Kiriman dibuat oleh Berli Anta Atrizki

NAMA : BERLI ANTA ATRIZKI
NPM : 2217051076
KELAS : D
PRODI : S1 ILMU KOMPUTER

Dari video yang telah saya tonton, hukum muncul sebagai lembaga yang dipercaya untuk mengatur dan menata negara dan masyarakat. Apabila kehidupan masyarakat sederhana selama ratusan tahun diatur dengan hukum alam yang sederhana maka negara akan masyarakat modern yang begitu kompleks tidak dapat lagi menyerahkan segala sesuatunya kepada interaksional law. Hukum sudah menjadi orde yang dibuat dengan sengaja seperti hukum modern sekarang ini. Kehidupan modern sekaligus dengan kemajuannya membutuhkan struktur hukum baru yang dapat menjadi sandarannya. Hukum modern menjadi peran atas sosial politik yang penting dan dicari ditengah tengah dunia dan kehidupan modern yang semakin kompleks ini. Sebagaimana yang dicantumkan oleh undang undang dasar negara republik indonesia 1945, Republik Indonesia adalah negara hukum dalam kaitannya dengan keinginan untuk mengerahkan dukungan ilmu dan teknologi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara indonesia.
Nama : Berli Anta Atrizki
Npm : 2217051076
Kelas : D

Konsolidasi demokrasi di Indonesia bervariasi dan belum berjalan secara teratur karena pilar-pilar pentingnya seperti pemilu, partai politik, masyarakat sipil dan media belum berjalan secara efektif dan optimal. Prasyarat pemilu yang adil dan transparan membutuhkan komitmen seluruh bagian negara untuk mematuhi peraturan yang ada. Tantangan pendalaman demokrasi bahkan lebih besar ketika kerangka sosial, ekonomi, politik dan hukum tidak memadai. Politisasi identitas, politisasi birokrasi, dan persoalan-persoalan lain dalam tahapan pilpres menjadi pekerjaan rumah yang harus dibenahi. Kepercayaan publik terhadap imparsialitas birokrasi, penyelenggara pemilu, dan aparat penegak hukum rendah, padahal trust building penting untuk konsolidasi demokrasi. Para pemangku kepentingan pemilu seperti partai politik, penyelenggara pemilu, pemerintah, dan lembaga penegak hukum harus bekerja sama untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap hasil pemilu presiden. Semakin demokrasi dibangun melalui pemilu, semakin besar peluang kepercayaan publik dan pemilu damai. Sebaliknya, semakin prosedural demokrasi dibangun melalui pemilu, semakin besar ketidakpercayaan dan kerawanan publik terhadap sengketa/konflik.
NAMA : BERLI ANTA ATRIZKI
NPM : 2217051076
KELAS : D

Dari video yang berjudul "Demokrasi Itu Gaduh, tapi Kenapa Bertahan dan Dianut Banyak Negara? | Narasi Newsroom" membahas tentang demokrasi.

Demokrasi itu pasti bising, demokrasi itu pasti berisik yang penting berisik itu masih dalam konteks koridor demokrasi yang prosedural tidak ada persoalan. Lalu dengan kebisingan ini bagaimana sebagian besar negara menggunakan sistem demokrasi? Alasan utamanya adalah negara yang sistem demokrasinya baik lebih mampu merpertahankan keamanan dan kemakmuran jangka panjang. Demokrasi juga dipandang sebagai alat paling efektif mewujudkan kesetaraan, mengurangi konflik, dan meningkatkan partisipasi publik.