Posts made by Astia Ananta 2251031027

Akuntansi B Pancasila -> Forum Analisis Video-1

by Astia Ananta 2251031027 -
Nama: Astia Ananta
Npm: 2251031027
Kelas: Akt C

Analisis video
Dapat disimpulkan bahwa para warga kabupaten Pekalongan Jawa Tegah, melakukan penutupan saluran pembuangan limbah dari lokasi pabrik pembuatan pakaian ke sungai, karena warga merasa tidak nyaman akibat pabrik yang langsung membuang limbahnya ke sungai yang menyebabkan pencemaran linkungan dan bau busuk dari limbah itu sendiri yang menyengat.
Perusahaan yang tidak menjalankan sesuai nilai-nilai pancasila, terdapat pada sila ke-2 yang berbunyi “Kemanusiaan yang adil dan beradab”. Karena perilaku tidak adil dan kurang beradabnya pemilik pabrik itu sendiri akan tidak memiliki kesadaran dimana ia menggunakan sungai untuk kepentingannya sendiri yang menyebabkan air sungai tercemar oleh limbah pabrik pakaian sehingga akan merugikan warga di sekitar sungai tersebut. Dari situlah sumber mata air yang warga setempat ambil. Bagaimana bisa pabrik tidak mengetahui cara mengelola limbah pabrik. Yang pemilik perusahaan seharusnya sudah mengerti cara pengelolaan limbah yang benar.

Akuntansi B Pancasila -> Forum Diskusi

by Astia Ananta 2251031027 -
Nama: Astia Ananta
Npm: 2251031027
Kelas: Akt C

Artikel 14.a
PentingnyaImplementa Nilai-Nilai Pancasila Dalam Menghadapi
Perkembangan IPTEK

a.) Perkembangan IPTEK di Indonesia.
Ilmu pengetahuan dan teknologi atau yang biasa dikenal dengan singkatan IPTEK adalah suatu sumber yang mana seseorang bisa mengelola dan juga menggunakannya dalam kehidupannya baik dari penemuan baru tentang suatu ilmu atau teknologi dan juga perkembangan dari ilmu dan teknologi itu sendiri.
Dampak Positif dan Negatif Perkembangan Iptek Perkembangan IPTEK dapat memberikan
• Dampak positif bagi kehidupan manusia diantaranya yaitu :
- Menunjang kegiatan produksi, dengan adanya kemajuan IPTEK terciptalah berbagai mesin-mesin canggih yang dapat digunakan untuk menunjang dihasilkannya suatu barang atau jasa tentunya dengan hasil yang lebih baik, waktu yang lebih cepat, dan hasil yang lebih banyak. Hal ini bisa dilihat dengan banyaknya pabrik yang menggunakan mesin-mesin modern dalam memproduksi produk mereka, selain itu juga kemajuan IPTEK bisa membantu memasarkan produk melalui sosial media dan juga berbagai online shope yang tersedia.
- Memudahkan komunikasi dengan orang lain.
- Memudahkan proses pembelajaran.
• Dampak negatif dari perkembangan IPTEK:
- Carding.
- Membuat ketergantungan dan rasa malas.
- Mengandung unsur kekerasan bahkan pornografi.
Pengimplementasian nilai-nilai Pancasila dalam perkembangan IPTEK sangatlah penting dimana Pancasila dapat
menjadi rambu-rambu normatif bagi pengembangan dan juga pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi agar tetap
sesuai dengan kepribadian masyarakat
Indonesia yang luhur dan mulia.

Artikel 14.b
Teori Kebenaran Pancasila Sebagai Dasar Pengembangan Ilmu

Ilmu dengan metode ilmiahnya bertujuan untuk mencapai kebenaran. Karena yang berilmu itu manusia, maka kebenaran semata-mata tidak hanya murni memenuhi kriteria koherensi dan
korespondensi saja tetapi kebenaran juga harus dikembalikan pada manusianya. Pengembangan ilmu
di Indonesia juga harus dikembalikan pada manusia Indonesia, jati diri bangsa Indonesia. Teori kebenaran Pancasila menghendaki, bahwa kebenaran ilmiah itu sekaligus memenuhi kebenaran koherensi, korespondensi, dan pragmatik.
• Teori Kebenaran Pancasila
1. Teori koherensi
Menurut teori ini, pernyataan dianggap benar jika pernyataan bersifat konsisten dengan pernyataan sebelumnya yang dianggap benar.
2. Teori korespondensi
Menurut teori ini, satu pernyataan benar jika materi pengetahuan
yang dikandung pernyataan itu berhubungan dengan objek yang dituju oleh pernyataan tersebut.
3. Teori pragmatik
Menurut teori ini, nilai kebenaran proposisi diukur dengan kriteria apakah proposisi tersebut berfungsi dalam kehidupan praktis atau tidak.
• Visi dan orientasi operasionalnya diletakkan
pada dimensi-dimensi :
a. Teleologis, dalam arti bahwa ilmu pengetahuan hanya sekedar sarana yang memang harus kita pergunakan untuk
mencapai suatu teleos (tujuan).
b. Etis, dalam arti bahwa ilmu pengetahuan harus kita operasionalisasikan untuk meningkatkan harkat dan martabat
manusia.
c. Integral/Integratif, dalam arti bahwa
penerapan ilmu pengetahuan untuk
meningkatkan kualitas manusia.
•Pemahaman filosofis tentang kebenaran
dalam konteks Pancasila dapat digeneralisasikan bahwa dalam konteks Pancasila, kebenaran adalah
1) tiadanya pertentangan dengan tuhan.
2) aktualisasi atau perwujudan dan terpenuhinya hakekat manusia.
3) suatu hal yang satu, tidak dapat dibagi-bagi.
4) kemanfaatan pada semua pihak,dan
5) terpenuhinya
hakekat keadilan (adil).

