Kiriman dibuat oleh M Hairul Huda

Akuntansi B Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

oleh M Hairul Huda -
Nama : M Hairul Huda
Npm : 2251031026
Kelas : AKT. C


Pancasila merupakan dasar falsafah dan ideologi negara yang diharapkan menjadi pandangan hidup bangsa Indonesia sebagai dasar pemersatu, lambang persatuan dan kesatuan serta sebagai pertahanan bangsa dan negara Indonesia (Burhanudin S, 1988). Pancasila adalah pedoman atau aturan tentang tingkah laku yang penting dan baik dan juga sebagai dasar falsafah negara indonesia yang lahir dari pemikiran mendalam yang dilakukan oleh anak bangsa dengan tujuan untuk dijadikan pandangan hidup bangsa Indonesia sebagai dasar pemersatu, lambang kesatuan serta sebagai pertahanan bangsa dan negara Indonesia.

Pancasila sebagai filsafat ilmu merupakan landasan dalam proses berfikir dan berpengetahuan. Pancasila sebagai filsafat juga akan membantu kita untuk mengambil sikap terbuka dan kritis terhadap dampak modernisasi dan menjadi pemain aktif, mempertahankan identitas sebagai bangsa Indonesia. Implikasi sila-sila dalam Pengembangan IPTEK :
1. Ketuhanan Yang Maha Esa, keyakinan adanya Tuhan Yang Maha Esa, pencipta alam semesta beserta isinya (Burhanudin, 1988). Dalam pengembangan ilmu pengetahuan, manusia harus menciptakan perimbangan antara yang rasional dan irrasional, antara rasa dan akal.
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab, kesadaran sikap dan perbuatan manusia yang didasarkan kepada potensi budi murni manusia dalam hubungan dengan norma-norma dan kebudayaan umum baik terhadap diri pribadi, sesama manusia maupun terhadap alam dan hewan.
3. Persatuan Indonesia, memberikan kesadaran kepada bangsa Indonesia bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia akibat dari sumbangan iptek, dengan iptek persatuan dan kesatuan bangsa dapat terwujud dan terpelihara, persaudaraan dan pesahabatan antar daerah di berbagai daerah terjalin karena tidak lepas dari factor kemajuan iptek.
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, dalam pengembangan iptek setiap ilmuwan juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan harus memilki sikap yang tebuka artinya terbuka untuk dikritik/dikaji ulang.
5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, pengembangan iptek haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan dirinya sendiri, manusia dengan Tuhannya, manusia dengan manusia lain, manusia dengan msyarakat bangsa dan negara serta manusia dengan alam lingkungannya (T. Jacob, 1986).

Akuntansi B Pancasila -> Forum Analisis Soal-2

oleh M Hairul Huda -
Nama : M Hairul Huda
Npm : 2251031026
Kelas : AKT. C


1. Bagaimanakah peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu anda masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang anda pelajari dan bagaimana prosesnya di tengah persaingan global seperti sekarang ini?
Jawab:
Peran pancasila dalam Akuntansi:
1. Akuntan mempertanggungjawabkan perbuatannya kepada Tuhan Yang Maha Esa
2. Akuntan dalam menjalankan tugasnya harus memiliki adab dan etika kepada sesama
3. Akuntan memiliki semangat persatuan untuk memiliki hubungan yang erat antarkomponen
4. Akuntan mampu menghargai pendapat oranglaij, bersedia dikritik, dan bersikap terbuka.
5. Akuntan tidak hanya menjalankan tugasnya saja melainkan perlu dipertanggungjawabkan. Harus berlaku adil, jujur, dan tidak curang.

2. Bagaimanakah harapanmu mengenai model pemimpin, warganegara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?
jawab:
Pemimpin yang diharapkan:
1. Dapat memimpin negara dengan baik atas dasar kepentingan bersama yang sudah diyakini yaitu tujuan yg tertera dalam Alinea ke-4 dan Pancasila.
2. Menerima kritik dan baik kepada rakyat
3. Tegas dan berani
4. Mampu berkomunikasi dengan baik
5. Dapat memahami kebutuhan masyarakat
6. Seimbang antara logis dan feeling
7. Pintar, cerdas, dan memiliki jiwa beladiri.

