Nama : Gabriella Ratna Mawarni
NPM : 2211031130
Kelas : Akuntansi C
Ilmu pengetahuan dan teknologi di sekitar kita dapat mempermudah aktivitas kita sehari-hari bahkan memecahkan masalah. Namun dibalik keunggulan tersebut terdapat pula dampak negatif yang ditimbulkan dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pancasila merupakan bagian integral dari sila-sila Pancasila yang harus menjadi sumber nilai, kerangka berfikir, dan asas moral dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Pancasila sebagai sumber nilai bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah:
1. Perkembangan ilmu pengetahuan harus menghormati keyakinan agama masyarakat, karena perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi mungkin tidak sesuai dengan keyakinan agamanya.
2. Tujuan ilmu pengetahuan adalah untuk pengembangan umat manusia dan diperlukan nilai-nilai etika yang berlandaskan kemanusiaan.
3. Ilmu pengetahuan dan teknologi menyeragamkan kebudayaan, sehingga dapat mempersatukan masyarakat dan memperkokoh pembangunan dan jati diri bangsa.
Pancasila dapat dikatakan sebagai dasar perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi justru dari sudut pandang kehidupan manusia, jika perkembangan atau perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tersebut menyebabkan perubahan. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dipimpin oleh negara-negara Barat tidak hanya mengancam dampak negatif dan situasi berbahaya bagi keberadaan manusia, tetapi juga mengancam nilai-nilai khas bangsa Indonesia. Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan screening yang jelas dan menghindari pengaruh dunia global yang tidak sesuai dengan kepribadian masyarakat Indonesia. Urgensi Pancasila sebagai nilai bagi pengembangan iptek adalah semua iptek yang dikembangkan di Indonesia harus berdasarkan nilai-nilai Pancasila dan memuat nilai-nilai tersebut sebagai faktor internal dan menjadikan Pancasila sebagai standar mereka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi agar dapat menjaga dirinya sendiri di masa yang akan datang dan tidak ketinggalan dengan pola pikir bangsa Indonesia.