Akuntansi B Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

by Astia Ananta 2251031027 -
Nama: Astia Ananta
Npm: 2251031027
Kelas: Akt C

URGENSI PENEGASAN PANCASILa SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK

Pancasila sebagai idiologi negara merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya, agama Bangsa Indonesia.
Sehingga nilai-nilai tadi akan mengakomodir seluruh aktifitas kehidupan bermasyarakat berbangsa
dan bernegara. Demikian pula dalam aktifitas ilmiah.

▪ Konsep Dasar Nilai Pancasila Sebagai Pengembangan Ilmu.
Nilai-nilai Pancasila Pancasila meliputi :
(i) nilai dasar (instrinsik) yaitu pokok yang tidak terikat waktu dan tempat dan bersifat
abstrak.
(ii) nilai instrumental, yaitu penjabaran nilai dasar sebagai arahan kinerja untuk waktu dan
kondisi tertentu.
(iii) nilai paraktis yaitu interaksi antara nilai instrumental dengan situasi kongkrit tempat dan
situasi tertentu.

▪ Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan
Tekhologi.
Hal ini dapat ditunjukkan dalam sila-sila Pancasila yang merupakan sebuah sistem etika,
diantaranya (Kaelan, 2000: 45).
a) Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, pada sila ini dapat mengimplementasikan ilmu pengetahuan,
yang mempertimbangjan rasional, antara akal, rasa dan kehendak.
b) Sila Kemanusahteraan bersaiaan Yang Adil dan Beradab, pada sila ini memberikan dasar
moralitas bagi manusia dalam mengembangkan iptek.
c) Sila Persatuan Indonesia, memberikan rasa kesadaran akan nasionalisme dari bangsa
Indonesia akan sumbnagsihnya iptek sehingga dapat terjalinnya rasa terpelihara,
persaudaraan dan persahaban antar daerah dan itu semua karena faktor kemajuan ilmu
pengetahuan dan teknologi.
d) Sila Kerakyatan Yang dipimpin oleh hikmad kebijaksanaa dalam permusyarawatan/perwakilan, hal yang mendasar adalah dalam pengembangan iptek
didasarkan atas kepentingan demokrasi, hal ini mengandung maksud bahwa setiap warga
negara mempunyai kewajiban dalam pengembangan iptek dengen menghormati dan
mengharai kebebsana orang lain.
e) Sila Keadilan soial bagi seluruh rakyat Indonesia. Kemajuan iptek harus dapat menjaga
keseimbangan keadilan dalam kehidupan manusian, keseimbangan keadilan antar dirinya
sendiri, manusi dengan Tuhannya manusia lainnya manusia dengan masyarakat bangsa dan
negara serta lingkungan dimana manusi itu berada.

Pancasila juga menjadi sumber historis, sosiologis, dan politik sebagai dasar nilai perkembangan iptek, sebagai berikut:
- sumber historis dapat ditemukan
dalam berbagai diskusi dan seminar
dikalangan intelektual di Indonesia salah satunya adalah perguruan tinggi.
- sumber sosiologis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat ditemukan dalam sikap masyarakat
yang peka terhadap isu-isu Ketuhanan dan kemanusiaan yang ada dibalik peristiwa yang terjadi dalam masyarakat.
- sumber politis Pancasila sebagai
dasar nilai pengembangan iptek dapat
dilihat dari berbagai kebijakan yang
dilakukan oleh pemerintah.

Akuntansi B Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

by Astia Ananta 2251031027 -
Nama: Astia Ananta
Kelas: Akt C
Npm: 2251031027
Tugas Analisis jurnal

Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Di era globalisasi, banyak aspek-aspek yang mengalami perkembangan yang signifikan. Perkembangan yang terjadi tentunya membawa suatu kemajuan bagi segala aspek yang mendapat dampak adanya globalisasi. Globalisasi mendorong munculnya Berbagai kemungkinan tentang perubahan Dunia yang akan berlangsung. Pengaruh Globalisasi dapat menghilangkan berbagai halangan dan rintangan yang menjadikan dunia semakin terbuka dan saling bergantung satu sama lain.

Globalisasi akan membawa perspektif baru tentang konsep “Dunia Tanpa Tapal Batas” yang saat ini diterima sebagai realita masa depan yang akan mempengaruhi perkembangan budaya. Kemajuan teknologi ini menyebabkan perubahan yang begitu besar pada kehidupan manusia dengan segala peradaban dan kebudayaannya. Perubahan ini juga memberikan dampak yang begitu besar tehadap dunia pendidikan.

Dengan penyelenggaraan Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi, diharapkan dapat tercipta wahana pembelajaran bagi para mahasiswa untuk secara akademik mengkaji, menganalisis, dan memecahkan masalah-masalah pembangunan bangsa dan negara dalam perspektif nilai-nilai dasar pancasila sebagai ideologi dan dasar Negara Republik Indonesia.