Warga yang diharapkan:
1. Saling mencintai dan mengasihi satu sama lain
2. Peduli kepada sesama
3. Berpendidikan dan beragama
4. Sopan dan berpikiran terbuka
5. Tidak menghakimi oranglain dan mendukung hal baik kepada sesama.
6. Memiliki empati dan tidak mau menang sendiri.

Ilmuwan yang diharapkan:
1. Mampu menjadi ilmiwan yang bermanfaat bagi Indonesia
2. Ilmuwan yang jujur dan memiliki empati
3. Ilmuwan yang benar-benar mencintai negaranya sehingga temuannya dapat digunakan dengan tujuan negaranya sendiri.

Akuntansi B Pancasila -> Forum Analisis Soal-1

oleh M Hairul Huda -
Nama : M Hairul Huda
Npm : 2251031026
Kelas : AKT. C


Analisis soal :

A. Bagaimana tanggapanmu mengenai berita tersebut dan apa yang anda lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoax?
Jawaban :
Saya setuju dengan berita tersebut, perkembangan teknologi dan informasi yang semakin pesat tidak hanya membawa dampak positif, tetapi juga dampak negatif. Salah satu dampak negatifnya adalah munculnya berita hoax. Sebagai penerima informasi sebaiknya kita tidak langsung mempercayai berita tersebut, melainkan harus mencari tahu kebenarannya. Untuk pelaku penyebaran berita hoaks tidak hanya ditegur melainkan diberikan sanksi yang mampu membuat mereka jera.
Upaya yang saya lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaks adalah mencari tahu kebenaran berita tersebut sebelum mempercayai berita yang saya dapat dan tidak menyebarkan berita tersebut sebelum kelas kebenarannya.

B. Bagaimanakah pengaruh pengembangan IPTEK yang tidak sesuai dengan nilai-nilai pancasila di media sosial dan solusi apa yang anda sampaikan untuk pengembangan IPTEK yang lebih baik?
Jawaban :
Pengaruh perkembangan IPTEK yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila akan berdampak negatif bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia. Masyarakat mungkin akan langsung merasa khawatir ketika mendapatkan suatu berita yang sebenarnya adalah berita bohong, dan kemudian bisa mengambil tindakan-tindakan yang mungkin saja dapat merugikan dirinya sendiri ataupun orang banyak.
Menurut saya perlunya edukasi untuk masyarakat dalam menerima suatu berita yang disebarkan dimana saja termasuk di media sosial, berita yang diterima jangan langsung dipercaya, melainkan dicari terlebih dahulu kebenarannya.

C. Sikap Konsumerisme menyebabkan Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain yang lebih maju IPTEK nya, bagaimana solusi menurut program studi/jurusan yang anda ambil saat ini atas permasalahan tersebut?
Jawaban :
Menurut saya solusinya adalah menganalisis perkembangan IPTEK di negara lain dan mencoba mengembangkan IPTEK negara sendiri sehingga Indonesia mampu memiliki produk sendiri dengan kualitas yang dapat menarik minat konsumen dari negara sendiri maupun negara lain.

