Posts made by Asyifa Nadia Pratiwi 2211031127

Nama : Asyifa Nadia Pratiwi
NPM : 2211031127
Kelas : Akt C
A. Menurut saya proses belajar mengajar di tengah pandemi itu tidak efektif. Banyak permasalahan yang dirasakan oleh para siswa, mulai dari koneksi yang tidak stabil, kurang paham nya materi yang disampaikan oleh guru dan lain sebagainya.

B. Menurut saya contoh hal yang bisa memaksimalkan adalah dengan menanamkan hal- hal sepele pada diri kita misalnya,kedisiplinan, kejujuran, menghormati sesama manusia.

C. Contohnya kasusnya yaitu jujur saat ujian, tanggung jawab dengan pendidikannya, selalu peduli sesama teman. Menurut saya hal hal kecil diatas harus diajarkan sejak kecil.

D. Maksud dari pancasila sebagai paradigma pembangunan nasional adalah aspek pembangunan itu harus mencerminkan nilai-nilai pancasila yang berati pembangunan nasional untuk rakyat.
Asyifa Nadia Pratiwi
2211031127
Akt-C

Pancasila merupakan pedoman bangsa Indonesia untuk mencapai cita cita yang adil dan makmur. Indonesia mempunyai ribuan pulau yang di setiap pulau terdiri dari berbagai adat istiadat, budaya maupun kepercayaan. Keberagaman ini merupakan suatu kekayaaan dan suatu kekuatan. Unsur perekat yang mampu mengikat adalah unsur kepercayaan akan adanya tuhan. Jika kita percaya adanya tuhan maka akan kita menghormati keberagaman karena keberagaman terjadi atas keinginan tuhan dan kita tidak membeda bedakan sesama manusia. Ketika kita mampus menghormati sesama manusia maka kita adalah manusia yang beradab dan ketika kita sudah menjadi manusia beradab akan tercipta persatuan dana akan terbentuk manusia yang bijak dan berlaku adil bagi siapa pun. Karena itu, untuk mencapai cita cita yang adil dan makmur kita harus melakukan hal hal tersebut.
Nama : Asyifa Nadia Pratiwi
NPM : 2211031127
Kelas : Akt-C

Sebagai dasar falsafah, Pancasila memperoleh sumber nilai dalam konteks perjalanan dinamis sejarah kebudayaan bangsa. Pembentukan sumber nilai yang tercakup kedalam sistem falsafah kebangsaan telah berjalan dalam sejarah yang panjang. Gagasan politik yang tertuang di dalamnya merupakan rumusan solutif dan sempurna. Para pendiri negara kita mampu meramunya dengan sangat kreatif, mengambil jalan tengah antara dua pilihan ekstrem, negara sekuler dan negara agama.Pancasila harus didiskusikan atau didialogkan oleh segenap elemen agar menjadi energi persatuan seluruh bangsa. Semakin besar pihak atau komponen bangsa memahami Pancasila, semakin besar pula energi yang terbentuk untuk mencapai cita-cita bersama berbangsa dan bernegara sehinga pancarannya akan menerangi masa depan bangsa dan dunia. Pancasila mempunyai arti berbatu sendi yang lima, pelaksanaan kesusilaan yang lima. Istilah Pancasila sendiri berasal dari bahasa Sansekerta yaitu Panca berarti lima dan Sila berarti dasar atau asas.Pembentukan BPUPK bertujuan menjalankan tugas menyelidiki hal-hal yang berkaitan dengan usaha pembentukan Indonesia merdeka yang berhubungan dengan segi politik, ekonomi, hukum serta tata pemerintahan. Ada tiga tokoh yang mengemukakan pandangannya tentang dasar negara, yaitu Muhammad Yamin, Soepomo dan Soekarno. Menurut Mohammad Hatta, Sila pertama dalam Pancasila; Ketuhanan Yang Maha Esa merupakan prinsip pembimbing bagi cita-cita kenegaraan Indonesia. Menurut Mohammad Hatta, dengan berpegang teguh pada filsafat ini, pemerintah negera Indonesia jangan sampai menyimpang dari jalan lurus bagi keselamatan negara dan masyarakat, ketertiban dunia dan persaudaraan antarbangsa. Sebagai dasar filsafat negara dan filsafat hidup bangsa, Pancasila adalah suatu sistem nilai yang cukup sistematis. Oleh karena itu sebagai suatu dasar filsafat maka sila-sila Pancasila merupakan suatu kesatuan yang bulat, hierarkis dan terstruktur. Inilah yang disebut-sebut bahwa Pancasila adalah sebuah sistem filsafat. Oleh Karena merupakan suatu sistem filsafat, maka kelima sila bukan terpisah-pisah dan memiliki makna sendiri-sendiri, melainkan memiliki esensi makna yang utuh.Pancasila sebagai ideologi mengandung pengertian bahwa Pancasila merupakan ajaran, gagasan, doktrin, teori atau ilmu yang diyakini kebenarannya dan dijadikan pandangan hidup bangsa Indonesia serta menjadi pentunjuk dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi masyarakat, bangsa dan negara Indonesia. Dengan demikian ideologi Pancasila merupakan ajaran, doktrin, teori dan/atau ilmu tentang cita-cita (ide) bangsa Indonesia yang diyakini kebenarannya dan disusun secara sistematis serta diberi petunjuk dengan pelaksanaan yang jelas.Pancasila sebagai dasar negara mengandung arti bahwa Pancasila dipergunakan sebagai dasar (fundamen) untuk mengatur pemerintah negara atau sebagai dasar untuk mengatur penyelengaraan negara.Pancasila sebagai petunjuk hidup berbangsa dan bernegara merupakan pedoman bagi setiap arah dan kegiatan bangsa Indonesia di segala bidang. Pancasila sebagai kepribadian bangsa maksudnya jadi ciri khas suatu bangsa yang tercrrmin dalam sikap, tingkah laku, dan perbuatan yang senantiasa selaras, serasi dan seimbang sesuai deng nilai-nilai Pancasila itu sendiri.Dengan demikian, Pancasila merupakan sebuah kesepakatan dan konsesus untuk membangun suatu bangsa satu negara, tanpa mempersoalkan perbedaan latar belakang yang ada, baik agama, ras, suku, budaya, bahasa dan lainnya. Sebagai dasar negara, Pancasila menjadi rechtsidee (cita-cita hukum) yang harus dituangkan didalam setiap pembuatan dan penegakkan hukum.Pada hakekatnya dibentuknya sebuah undang-undang maupun peraturan lainya bertujuan untuk mengatur perilaku masyarakat didalam hubunganya antar anggota masyarakat yang lain, sehingga diharapkan mampu menjamin sebuah kepastian hukum. Konsep yang terkandung di dalam pembukaan UUD 1945 alenia ke 4 dalam kalimat: “...membentuk pemerintahan yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia...” dapat terpenuhi, hanya saja dalam penerapanya masih banyak mengalami berbagi hambatan dan persoalan.Dari uraian diatas dapat di simpulkan bahwa Pancasila menjadi ideologi negara yang universal dan komperhensif yang memuat relasi hablumminallah, hablumminannas, dan hablum minal alam untuk mencapai tujuan rahmatan lil alamiin.