Posts made by Radhitya Agrayasa Rhalin Unila

PSTI A dan B MKU Pancasila -> Forum diskusi

by Radhitya Agrayasa Rhalin Unila -
Nama : Radhitya Agrayasa Rhalin
NPM : 2315061002
Pancasila, sebagai filsafat, adalah sistem pemikiran yang fundamental bagi bangsa Indonesia. Ini mencerminkan pandangan hidup rakyat Indonesia dan nilai-nilai dasar yang mengatur kehidupan mereka. Pancasila mewakili upaya mendalam untuk memahami alam semesta, makna kehidupan, serta aspek-aspek etika yang mendasari perilaku manusia. Dalam konteks politik, Pancasila menjadi landasan penting bagi organisasi negara, menentukan norma-norma dan nilai-nilai yang harus dipegang oleh warga negara. Dengan lima prinsip dasarnya, seperti Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, Pancasila menciptakan identitas nasional dan karakter warga negara yang berlandaskan pada kemanusiaan, keadilan, dan persatuan. Ini juga menjadi panduan moral dan etika dalam kehidupan sehari-hari, membentuk individu yang peduli pada sesama dan memiliki identitas kebangsaan yang kuat.

PSTI A dan B MKU Pancasila -> forum diskusi

by Radhitya Agrayasa Rhalin Unila -
Nama : Radhitya Agrayasa Rhalin
NPM : 2315061002
Jurnal tersebut membahas mengenai realitas yang dihadapi manusia, yang sangat luas dan mencakup hal-hal yang dapat ditangkap dengan indra maupun akal. Manusia memiliki kemampuan untuk melampaui pengalaman dan menangkap kenyataan yang berada di luar pengalaman. Namun, realitas yang bersifat spiritual atau kerohanian tidak dapat ditangkap dengan indra, melainkan hanya dapat dimengerti atau difahami dengan akal. Filsafat sebagai upaya untuk memberikan suatu konsepsi yang beralasan tentang alam semesta dan tempat manusia di dalamnya menjadi penting dalam menentukan sikap atau pendirian hidup manusia. Filsafat juga mencakup pemikiran teoritis tentang Tuhan, alam, dan manusia, serta dapat memberikan penjelasan terhadap berbagai fenomena. Sistematisitas dalam filsafat sangat penting, sehingga unsur-unsur tentang realitas saling berhubungan dalam sebuah sistem filsafat yang menyeluruh (komprehensif).

Dalam jurnal ini juga dijelaskan pengertian tentang sistem dan peran filsafat dalam menciptakan sistematisitas. Sistem adalah kumpulan unsur atau bagian yang terkait dengan pandangan dan ajaran tentang suatu hal. Filsafat merupakan hasil kreasi akal manusia sebagai jawaban atas persoalan-persoalan dan rahasia-rahasia alam. Dalam suatu sistem filsafat, tidak ada hal yang diluar jangkauannya. Suatu sistem filsafat dikatakan memadai jika mampu mencakup penjelasan terhadap semua fenomena. Selain itu, jurnal ini menyebutkan bahwa filsafat dapat dijadikan pandangan hidup atau pendirian hidup. Filsafat hidup merupakan kumpulan nilai atau asas-asas yang membimbing tingkah laku seseorang dalam kehidupannya sehari-hari. Ada juga hubungan antara pandangan hidup dan filsafat hidup, dimana pandangan dunia seseorang dapat diturunkan dari filsafat hidupnya.
Nama : Radhitya Agrayasa Rhalin
NPM : 2315061002
Jurnal ini menjelaskan bahwa Pancasila memainkan peran penting sebagai ideologi dan falsafah bangsa Indonesia. Pancasila mencerminkan kompleksitas manusia sebagai makhluk individu dan sosial, dan juga berfungsi sebagai dasar pemikiran dalam pendidikan. Pendidikan di Indonesia bertujuan untuk mengembangkan potensi diri dan karakter bagi peserta didik, serta menghayati dan mengamalkan nilai-nilai dalam Pancasila. Filsafat Pancasila didasarkan pada pemikiran tentang negara, bangsa, masyarakat, dan manusia, dan mencakup pemahaman mereka tentang hakikat Pancasila sebagai suatu sistem pengetahuan. Pendidikan karakter dalam Pancasila penting karena mengajarkan dan menerapkan nilai-nilai kebaikan dalam tindakan dan tingkah laku. Rangkuman ini menekankan bahwa pendidikan dan negara saling berkaitan, dan landasan pendidikan harus mengacu pada landasan negara.

