Posts made by Nafila Salsabila Depriana 2211031121

Nama : Nafila Salsabila Depriana
NPM : 2211031121
Kelas : AKT C

Dalam berita tersebut, menurut saya apa yang masyarakat lakukan sudah benar dan yang pemilik pabrik lakukan itu salah. Dengan cara itu, para warga bisa mencegah pencemaran lingkungan yang membuat mereka tidak nyaman dengan baunya dan menimbulkan gangguan pada kesehatan warga.

Pemilik pabrik perlu lebih peduli akan limbah pabrik yang mencemari lingkungan di sekitar pabriknya. Limbah dari pabrik sangat merugikan masyarakat dan pemilik perlu mencari cara untuk membuang limbahnya dengan benar agar tidak merugikan orang lain.

Akuntansi B Pancasila -> Forum Diskusi

by Nafila Salsabila Depriana 2211031121 -
Nama : Nafila Salsabila Depriana
NPM : 2211031121
Kelas : S1 Akuntansi C

Artikel 14.A
Implementasi nilai-nilai Pancasila dalam perkembangan IPTEK sangatlah penting karna Pancasila dapat menjadi rambu-rambu normatif bagi pengembangan dan juga pemanfaatan IPTEK agar tetap sesuai dengan kepribadian masyarakat Indonesia yang luhur dan mulia. Pengembangan IPTEK juga harus senantiasa berakar pada budaya bangsa, serta IPTEK harus senantiasa menghormati dan terbuka dengan segala kritik yang ada dari masyarakat untuk arah yang lebih baik.
Perkembangan IPTEK yang ada saat ini dapat memberikan dampak positif dan berbagai kemudahan untuk kehidupan manusia, perkembangan IPTEK ini juga dapat mendatangkan hal-hal yang negatif.
– Dampak positif perkembangan IPTEK bagi kehidupan manusia, yaitu:
• Kegiatan produksi, adanya kemajuan IPTEK terciptalah mesin-mesin canggih yang dapat digunakan untuk menghasilkan suatu barang/jasa dengan hasil yang lebih baik, waktu yang lebih cepat, dan hasil yang lebih banyak.
• Memudahkan komunikasi dengan orang lain walau terpisah jarak yang jauh.
• Memudahkan proses pembelajaran.
– Dampak negatif perkembangan IPTEK bagi kehidupan manusia, yaitu :
• Carding atau pembobolan kartu kredit melalui internet untuk mendapatkan kode kartu, penipuan melalui pesan singkat, pembajakan akun dll.
• Membuat ketergantungan dan menimbulkan rasa malas.
• Mengandung unsur kekerasan bahkan pornografi, hal ini dapat merusak karakter anak bangsa.

Artikel 14.B
Teori kebenaran Pancasila menghendaki, bahwa kebenaran ilmiah itu sekaligus memenuhi:
- Kebenaran koherensi, yaitu pernyataan
dianggap benar jika pernyataan bersifat
konsisten dengan pernyataan sebelumnya
yang dianggap benar.
- Kebenaran Korespondensi, yaitu satu pernyataan benar jika materi pengetahuan yang dikandung pernyataan itu berhubungan dengan objek yang dituju oleh pernyataan tersebut.
- Kebenaran Pragmatik, yaitu kebenaran proposisi diukur dengan kriteria apakah proposisi tersebut berfungsi dalam kehidupan praktis atau tidak.
Ketiga hal tersebut secara simultan saling melengkapi dalam kerja ilmiah. Artinya tidak menonjolkan atau mementingkan salah satunya.
Pemahaman filosofis tentang kebenaran dalam konteks Pancasila dapat digeneralisasikan bahwa dalam konteks Pancasila, kebenaran adalah 1) tiadanya pertentangan dengan Tuhan, 2) aktualisasi atau perwujudan dan terpenuhinya hakekat manusia, 3) suatu hal yang satu, tidak dapat dibagi-bagi, 4) kemanfaatan pada semua pihak, dan 5) terpenuhinya hakekat keadilan. Untuk pengembangan ilmu di Indonesia nilai kebenaran Pancasila harus dijadikan dasarnya.
Dengan berorientasi Pancasila secara ilmiah dalam upaya mencari kebenaran dan konsep bahwa Pancasila sebagai dasar pengembangan ilmu di Indonesia serta visi ilmu di Indonesia tersebut maka ilmu yang dikembangkan di Indonesia tidak akan ada alienasi terhadap bangsa Indonesia, tetapi sepenuhnya cocok dan sejalan dengan budaya dan jati diri bangsa Indonesia
Nama : Nafila Salsabila Depriana
NPM : 2211031121
Kelas : S1 Akuntansi C

Urgensi Penegasan Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan IPTEK

Pancasila adalah dasar negara atau pokok kaidah negara yang fundamental yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945, dan sekaligus cita hukum (rechtssidee) negara Indonesia karena bersumber pada pandangan dan falsafah hidup yang mendalam, dimana tersimpul ciri khas sifat, dan karakter luhur bangsa Indonesia. Secara teoritik, cara pandang hidup bangsa Indonesia (the way of life)
selalu berbasis pada nilai-nilai yang bersifat meta yuridis, berbasis nilai-nilai dan moralitas yang disepakati bersama. Pancasila sebagai ideologi negara merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya dan agama dari bangsa Indonesia. Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia mengakomodir seluruh aktifitas kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara demikian juga dalam aktifitas ilmiah.
1. Konsep Dasar Nilai Pancasila sebagai Pengembangan Ilmu Nilai-nilai dasar Pancasila secara normatif menjadi dasar, kerangka acuan, dan tolak ukur segenap aspek pembangunan nasional yang dijalankan di Indonesia.

2. Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam Pengembangan IPTEK Bangsa dan Pancasila sebagai sumber nilai dalam pengembanagan iptek adalah, Pertama bahwa pengembangan ilmu pengetahuan harus menghormati keyakinan religius masyarakat karena bisa jadi pengembangan iptek tidak sesuai dengan keyakinan religiusnya, tetapi hal tersebut tidak usah dipertentangkannya karena keduanya mempunyai logika sendiri. Kedua, ilmu pengetahuan ditujukan bagi pengembangan kemanusiaan dan dituntut oleh nilai etis yang berdasarkan kemanusiaan. Ketiga, iptek merupakan yang menghomogenisasikan budaya sehingga dapat mempersatukan masyarakat dan memperkokoh pembangunan dan identitas nasional. Keempat, Prinsip demokrasi akan menuntut bahwa pengusaan iptek harus merata kesemua lapisan masyarakat karena pendidikan adalah tuntutan masyarakat. Kelima, Kesenjanagan dalam penguasaan iptek harus dipersempit terus menerus sehingga semakin merata sebagai salah satu prinsip keadilan.

3. Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek. Sumber historis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek di Indonesia dapat ditelusuri dalam Pembukaan UUD 1945. Pada alenia keempat Pembukaan UUD 1945. Sebagai sumber sosiologis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat ditemukan dalam sikap masyarakat yang peka terhadap isu-isu Ketuhanan dan Kemanusiaan yang ada dibalik peistiwa yang terjadi dalam masyarakat. Sumber Politis Pancasila sebagai dasar nila pengembangan iptek dapat dilihat dari berbagai kebijakan yang dilakukan oleh para penyelenggara negara.
Nama : Nafila Salsabila Depriana
NPM : 2211031121
Kelas : S1 Akuntansi C

Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam menyikapi IPTEK

Era globalisasi, banyak aspek-aspek yang mengalami perkembangan yang signifikan. Globalisasi berlangsung di semua bidang kehidupan seperti bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan keamanan dll. Teknologi informasi dan komunikasi adalah faktor pendukung utama dalam globalisasi. Proses globalisasi berlangsung melalui dua dimensi dalam interaksi antar bangsa, yaitu dimensi ruang dan waktu. Ruang makin dipersempit dan waktu makin dipersingkat dalam interaksi dan komunikasi pada skala dunia. Penyebab utama yang paling terasa pada perubahan adalah pada aspek teknologi informasi, contoh sederhananya ialah pada pendidikan yang masih tradisional dulu dalam mendapatkan sumber ilmu hanya dari buku, hal itu juga masih ada kendala yaitu tidak semua orang bisa mendapatkan buku yang harganya relative mahal.
Hasil penelitian ini membuktikan bahwa responden dalam
penelitian mempunyai pengembangan kepribadian Pancasila yang baik. Menurut responden mahasiswa harus memiliki sikap jujur dalam kehidupan sehari-hari, dan mempunyai toleransi
yang tinggi akan adanya perbedaan ras
dan agama dan perlu memiliki pemahaman yang mendalam tentang pendidikan Pancasila. Untuk itu Pendidikan Pancasila penting dalam kehidupan bermasyarakat dan harus ditetapkan sejak dini.
Hasil penelitian ini juga membuktikan
bahwa responden dalam penelitian ini dapat menyikapi perkembangan IPTEK dengan baik. Menurut responden Kemajuan teknologi saat ini harus digunakan dengan baik dan penuh tanggung jawab. Perkembangan
Iptek yang ada dimanfaatkan untuk
mempermudah proses belajar, bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan. Responden dalam penelitian ini akan melakukan penyaringan terhadap semua informasi yang masuk melalui media sosial, memblokir teman atau situs yang sering menampilkan konten pornografi dan kekerasan di medsos dan menggunakan bahasa yang santun saat berkomentar terhadap suatu peristiwa baik di media online maupun di sosial media.
Nama : Nafila Salsabila Depriana
NPM : 2211031121
Kelas : S1 Akuntansi C

Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan IPTEK.

IPTEK adalah hasil karya manusia yang digunakan untuk membantu keperluan manusia dalam menghadapi kehidupannya yang memiliki dampak positif dan negatif.
Pancasila ialah rumusan atau pedoman hidup berbangsa dan bernegara bagi masyarakat.

Sila-sila pancasila yang menjadi sistem etika dalam pengembangan IPTEK :
1. Sila ketuhanan yang maha esa : Mengkomplimentasikan antara rasional dengan irasional, dan antara akal dan kehendak. Pada sila ini, IPTEK tidak hanya memikirikan apa yang ditemukan, dibuktikan, dan diciptakan, tetapi juga dipertimbangkan maksud dan akibatnya.
2. Sila Kemanusiaan yang adil dan beradab : Memberikan dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan IPTEK harus memiliki sifat beradab.
3. Sila persatuan indonesia : Pengembangan IPTEK hendaknya mengembangkan rasa nasionalisme, kebesaran bangsa serta keluruhan negara.
4. Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dan permusyawaratan perwakilan : Mendasari perkembangan IPTEK secara demokratis. Semua ilmuan harus memiliki kebebasan dalam mengembangkan IPTEK tetapi juga harus saling menghomati dan menghargai kebebasan orang lain dan harus memiliki sifat yang terbuka.
5. Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia : Harus menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan manusia. Hubungan antara diri sendiri, antara dengan tuhannya, manusia dengan manusia, manusia dengan masyarakat bernegara, manusia dengan alam dan sekitarnya.