NAMA : Sarah Salsabila
NPM : 2215012064
KELAS : B
PRODI : S1 Arsitektur
A. Artikel tersebut menyajikan gambaran yang suram mengenai situasi HAM di Indonesia pada tahun 2019. Komisi Nasional HAM mencatat masih banyak pelanggaran HAM berat yang perlu ditangani, sementara Lembaga Bantuan Hukum Jakarta menganggap adanya kemunduran demokrasi dan ancaman rezim otoritarian. Beberapa hal positif yang dapat diambil adalah kesadaran tentang tantangan yang dihadapi dalam mempertahankan dan melindungi HAM di Indonesia.
B. Demokrasi Indonesia mencerminkan keberagaman budaya dan adat istiadat masyarakat. Prinsip demokrasi berkeTuhanan Yang Maha Esa menggarisbawahi pentingnya nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan berdemokrasi. Demokrasi yang berke-Tuhanan yang Maha Esa tidak boleh digunakan untuk memaksakan satu agama tertentu kepada individu atau kelompok yang berbeda keyakinan. Semua warga negara Indonesia harus diberikan kebebasan untuk menjalankan agama dan kepercayaan mereka, selama tidak melanggar hukum dan hak-hak asasi manusia. Prinsip ini, jika diimplementasikan dengan baik, dapat menjadi dasar yang kuat untuk membangun masyarakat yang adil, toleran, dan berpegang pada nilai-nilai moral dan spiritual.
C. Terdapat catatan mengenai beberapa kelemahan dalam praktik demokrasi Indonesia terkait dengan penghormatan terhadap HAM. Lembaga dan pakar yang disebutkan dalam artikel menyatakan bahwa masih terdapat pelanggaran HAM yang belum ditangani dengan baik, pembatasan kebebasan berekspresi dan beragama yang sewenang-wenang, diskriminasi gender, serta kegagalan dalam menghadirkan keadilan dan pemulihan bagi korban pelanggaran HAM masa lalu. Meskipun begitu, perlu dicatat bahwa Indonesia juga telah mengalami kemajuan dalam beberapa aspek demokrasi, seperti pemilihan umum yang teratur, kebebasan media yang relatif, dan aktifitas organisasi masyarakat sipil yang kuat.
D. Kondisi di mana anggota parlemen mengatasnamakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dapat menjadi sumber keprihatinan dalam sebuah sistem demokrasi. Dalam demokrasi yang sehat, peran anggota parlemen seharusnya adalah mewakili dan memperjuangkan kepentingan masyarakat yang mereka layani. Jika anggota parlemen menggunakan kekuasaan dan otoritas mereka untuk melaksanakan agenda politik pribadi atau kelompok yang bertentangan dengan kepentingan masyarakat, hal tersebut dapat menyebabkan kerugian bagi masyarakat dan merusak kepercayaan terhadap institusi demokrasi. Selain itu, penting juga untuk memperkuat partisipasi aktif masyarakat dalam proses politik, seperti melalui pemilihan yang cerdas dan mendukung calon yang berkomitmen untuk mewakili kepentingan masyarakat dengan jujur dan bertanggung jawab.
E. Pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi atau agama dan memanipulasi loyalitas dan emosi rakyat dapat menjadi isu serius dalam konteks demokrasi dewasa. Ketika kekuasaan kharismatik disalahgunakan untuk mencapai tujuan yang tidak jelas atau bertentangan dengan prinsip-prinsip demokrasi dan hak asasi manusia, dampaknya dapat merugikan masyarakat secara luas. Dalam era demokrasi dewasa, diharapkan adanya mekanisme dan lembaga yang memastikan perlindungan hak asasi manusia.