Kiriman dibuat oleh Deswita Larasati 2213031025

EC0MMERCE A2526 -> Diskusi

oleh Deswita Larasati 2213031025 -

1. Mengapa kita perlu beradaptasi dengan digital marketing yang saat ini berkembang dengan amat pesat? 

Perkembangan digital yang semakin pesat menjadikan hampir seluruh aktivitas manusia terhubung dengan internet, mulai dari mencari informasi, berbelanja, hingga membangun relasi. Jika kita tidak mengikuti perkembangan digital marketing, kita akan tertinggal dalam persaingan. Dunia usaha dan pekerjaan menuntut kita untuk bisa memanfaatkan teknologi digital agar lebih efektif, cepat, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

2. Apa sajakah manfaat yang dapat dirasakan langsung dari kemajuan digital marketing?

Beberapa manfaat yang bisa dirasakan antara lain:

  1. Meningkatkan jangkauan pasar: produk atau jasa bisa dikenal lebih luas, bahkan bisa sampai ke luar negeri. 
  2. Efisiensi biaya dan waktu: promosi digital lebih murah dibandingkan iklan konvensional, serta bisa dilakukan kapan saja.
  3. Interaksi langsung dengan konsumen: kita bisa tahu kebutuhan dan tanggapan pelanggan secara cepat lewat media sosial atau platform digital.
  4. Meningkatkan peluang usaha: siapa saja bisa mulai berbisnis dengan modal kecil melalui platform digital.

3. Bagaimanakah upaya yang bisa dilakukan sebagai generasi muda dalam menyikapi perkembangan digital marketing tersebut?

  1. Belajar dan menguasai teknologi: rajin mengikuti tren digital marketing, seperti penggunaan media sosial atau konten kreatif.
  2. Memanfaatkan media sosial secara positif: bukan hanya untuk hiburan, tetapi juga untuk membangun personal branding atau usaha.
  3. Mengembangkan kreativitas dan mengutamakan etika digital (misalnya berbahasa yang sopan dan tidak menyebarkan hoax) 
  4. Berani mencoba peluang baru: misalnya membuka toko online atau membuat jasa digital. 

EC0MMERCE A2526 -> Summary Video

oleh Deswita Larasati 2213031025 -

Nama: Deswita Larasati (221301025)

Perdagangan merupakan proses jual beli barang dan jasa yang melibatkan dua orang atau lebih. Dahulu, perdagangan dilakukan dengan sistem barter serta dilakukan pada tempat dan waktu tertentu. Adanya perkembangan teknologi menjadikan jual beli barang dan jasa dilakukan menggunakan media elektronik atau internet yang saat ini disebut dengan e-commerce. Di e-commerce kegiatan penjualan dilakukan dilakukan secara online sehingga berpotensi menjual barang atau jasa di seluruh dunia. Terdapat kelebihan dan kekurangan pada e-commerce, diantara nya:

Kelebihan:

  1. Kegiatan penjualan dilakukan 24 jam/7 hari
  2. Sistem pembayaran yang mudah 
  3. Produk dan harga yang ditawarkan sangar bervariasi 

Kekurangan:

  1. Terkadang terdapat pemenuhan pesanan dan pengembalian
  2. Keamanan dan pencurian identitas 

Terdapat beberapa jenis e-commerce diantaranya: 

  1. B2C (Business to Consumer), yakni menjual produk langsung ke pelanggan melalui toko online
  2. B2B (Business to Business), yakni transaksi yang terjadi antara satu perusahaan ke perusahaan lainnya.
  3. C2C (Consumer to Consumer), yakni seseorang menjual barang di situs web. Contohnya OLX 
  4. C2B (Consumer to Business), yakni seseorang memiliki layanan yang bisa ditawarkan ke perusahaan. Contohnya influencer media sosial 

EC0MMERCE A2526 -> Diskusi

oleh Deswita Larasati 2213031025 -

Nama: Deswita Larasati (2213031025) 

1. Marketplace (Business to Consumer / Consumer to Consumer)

  • Tokopedia (konsumen bisa belanja berbagai produk langsung dari penjual)
  • Shopee (menyediakan fitur belanja online, diskon, hingga flash sale)
  • Bukalapak (marketplace yang mendukung UMKM)
  • Lazada (bagian dari Alibaba Group yang beroperasi di Asia Tenggara)

2. E-commerce Global

  • Amazon (salah satu e-commerce terbesar di dunia dengan berbagai produk)
  • Alibaba (e-commerce asal Tiongkok yang terkenal dengan transaksi B2B)
  • eBay (platform jual-beli global yang juga mendukung sistem lelang)

