Posts made by Mustika 2206081006

PKn D3 Perpus -> PRETEST

by Mustika 2206081006 -
Nama mahasiswa : Mustika Khairunnisa
NPM: 2206081006
Program Studi : D3 Perpustakaan
Jurusan: Ilmu Komunikasi

1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai isi dari berita tersebut dan hal positif apa yang bisa anda ambil?
Jawab:
Apa yg dikatakan oleh ibu Tri rismaharini sebagai wali kota surabaya itu benar, tidak fair dan tidak adil jika melibatkan anak anak dalam aksi demonstrasi menolak omnibus law. Di usia mereka yg belum mengerti akan berujung kericuhan dan termasuk eksploitasi bahkan terdapat UU perlindungan anak dan wali kota surabaya tersebut menegaskan bahwa ia tidak mempersoalkan demonstrasi tersebut tetapi ia berpesan agar tidak melibatkan anak anak dalam aksi demo dan jangan merusak fasilitas umum, karena itu dibayar dengan uang rakyat yang mana rakyat mengumpulkan rupiah demi rupiah.
Hal positif yg bisa diambil dari berita tersebut yaitu sikap seorang pemimpin seperti bu Tri rismaharini sangat bijaksana dalam mengambil keputusan Bukan hal yang mudah untuk bisa memilih keputusan yang tepat. Seorang pemimpin sebelum mengambil keputusan pasti terdapat alasan yg kuat serta penuh pertimbangan. Dan sebagai seorang pemimpin harus dapat bertanggung jawab atas nasib dan kesejahteraan rakyatnya, begitupula yg di lakukan oleh bu risma. Ia melindungi anak anak agar tidak ikut serta dalam aksi demo tersebut dan ia meminta bahwa seluruh pihak agar turut menjaga kondusifitas kota surabaya.

2. Bagaimanakah solusimu untuk mengantisipasi hal yang tidak di inginkan dalam menyampaikan aspirasi/pendapat di depan umum?
Jawab:
Demonstrasi adalah hak berdaulat yang istimewa dan konstitusional dimana kita dapat menyampaikan pendapat di muka umum serta di bebaskan dalam berdemonstrasi. Menyampaikan Pendapat Di Muka Umum Adalah Hak Asasi Manusia. Akan tetapi, kita harus juga memikirkan orang lain. Memberikan aspirasi/pendapat di depan umum dapat dilakukan dengan Memikirkan Terlebih Dahulu Pendapat Yang Akan di Sampaikan Terkadang dalam menyampaikan pendapatnya, manusia tidak memikirkan terlebih dahulu dampak yang mungkin ditimbulkan dari pendapat yang dilontarkan, mengutamakan kepentingan umum bukan kepentingan pribadi atau kelompok tertentu, Penyampaian pendapat harus dilakukan dengan sopan dan disertai dengan kepala dingin agar tidak menjadi konflik sosial dalam masyarakat.

3. Jelaskan apa sajakah yang dimaksud dengan kewajiban dasar manusia itu? Apakah kewajiban dasar manusia menjadikan hak itu dibatasi?
Jawab:
Pada pasal 1 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia (HAM) secara jelas dinyatakan bahwa kewajiban dasar manusia adalah seperangkat kewajiban yang apabila tidak dilaksanakan, tidak memungkinkan terlaksana dan tegaknya hak itu sendiri. Salah satu karakteristik hak dan kewajiban asasi manusia adalah sifatnya universal. kewajiban dasar manusia tidak menjadikan hak itu dibatasi dikarenakan hak dan kewajiban merupakan dua hal yang selalu berdampingan dan tidak dapat dipisahkan. Hak Asasi Manusia yang merupakan hak dasar setiap manusia bisa diperoleh dengan melaksanakan kewajibannya.

D3 Perpustakaan Fisip -> Forum Analisis Jurnal

by Mustika 2206081006 -
Judul: Urgensi Penegasan Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan IPTEK
Volume dan nomor: Vol. IV No. 02
Jumlah halaman: 10
Tahun: 2018
Penulis: Ika Setyorini
Reviewer: Mustika Khairunnisa (2206081006)

