Kiriman dibuat oleh Alaaddin Al-Gerafi

Nama: Alaaddin Ali Ahmed Al-Gerafi

NPM: 2217051164


Analisis Isu Global: Perubahan Iklim

Perubahan iklim merupakan salah satu isu global paling mendesak karena dampaknya tidak hanya dirasakan di tingkat lingkungan, tetapi juga pada aspek ekonomi, sosial, dan kesehatan. Peningkatan suhu bumi, pencairan es di kutub, naiknya permukaan air laut, serta cuaca ekstrem menjadi bukti nyata krisis iklim. Negara-negara berkembang seringkali menjadi pihak yang paling rentan meskipun kontribusi mereka terhadap emisi global relatif kecil.

Dampak Perubahan Iklim

  • Lingkungan: Banjir, kekeringan, kebakaran hutan, dan hilangnya keanekaragaman hayati.

  • Ekonomi: Gagal panen, kerugian infrastruktur akibat bencana, dan meningkatnya biaya kesehatan.

  • Sosial: Migrasi iklim, meningkatnya angka kemiskinan, hingga potensi konflik perebutan sumber daya.

Peran Mahasiswa dalam Menghadapi Isu Perubahan Iklim
Sebagai mahasiswa, ada banyak hal yang bisa dilakukan, baik secara individu maupun kolektif:

  • Meningkatkan Kesadaran: Membagikan informasi berbasis sains mengenai perubahan iklim kepada masyarakat melalui seminar, media sosial, atau kegiatan kampus.

  • Gaya Hidup Ramah Lingkungan: Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, menghemat energi, menggunakan transportasi umum atau bersepeda.

  • Riset dan Inovasi: Mengembangkan penelitian terkait energi terbarukan, pengelolaan sampah, atau teknologi hijau sederhana yang bisa diterapkan di masyarakat.

  • Advokasi dan Aksi Sosial: Aktif dalam organisasi mahasiswa atau komunitas lingkungan untuk mendorong kebijakan hijau di tingkat lokal maupun nasional.


Ya, saya setuju dengan paragraf yang Anda berikan. Paragraf tersebut secara efektif menyampaikan gagasan utama dan menyajikan argumen yang koheren. Paragraf pertama membahas dampak negatif dari penggunaan gawai yang berlebihan terhadap perkembangan fisik dan psikologis anak, dengan menekankan perlunya pengawasan orang tua. Paragraf kedua menyoroti hasil positif dari perkuliahan daring selama pandemi COVID-19, seperti peningkatan kemandirian, fleksibilitas, dan akses ke sumber belajar. Kedua paragraf tersebut kohesif dan koheren dalam menyajikan topik masing-masing.
Nama: Alaaddin Ali Ahmed Al-Gerafi
NPM: 2217051164

Gadgets are a threat to the younger generation, especially children. Penggunaan gadget yang berlebihan dapat menyebabkan masalah kesehatan fisik seperti obesitas dan menghambat perkembangan kognitif, sehingga mempengaruhi kemampuan anak untuk fokus dan berpikir kritis. Selain itu, gadget juga membuat anak-anak terpapar pada cyberbullying, konten yang tidak pantas, dan tekanan untuk menyesuaikan diri dengan standar yang tidak realistis, sehingga menimbulkan risiko terhadap kesejahteraan emosional mereka. Penting bagi orang tua, pendidik, dan pembuat kebijakan untuk mengatasi masalah ini dan menciptakan keseimbangan yang sehat antara anak-anak dan gadget untuk memastikan kesejahteraan dan perkembangan mereka.

Perkuliahan selama pandemi covid membuat mahasiswa memiliki banyak hikmah.  Pergeseran ke pembelajaran jarak jauh telah meningkatkan aksesibilitas ke pendidikan, memungkinkan siswa dari berbagai lokasi untuk mengakses sumber daya yang sebelumnya tidak tersedia bagi mereka. Kuliah daring juga memberikan fleksibilitas, memungkinkan mahasiswa untuk melihat kembali dan memahami konten dengan lebih baik. Perkuliahan online juga menumbuhkan kemandirian, disiplin diri, dan literasi digital, yang mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi tuntutan dunia kerja modern. Platform kolaboratif yang digunakan dalam perkuliahan online mendorong kerja sama tim dan keterampilan komunikasi. Secara keseluruhan, terlepas dari gangguan yang disebabkan oleh pandemi, perkuliahan daring telah memberikan peluang dan keuntungan yang berharga bagi mahasiswa.