Posts made by Ghulam Arkana Ahmad 2261031001

Akuntansi B Pancasila -> Forum Diskusi

by Ghulam Arkana Ahmad 2261031001 -
Nama : Ghulam Arkana Ahmad
NPM : 2261031001
Kelas : AKT D

Artikel 14 a
Pentingnya Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Menghadapi
Perkembangan IPTEK

Implementasi nilai-nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari yaitu dengan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap pribadi, perseorangan, setiap warga negara, setiap individu, setiap penduduk, setiap orang Indonesia. Pelaksanaan dalam perilaku sehari-hari ini lebih berkaitan dengan norma-norma moral. Jika aktualisasi dari Pancasila dalam kehidupan sehari-hari benar benar dilakukan maka akan tercapailah warga negara yang Pancasila yaitu Pancasila telah melekat dalam hati sanubari bangsa Indonesia, dan yang demikian itu disebut dengan kepribadian Pancasila, (DIKTI,2016).
Pengimplementasian nilai-nilai Pancasila dalam perkembangan IPTEK sangatlah penting dimana Pancasila dapat menjadi rambu-rambu normatif bagi pengembangan dan juga pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi agar tetap sesuai dengan kepribadian masyarakat Indonesia yang luhur dan mulia. Pengembangan IPTEK juga harus senantiasa berakar pada budaya bangsa, serta IPTEK harus senantiasa menghormati dan terbuka dengan segala kritik yang ada dari masyarakat yang tentunya untuk arah yang lebih baik. Sebagai masyarakat Indonesia kita semua harus selalu mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, bijak menggunakan teknologi dan berusaha tidak terpengaruh oleh dampak negatif dari perkembangan IPTEK. Jadilah masyarakat yang cerdas yang dapat memanfaatkan teknologi untuk hal-hal baik yang dapat berguna untuk diri sendiri, orang lain, lingkungan dan juga bangsa Indonesia.

14b
Teori Kebenaran Pancasila Sebagai Dasar Pengembangan Ilmu


- Teori kebenaran Pancasila menghendaki, bahwa kebenaran ilmiah itu sekaligus memenuhi kebenaran koherensi, korespondensi, dan pragmatik. Ketiga hal tersebut secara simultan saling melengkapi dalam kerja ilmiah. Artinya tidak menonjolkan atau mementingkan salah satunya.
- Pemahaman filosofis tentang kebenaran dalam konteks Pancasila dapat digeneralisasikan bahwa dalam konteks Pancasila, kebenaran adalah 1) tiadanya pertentangan dengan Tuhan, 2) aktualisasi atau perwujudan dan terpenuhinya hakekat manusia, 3) suatu hal yang satu, tidak dapat dibagi-bagi, 4) kemanfaatan pada semua pihak, dan 5) terpenuhinya hakekat keadilan (adil). Untuk pengembangan ilmu di Indonesia nilai kebenaran Pancasila harus dijadikan dasarnya
- Dengan berorientasi Pancasila secara ilmiah dalam upaya mencari kebenaran dan konsep bahwa Pancasila sebagai dasar pengembangan ilmu di Indonesia serta visi ilmu di Indonesia tersebut maka ilmu yang dikembangkan di Indonesia tidak akan ada alienasi terhadap bangsa Indonesia, tetapi sepenuhnya cocok dan sejalan dengan budaya dan jati diri bangsa Indonesia.
Nama : Ghulam Arkana Ahmad
NPM : 2261031001
Kelas : Akuntansi Kelas D

Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) selalu menjadi bagian terpenting dalam mendorong perkembangan sebuah negara. Laju perkembangan iptek tersebut semakin hari semakin pesat perkembangannya disebabkan adanyatuntutan dan
kebutuhan manusia yang juga semakin berkembang di berbagai bidang. Secara etimologi, istilah “ilmu” adalah sebagai arti dari kata science (bahasa Inggris), yang berarti pengetahuan. Kata ini berasal dari bahasa latin, scientia yang diturunkan dari kata scire yang berarti mengetahui (to know) dan belajar (to learn). Secara terminologi, pengertian ilmu sekurang-kurangnya mencakup tiga hal, yaitu pengetahuan, aktivitas, dan metodeuntuk mendapatkan pemahaman terhadap pengertian ilmu. Sementara itu, pengetahuan, menurut Jujun Surya Sumantri digolongkan menjadi tiga macam, yaitu etika (pengetahuan tentang baik dan buruk), estetika (pengetahuan tentang indah dan jelek), dan logika (pengetahuan tentang benar dan salah). Ilmu dan pengetahuan merupakan dua istilah yang tidak dapat dipisahkan, namun tidak selamanya bahwa pengetahuan itu sebagai ilmu, melainkan pengetahuan yang diperoleh dengan cara-cara tertentu berdasarkan kesepakatan para ilmuwan. Ilmu sebagai pengetahuan (knowledge) adalah pengertian ilmu pada umumnya. Ilmu dikatakan sebagai aktivitas (activity) adalah serangkaian aktivitas atau kegiatan yang dilaksanakan manusia sebagaimana dikatakan oleh Charles Singer, ilmu adalah proses yang membuat pengetahuan. Istilah ilmu juga merupakan suatu metode untuk memperoleh pengetahuan yang objektif dan dapat diperiksa kebenarannya.
Secara etimologis, kata teknologi berasal dari kata techne dan logos. Techne berarti serangkaian prinsip atau metode rasional yang berkaitan dengan pembuatan suatu objek atau kecakapan tertentu, sedangkan logosmengacu kepada kata logi yang mengacu kepada makna tata pikir. Secara terminologi, teknologi mempunyai arti kemampuan manusia (masyarakat) untuk memanfaatkan kekuatan-kekuatan
alam guna kepentingan hidupnya. Dalam memanfaatkan kekuatan alam tersebut dilakukan dengan menciptakan alat-alat. Dari definisi di atas, dapat disimpulkan bahwa teknologi merupakan aplikasi dari kreativitas manusia berkaitan dengan alat dan bahan, serta diwujudkan dalam bentuk materi yang digunakan untuk membantu Hasil penelitian ini membuktikan bahwa secara umum responden dalam penelitian ini dapat menyikapi perkembangan Iptek dengan baik. Hal tersebut dapat dilihat pada indikatornya hasil kuisioner dengan skor di atas 80. Menurut responden Kemajuan teknologi saat ini harus digunakan dengan baik dan penuh tanggung jawab. Perkembangan Iptek yang ada dimanfaatkan untuk mempermudah proses belajar, untuk bertransaksi dan berbisnis dalam bidang bidang perdagangan. Responden dalam penelitian ini akan melakukan penyaringan terhadap semua informasi yang masuk melalui media sosial, memblokir teman atau situs yang sering menampilkan konten pornografi dan kekerasan di media sosial dan menggunakan bahasa yang santun saat berkomentar terhadap suatu peristiwa baik di media online maupun di sosial media tercapainya kebutuhan manusia.
Nama : Ghulam Arkana Ahmad
NPM : 2261031001
Kelas : S1 Akuntansi D

Pancasila sebagai Dasar Nilai Pengembangan IPTEK

Iptek : hasil karya manusia, digunakan untuk membantu keperluan manusia dalam menghadapi kehidupannya. digunakan untuk kepentingan tertentu berdampak positif ataupun negatif

pancasila merupakan rumusan pedoman kehidupan bebangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat indonesia

Nilai yang terkandung dalam pancasila merupakan hal yang penting untuk pengembangan iptek, perkembangan iptek saat ini dan masa depan sangat cepat. dasar ketuhanan yang maha esa bagi bangsat indonesia adalah mutlak, apabila diikuti pandangan pandangan sekulsr dunia barat, yang ilmunya dipelajari dan jadi rujukan para cendikiawan, berjalan berlawanan

sila sila pancasila yang menjadi sistem etika dalam pengembangan iptek
1. ketuhanan yang maha esa
mengkomplementasikannilmu pengetahuan menciptakan keseimbangan antara rasonal dan irasional, antara akal dan kehendak, atas sila ini iptek tidak hanya memikirkan apa yang ditemukan dibuktikan dan diciptakan tapi juga dipertimbangkan maksud dan akibatnya merugikan sekitar dan diimbangi dengan melestarikan

2. kemanusiaan yang adil dan beradab
memberikan dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan iptek harus bersikap beradab karena iptek merupakan hasil budaya manusia yang beradab dan bermoral

3. sila persatuan indoensia
mengkomplementasikan universalitas dan internasionalisme (kemanusiaaan) dalam sila sila lain, pengembangan iptek dapat mengembangkan rasa nasionalisme, kebesaran bangsa dan seluruhan bangsa sebagai umat manusia di dunia

4. sila kerajyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
mendasari pemgembangan iptek secara demokratis, yang setiap ilmuan harus memiliki kebebasan untuk mengembangkan iptek dan harus menghormati dan menghargai kebebasan orang laun daj memiliki sikap terbuka untuk dikritik dikaji ulan dan dibandingkan dengan penemuan lainnya

5. sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia
mengklomentasikan pengembangan iptek yanb harus menjaga keseimbangan kesdilan dalam kehidupan manusia yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungan dengan dirinya sendiri maupun dengan tuhannya, manusia dengan manusia, manusia dengan masyarakat berbangsa dan negara dan manusia dengan libgkungan