གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Nuru Isma

NAMA: NURU Isma
NPM: 2215012073
KELAS: A
PRODI: S1 ARSITEKTUR

" MENGANALISIS STUDI KASUS "

Terjadi kasus pada sepuluh tahun yang lalu, tepatnya pertengahan Oktober 2013, konflik antarwarga di perbatasan Indonesia-Timor Leste terjadi lagi. Konflik ini terjadi di perbatasan Kabupaten Timor Tengah Utara (Indonesia) dengan Distrik Oecussi (Timor Leste). Konflik ini melibatkan saling serang antarwarga dengan melempar batu dan kayu. Konflik ini terjadi karena pembangunan jalan oleh pemerintah Republik Demokratik Timor Leste dekat perbatasan Indonesia-Timor Leste yang dianggap telah melintasi wilayah NKRI sepanjang 500 meter dan juga menggunakan zona bebas sejauh 50 meter. Berdasarkan nota kesepahaman kedua negara pada tahun 2005, zona bebas ini tidak boleh dikuasai secara sepihak oleh Indonesia maupun Timor Leste. Konflik semakin meningkat setelah terjadi insiden penggiringan 19 ekor sapi milik warga Indonesia yang diduga digiring oleh warga Timor Leste masuk ke wilayah mereka. Selanjutnya, 10 warga Indonesia didampingi enam anggota TNI Satgas-Pamtas masuk ke wilayah Timor Leste untuk mencari 19 ekor sapi tersebut. Ratusan warga lainnya dari empat desa di Kecamatan Naibenu berjaga-jaga di perbatasan dan siap perang melawan warga Leolbatan, Desa Kosta, Kecamatan Kota, Distrik Oekussi, Timor Leste.

Konflik seperti ini hampir tidak terjadi di wilayah perbatasan darat Indonesia lainnya, baik di Kalimantan maupun di Papua. Biasanya masalah yang muncul di wilayah perbatasan darat tersebut berupa belum disepakatinya delimitasi dan demarkasi batas serta maraknya aktivitas lintas batas ilegal. Analisis terhadap konflik komunal di perbatasan Indonesia-Timor Leste tersebut penting untuk dilakukan, agar Indonesia dapat membuat langkah antisipasi sehingga kejadian serupa tidak terjadi di masa depan.

Dalam usaha penyelesaian konflik ini, pemerintah Indonesia melakukan beberapa upaya. Antara lain, dengan mengirimkan perwakilan dari TNI-Polri dan pemerintah setempat ke wilayah perbatasan. Pemerintah juga mengadakan pertemuan antara pihak Indonesia dan Timor Leste untuk membahas masalah ini. Selain itu, kedua belah pihak sepakat untuk menjaga stabilitas di perbatasan dengan cara melakukan patroli bersama dan melakukan pertemuan rutin.

Adapun langkah-langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya konflik di masa depan, antara lain dengan meningkatkan koordinasi antara Indonesia dan Timor Leste, memperkuat perbatasan, serta memperbaiki infrastruktur dan fasilitas di wilayah perbatasan. Selain itu, pemerintah juga perlu meningkatkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga perdamaian dan menjalin kerjasama dengan negara tetangga, terutama di wilayah perbatasan.
NAMA: NURU ISMA
NPM: 2215012073
KELAS: A
PRODI: S1 ARSITEKTUR

"MENGANALISIS VIDEO GEOPOLITIK INDONESIA"

Geopolitik Indonesia, diartikan sebagai hubungan antara wilayah-wilayah, kekuatan, dan kebijakan Indonesia dalam konteks geopolitik dunia. Ada juga beberapa macam pendekatan dalam geopolitik Indonesia, antara lain pendekatan geografi, pendekatan sejarah, dan pendekatan politik. Dalam geopolitik Indonesia, terdapat beberapa konsep yang penting, seperti konsep keamanan nasional, konsep pertahanan, dan konsep kebijakan luar negeri.

Konsep wawasan nusantara adalah salah satu konsep dalam geopolitik Indonesia yang sangat penting. Konsep ini berfokus pada kepentingan nasional Indonesia dan wilayah-wilayah di sekitarnya. Konsep wawasan nusantara memiliki beberapa prinsip, antara lain keutuhan wilayah, kedaulatan negara, dan ketahanan nasional.

Cara pandang Indonesia dalam geopolitik juga sangat penting. Indonesia memiliki pandangan yang inklusif dan mampu menjalin kerja sama dengan berbagai negara di dunia. Kehidupan bernegara Indonesia juga sangat dipengaruhi oleh konsep NKRI yang melindungi kepentingan nasional dan memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.

Indonesia memiliki keunggulan dalam geopolitik, yaitu posisi geografisnya yang strategis, kekayaan sumber daya alam, dan keanekaragaman budaya. Dalam geopolitik, Indonesia juga memiliki peran yang penting dalam memperkuat hubungan antarnegara, menjaga stabilitas regional, dan memperkuat posisinya sebagai negara yang berdaulat dan bermartabat.

Kesimpulannya, geopolitik Indonesia adalah studi yang penting dalam mengkaji hubungan antara wilayah, kekuatan, dan kebijakan Indonesia dalam konteks geopolitik dunia. Konsep wawasan nusantara memainkan peran penting dalam cara pandang Indonesia dan kehidupan bernegara sesuai konsep NKRI. Indonesia memiliki keunggulan dalam geopolitik dan memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas regional. Oleh karena itu, sebagai bangsa Indonesia, kita harus memperkuat kesatuan dan kebersamaan untuk memajukan Indonesia sebagai negara yang bermartabat dan berdaulat.