Tujuan utama dilakukannya penelitian yaitu guna mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai Konsep Dasar Nilai Pancasila Sebagai Pengembangan Ilmu, Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Tekhnologi, serta Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek.
Metode penulisan pada jurnal ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data, pengamatan dan interview. Penulis menyajikan sebuah data yang valid sehingga apa yang di tulis penulis dapat di pertanggungjawabkan.
Pancasila adalah dasar negara atau pokok kaidah negara yang fundamental yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945, dan sekaligus cita hukum (rechtssidee) negara Indonesia. Pancasila sudah disepakati bersama sebagai cara pandang hidup bangsa Indonesia (the way of life) dan sekaligus sebagai dasar negara. Pancasila sebagai idiologi negara merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya dan agama dari bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia memiliki akar budaya dan religi yang kuat dan tumbuh sejak
lama dalam kehidupan masyarakat sehingga manakala pengembangan ilmu tidak berakar pada ideologi bangsa, sama halnya dengan membiarkan ilmu berkembang tanpa arah dan orientasi yang tidak jelas.
Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) dewasa ini mencapai kemajuan pesat sehingga peradaban manusia mengalami perubahan yang luar biasa. Pancasila sebagai sistem nilai acuan, kerangka-kerangka berpikir, pola acuan berpikir atau jelasnya sebagai sistem nilai yang dijadikan kerangka landasan, kerangka cara, dan sekaligus arah/tujuan bagi yang menyandangnya sehingga Pancasila menjadi kaidah penuntun dalam pembangunan hukum nasional. Nilai-nilai pancasila meliput (i) nilai dasar (instrinsik) (ii) nilai instrumental (iii) nilai paraktis. Bangsa Indonesia, dalam seluruh dimensi hidupnya, termasuk di bidang iptek, tergantung pada kuat tidaknya memegang ruh bangsanya, yaitu Pancasila. Sebagai sumber sosiologis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat ditemukan dalam sikap masyarakat yang peka terhadap isu-isu Ketuhanan dan Kemanusiaan yang ada dibalik peristiwa yang terjadi dalam masyarakat.
Adapun kelebihan serta kekurangan yang terdapat pada jurnal tersebut. Kelebihannya adalah jurnal ini dapat sangat mudah di pahami bagi pembacanya, sehingga para pembaca tau seberapa Pentingnya Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi khususnya bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang diharapkan dapat menjadi dasar dan akar pada pengembangan keilmuan yang disesuaikan dengan nilai-nilai budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, sehingga pengembangan iptek tadi tidak keluar dari nilai-nilai yang telah dimilliki bangsa Indonesia. Pembahasan pada jurnal juga di tulis dengan detail dan terperinci. Kekurangannya adalah terdapat beberapa kata yang tak sesuai dengan penggunaan EYD.

D3 Perpustakaan Fisip -> Forum Analisis Soal

by Mustika 2206081006 -
Nama: Mustika khairunnisa
Npm: 2206081006

A. Menurut pendapat saya dalam artikel tersebut dijelaskan bagaimana sopan dan santun generasi muda saat ini
yang di cap oleh generasi sebelumnya memiliki “akhlak less”. Akhlak less sendiri berasal dari
gabungan kata akhlak dan less yang berarti tidak ada akhlak. Jika kita ambil dari sisi positif
penilaian orang-orang yang seperti itu menjadikan kita harus banyak intropeksi diri dan
berprilaku spoan santun yang lebih baik lagi. Walaupun diri kita merasa jika kita tidak
melakukan hal yang mereka anggap buruk dari pada saling berkomentar tidak baik ada baiknya
kita menjadi pribadi yang lebih baik demi melanjutkan generasi yang cerdas dan berakhlak
mulia.

B. Etika merupakan cabang utama dari filsafat, etika adalah pembelajaran mengenai
dimana dan bagaimana nilai atau kualitas menjadi standar dan penilaian moral. Etika Pancasila
adalah etika yang mendasarkan penilaian baik dan buruk pada nilai-nilai Pancasila, yaitu nilai
Ketuhanan, Kemanusiaan, Perstuan, Kerakyatan dan Keadilan. Suatu perbuatan manusia
dikatan baik bukan hanya apabila tidak bertentangan dengan nilai-nilai tersebut, namun juga
sesuai dan mempertinggi nilai-nilai Pancasila tersebut. Hubungan Pancasila dan sistem etika
sangatlah erat dimana masyarakat dituntut untuk memiliki sikap yang sesuai dengan nilai
Pancasila karena nilai-nilai dalam Pancasila ini bersifat mutlak. Dan apabila terdapat
masyarakat yang berprilaku tidak sesuai dengan nilai Pancasila maka akan dikatakan
berprilaku buruk. Alangkah lebih baik apabila masyarakat dapat berprilaku yang sesuai dengan
etika dalam nilai-nilai pancasila.

