གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Gabriella Ratna Mawarni 2211031130

Akuntansi B Pancasila -> Forum Analisis Soal-2

Gabriella Ratna Mawarni 2211031130 གིས-

Nama : Gabriella Ratna Mawarni

NPM : 2211031130

Kelas : Akuntansi C

Analisis soal-2

1. Pancasila sangat berperan penting pada paradigma ilmu. Oleh karenanya bangsa Indonesia menjadikan Pancasila sebagai pedoman dan dasar suatu negara. Seperti pada sila pertama 'Ketuhanan Yang Maha Esa'. Dalam keberagaman agama kita diminta untuk saling bertoleransi, menghargai sesama. Pancasila dalam paradigma ilmu sila pertama ini juga mengajarkan bagaimana kita menjalankan ibadah kita, bagaimana kita berperilaku, menghargai keyakinan orang lain yang mana ini juga mencerminkan hubungan kita dengan Yang Maha Kuasa. Kemudian pada sila kedua Pancasila 'Kemanusiaan yang adil dan beradab" menganjurkan bagaimana kita memperlakukan sesama dengan memperhatikan HAM dan kewajiban dari masing-masing individu. Di dalam sila ketiga yang berbunyi "Persatuan Indonesia" mengajarkan bahwa pentingnya suatu persatuan dengan memiliki rasa kebersamaan dan kekeluargaan satu dengan yang lain. Pada sila keempat, "Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan" menjelaskan segala persoalan perlu diselesaikan dengan musyarawah untuk menentukan keputusan yang akan diambil, yang mana untuk mencapai mufakat ini tiap individu perlu menurunkan egonya dan menghargai yang lain. Sila terakhir, "Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia" menunjukkan bahwa semua orang memiliki kedudukan yang sama, semua orang memiliki haknya masing-masing dan kewajiban yang menyertainya.

2. Harapan saya kepada para pemimpin, warga negara dan cendikiawan Indonesia adalah terus membudayakan ideologi Pancasila, jangan sampai nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila lambat laun menguap dan kehilangan sifat kemanusiaan Pancasila. Dalam segala aktivitas kita harus mengedepankan nilai-nilai pancasila yang ada. Apakah kita melakukan hal yang benar tergantung bagaimana kita menerapkan nilai-nilai pancasila. Dengan eksekusi yang baik, diharapkan semua tujuan dan cita-cita yang dapat dicapai dapat terwujud

Akuntansi B Pancasila -> Forum Analisis Soal-1

Gabriella Ratna Mawarni 2211031130 གིས-

Nama : Gabriella Ratna Mawarni

NPM : 2211031130

Kelas : Akuntansi C

Analisis Soal

1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai berita tersebut dan apa yang anda lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaxs?

Jawaban:

Tanggapan saya mengenai berita tersebut adalah bahwa saat ini sulit untuk membedakan mana berita yang valid/benar dengan berita bohong. Sangat mudah sekarang jika ingin memviralkan segala sesuatu melalui media massa, semua itu dinarasikan dengan bahasa yang persuasif sehingga pembaca mudah percaya tanpa menggali kebenarannya. Hal tersebut dapat berujung kesesatan jika tidak diantisipasi. Berikut cara yang dapat saya berikan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoax:

- berhati hati dengan judul yang provokatif

- mencermati alamat situs

- memeriksa fakta

- mengecek keaslian foto

- mengikuti grup diskusi anti-hoax

- melaporkan berita hoax supaya tidak ada korban lainnya

2. Bagaimanakah pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial dan solusi apa yang anda sampaikan bagi pengembangan iptek yang lebih baik?

Jawaban:

Di era yang semakin canggih ini IPTEK sering digunakan untuk hal yang tidak baik. Dalam teknologi telepon pintar misalnya, media sosial dipakai untuk tujuan tertentu seperti penyebaran hoax. Penyebar karena memiliki kebebasan, menulis apapun yang ia anggap 'benar', ia menulis apapun yang ia percaya padahal belum tentu benar. Media sosial kini justru dimanfaatkan untuk penyebaran berita palsu, ujaran kebencian, fitnah, cyber-bullying dan masih banyak lagi. Solusi untuk pengembangan IPTEK terutama bagi penggunanya yaitu:

  • Memiliki sikap berpegang teguh pada dasar-dasar negara dan konstitusi
  • Mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari
  • Menegakkan supremasi hukum
  • Berpegang pada nilai budaya dan norma yang berlaku di masyarakat

3. Sikap Konsumerisme menyebabkan Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain yang lebih maju ipteknya, bagaimakah solusi menurut program studi/jurusan yang anda ambil saat ini atas permasalahan tersebut?

Jawaban:

Solusi dalam menyikapi konsumerisme adalah dengan mengelola keuangan dengan membuat anggaran apa-apa saja yang diperlukan dan yang menjadi prioritas.