Pancasila juga menjadi dasar pelaksanaan aspek kehidupan bangsa Indonesia dan berkontribusi pada pengembangan spiritual, pribadi, kecerdasan, akhlak, dan keterampilan peserta didik, serta masyarakat, bangsa, dan negara.
Nama : Radhitya Agrayasa Rhalin
NPM : 2315061002
Filsafat adalah kajian yang mendalam mengenai pertanyaan-pertanyaan mendasar tentang eksistensi, pengetahuan, nilai, etika, dan tujuan hidup. Ini melibatkan pemikiran kritis dan refleksi filosofis untuk mencari pemahaman yang mendalam tentang berbagai aspek kehidupan.

Filsafat memiliki banyak aliran atau aliran pemikiran yang berbeda. Contoh aliran-aliran ini meliputi filsafat eksistensialisme, rasionalisme, empirisme, idealisme, positivisme, pragmatisme, dan banyak lagi. Setiap aliran memiliki pandangan uniknya sendiri mengenai konsep-konsep filosofis.

Mempelajari filsafat memiliki manfaat seperti meningkatkan kemampuan berpikir kritis, memahami asal-usul pemikiran dan nilai-nilai masyarakat, mengembangkan kemampuan analisis dan argumentasi, dan merangsang pemikiran kreatif. Filsafat juga membantu individu dalam merumuskan pandangan hidup yang lebih mendalam dan menyelidiki pertanyaan-pertanyaan fundamental tentang kehidupan dan eksistensi.

Filsafat Pancasila adalah pandangan filsafat yang didasarkan pada Pancasila, yaitu dasar negara Republik Indonesia. Ini mencakup interpretasi dan aplikasi nilai-nilai Pancasila dalam berbagai aspek kehidupan, seperti politik, sosial, budaya, dan ekonomi.

Pancasila dianggap sebagai sistem filsafat yang menggabungkan nilai-nilai fundamental seperti kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan, demokrasi, ketuhanan yang maha esa, dan keadilan sosial. Pancasila sebagai sistem filsafat berfungsi sebagai panduan dalam membentuk hukum, kebijakan, dan prinsip-prinsip moral di Indonesia. Ini mencerminkan pandangan hidup Indonesia yang mendasarkan diri pada nilai-nilai tersebut.
Nama : Radhitya Agrayasa Rhalin
Npm : 2315061002
1. Kasus penolakan jenazah korban COVID-19 di Jawa Tengah adalah suatu kejadian yang sangat disesalkan. Hal ini menunjukkan kurangnya empati dan solidaritas sosial dalam masyarakat. Terkait dengan Pancasila, penolakan tersebut bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila, terutama Sila Ketiga, yaitu Persatuan Indonesia. Pancasila menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Penolakan tersebut juga mencerminkan ketidakberperikemanusiaan, yang bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan yang tercermin dalam Pancasila.

2. Sebagai mahasiswa, saya akan memberikan saran dan solusi sebagai berikut:
- Pendidikan Karakter: Pentingnya pendidikan karakter harus ditekankan di semua tingkatan pendidikan, mulai dari PAUD hingga perguruan tinggi. Ini akan membantu menciptakan generasi yang menghargai dan memiliki nilai-nilai kemanusiaan.
- Kesadaran Masyarakat: Kampanye dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya empati, persatuan, dan solidaritas dalam menghadapi pandemi seperti COVID-19.
- Peran Pemerintah: Pemerintah harus mengawasi dan memberikan sanksi kepada individu atau kelompok yang terlibat dalam penolakan jenazah korban COVID-19. Hal ini penting untuk menghindari tindakan serupa di masa depan.
- Dukungan Terhadap Tenaga Kesehatan: Masyarakat perlu memberikan dukungan dan penghargaan yang lebih besar kepada tenaga kesehatan yang berada di garis depan penanganan pandemi.

3. Penolakan jenazah korban COVID-19 mungkin tidak secara langsung melibatkan pelanggaran Sila Ke-2, yaitu Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Namun, tindakan tersebut mencerminkan ketidakberperikemanusiaan dan kurangnya rasa empati terhadap keluarga korban. Pancasila menekankan pentingnya nilai-nilai kemanusiaan, persatuan, dan kerukunan sosial. Penolakan jenazah korban COVID-19 dapat dipandang sebagai tindakan yang bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan persatuan yang dianut oleh Pancasila. Meskipun jenazah tersebut sudah tidak bernyawa, sikap dan tindakan terhadap jenazah tersebut mencerminkan nilai-nilai sosial dalam masyarakat.