Kiriman dibuat oleh Lila Diamonda Asya

Pancasila Biologi Terapan C -> Forum Analisis Soal

oleh Lila Diamonda Asya -
Nama:Lila Diamonda Asya
NPM:2217061108
Kelas:Bioter c



a. Etika perilaku politik saat ini masih belum mencerminkan nilai-nilai dari Pancasila karena masih banyak orang-orang politik yang melakukan tindakan korupsi hal ini terjadi dikarenakan tidak adanya rasa kepuasan dalam diri tiap-tiap elit politik dan lemahnya penegakan hukum yang diwarnai rasa pilih bulu serta hukum hanya diperuntukkan kepada masyarakat kecil. Dan para elite politik seolah-olah kebal dengan hukum yang ada di Indonesia. Runtuhnya rezim dan pemerintahan orde baru yang digantikan oleh reformasi sepertinya tidak merubah perilaku korupsi yang berlangsung di Indonesia.Lunturnya etika politik yang terjadi pada para pelaku politik di Indonesia juga berpengaruh pada hilangnya tatanan yang bermoral dan rasional.


b. Etika generasi muda di sekitar tempat tinggal saya tidak terlalu buruk, contohnya ada beberapa generasi muda yang masih menghargai orang-orang yang lebih tua contohnya jika mereka sedang berjalan dan melewati orang tua mereka akan menyapa atau menundukkan kepala. ada juga beberapa generasi muda yang ikut serta dalam kegiatan-kegiatan yang diadakan di sekitaran tempat tinggal saya contohnya saat diadakan kegiatan-kegiatan kebersihan ataupun kegiatan pengajian.
Tetapi tak banyak juga generasi muda yang memiliki etika yang buruk contohnya saat mereka sedang mengendarai motor dan melewati orang yang lebih tua mereka sama sekali tidak menyapa ataupun tersenyum malah mereka mengendarai motornya dengan sangat kencang.

Solusinya
Etika yang buruk bisa terjadi karena adanya kesalahan dalam memilih tempat pergaulan sebagai generasi muda kita harusnya bisa memilih tempat pergaulan dengan orang-orang yang memiliki etika baik dengan begitu kita juga akan terpengaruh untuk melakukan hal-hal kebaikan.
Sebagai generasi muda harusnya kita banyak bersosialisasi dengan orang-orang yang lebih dewasa agar kita tahu bagaimana cara menghargai orang-orang tersebut.

Pancasila Biologi Terapan C -> Forum Analisis Jurnal

oleh Lila Diamonda Asya -
Nama :Lila Diamonda Asya
Npm:2217061108
Kelas: biologi terapan c


Judul

Penanaman Nilai-Nilai Pancasila Melalui Kontrol
Sosial Oleh Media Massa Untuk Menekan Kejahatan di Indonesia

