Nama : Fiola Oktanica
NPM : 2210031139
Meresume jurnal A dan B
Judul : Teori Kebenaran Pancasila Sebagai Dasar Pengembangan Ilmu dan Pentingnya Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Menghadapi Perkembangan IPTEK.
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang ada saat ini selain dapat memberikan dampak positif dan berbagai kemudahan untuk kehidupan manusia, tak bisa kita pungkiri juga perkembangan IPTEK ini juga dapat mendatangkan berbagai hal-hal yang negatif. Oleh karena itu IPTEK perlu menyesuaikan dan mempertimbangkan nilai-nilai ideologi bangsa dalam pengembangnya baik dari aspek nilai agama maupun budaya semua haruslah relevan dan senantiasa mengacu pada nilai-nilai luhur bangsa agar tidak merugikan manusia dan merusak sendi-sendi kehidupan bangsa.
1. Perkembangan IPTEK di Indonesia
IPTEK ini dikembangkan dengan tujuan untuk memudahkan kehidupan manusia di berbagai bidang kehidupan, disisi lain IPTEK ternyatajuga membawa dampak negatif. Berikut contoh dampak positif dari IPTEK:
-Memudahkan proses pembelajaran
-Memudahkan komunikasi dengan orang lain
-Menunjang kegiatan produksi
Berikut contoh dampak negatif dari IPTEK:
-Mengandung unsur kekerasan bahkan pornografi
-Membuat ketergantungan dan rasa malas, karena terlalu nyaman dan dimudahkan oleh teknologi
-Carding, yaitu pembobolan kartu kredit melalui internet
2. Pancasila Sebagai Pandangan Hidup Bangsa
Adapun kedudukan pancasila sebagai pandangan hidup bangsa adalah sebagai berikut :
a. Pancasila sebagai sumber solusi penyelesaian masalah
b. Pancasila sebagai pembangun karakter.
c. Pancasila memiliki kedudukan sebagai alat pemersatu bangsa.
3. Makna Tiap Sila Pancasila
Adapun makna Pancasila dan lambangnya akan dijelaskan sebagai berikut :
• Sila Pertama : Nilai Ketuhanan iyang dijadikan sebagai sila pertama menunjukkan bahwa Tuhan menjadi pedoman yang utama bagi setiap manusia dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara.
• Sila Kedua : Hal ini dapat diterapkan dengan mengakui persamaan derajad, persamaan hak dan kewajiban asasi setiap manusia, tanpa membeda-bedakan suku, keturunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, warna kulit dan sebagainya.
• Sila Ketiga : Hal ini menunjukkan bahwa meski Indonesia teridir atas macam ras, suku, budaya, tetapi tetap menunjukkan sebagai negara yang bersatu.
• Sila Keempat : Yaitu menjadikan musyawarah sebagai solusi untuk setiap perbedaan atau pertentangan yang terjadi di kehidupan.
• Sila Kelima : Yaitu suatu keadilan sosial yang mana keadilan social ini berhak didapatkan oleh setiap masyarakat tanpa melihat status maupun kedudukannya serta negara ini menjamin kemakmuran dan kesejahteraan rakyat Indonesia.
Pengembangan ilmu di Indonesia juga harus dikembalikan pada manusia Indonesia, jati diri bangsa Indonesia. Teori kebenaran Pancasila menghendaki, bahwa kebenaran ilmiah itu sekaligus memenuhi kebenaran koherensi, korespondensi, dan pragmatik. Ketiga hal tersebut secara simultan saling melengkapi dalam kerja ilmiah. Artinya tidak menonjolkan atau mementingkan salah satunya. Untuk pengembangan ilmu
di Indonesia nilai kebenaran Pancasila harus dijadikan dasarnya. Berikut merupakan lima hal terkait pancasila yang berkedudukan sebagai landasan kebijakan dari pengembangan ilmu pengetahuan :
• IPTEK yang dikembangkan haruslah menghormati keyakinan religius masyarakat Indonesia.
• IPTEK harus bertujuan untuk pengembangan manusia dan berdasarkan nilai-nilai kemanusiaan.
• IPTEK menjadi unsur yang menghomogenisasi budaya dan memperkuat persatuan serta mengembangkan pendidikan.
• Penguasaan IPTEK haruslas demokratis dan merata karena ini juga termasuk dalam sistem pendikan dimana pendidikan itusendiri merupakan tuntutan dan hak
seluruh masyarakat.
• Kesenjangan dalam penguasaan IPTEK harus diminimalisir dan IPTEK harus merata dan mampu membantu masyarakat untuk menjadi lebih sejahtera.
Dengan adanya landasan tersebut diharapkan dapat mengurangi kekhawatiran masyarakat terkait perkembangan IPTEK dimana pancasila sejatinya mampu mengkomodir segala aspek-aspek yang menjadikan IPTEK berkembang dengan baik dan sesuai dengan harapan masyarakat.
4. Upaya Pengimplementasian Nilai- nilai Pancasila Kepada Masyarakat
Berikut Upaya- upaya yang dapat dilakukan untuk memperkuat pengimplementasian nilai-nilai Pancasila:
1.Melalui dunia pendidikan, yaitu dengan menambahkan mata pelajaran khusus pancasila pada setiap satuan pendidikan bahkan sampai ke perguruan tinggi. Dengan ini warga Indonesia mendapatkan pengenalan sekaligus pemahaman nilai-nilai Pancasila sejak dini.
2. memanfaatkan media masa tersebut sebagai media edukasi yang dapat menjangkau semua orang untuk lebih mengenal Pancasila baik melalui bacaan di laman berita, artikel dan juga sosial media seperti postingan di Instagram, maupun melalui tayangan youtube.
3. Memberikan sanksi kepada pihak-pihak yang melakukan pelanggaran terhadap pancasila. Pemberian sanksi ini sangat penting agar tidak terjadi pelanggaran perilaku yang menyimpang dari nilai-nilai Pancasila.
4. Menolak dengan tegas paham-paham yang bertentangan dengan Pancasila. Misalnya paham terkait radikalisme.
5. Menjadikan Pancasila sebagai acuan dalam bertindak dan memanfaatkan teknologi. Pancasila dapat menjadi penyaring/filter dalam kaitannya manusia dengan teknologi di era globalisasi saat ini.
6. Kritis dan bijak serta selalu dapat memilah hal-hal atau informasi yang didapat agar tidak menyimpang dari nilai-nilai Pancasila. Misalnya tindakan penyebaran berita hoax atau informasi yang tidak memiliki kejelasan sumbernya.