Posts made by Teguh Satrio Aji 2215011108

Sipil B MKU PKN Genap 2023 -> PRETEST

by Teguh Satrio Aji 2215011108 -
Nama : Teguh Satrio Aji
NPM : 2215011108
Kelas : teknik sipil PKN -B
1. Salah satu inisiatif pemerintah di banyak daerah yang saat ini menjadi perhatian adalah penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang bertujuan untuk memutus mata rantai penularan COVID-19.

PSBB dipilih banyak orang karena penerapannya yang otoriter.
Kecenderungan warga dan aparat keamanan untuk menindak pelanggar PSBB dinilai menyimpang dari Nilai Hak Asasi Manusia (HAM). Argumennya hampir sama, yakni Undang-Undang Pelaksanaan Kekarantinaan Kesehatan No 6 Tahun 2018.

2. Jika suatu negara tidak memiliki konstitusi, maka tidak ada norma hukum yang berlaku padanya dan tidak ada pembatasan kekuasaan di negara tersebut, sehingga terjadi penyalahgunaan kekuasaan oleh kelas atas terhadap kelas bawah yang tidak memiliki kekuasaan. Jadi konstitusi sangat efektif. Dalam mengatur kehidupan umat dan bangsa.

3. Tantangan dalam kehidupan berbangsa saat ini adalah globalisasi, masuknya berbagai budaya asing, adanya paham-paham baru yang bertentangan dengan UUD 1945, maraknya hoax dan munculnya aktivisme radikal. Ini adalah persoalan kehidupan bangsa yang perlu dibaca ke depan. Ketentuan UUD 1945 tidak memerlukan perubahan dan menjadi pedoman bagi penyelesaian segala tantangan kehidupan bangsa. Namun, pertanyaannya adalah bagaimana masyarakat dan pemerintah menanggapi tantangan ini dari perspektif hukum. Pancasila dan UUD 1945-nya dalam negara kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika dapat terhindar dari persoalan-persoalan tersebut.

4. Saya kira konsep persatuan dan kesatuan di negeri ini adalah hal yang sangat baik dan harus ada. Karena saya tahu bahwa Indonesia berasal dari banyak pulau dan banyak suku bahkan budaya. Kemudian Anda dapat berbagi. Indonesia secara individual atau regional. Yang perlu diperbaiki di sini adalah agar masyarakat yang ada tidak merasa bahwa budaya mereka adalah yang terbaik dan budaya lain tidak dihargai.
Nama : Teguh Satrio Aji
NPM : 2215011108

Penulisan jurnal tersebut memiliki tujuan untuk membahas urgensi pendidikan Kewarganegaraan sebagai pendidikan karakter bangsa Indonesia melalui demokrasi, HAM dan masyarakat madani. Hal ini dikarenakan adanya perubahan Indonesia menuju pada sistem demokrasi merupakan sesuatu yang tidak terelakkan lagi pasca jatuhnya rezim Orde Baru di bawah Presiden Soeharto yang lengser pada 21 Mei 1998, Indonesia mengalami proses pembentukan demokrasi meskipun berjalan setelah lebih dari 30 tahun Orde Baru berkuasa. Pada artikel tersebut membahas mengenai Pendidikan Kewarganegaraan yang tidak lepas dari realitas bangsa Indonesia saat ini yang masih awam tentang demokrasi. Lebih dari sekedar pendidikan kewarganegaraan yang umumnya dikenal sebagai Pendidikan Demokrasi. Pendidikan Kewarganegaraan bertujuan untuk membangun karakter bangsa Indonesia, antara lain a. Membangun kecakapan partisipasi warga negara yang bermutu. Menjadikan warga negara Indonesia cerdas, aktif dan tetap menjaga persatuan. Mengembangkan kultur demokrasi yang beradab. Kemudian, hal di atas tidak terlepas dari demokrasi. Demokrasi adalah bentuk partisipasi masyarakat membangun kultur politik di lingkungan mereka. Demokrasi terbagi menjadi demokrasi langsung dan tidak langsung. Demokrasi langsung menuntut untuk semua rakyat berpartisipasi dalam pengambilan suara, sedangkan demokrasi tidak langsung hanya perwakilan rakyat yang dipercaya yang berpartisipasi. Kesimpulannya, pendidikan kewarganegaraan itu sangat penting untuk mendidik karakter anak bangsa agar masyarakat menjadi cerdas, aktif, dan tetap beradab untuk menyadari hak dan kewajiban mereka. Pendidikan kewarganegaraan juga menjadi sarana pertemuan beragam nilai yang bersumber dari luar untuk melahirkan sebuah kreatifitas yang dibutuhkan masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, pendidikan kewarganegaraan diharapkan mampu menjadi laboratorium pengembangan karakter untuk menyamakan prinsip demokrasi yang terintegrasi dengan nilai nilai Pancasila.