Kiriman dibuat oleh Arif Iqbal Pratama

PIP AGH 2022 -> FORUM TUGAS -> FORUM TUGAS -> Re: FORUM TUGAS

oleh Arif Iqbal Pratama -
Nama : Arif Iqbal Pratama
NPM : 2214161102


POLITIK PERTANIAN


POLITIK PERTANIAN merupakan SALAH SATU KEGIATAN PEMERINTAH YANG DITUJUKAN UNTUK MENINGKATKAN TARAF HIDUP, KESEMPATAN EKONOMI PETANI, DAN KEHIDUPAN PEDESAAN.
POLITIK PERTANIAN = KEBIJAKAN PERTANIAN.
POLITIK PERTANIAN SEBAGAI ILMU BERTUJUAN UNTUK MENGANALISIS BERBAGAI FAKTOR YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM MERUMUSKAN
KEBIJAKAN PERTANIAN.

PELAKU POLITIK PERTANIAN ADALAH
1. PEMERINTAH
2. PELAKU USAHA
3. PETANI
4. PERBANKAN

PERKEMBANGAN POLITIK PERTANIAN DI INDONESIA

*POLITIK PERTANIAN ZAMAN KERAJAAN KUNO

1. PENGATURAN KEGIATAN PERTANIAN
DILAKUKAN OLEH PEMIMPIN LOKAL.
2. TANAH DIKUASAI OLEH KERAJAAN SEHINGGA PENDUDUK DIWAJIBKAN MEMBAYAR PAJAK ATAU SEWA TANAH.
3. PENDUDUK WAJIB MEMBERIKAN SEBAGIAN HSL PANENNYA KEPADA PEMIMPIN LOKAL MAUPUN KERAJAAN.

*POLITIK PERTANIAN ZAMAN PENJAJAHAN BELANDA

1. Adanya kebijakan tanam paksa (1830).
2. UU Agraria tahun 1870 yg menjadikan Indonesia terbuka bagi investor asing.
3. Hak Erfpacht yaitu persewaan tanah selama 75 tahun dengan kemungkinan diwariskan dan diperpanjang.
4. Politik Etik di bidang pertanian melalui pendidikan, pembangunan jaringan irigasi dan transmigrasi

*POLITIK PERTANIAN ZAMAN PENJAJAHAN JEPANG

1. Menjadikan Indonesia sbg garis pertahanan pangan & logistik tentara Jepang.
2. Lahan-lahan yg dikuasai Belanda dibebaskan & diberikan kepada penduduk untuk ditanami tanaman pangan.
3. Lahan-lahan pertanian diubah menjadi lokasi pertahanan Jepang.

*POLITIK PERTANIAN ZAMAN KEMERDEKAAN
(1945 – 1960)

1. Nasionalisasi tanah-tanah yg dikuasai penjajah, terutama Belanda.
2. Hak menggunakan tanah diubah menjadi hak kepemilikan tanah (1951).
3. Pajak tanah diubah menjadi pajak pendapatan (1951)

PIP AGH 2022 -> Tugas -> Tugas -> Re: Tugas

oleh Arif Iqbal Pratama -
Nama : Arif Iqbal Pratama
NPM : 2214161102


Agribisnis adalah salah satu cabang pengetahuan yang menggabungkan ilmu pertanian dan bisnis. Agribisnis adalah cara untuk menggambarkan kegiatan yang terkait dengan pertanian. Agribisnis juga digunakan untuk menggambarkan bisnis yang terlibat dalam pemasaran dan distribusi produk pertanian.
Agribisnis adalah kegiatan yang melibatkan semua langkah yang diperlukan untuk mengirim barang pertanian ke pasar, yaitu produksi, pemrosesan, dan distribusi. Agribisnis adalah komponen penting perekonomian di negara-negara agraris seperti Indonesia.
Kunci dari agribisnis adalah memperlakukan berbagai aspek dalam meningkatkan produk pertanian sebagai suatu sistem yang terintegrasi. Perusahaan agribisnis adalah perusahaan uang memproduksi, memasarkan, dan mendistribusikan produk dan penunjang pertanian.

Di Indonesia, agribisnis adalah salah satu subjek yang cukup banyak dipelajari. Berikut pengertian agribisnis dan sektornya. Agribisnis adalah cara untuk menggambarkan kegiatan dan perusahaan yang terkait dengan budidaya dan pengolahan makanan dan produk pertanian lainnya. Agribisnis juga digunakan untuk menggambarkan bisnis yang terlibat dalam pemasaran dan distribusi produk pertanian.
Agribisnis melibatkan semua langkah yang diperlukan untuk mengirim barang pertanian ke pasar, yaitu produksi, pemrosesan, dan distribusi.

PIP AGH 2022 -> Forum Tugas -> Forum Tugas -> Re: Forum Tugas

oleh Arif Iqbal Pratama -
Nama : Arif Iqbal Pratama
NPM : 2214161102


Menurut saya berdasarkan pemahaman saya setelah melihat materi dapat simpulkan bahwa :

Secara teknis
Pertama, pertanian dengan proses pengambilan
hasil yang bersifat ekstraktif yaitu mengambil
hasil dari alam dan tanah tanpa usaha untuk
mengembalikan sebagian hasil tersebut untuk
keperluan pengambilan pada kemudian hari.
Kedua, adalah yang bersifat generatif,yaitu
pertanian yang memerlukan usaha pembibitan
untuk pembenihan, pengelolahan, pemeliharaan,
pemupukan, dan lain-lain, baik untuk tanaman
maupun untuk hewan

Sapta usaha tani
1. Penggunaan bibit varietas unggul.
2. Mengusahakan kultur teknik
 Rotasi tanaman
 Tumpang sari,
3. Proteksi tanaman
4. Penggunaan Pupuk
5. Pengairan
6. Panen
7. Pasca panen

Berdasarkan cara orang mengatur pertanamannya
ada dua kelompok multiple cropping, Yaitu :
 penataan berganda secara tunggal (monokultur)
 dan penataan berganda secara campuran (catch
cropping).

Tumpang sari (Intertcropping) adalah suatu bentuk pertanaman campuran berupa pelibatan dua jenis atau lebih tanaman pada satu areal lahan tanam dalam waktu yang bersamaan atau agak bersamaan. 

Tanaman sela (Interplanting) adalah suatu penanaman pada sebidang lahan, dimana lebih dari satu jenis tanaman ditanam dan tumbuh bersama dengan jarak tanam dan larikan yang teratur.

Tanaman sela budidaya (Interculture) adalah menanam tanaman lain di sela-sela tanaman pokok. Misalnya dengan pola budidaya padi, kedelai, padi, yang mana tanaman pokoknya adalah padi.

Tanaman Sisipan (Relay planting)
Merupakan pola tanam dengan menyisipkan satu atau beberapa jenis tanaman selain tanaman pokok (dalam waktu tanaman yang bersamaan atau waktu yang berbeda). Pada umumnya tipe ini dikembangkan untuk mengintensifikasi lahan.