གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Syifa Maulita 2213031028

EC0MMERCE A2526 -> Diskusi

Syifa Maulita 2213031028 གིས-
Nama: Syifa Maulita
NPM: 2213031028

1. Mengapa kita perlu beradaptasi dengan digital marketing yang saat ini berkembang pesat?
Kita perlu beradaptasi karena perubahan perilaku konsumen saat ini banyak bergeser ke ranah digital. Perubahan perilaku konsumen yang lebih sering menggunakan internet dan media sosial untuk mencari informasi, membandingkan produk, hingga melakukan pembelian. Jika tidak mengikuti perkembangan ini, pelaku usaha maupun individu akan tertinggal dan sulit bersaing. Selain itu, digital marketing menawarkan jangkauan lebih luas, biaya lebih efisien, dan hasil yang terukur dibanding pemasaran konvensional. Jadi, beradaptasi dengan digital marketing adalah langkah strategis untuk tetap relevan di era ekonomi digital.

2. Apa saja manfaat yang dapat dirasakan langsung dari kemajuan digital marketing?
  1. Akses pasar menjadi lebih luas sehingga produk atau jasa dapat dikenal hingga ke tingkat nasional bahkan global.
  2. Promosi menjadi lebih efisien dengan biaya yang relatif lebih kecil dibandingkan iklan tradisional seperti televisi, koran, maupun billboard.
  3. Strategi pemasaran mampu memfokuskan target audiens secara lebih tepat berdasarkan usia, lokasi, minat, hingga perilaku belanja.
  4. Terjalin interaksi dua arah di mana konsumen dapat memberikan tanggapan langsung melalui komentar, pesan, maupun review.
  5. Tingkat brand awareness meningkat sehingga masyarakat lebih mudah mengenal sekaligus mengingat suatu produk atau jasa.

3. Bagaimanakah upaya yang bisa dilakukan sebagai generasi muda dalam menyikapi perkembangan digital marketing?
  1. Belajar dan menguasai keterampilan digital seperti content creation, copywriting, social media marketing, dan analisis data.
  2. Menggunakan media sosial secara produktif bukan hanya untuk hiburan, tetapi juga membangun personal branding atau bisnis kecil.
  3. Berwirausaha berbasis digital dengan membuka online shop, membuat produk kreatif, atau menjadi reseller.
  4. Mengikuti pelatihan atau komunitas digital untuk menambah wawasan dan jaringan.

EC0MMERCE A2526 -> Summary Video

Syifa Maulita 2213031028 གིས-
Nama: Syifa Maulita
NPM: 2213031028

E-commerce (electronic commerce) adalah aktivitas jual beli barang atau jasa melalui internet dengan bantuan perangkat digital seperti komputer, smartphone, atau tablet. Siklus perdagangan e-commerce dimulai dari penawaran produk, pemesanan, pembayaran, pengiriman dan layanan after sales. Model transaksi e-commerce dibedakan menjadi 4, yakni:
1. B2B (Business to Business): transaksi antar perusahaan.
2. B2C (Business to Consumer): perusahaan menjual langsung ke konsumen.
3. C2C (Consumer to Consumer): antar konsumen melalui platform perantara.
4. C2B (Consumer to Business): individu menawarkan produk atau jasa ke perusahaan, misalnya seorang influencer.

Kelebihan e-commerce
1. Akses 24/7 memungkinkan kegiatan penjualan kapan saja.
2. Pilihan produk lebih beragam.
3. Sistem pembayaran yang memudahkan transaksi.
4. Efisiensi logistik mengurangi biaya dan waktu.

Kekurangan e-commerce
1. Ketergantungan pada infrastruktur digital.
2. Keamanan data dan transaksi yang perlu dijaga.
3. Regulasi dan perlindungan konsumen yang belum merata secara global.

EC0MMERCE A2526 -> Diskusi

Syifa Maulita 2213031028 གིས-
Nama: Syifa Maulita
NPM: 2213031028

1. Marketplace (C2C dan B2C)
Mempertemukan penjual dan pembeli secara online dan menyediakan beragam produk
Contoh: Tokopedia, Shopee, Lazada, Blibli, Bukalapak.

2. Social Commerce (C2C dan B2C)
Pembelian dilakukan langsung melalui media sosial, menggunakan fitur live streaming dan promosi konten.
Contoh: TikTok Shop, Facebook Marketplace.

3. Retail Online (B2C)
Perusahaan menjual produk langsung ke konsumen melalui website atau aplikasi resmi tanpa perantara pihak ketiga.
Contoh: Alfagift, Zalora, IKEA Indonesia.