C. Sila-sila Pancasila terdapat 5 nilai yaitu, nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan,
Kerakyatan dan Keadilan.
➢ Nilai yang pertama adalah ketuhanan, secara hirarkis nilai ini bisa dikatakan sebagai
nilai yang tertinggi karena menyangkut nilai yang bersifat mutlak. Seluruh nilai
kebaikan diturunkan dari nilai ketuhanan. Semua perbuatan di katakana baik apabila
tidak bertentangan dengan nilai, kaidah dan hukum Tuhan. Pandangan ini secara
empiris bisa dibuktikan bahwa setiap perbuatan yang melanggar nilai, kaedah, dan
hukum Tuhan, baik itu kaitannya dengan hubungan antara manusia maupun alam pasti
akan berdampak buruk. Contohnya seperti pelanggaran akan kaedah Tuhan tentang
menjalin hubungan kasih sayang antar sesama akan menghasilkan konflik dan
permusuhan. Contoh lainnya adalah memiliki agama dan menjalankan ibadah sesuai
dengan agama tersebut dan menjalan kan agama dengan tetap memperhatikan kondisi
sekitar dan tidak mengganggu ketertiban dan keamanan tengah masyarakat.
➢ Nilai yang kedua adalah kemanusiaan. Suatu perbuatan dikatakan baik apabila sesuai
dengan nilai-nilai kemanusiaan. Prinsip utama dalam nilai kemanusiaan Pancasila
adalah keadilan dan keadaban. Keadilan mensyaratkan keseimbangan antara lahir dan
batin, jasmani dan rohani, individu dan sosial. Keadaban mengindikasikan keunggulan
manusia dibanding dengan makhluk lain, yaitu hewan, tumbuhan, dan benda mati.
Karena itu perbuatan manusia dikatakan baik apabila sesuai dengan nilai-nilai
kemanusiaan yang didasarkan pada konsep keadilan dan keadaban. Contohnya,
menghargai perbedaan di tengah masyarakat yang terdiri dari banyak suku, agama, ras,
dan adat istiadat.
➢ Nilai yang ketiga adalah persatuan. Suatu perbuatan dikatakan baik apabila dapat
memperkuat persatuan dan kesatuan. Sikap egois dan ingin menang sendiri merupakan
perbuatan buruk. Demikian juga dengan sifat yang ingin memecah belah persatuan.
Contohnya, seorang kepala desa mengajak seluruh masyarakat nya untuk melakukan
gotong royong dalam memperbaiki gorong-gorong yang tersumbat, karena sumbatan
tersebut mengakibatkan banyak nya genangan air yang menutupi jalan di desa tersebut.

D. ➢ Nilai yang keempat adalah kerakyatan. Dalam kaitannya dengan kerakyatan ini
terkandung nilai lain yang sangat penting yaitu nilai hikmat/kebijaksanaan dan
permusyawaratan. Contohnya, mengutamakan segala kepentingan negara yang
dilakukan untuk mewujudkan tujuan pembangunan nasional Indonesia.
➢ Nilai yang kelima adalah keadilan. Apabila dalam sila kedua disebutkan kat adil, maka
kata tersebut lebih dilihat dalam konteks manusia selaku individu. Adapun nilai
keadilan dalam sila kelima lebih diarahkan pada konteks keadilan sosial. Keadilan
merupakan kebijakan utama bagi setiap pribadi dan masyarakat. Keadilan mengandaikan sesame sebagai partner yang bebas dan sama derajatnya dengan orang
lain. Contohnya. Adil dalam melakukan penyaluran bantuan kepada masyarakat yang
kurang mampu. Kenyataannya masih banyak masyarakat menengah kebawah yang
tidak merasakan bantuan kebutuhan pokok yang baik.

D. Berdasarkan kondisi yang nyata di masyarakat yaitu bahwa pengembangan nilai-nilai Pancasila sekarang ini kian hari kian terkikis, hal ini dibuktikan dalam bentuk pengetahuan, sikap, maupun prilaku yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari yang dilakukan oleh masyarakat saat ini. Pancasila sebagai ideologi nasional mengandung makna bahwa nilai-nilai
Pancasila itu sebagai cita-cita bangsa Indonesia dan alat pemersatu bagi bangsa. Cara melestarikan kearifan lokal dengan cara menguatkan nilai-nilai Pancasila dilakukan sedini mungkin melalui tiga pilar Pendidikan dalam berbagai kegiatan yang mencerminkan nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, leralyatan dan keadilan yang dalam pelaksanaannya tetap
menjaga harmonisasi kearifan lokal yang berlaku di daerahnya masing-masing. Berhasilnya penguatan nilai-nilai Pancasila berbasis kearifan lokal saat ini menjadi modal dasar dalam mewujudkan generasi emas tahun mendatang.