Penulis dan Tahun Terbit

Ariesta Wibisono Anditya , 2020


Rangkuman/Isi

Dasar diartikan sesuatu yang
bersifat tetap, suatu ajaran yang menjadi
pedoman, pegangan dalam melakukan
perbuatan. Dasar negara
Indonesia adalah Pancasila, karena itu
tujuan yang hendak dicapai oleh bangsa
Indonesia adalah masyarakat yang
berdasarkan Pancasila.Hukum sudah cukup tua
menjadi bagian kehidupan manusia dari
masa ke masa dan terus berubah seiring
perubahan sosial, ilmu pengetahuan, dan
teknologi.
Diundangkannya peraturan
mengenai Informasi dan Transaksi
Elektronik pada tanggal 21 April 2008
serta perubahan-perubahannya
di
kemudian hari, merupakan contoh
perkembangan hukum yang nyata atas
dampak perubahan teknologi, ilmu
pengetahuan, ekonomi, dan lain
sebagainya. Diamandemennya peraturan
yang sudah tidak sesuai perkembangan
juga merupakan contoh terjadinya perubahan sosial.
Definisi dari media massa apabila
ditelusuri dari kata “media” sendiri
berarti alat, corong, instrumen, jalan,
medium, penghubung, perangkat,
perantara, peranti, saluran, sarana,
wahana. Sedangkan kata “massa” berarti
agregat, jasad, kawula, komposit,
konglomerat, korpus, pengikut, publik,
substansi. Sementara pengertian “media
massa” sendiri adalah sarana dan
saluran resmi sebagai alat komunikasi
untuk menyebarkan berita dan pesan
kepada masyarakat luas.
Pengaruh media massa dalam
kehidupan sehari-hari kini, misalnya,
iklan di perempatan, layar informasi di
lampu lalu lintas, surat kabar, majalah,
komik, dan sebagainya, sudah diteliti
oleh ilmuwan sejak pecahnya Perang
Dunia Pertama pada tahun 1914.17
Menurut Bryant, tidak heran bahwa
pada masa itu, hampir semua orang
menganggap media massa pengaruhnya
sangat kuat, hal ini disebabkan adanya propaganda militer yang mendominasi
pada masa perang.Kekuatan besar media massa
pada masa awal abad ke-20
digambarkan sebagai peluru yang
ditembakkan atau obat yang
disuntikkan. Istilah ini kemudian
memunculkan gagasan teori kekuatan
pengaruh media massa.
penelitian tentang
dampak pemberitaan media massa yang
dapat mempengaruhi penegakan hukum
menciptakan perdebatan dimana
sebagian sarjana berpendapat
pemberitaan media dapat
mempengaruhi sudut pandang
audiensnya terhadap poin-poin tertentu.
Sementara sebagian lagi berpendapat
bahwa dampaknya meskipun ada
sangatlah minim, karena berbeda
metode dan kondisi dari audiensnya,
tergantung dari bagaimana audiensnya
menerima informasi yang disajikan
media massa.



Kelebihan
1.jurnal ini di lengkapi dengan metode penelitian
2.materi yang di bahas pada jurnal ini sudah cukup lengkap
3.pada bagian abstrak menggunakan bahasa Inggris yang berpotensi jurnal tersebut berpotensi internasional



Kekurangan
1.terlalu banyak materi yang di bahas sehingga susah di ambil kesimpulannya
2.tidak di lengkapi dengan tujuan dan kesimpulan

Pancasila Biologi Terapan C -> Forum Analisis Video

oleh Lila Diamonda Asya -
Nama:Lila Diamonda Asya
Npm:2217061108

PANCASILA SEBAGAI SISTEM ETIKA

Etika Pancasila merupakan cabang filsafat yang dijabarkan dari sila-sila Pancasila yang berguna untuk mengatur perilaku kehidupan masyarakat, berbangsa, dan bernegara di Indonesia.
Adapun nilai-nilai yang terkandung dalam etika Pancasila
1. Sila ketuhanan mengandung dimensi moral berupa nilai spiritual yang mendekatkan diri kepada sang pencipta
2. Sila kemanusiaan mengandung dimensi humanis yang artinya menjadikan manusia menjadi manusiawi yaitu upaya meningkatkan kualitas kemanusiaan dalam pergaulan antar sesama
3. Sila persatuan mengandung nilai solidaritas rasa kebersamaan dan cinta tanah air
4. Sila kerakyatan yaitu mengandung nilai berupa sikap menghargai atau mau mendengarkan pendapat orang lain
5. Sila keadilan mengandung nilai peduli atas nasib orang lain dan kesediaan membantu orang lain

Urgensi Pancasila dalam sistem etika
1. Meletakkan nilai-nilai Pancasila sebagai etika berarti menetapkan Pancasila sebagai sumber moral dan inspirasi bagi pemandu sikap tindakan dan keputusan
2. Pancasila sebagai sistem etika memberikan pedoman bagi setiap warga negara sehingga memiliki orientasi yang jelas dalam tata pergaulan
3. Pancasila sebagai sistem etika dapat menjadi dasar analisis bagi kebijakan sehingga tidak keluar dari semangat negara.

KELEBIHAN
Pembahasan dalam video sangat jelas karena membahas hal-hal penting secara singkat sehingga cukup mudah di mengerti.

Intonasi berbicara dalam menyampaikan materinya juga sudah cukup baik, tidak terlalu cepat


KEKURANGAN
Tidak dilengkapi dengan subtitle sehingga bagi yang ingin mencatat atau merangkum harus mengulang video berkali-kali.