4. E-commerce Layanan Pesan Antar Makanan & Minuman (O2O)
Platform yang memfasilitasi pemesanan makanan/minuman dari restoran dan mengantarkannya ke konsumen.
Contoh: GoFood (Gojek), GrabFood (Grab), ShopeeFood.

5. E-commerce Jasa Transportasi (O2O)
Aplikasi berbasis digital yang menyediakan layanan transportasi, pengiriman barang, hingga pembayaran digital.
Contoh: Gojek, Grab, Maxim.

6. E-commerce Keuangan & Pembayaran (B2C dan C2G)
Dompet digital yang memfasilitasi transaksi online maupun offline, termasuk pembayaran tagihan, transfer, dan belanja.
Contoh: OVO, GoPay, Dana, ShopeePay.

EC0MMERCE A2526 -> Summary Video

Syifa Maulita 2213031028 གིས-
Nama: Syifa Maulita
NPM: 2213031028

E-commerce adalah kegiatan jual-beli barang atau jasa melalui internet. Terdapat tujuh kategori utama e-commerce:
1. Business to Business (B2B), yakni transaksi antarperusahaan (contoh: Indotrading, Mbiz).
2. Business to Consumer (B2C), yakni perusahaan menjual langsung ke konsumen (contoh: Bhinneka dan Berrybenka).
3. Consumer to Consumer (C2C), yakni transaksi antarindividu melalui platform perantara (contoh: Shopee, Tokopedia, Bukalapak).
4. Consumer to Business (C2B), yakni individu menawarkan jasa/produk ke perusahaan (contoh: influencer/content creator, situs freelancer, upwork, dan iStock).
5. Business to Administration (B2A), yakni perusahaan bertransaksi dengan lembaga pemerintah (contoh: situs pajak.go.id dan Allianz).
6. Consumer to Administration (C2A), yakni individu melakukan transaksi dengan administrasi publik (contoh: layanan pendidikan dan djp).
7. Online to Offline (O2O), yakni transaksi dimulai secara online lalu diselesaikan di toko offline (contoh: Grab dan Gojek)

Kelebihan e-commerce:
1. Pilihan produk dan layanan lebih beragam.
2. Rantai distribusi lebih pendek.
3. Kemudahan dalam pembayaran.
4. Hubungan brand dengan konsumen lebih dekat.
5. Kualitas layanan meningkat.
6. Bisa berbelanja kapan saja.
7. Efisiensi biaya lebih tinggi.

Kekurangan e-commerce:
1. Ketergantungan pada teknologi internet.
2. Regulasi nasional maupun internasional belum merata.
3. Risiko kebocoran data dan privasi.
4. Potensi masalah keamanan transaksi.
5. Barang yang diterima tidak selalu sesuai dengan deskripsi/foto.

EC0MMERCE A2526 -> Diskusi

Syifa Maulita 2213031028 གིས-
Nama: Syifa Maulita
NPM: 2213031028

Menurut saya, e-commerce merupakan salah satu inovasi paling besar dalam bidang ekonomi digital. Kehadirannya mengubah cara masyarakat berbelanja, berbisnis, dan mengelola transaksi. Jika dulu aktivitas jual beli terbatas pada toko offline, kini hampir semua kebutuhan dapat dipenuhi secara online hanya dengan smartphone dan koneksi internet.

Di Indonesia, perkembangan e-commerce sangat pesat, didorong oleh jumlah pengguna internet dan smartphone yang tinggi, serta semakin luasnya penggunaan layanan pembayaran digital. Kehadiran marketplace besar seperti Tokopedia, Shopee, dan Bukalapak membuat masyarakat semakin terbiasa melakukan transaksi online. Selain itu, e-commerce memberi peluang bagi UMKM untuk memperluas pasar tanpa harus memiliki toko offline, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Secara global, e-commerce juga berkembang luar biasa dengan adanya perusahaan terkenal seperti Amazon dan Alibaba. Persaingan semakin ketat, inovasi logistik dan teknologi pembayaran terus bermunculan, bahkan tren social commerce (perdagangan lewat platform media sosial seperti TikTok Shop) dan live shopping semakin populer. Namun, tantangan tetap ada, misalnya masalah keamanan data, persaingan harga yang tajam, hingga perlindungan konsumen.

Secara pribadi, saya melihat e-commerce bukan hanya sekadar tren, melainkan fondasi baru bagi sistem perdagangan modern. Perkembangannya di Indonesia maupun global akan terus berlanjut, terutama dengan dukungan teknologi AI, big data, dan integrasi layanan keuangan digital.