Nama : Nikolas Simbolon
Kelas : Reguler D
NPM : 2316041139
Selamat siang Bu, izin menjawab,
Menurut pendapat saya, tantangan terbesar dalam melakukan reformasi administrasi publik di Indonesia meliputi:
1. Kepribadian administratornya
Menurut saya, hal utama reformasi administrasi publik di Indonesia belum berjalan dengan baik adalah berasal dari kepribadian pelaku pelayan masyarakatnya, mengapa demikian?
Saya sempat berbincang-bincang dengan teman sebaya, bertanya apakah pelayanan publik di Indonesia sudah baik? Saya selalu mendapat jawaban "belum puas, administratornya jutek, galak, dan lain-lain" Dari perbincangan tersebut saya sempat berfikir apakah ini tantangan yang sebenarnya di hadapi negara Indonesia dalam hal reformasi administrasi publik. SDM memang menjadi hal yang penting dalam proses pelayanan publik, mengingat peran ini yang langsung berhadapan dengan masyarakat, masyarakat tentu bisa langsung melihat dan menilai sikap dan pelayanan yang diberikan oleh administrator. Sikap yang kurang baik dan bentuk pelayanan yang lambat, membuat masyarakat menilai kurang baik. Menurut saya, pelayanan administrator yang kurang baik ini dapat disebabkan oleh kepribadiannya, di mana pelayan publik merasa memiliki power yang lebih besar di banding masyarakat, yang menyebabkan mereka sedikit menganggap remeh kehadiran masyarakat dalam proses pelayanan publik. Padahal faktanya, masyarakat adalah fokus utama bagi administrator, karena kepuasaan masyarakat lah yang akan membuat reformasi administrasi publik ini bisa berjalan dengan baik.
2. Di samping itu saya beranggapan bahwa kurangnya pelayanan publik berasal dari power administratornya
Saya juga berpendapat bahwa, faktor lainnya adalah pada gaji pelayan publik, ada kemungkinan reformasi ini tidak berjalan dengan baik adalah dari segi penggajian administrator, ada kemungkinan kurangnya kinerja dan perubahan sikap administrator bisa disebabkan dari penggajian yang kurang atau tidak memenuhi kebutuhan para administrator. Seperti faktanya, penggajian yang cukup dapat meningkatkan kinerja.
3. Selain itu, korupsi juga menjadi faktor lambat nya reformasi administrasi publik di Indonesia.
Mengapa demikian? Tidak dapat dipungkiri korupsi di Indonesia belum bisa diatasi, bahkan meningkat dari tahun ke tahun, kepentingan pribadi ini membuat banyak hal akan terhambat, contoh anggaran yang diberikan kepada masyarakat tidak sepenuhnya diberikan, tentu hal ini akan berdampak banyak bagi kemajuan administrasi publik di Indonesia. Menurut saya, korupsi menjadi faktor yang besar dalam proses reformasi administrasi publik di Indonesia.
Bahkan menurut pendapat
Gladden (1972, h. 227), kokohnya peradaban dari berbagai macam Negara kuno tersebut utamanya adalah berkat eksistensi badan birokrasi Negara yang bekerja memakai prinsip-prinsip operasional yang teratur.
Artinya keteraturan operasional bisa memperkokoh birokrasi dalam suatu negara.