Akuntansi B Pancasila -> Forum Analisis Video-2

Gabriella Ratna Mawarni 2211031130 གིས-

Nama : Gabriella Ratna Mawarni

NPM : 2211031130

Kelas : Akuntansi C

Hasil Analisis Video-2

Tragedi Hiroshima dan Nagasaki tentu menjadi sejarah hitam bagi dunia, banyak korban berjatuhan. Insiden tersebut merupakan semacam respon Amerika terhadap Jepang, dimana sebelumnya Jepang lebih dulu menyerangnya. Tragedi ini mengakhiri Perang Dunia Kedua dan Jepang menyerah kepada sekutu dan meninggalkan Indonesia. Tentu kemerdekaan ini tidak datang dengan cuma-cuma atau merupakan pemberian dari Jepang, namun kemerdekaan yang dapat diraih bangsa Indonesia ini merupakan hasil kerja keras pemerintah dan warga negara Indonesia karena merasakan rasa persatuan dan kebersamaan, yang terdapat pada sila ketiga Pancasila. 

Tanpa memahami nilai persatuan, Indonesia bisa saja hancur saat itu, dan tidak ada lagi saat ini. Karenanya, setiap warga negara/masyarakat Indonesia perlu mengamalkan nilai-nilai Pancasila.

Akuntansi B Pancasila -> Forum Analisis Video-1

Gabriella Ratna Mawarni 2211031130 གིས-

Nama : Gabriella Ratna Mawarni

NPM : 2211031130

Kelas : Akuntansi C

Dari video yang telah saya lihat, alasan warga melakukan unjuk rasa berawal dari sungai yang tercemar dan berbau tidak sedap. Sumber pencemaran itu berasal dari limbah pabrik yang mana tentu hal ini mengganggu aktivitas warga Desa Pegadeng. Warga beserta kepala desa akhirnya menutup saluran air supaya tidak berdampak lebih buruk bagi warga.

Berdasarkan aksi warga dan perilaku pengusaha pabrik tersebut dapat saya artikan bahwa kurangnya pengetahuan dan wawasan dalam penggunaan serta pengembangan IPTEK oleh pengusaha pabrik. Pemilik pabrik hanya pasrah melihat tindakan warga karena memang dirinya bersalah dalam hal ini. Inilah kenapa perlunya pemahaman yang baik dan menerapkan nilai-nilai ke dalam pengembangan IPTEK. Nilai-nilai itu mencakup nilai-nilai Pancasila yaitu salah satunya nilai Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab. Pemilik pabrik perlu memikirkan warga setempat bilamana limbah pabriknya dibuang di sungai, apa yang akan terjadi jika sungai tercemar, dan memiliki rasa empati/peduli tentang sebab akibat yang akan terjadi ke depannya.

Sikap yang diberikan pemilik pabrik menurut saya tidak cukup bijak dilihat dari dampak yang telah ditimbulkannya, perlu adanya pertanggungjawaban dari pengusaha pabrik tersebut. Hal itu supaya menunjukkan rasa tanggung jawab dalam pemenuhan nilai-nilai Pancasila. Harus ada langkah-langkah yang diambil untuk mengatasi/menanggulangi limbah pabrik itu seperti:

1. Melakukan pembersihan sungai

2. Mengubah metode pembuangan limbah dengan pengolahan penimbunan terbuka, sanitary landfill (lubang yang sudah dilapisi tanah liat dan juga plastik), insinerasi, membuat kompos padat, daur ulang, dan menjadi bahan kerajinan (untuk limbah padat)

3. Pengolahan primer dengan proses penyaringan, pengendapan, pengapungan, dan disinfeksi (bagi limbah cair)

Jadi menurut saya sangat penting bagi seorang pengusaha pabrik memiliki pengetahuan yang baik terhadap IPTEK (bagaimana pemanfaatannya, pengolahan baik dari hasil produksi maupun sisa produksi/limbah) dan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam menjalankan usahanya. Dengan demikian tidak akan ada pihak yang dirugikan dan aktivitas sosial tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Akuntansi B Pancasila -> Forum Diskusi

Gabriella Ratna Mawarni 2211031130 གིས-

Nama : Gabriella Ratna Mawarni

NPM : 2211031130

Kelas : Akuntansi C


Rangkuman Artikel 14a

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi selama ini sebagaimana kita ketahui, selain memberikan dampak positif dan berbagai kemudahan dalam kehidupan manusia, tidak dapat dipungkiri bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi juga dapat membawa hal-hal  negatif. Pancasila, sebagai dasar  pandangan hidup berbangsa dan bernegara, yang mengandung nilai-nilai luhur yang dianggap sebagai tameng negara, juga harus  berperan dalam perawatan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknisnya. Dan sebaliknya iptek juga harus selalu dilandasi oleh nilai-nilai pancasila, karena pancasila sebenarnya adalah alat kebudayaan yang berbeda dengan pemikiran tentang agama, pendidikan, politik, kemasyarakatan, kebudayaan dan ekonomi, yang mengkoordinasikan berbagai aktivitas kehidupan masyarakat.

