayhan Danar A
NPM : 2315061098

pelaksanaan mata kuliah Pancasila lebih efektif menggunakan pendekatan kontektual dengan mengembangkan potensi akademik, menyiapakan hidup berdampingan di masyarakat, dan membangun budaya hidup sesuai nilai Pancasila.
Adapun caranya melakukan internalisasi dan revitalisasi Pancasila dengan cara:
(1) memberikan pengetahuan tentang Pancasila sebagai ideologi negara sehingga mahasiswa menolak ideologi selain Pancasila.
(2) memberikan contoh teladan seperti disiplin, sikap toleran, dan sikap religius.
(3) kunjungan ke Kampung Pancasila di Yogyakarta untuk belajar keberhasilan membudayakan hidup berdasarkan nilai Pancasila.
(4) aksi nyata aktualisasi nilai-nilai Pancasila dengan kegiatan bakti sosial.
Pancasila merupakan ideologi, dasar negara, dan dasar falsafah bangsa negara. Selain itu Pancasila merupakan sebuah warisan kejeniusan dari proses filsafati para founding father.
Secara de facto dan de jure, Pancasila sudah menjadi ideologi dan dasar negara. Pancasila digali dari proses kehidupan masyarakat Indonesia yang sudah ada sejak jaman sebelum nama Pancasila hadir, hal ini biasa disebut sebagai causa materialis. Oleh karena itu, Pancasila bukan merupakan ideologi yang tiba-tiba muncul dengan memerlukan penyesuaian, tetapi Pancasila sudah menjadi satu kesatuan dari jiwa masyarakat Indonesia.