Kurangnya penampilan animasi dalam video sehingga kurang menarik perhatian.

Dalam pembahasan materi tidak dilengkapi dengan contoh-contoh,karna mungkin jika di tambahkan dengan beberapa contoh penonton akan lebih cepat memahami.

Tidak menggunakannya pendapat-pendapat atau teori-teori dari beberapa ahli.

Pancasila Biologi Terapan C -> Forum Analisis Jurnal

oleh Lila Diamonda Asya -
Nama : Lila Diamonda Asya
Npm :2217061108

PEMBAHASAN
Moral dan tingkah laku manusia berkaitan yang dapat diukur dari sudut baik ataupun
buruk, sopan ataupun tidak sopan, susila atau tidak susila.Etika berkaitan dengan dasar-dasar
filosofis dalam hubungan dengan tingkah laku
manusia. Moral memiliki arti suatu ajaran-ajaran atau
wejangan-wejangan, patokan-patokan, kumpulan
peraturan, baik lisan maupun tertulis tentang bagaimana manusia harus hidup dan bertindak agar
menjadi manusia yang baik, sedangkan Etika adalah suatu
cabang filsafat yaitu suatu pemikiran kritis dan
mendasar tentang ajaran-ajaran dan pandangan-pandangan moral tersebut.
Setiap orang memiliki moralitasnya sendiri,
tetapi tidak etika. Tidak semua orang perlu melakukan pemikiran
yang kritis terhadap etika.
Etik berasal dari bahasa Yunani “ethos”
yang berarti watak atau adat dan asal kata moral
yang sama artinya dengan kata etik dari bahasa
Latin “mos” untuk tunggal dan jamaknya “mores”
yang juga berarti adat atau cara hidup. Jadi etika dan moral mempunyai arti yang sama.

Secara historis dan perkembangan ilmu pengetahuan, sistem etika berkembang melalui 5 (lima) tahapan.
Tahap pertama, etika teologi (theogical
ethics), asal mula etika yang berasal dari dokrtin
agama. Kedua, etika ontologis (ontological ethics)
yang merupakan tahap perkembangan dari etika
agama. Etika dikembangkan dari doktrin abstrak
menjadi hasil pemikiran spekulasi dan dijadikan
salah satu objek kajian filsafat. Sebagai salah satu
kajian filsafat, sistem filsafat etik berkembang
menjadi 4 (empat) sub sistem berupa descriptive
ethics yakni etika yang berkenaan dengan perilaku
benar dan baik sebagaimana dipikirkan orang,
normative atau prescriptive ethics yakni etika yang
berkenaan dengan perilaku yang dinilai sudah
seharusnya dilakukan, applied ethics yakni etika
yang berkenaan dengan pengetahuan tentang
moral dan bagaimana pengetahuan itu diwujudkan dalam praktik, dan meta ethics yakni membahas mengenai apa yang dimaksud dengan benar dan baik itu sendiri.10 Ketiga, positivasi etik
berupa kode etik (code of ethics) dan pedoman
perilaku ( code of conduct) yakni pedoman perilaku yang lebih konkrit. Keempat, etika fungsional
tertutup (close functional ethics) dimana proses peradilan etik dilakukan di internal komunitas/organisasi secara tertutup, dan Kelima, etika
fungsional terbuka (open functional ethics) dalam
bentuk peradilan etika yang bersifat terbuka.


KELEBIHAN
Adanya kesesuaian antara rumusan masalah dan pembahasan yang ada di jurnal sehingga semua pertanyaan pertanyaan di rumusan masalah terjawab dengan baik.

Menjelaskan tahapan tahapan perkembangan etika dengan jelas dan terperinci sehingga mudah di pahami oleh pembaca

Menggunakan pendapat dari banyak ahli untuk menjelaskan suatu pengertian contohnya dalam pengertian politik hukum sehingga pembaca dapat membandingkan pengertian dari banyak ahli


KEKURANGAN
Tidak adanya penelitian yang di lakukan oleh penulis untuk di jadikan contoh pada pembaca.

Terdapat beberapa kata ataupun kalimat yang membutuhkan waktu yang cukup lama untuk bisa memahaminya.

Tidak adanya tujuan dan kesimpulan yang ditulis pada jurnal ini.