Akuntansi B Pancasila -> Forum Diskusi

oleh M Hairul Huda -
NAMA : M Hairul Huda
NPM : 2251031026
KELAS : AKT C

ARTIKEL A
PENTINGNYA IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PANCASILA DALAM MENGHADAPI PERKEMBANGAN IPTEK

1. Alasan Pentingnya Implementasi Nilai-nilai Pancasila dalam Perkembangan IPTEK
Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa senantiasa mengkoordinir segala aktivitas kehidupan, tak terkecuali aktivitas ilmiah dan pengembangan teknologi yang tengah mewarnai kehidupan bangsa saat ini. Para ilmuwan harus senantiasa mengembangkan keilmuannya berdasar dengan Pancasila agar memiliki arah dan tujuan yang jelas tanpa merugikan masyarakat karena pancasila sendiri adalah nilai ideologis yang bersumber dari masyarakat Indonesia sendiri (Budimansyah, Dasim 2010).
2. Substansi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Perkembangan IPTEK
penjabaran sila-sila pancasila dalam pedoman pengembangan IPTEK:
• Pertama, Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, mengimplementasikan ilmu pengetahuan, mencipta yang diimbangi antara cara berfikir yang rasional dan irrasional antara rasa, akal dan juga kehendak.
• Kedua, Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, mengimplementasikan dasardasar moral dimana manusia dalam mengembangkan dan menggunakan IPTEK haruslah dengan bijak dan beradab.
• Ketiga, Sila Persatuan Indonesia, mengimplementasikan rasa nasionalisme bangsa Indonesia, dengan ini IPTEK diharapkan dapat menjadi alat pemersatu bangsa, pemelihara persaudaraan dan persahabatan antar daerah.
• Keempat, Sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmah Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan, mengimplementasikan nilai demokratis.
• Kelima, Sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, mengimplementasikan keseimbangan keadilan dalam kehidupan.

3. Penerapan Nilai-Nilai Pancasila Dalam Perkembangan IPTEK Dan Kehidupan Masyarakat Modern
Berikut merupakan lima hal terkait pancasila yang berkedudukan sebagai landasan kebijakan dari pengembangan ilmu pengetahuan :
• IPTEK yang dikembangkan haruslah menghormati keyakinan religious masyarakat Indonesia.
• IPTEK harus bertujuan untuk pengembangan manusia dan berdasarkan nilai-nilai kemanusiaan.
• IPTEK menjadi unsur yang menghomogenisasi budaya dan memperkuat persatuan serta mengembangkan pendidikan.
• Penguasaan IPTEK haruslaH demokratis dan merata karena ini juga termasuk dalam sistem pendikan.
• Kesenjangan dalam penguasaan IPTEK harus diminimalisir dan IPTEK harus merata dan mampu membantu masyarakat untuk menjadi lebih sejahtera.
Sedangkan Pancasila sebagai suatu landasan etika dalam pengembangan
IPTEK adalah sebagai berikut :
• Pengembangan IPTEK yang berkaitan dengan manusia harus menghormati
martabat manusia, misalnya dalam rekayasa genetik.
• Pengembangan IPTEK harus mampu menjadikan hidup manusia lebih unggul dan berkualitas baik dimasa sekarang maupun masa depan.
• Pengembangan IPTEK mampu membantu pemekaran komunitas masyarakat baik lokal, nasional maupun global.
• IPTEK harus terbuka karena sangat berkaitan dan memiliki dampak langung bagi kehidupan masyarakat.
• IPTEK membantu penciptaan manusia yang semakin adil.

ARTIKEL B
TEORI KEBENARAN PANCASILA SEBAGAI DASAR PENGEMBANGAN ILMU
Teori Kebenaran Pancasila Dalam lingkup perbincangan kefilsafatan, sistem filsafat Pancasila harus memenuhi tiga teori kebenaran, yakni:
1. Teori koherensi Bagi teori kebenaran ini, pernyataan dianggap benar jika pernyataan bersifat konsisten dengan pernyataan sebelumnya yang dianggap benar.
2. Teori korespondensi Menurut teori korespondensi ini, satu pernyataan benar jika materi pengetahuan yang dikandung pernyataan itu berhubungan dengan objek yang dituju oleh pernyataan tersebut. Sistem filsafat Pancasila dinyatakan sebagai jiwa bangsa Indonesia, berkepribadian bangsa Indonesia, pandangan hidup bangsa dan pedoman hidup bangsa.
3. Teori pragmatic Menurut teori ini, nilai kebenaran proposisi diukur dengan kriteria apakah proposisi tersebut berfungsi dalam kehidupan praktis atau tidak.
Pemahaman filosofis tentang kebenaran dalam konteks Pancasila dapat digeneralisasikan bahwa dalam konteks Pancasila, kebenaran adalah 1) tiadanya pertentangan dengan Tuhan, 2) aktualisasi atau perwujudan dan terpenuhinya hakekat manusia, 3) suatu hal yang satu, tidak dapat dibagi-bagi, 4) kemanfaatan pada semua pihak, dan 5) terpenuhinya hakekat keadilan (adil). Untuk pengembangan ilmu di Indonesia nilai kebenaran Pancasila harus dijadikan dasarnya