གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Tisa Zadya Rio

Farmasi MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal

Tisa Zadya Rio གིས-

Nama : Tisa Zadya Rio

NPM : 2218031011

Prodi : Farmasi


ANALISIS SOAL


A. Menurut pendapat saya, sistem etika perilaku politik saat ini belum dapat ternilai sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Pasalnya, masih terdapat sebagian penyimpangan dari paradigma pemerintahan dan pelanggaran kode etik dalam jajaran birokrat. Misalnya, adanya penyalahgunaan dan penyimpangan jabatan yang melahirkan budaya korupsi serta aparat birokrasi yang hanya berorientasi kepada kepentingan pribadinya dibandingkan bagaimana masyarakat dapat merasa nyaman atas pelayanan yang diberikan. 


Korupsi sendiri dinilai tidak sesuai dengan nilai pancasila karena mengambil atau mengurangi sesuatu yang menjadi hak orang lain tidak mencerminkan nilai pancasila, yaitu nilai keadilan. Sedangkan, mengedepankan kepentingan pribadi di atas kepentingan umum juga tidak sesuai dengan sila keempat pancasila.


B. Berdasarkan hasil pengamatan saya, etika generasi muda yang ada di sekitar tempat tinggal saya sudah sebagian besar mencerminkan etika dan nilai yang dianut oleh bangsa Indonesia walaupun masih terdapat sedikit yang belum melaksanakan hal tersebut. Etika yang sudah sesuai seperti berbicara dengan sopan santun, saling membantu saat tetangga akan menyelenggarakan acara, bertoleransi terhadap sesama, hingga bermusyawarah di beberapa waktu. Sedangkan perilaku yang belum sesuai seperti masih adanya sedikit orang yang belum dapat bersosialisasi dengan baik dan mengedepankan sikap individualisme.


Untuk mengatasi adanya dekadensi moral seperti hal tersebut, hal yang dapat dilakukan yaitu memberikan penyuluhan edukasi baik karakter, moral, serta agama sejak dini, memberikan pengawasan dan bimbingan baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat, serta melaksanakan penegakkan hukum yang tegas atas berbagai penyimpangan yang terjadi.

Farmasi MKU Pancasila -> Forum Analisis Video

Tisa Zadya Rio གིས-
Nama : Tisa Zadya Rio
NPM : 2218031011
Prodi : Farmasi

ANALISIS VIDEO "APA ITU PANCASILA?"

Berdasarkan video yang telah saya tonton, saya dapat menyimpulkan bahwa Indonesia sebagai negara yang sangat luas memiliki masyarakat dengan keberagaman baik dari segi adat istiadat, budaya, maupun kepercayaan. Dengan adanya keberagaman yang dimiliki, Indonesia harus memiliki unsur perekat yang universal atau dengan kata lain dapat mengikat bangsa Indonesia dalam mewujudkan cita cita masyarakat yang adil dan makmur.

Unsur perekat tersebut meliputi unsur ketuhanan, keberadaban, persatuan, kebijakan, hingga keadilan. Unsur - unsur tersebut memiliki hubungan dan keterkaitan yang sangat erat sehingga untuk mencapai tujuan yang diinginkan harus dengan melaksanakan hal tersebut secara baik dan berurutan. Hal - hal dasar inilah yang terkandung dalam nilai - nilai Pancasila sebagai pedoman hidup bangsa Indonesia. Dengan menerapkan unsur-unsur tersebut di dalam kehidupan sehari - hari secara baik dan benar, maka akan terwujudlah cita-cita bangsa Indonesia. Karena kunci dari terciptanya masyarakat yang adil dan makmur adalah dengan membenahi hal - hal dasar tersebut secara benar.

Farmasi MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal 1 & 2

Tisa Zadya Rio གིས-

Nama : Tisa Zadya Rio
Prodi : Farmasi
NPM : 2218031011

Analisis Jurnal 1 dan 2


Berdasarkan pemahaman saya atas jurnal tersebut, saya dapat mengetahui bahwa Pancasila sebagai dasar negara Indonesia yang universal dan komperhensif mempunyai nilai-nilai keseimbangan hukum. Eksistensi Pancasila merupakan suatu pencapaian riil dalam tegaknya Negara hukum. Maka, permasalahan hukum yang tidak terstruktur akan terjadi jika tidak ada Pancasila.

Nilai-nilai keseimbangan hukum yang dimiliki oleh Pancasila, yaitu sebagai berikut :

1. Nilai Ketuhanan (moral religius)
Konsep Ketuhanan ini tidaklah mengarah atau memihak kepada salah satu agama saja, melainkan arah politik hukum harus mengandung nilai-nilai universalitas yang bersifat keyakinan (aqidah) atas sifat-sifat Ilahiyah.
2. Nilai Kemanusiaan (humanisme)
Memiliki maksud arah politik hukum harus dapat memposisikan manusia tetap sebagai makhluk yang memiliki hak untuk hidup, hak untuk memperoleh pendidikan, hak berkarya, hak berserikat, hak berkeluarga, hak untuk mendapatkan kebahagiaan, hak untuk berfikir, bersikap dan mengembangkan potensi.
3. Nilai Kemasyarakatan (nasionalisme dan keadilan sosial)
Sebuah keniscayaan adanya peran negara di dalam segala proses kehiduppan berbangsa dan bernegara. Akan tetapi peran negara tersebut bukanlah untuk negara, namun diperuntukkan bagi kesejahteraan masyarakat yang didasarkan atas prinsip keadilan.

Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa Pancasila sebagai dasar negara telah menjadi suatu ideologi yang bersifat universal dan komperhensif yang memuat tujuan untuk mempererat hubungan dengan Tuhan, sesama manusia, serta alam sehingga dapat terwujud kedamaian dan kesejahteraan dalam kehidupan.

Farmasi MKU Pancasila -> Forum Menanggapi Makalah Kelompok 3

Tisa Zadya Rio གིས-
Nama : Tisa Zadya Rio
Prodi : Farmasi
NPM : 2218031011

TANGGAPAN MAKALAH KELOMPOK 3

Dinamika dan Tantangan Pancasila dalam Arus Sejarah Indonesia


A. Dinamika Pancasila
1. Pancasila Pra Kemerdekaan
Atas permintaan yang diajukan Ketua BPUPKI, dilaksanakanlah sidang pertama BPUPKI pada tanggal 29 Mei – 1 Juni 1945. Selanjutnya, pada tanggal 17 agustus 1945 beberapa pihak menyampaikan keberatannya atas bentuk sila pertama. Kemudian, Hatta mengusulkan untuk mengubahnya demi persatuan dan kesatuan bangsa. Akhirnya pada sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945 Pancasila ditetapkan sebagai Dasar Negara Indonesia.

2. Pancasila Era Kemerdekaan
Peristiwa Jepang menyerah kepada Amerika dan sekutunya dimanfaatkan oleh Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaannya. Pada tanggal 16 Agustus 1945 terjadi perundingan antara golongan muda dan golongan tua dalam penyusunan teks proklamasi. Teks proklamasi sendiri disusun oleh Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta dan Mr. Ahmad Soebardjo di ruang makan Laksamana Tadashi Maeda. Sukarni (dari golongan muda) mengusulkan agar yang menandatangani teks proklamasi itu adalah Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta atas nama bangsa Indonesia. Kemudian teks proklamasi Indonesia tersebut diketik oleh Sayuti Melik.

3. Pancasila Menurut Piagam Jakarta
Rumusan Pancasila yang tertuang dalam Piagam Jakarta tanggal 22 Juni 1945
merupakan rumusan Pancasila yang ke II. Pda masa ini, terjadi suatu peristiwa pemberontakan G30S/PKI. Pemberontakan ini merupakan wujud usaha untuk merubah Pancasila menjadi Ideologi Komunis. Pada masa ini, Pancasila masih menjadi ideologi murni, artinya Pancasila lebih kepada menjadi pemikiran atau ranah idealism.

4. Pancasila Era Orde Lama
Masa orde lama terjadi pada tiga periode berbeda. Periode pertama tahun 1945-1950, Indonesia mengalami peralihan dari bangsa terjajah menjadi bangsa yang merdeka sehingga terdapat proses adaptasi penerapan ideologi bangsa, yaitu Pancasila. Kemudian di tahun 1950-1959, sistem demokrasi berhasil diterapkan melalui pemilu 1955 yang dilakukan untuk memilih anggota konstituante. Akan tetapi, para anggota yang terpilih tidak dapat menyusun UUD seperti yang diharapkan. Sehingga dikeluarkanlah Dekrit Presiden yang berisi tiga poin penting : 1. Pembubaran konstituante 2. Undang-Undang Dasar 1945 kembali berlaku 3. Pembentukan Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara. Untuk tahun 1959-1966, sistem pemerintahan berubah menjadi sistem Demokrasi Terpimpin serta peran militer diperluas dengan menggabungkan POLRI dan TNI menjadi ABRI.

5. Pancasila Era Orde Baru
Masa Orde Baru berlangsung selama 32 tahun. Kekuasaan berada di bawah
kepemimpinan Presiden Suharto. Terdapat beberapa penyimpangan tujuan awal pada masa ini, seperti Presiden Suharto yang mementingkan kelompok-kelompok tertentu saja akibatnya masyarakat merasa kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok. Peristiwa krisis moneter menjadi puncak keretakan pada masa ini. Dimana pemerintah dianggap mengabaikan kemampuan unsur masyarakat dan bangsa.

6. Pancasila Era Reformasi
Reformasi terjadi atas tuntutan rakyat kepada pemerintah atas ketidakadilan yang terjadi di berbagai bidang, seperti politik, hukum, dan ekonomi. Ketidakadilan tersebut seperti pembangunan tidak merata yang memfokuskan pembangunan di Pulau Jawa saja sehingga angka kemiskinan daerah di luar Jawa meningkat. Lalu, politik yang didominasi oleh satu partai, yaitu Golkar yang memenangkan enam kali pemilihan umum.

B. Tantangan Pancasila
Tantangan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara adalah meletakan nilai-nilai Pancasila tidak dalam posisi sebenarnya sehingga terjadi penyimpangan nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Tantangan yang terjadi disebabkan oleh adanya faktor - faktor, baik faktor internal, maupun eksternal.

C. Kesimpulan
Berdasarkan makalah yang dipaparkan, Pancasila mengalami berbagai macam dinamika serta tantangan selama berlangsungnya arus sejarah Indonesia. Perjalanan tersebut telah membawa Pancasila menjadi dasar yang jelas bagi negara. Pancasila sebagai idelogi dan pandangan hidup bangsa telah melekat serta memiliki hakikat yang tetap dan tidak berubah selama negara Indonesia masih berdiri.