3. E-commerce Jasa dan Layanan

  • Traveloka / Tiket.com (pemesanan tiket pesawat, kereta, hotel, dan hiburan secara online)
  • Gojek / Grab (menyediakan layanan pesan-antar makanan, transportasi, hingga belanja kebutuhan sehari-hari)

4. E-commerce Pembayaran (C2G dan lainnya)

  • OVO, GoPay, DANA, ShopeePay (dompet digital untuk transaksi belanja, bayar tagihan, hingga kirim uang)
  • KlikBCA, Mandiri Online, BRImo (layanan perbankan online untuk pembayaran atau transfer)

 


EC0MMERCE A2526 -> Summary Video

oleh Deswita Larasati 2213031025 -

Nama: Deswita Larasati (2213031025) 

Pesatnya perkembangan teknologi menjadikan aktivitas perdagangan yang semula melalui Pasar, Swalayan, Plaza, Mall, dan tempat-tempat belanja lainya beralih ke belanja internet atau online melalui situs e-commerce. E-commerce (perdagangan elektronik) merupakan kegiatan jual beli barang atau jasa melalui jaringan internet.

Kategori E-Commerce

  1. Business to Business (B2B). Transaksi yang terjadi antara satu perusahaan ke perusahaan lainnya.
  2. Business to Consumer (B2C). Transaksi antara perusahaan dengan konsumen langsung, sama halnya dengan toko ritel namun, perbedaan terletak pada proses transaksi yang dilakukan secara online (berbelanja melalui shopee atau tokepedia)
  3. Consumer to Consumer (C2C). Transaksi antar konsumen. Contohnya: seseorang menjual barang melalui marketplace ke orang lain, dimana hal ini e-commerce berperan sebagai perantara.
  4. Consumer to Business (C2B). Konsumen menawarkan produk atau jasa kepada perusahaan. Contohnya: conten creator yang menawarkan kemampuan yang ia miliki ke sebuah perusahaan tertentu. Situs yang mengadopsi C2B adalah Frelance, Upwork, dan Istock.
  5. Business to Administration (B2A). Transaksi antara bisnis dengan instansi pemerintah. Contoh situs, pajak.go.id, Allianz, dan bpjs.com.
  6. Consumer to Administration (C2A). Meliputi semua transaksi yang dilakukan oleh individu ke administrasi publik. Contoh, layanan pendidikan, jamsostek, dan dpj.
  7. Online to Offline (O2O). Menarik konsumen melalui situs online.

Kelebihan:

  1. Produk dan layanan bervariasi
  2. Mempersingkat rantai distribusi
  3. Pembayaran lebih mudah
  4. Belanja kapan saja dan dimana saja
  5. Efisiensi biaya

Kekurangan:

  1. Ketergantungan pada teknologi
  2. Kurangnya undang-undang yang mengatur tentang e-commerce
  3. Konsumen tidak bisa menyentuh barang secara langsung
  4. Warna yang ditampilkan belum tentu sama dengan yang ditampilkan situs

EC0MMERCE A2526 -> Diskusi

oleh Deswita Larasati 2213031025 -
Nama: Deswita Larasati
NPM: 2213031025

Menurut saya, perkembangan e-commerce saat ini, baik di Indonesia maupun di dunia, sangat pesat dan memberikan dampak besar bagi kehidupan masyarakat. Di Indonesia sendiri, e-commerce sudah menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari. Banyak orang lebih memilih belanja online karena dianggap praktis, hemat waktu, dan menawarkan banyak pilihan produk dengan harga yang bersaing. Hal ini juga didukung oleh perkembangan teknologi digital, semakin luasnya akses internet, dan maraknya penggunaan smartphone.

Di kancah global, e-commerce juga berkembang sangat cepat. Perusahaan-perusahaan besar seperti Amazon, Alibaba, dan eBay sudah menjadi raksasa dunia yang mengubah pola belanja masyarakat. Sistem pembayaran digital yang aman, layanan pengiriman yang semakin cepat, serta adanya fitur-fitur baru seperti live shopping atau belanja melalui media sosial membuat e-commerce semakin digemari.

Menurut saya, e-commerce bukan hanya memudahkan konsumen, tetapi juga membuka peluang besar bagi pelaku usaha, terutama UMKM, untuk memperluas pasar hingga ke luar negeri. Namun, di sisi lain, perkembangan ini juga menuntut masyarakat agar lebih bijak dalam berbelanja dan tidak terjebak perilaku konsumtif.