Kiriman dibuat oleh M. Aidil Fikri Unila

PSTI A dan B MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal-2

oleh M. Aidil Fikri Unila -
A. Prinsip ini dapat diintegrasikan ke dalam pertimbangan etis penelitian ilmiah dan pengembangan teknologi. Hal ini menekankan pentingnya perilaku etis dalam penelitian, memastikan bahwa kemajuan ilmiah digunakan untuk kepentingan umat manusia dan sejalan dengan nilai-nilai moral dan spiritual?

1. Ketuhanan Yang Maha Esa: Prinsip ini dapat diintegrasikan ke dalam pertimbangan etis pengembangan teknologi. Hal ini menekankan pentingnya perilaku etis dalam pengmbangan teknologi, memastikan bahwa kemajuan teknologi digunakan untuk kepentingan umat manusia dan sejalan dengan nilai-nilai moral dan spiritual.
2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab: Prinsip ini dapat memandu kebijakan untuk memastikan bahwa kemajuan teknologi digunakan untuk mempromosikan keadilan sosial, kesetaraan, dan kesejahteraan semua anggota masyarakat. Ini menekankan tanggung jawab etis ilmuwan dan teknologis untuk mempertimbangkan dampak karya mereka terhadap kemanusiaan dan berupaya untuk memberikan akses yang adil terhadap manfaat teknologi.
3. Persatuan Indonesia: Dalam konteks persaingan global, prinsip ini dapat memandu kebijakan untuk memastikan bahwa kemajuan teknologi dan ilmiah berkontribusi pada persatuan dan kesatuan nasional. Ini menekankan pentingnya menggunakan teknologi untuk mempromosikan solidaritas nasional.
4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan: Prinsip ini dapat diintegrasikan ke dalam kebijakan untuk memastikan bahwa kemajuan teknologi dan ilmiah dilakukan melalui proses demokratis, dengan masukan dari beragam pemangku kepentingan. Ini menekankan pentingnya pengambilan keputusan inklusif dalam pengembangan teknologi dan ilmiah.
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia: Prinsipi ini menakankan pentingnya keadilan sosial bagi seluruh masyarakat indonesia, agar seluruh lapisan masyarakat indonesia dapat merasakan perkembangan iptek

B. Bagaimanakah harapanmu mengenai model pemimpin, warganegara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?
Indonesia membutuhkan pemimpin, warganegara, dan ilmuwan yang berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila untuk membangun bangsa yang lebih maju dan bermartabat. Pemimpin Pancasilais harus jujur, adil, dan berkomitmen pada persatuan bangsa. Warganegara Pancasilais harus menghormati perbedaan, berpartisipasi dalam kegiatan sosial, dan bertanggung jawab atas lingkungan hidup. Ilmuwan Pancasilais harus menggunakan pengetahuannya untuk memecahkan masalah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan menerapkan nilai-nilai Pancasila, Indonesia dapat mencapai masa depan yang lebih cerah.

PSTI A dan B MKU Pancasila -> Forum Analisis Video-2

oleh M. Aidil Fikri Unila -
Nama : M. Aidil Fikri
NPM : 2315061130

7 Desember 1941 Jepang menyerang pangkalan Amerika Serikat di Pearl Harbour. Hal ini memicu bersatunya persekutuan Amerika Serikat Britania Raya Belanda Hindia Belanda dan sejumlah negara jajahan Inggris serta sejumlah Negara Amerika Latin untuk bersama-sama berperang melawan Jepang. Jerman dan Italia juga bergabung. Puncak Perang sekutu melawan Jepang adalah dijatuhkannya bom atom ke Kota Hiroshima Jepang pada 6 Agustus 1945. Tidak berhenti sampai di sana bom atom kedua dijatuhkan sekutu ke kota Nagasaki Jepang 3 hari kemudian 9 Agustus 1945. 6 hari pasca pemboman Nagasaki tanggal 15 Agustus 1945 Jepang menyerah kepada sekutu. Menteri luar negri Jepang ketika itu Sakai barat menandatangani surat tanda Jepang menyerah di atas kapal perang Amerika Serikat Perang Dunia ke-2 di wilayah Pasifik. Bagi Indonesia yang saat itu dijajah Jepang momen ini menjadikan terjadinya kekosongan kekuasaan atas statusku di wilayah Indonesia. Indonesia kemudian memanfaatkan hal ini. Dua hari kemudian bangsa Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 1945.

PSTI A dan B MKU Pancasila -> Forum Analisis Video-1

oleh M. Aidil Fikri Unila -
Nama : M. Aidil Fikri
NPM : 2315061130

Kurangnya pemahaman pengolahan limbah lebih lanjut dari produksi pengolahan dapat menyebabkan terjadinya pencemaran lingkungan. Hal ini tidak hanyalah merugikan alam, tapi juga merugikan warna sekitar wilayah yang telah tercemar limbah tersebut. Banyak sekali oknum yang akan dirugikan jika hal ini terus berlanjut dan tidak diberhentikan. Dalam kasus ini limbah yang tercemar adalah limbah air. Jika terus dibiarkan maka hal ini bisa terus berlanjut dan lingkungan sekitar akan terus tercemar.
Solusi yang mungkin dapat diambil adalah Pertama, pabrik tersebut dapat mempertimbangkan untuk mengimplementasikan sistem daur ulang untuk limbah tekstil. Selain itu, investasi dalam teknologi ramah lingkungan, seperti pengolahan air limbah dan filterisasi udara, dapat membantu mengurangi dampak negatif pada lingkungan. Mengadopsi praktik produksi bersih dan mengikuti Pertama, pabrik tersebut dapat mempertimbangkan untuk mengimplementasikan sistem daur ulang untuk limbah tekstil. Selain itu, investasi dalam teknologi ramah lingkungan, seperti pengolahan air limbah dan filterisasi udara, dapat membantu mengurangi dampak negatif pada lingkungan. Mengadopsi praktik produksi bersih dan mengikuti regulasi lingkungan yang berlaku juga penting untuk memastikan operasi pabrik tidak merugikan ekosistem sekitar. lingkungan yang berlaku juga penting untuk memastikan operasi pabrik tidak merugikan ekosistem sekitar. Lalu memperkenalkan sistem pengolahan limbah di pabrik tersebut. Dengan mengimplementasikan teknologi daur ulang atau metode pengolahan limbah yang ramah lingkungan, pabrik dapat mengurangi dampak negatifnya terhadap sungai dan lingkungan sekitar. Selain itu, bisa juga mempertimbangkan kolaborasi dengan pihak ketiga yang memiliki keahlian dalam pengelolaan limbah untuk memastikan pendekatan yang efektif dan berkelanjutan. Maka dengan solusi-solusi ini diharapkan dapat membantu mengatasi permasalahan limbah air yang ada.