Bangsa Indonesia sendiri telah memiliki akar budaya dan agama yang sangat kuat sejak dahulu kala, maka jika ilmu pengetahuan dan teknologi dibiarkan berkembang sebagaimana adanya tanpa  ideologi berakar, sama halnya dengan melakukan ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa arah dan arah yang jelas. yang dapat menghancurkan umat dan bangsa Indonesia. Dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi Indonesia,
berupaya untuk mempermudah kehidupan masyarakat di berbagai bidang kehidupan. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia dapat dilihat dengan adanya teknologi yang terus berkembang seperti satelit, misalnya Indonesia memiliki satelit Palapa yang memungkinkan Indonesia untuk mengakses berbagai informasi melalui sinyal yang dikirim ke perangkat elektronik seperti televisi, radio, telepon dan lain-lain. Efek positif dan negatif dari ilmu pengetahuan dan teknologi adalah:

Positif>> penciptaan mesin canggih, fasilitasi komunikasi dan  pembelajaran. Negatif>> ketagihan, gurami, mengandung unsur kekerasan dan pornografi.


Rangkuman Artikel 14b

Perkembangan ilmu pengetahuan di Indonesia, identitas bangsa Indonesia juga harus dikembalikan kepada bangsa Indonesia. Teori kebenaran Pancasila mensyaratkan kebenaran ilmiah  sekaligus memenuhi kebenaran koherensi, kesepadanan dan pragmatisme. Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia meliputi seluruh  kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara serta kegiatan keilmuan. Oleh karena itu, rumusan Pancasila sebagai dasar pengembangan kegiatan keilmuan di Indonesia merupakan suatu keharusan.
Dalam perkembangan ilmu pengetahuan Indonesia terlebih dahulu harus menyelidiki kebenaran yang unik menurut Pancasila. Karena Pancasila sebagai pandangan hidup dan dasar negara akan selalu menjadi ukuran bagi setiap sikap dan tindakan, termasuk tindakan.

Berdasarkan jurnal di atas dapat dilihat hasil penelitian dan pembahasannya:
Pengetahuan adalah hasil pengetahuan seseorang tentang sesuatu. Menurut The Liang Gi (2000; 127-130), memiliki 5 ciri utama: 

1. Empiris. Pengetahuan ini diperoleh melalui observasi dan eksperimen. 

2. Sistematis. Berbagai informasi dan data yang diorganisasikan ke dalam satu set informasi memiliki ketergantungan dan hubungan yang teratur. 

3. Tujuan. Informasi berarti bahwa informasi bebas dari bias pribadi dan preferensi pribadi.

4. Analitis. Pengetahuan ilmiah mencoba memecah masalahnya menjadi bagian-bagian yang terperinci untuk memahami berbagai sifat, hubungan, dan peran bagian-bagian itu. 

5. Konfirmasi. Siapa pun dapat memeriksanya. Selanjutnya Van Melsen (1985; 65-67) mengemukakan bahwa pengetahuan dicirikan oleh delapan ciri, yaitu: 

1. Sains harus mencapai  keseluruhan koheren secara metodologis secara logis. Artinya penelitian memiliki sistem  (metode) atau batasan (susunan logis). 

2. Ilmu bersifat tanpa pamrih karena  erat kaitannya dengan tanggung jawab peneliti. 

3. Universalitas ilmu pengetahuan. 

4. Objektivitas, artinya semua ilmu dipandu oleh objek dan tidak terdistorsi oleh bias subjektif. 

5. Informasi tersebut harus dapat diverifikasi oleh semua ilmuwan yang relevan, sehingga informasi tersebut harus dapat dilintasi. 

6. Progresivitas berarti jawaban ilmiah baru benar-benar ilmiah jika mengandung pertanyaan baru dan kembali menimbulkan masalah baru. 

7. Kritis, yaitu. tidak ada teori yang pasti, setiap teori terbuka untuk penelitian kritis yang menggunakan informasi baru. 

8. Ilmu pengetahuan harus dapat dijadikan sebagai manifestasi dari kesatuan teori dan praktek.

Dapat dilihat bahwa majalah tersebut telah menjelaskan secara lengkap hubungannya dengan sila-sila Pancasila dan  teori-teorinya, sehingga dapat saya simpulkan bahwa materi tersebut antara lain memuat teori kebenaran Pancasila yang membutuhkan kebenaran ilmiah untuk sekaligus memenuhi kebenaran koherensi, korespondensi dan pragmatik.

Berdasarkan rangkuman di atas, saya dapat berpendapat bahwa perkembangan iptek memiliki dampak positif dan  negatif, namun untuk menghindari dampak negatif yang terpenting adalah  kesadaran diri individu dalam memanfaatkan iptek, agar tidak terjadi penyalahgunaan dan ketergantungan diri tersebut. Kesadaran  juga perlu acuan, atau nilai-nilai pancasila, agar setiap orang mengetahui dan mengetahui bagaimana membedakan mana yang baik dan mana yang buruk dengan memperhatikan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.