NAMA : CATUR ASWARIDA
NPM : 2215012047
KELAS : A
PRODI : S1 ARSITEKTUR
1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai isi artikel dan hal positif apa yang bisa kamu ambil setelah membaca artikel tersebut?
Jawab :
Berdasarkan artikel tersebut, dapat disimpulkan bahwa konflik tersebut merupakan konflik yang kompleks di perbatasan Indonesia-Timor Leste, disebabkan oleh faktor seperti perbedaan agama, budaya, dan ekonomi. Namun, terdapat upaya-upaya dari pemerintah, masyarakat, dan organisasi untuk menyelesaikan konflik tersebut, seperti dialog antar negara, kebijakan pembangunan ekonomi, dan pendidikan. Penyelesaian konflik memerlukan upaya yang terus-menerus dan kolaboratif dari berbagai pihak, serta adanya pemahaman yang baik antar masyarakat dan negara. Selain itu, artikel tersebut memberikan harapan bahwa konflik komunal di perbatasan Indonesia-Timor Leste dapat diatasi dengan cara damai.
2. Bagaimanakah menurut pendapatmu dan apa yang terjadi dengan wilayah dan bangsa Indonesia jika tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara?
Jawab :
Jika Indonesia tidak memiliki konsepsi Wawasan Nusantara, berbagai konsekuensi dapat timbul. Beberapa dampak yang mungkin terjadi adalah:
• Disintegrasi dan Konflik Regional: Tanpa konsepsi Wawasan Nusantara, Indonesia mungkin menghadapi tantangan dalam mempertahankan persatuan dan integritas wilayahnya.
• Ketidakseimbangan Pembangunan: Wawasan Nusantara mempromosikan prinsip kesetaraan pembangunan antara berbagai wilayah di Indonesia. Tanpa konsep ini, ada risiko ketidakseimbangan pembangunan ekonomi dan sosial antar pulau-pulau, dengan wilayah yang lebih terpusat mendapatkan lebih banyak sumber daya dan perhatian, sementara wilayah lain terabaikan.
• Kerentanan Terhadap Pengaruh Eksternal: Wawasan Nusantara juga berperan dalam menjaga kedaulatan dan kepentingan nasional Indonesia. Tanpa konsep ini, Indonesia mungkin menjadi lebih rentan terhadap campur tangan dan pengaruh negara asing dalam urusan internalnya.
• Penurunan Identitas Nasional: Konsepsi Wawasan Nusantara membantu memperkuat identitas nasional Indonesia yang beragam. Tanpa itu, mungkin ada penurunan rasa kebangsaan dan kesatuan di antara masyarakat Indonesia. Identitas lokal dan regional mungkin menjadi lebih dominan, sementara identitas nasional menjadi terabaikan.
3. Bagaimanakah konsepsi wawasan nusantara dalam mencegah timbulnya konflik seperti artikell diatas?
Jawab :
Pencegahan timbulnya konflik dapat dicegah dengan cara membangun kesatuan dan persatuan nasional, menjaga integritas wilayah Indonesia, mempromosikan perdamaian dan kerjasama di kawasan, dan menghargai keanekaragaman dan keragaman budaya
NPM : 2215012047
KELAS : A
PRODI : S1 ARSITEKTUR
1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai isi artikel dan hal positif apa yang bisa kamu ambil setelah membaca artikel tersebut?
Jawab :
Berdasarkan artikel tersebut, dapat disimpulkan bahwa konflik tersebut merupakan konflik yang kompleks di perbatasan Indonesia-Timor Leste, disebabkan oleh faktor seperti perbedaan agama, budaya, dan ekonomi. Namun, terdapat upaya-upaya dari pemerintah, masyarakat, dan organisasi untuk menyelesaikan konflik tersebut, seperti dialog antar negara, kebijakan pembangunan ekonomi, dan pendidikan. Penyelesaian konflik memerlukan upaya yang terus-menerus dan kolaboratif dari berbagai pihak, serta adanya pemahaman yang baik antar masyarakat dan negara. Selain itu, artikel tersebut memberikan harapan bahwa konflik komunal di perbatasan Indonesia-Timor Leste dapat diatasi dengan cara damai.
2. Bagaimanakah menurut pendapatmu dan apa yang terjadi dengan wilayah dan bangsa Indonesia jika tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara?
Jawab :
Jika Indonesia tidak memiliki konsepsi Wawasan Nusantara, berbagai konsekuensi dapat timbul. Beberapa dampak yang mungkin terjadi adalah:
• Disintegrasi dan Konflik Regional: Tanpa konsepsi Wawasan Nusantara, Indonesia mungkin menghadapi tantangan dalam mempertahankan persatuan dan integritas wilayahnya.
• Ketidakseimbangan Pembangunan: Wawasan Nusantara mempromosikan prinsip kesetaraan pembangunan antara berbagai wilayah di Indonesia. Tanpa konsep ini, ada risiko ketidakseimbangan pembangunan ekonomi dan sosial antar pulau-pulau, dengan wilayah yang lebih terpusat mendapatkan lebih banyak sumber daya dan perhatian, sementara wilayah lain terabaikan.
• Kerentanan Terhadap Pengaruh Eksternal: Wawasan Nusantara juga berperan dalam menjaga kedaulatan dan kepentingan nasional Indonesia. Tanpa konsep ini, Indonesia mungkin menjadi lebih rentan terhadap campur tangan dan pengaruh negara asing dalam urusan internalnya.
• Penurunan Identitas Nasional: Konsepsi Wawasan Nusantara membantu memperkuat identitas nasional Indonesia yang beragam. Tanpa itu, mungkin ada penurunan rasa kebangsaan dan kesatuan di antara masyarakat Indonesia. Identitas lokal dan regional mungkin menjadi lebih dominan, sementara identitas nasional menjadi terabaikan.
3. Bagaimanakah konsepsi wawasan nusantara dalam mencegah timbulnya konflik seperti artikell diatas?
Jawab :
Pencegahan timbulnya konflik dapat dicegah dengan cara membangun kesatuan dan persatuan nasional, menjaga integritas wilayah Indonesia, mempromosikan perdamaian dan kerjasama di kawasan, dan menghargai keanekaragaman dan keragaman budaya