Posts made by Firda Indah Cahya Aulia 2211031153

Nama: Firda Indah Cahya Aulia
Npm: 2211031153
Kelas: AKT.D



Pertanyaan 1:
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
Menekankan bahwa pengembangan IPTEK harus dimaknai sebagai bentuk syukur pemberian akal oleh Tuhan. Sehingga dalam proses pengembangan IPTEK bukan untuk mencederai keyakinan umat beragama. Melainkan IPTEK dikembangkan untuk memudahkan kegiatan manusia.

Kemanusiaan yang adil dan beradab
menekankan bahwa dalam pengembangan IPTEK janganlah merugikan manusia individual maupun umat manusia yang sekarang maupun yang akan datang agar bisa menyejahterakan manusia. Sehingga dalam penerapannya tetaplah sesuai dengan perkembangan zaman dengan beradab.

Persatuan Indonesia
Pengembangan IPTEK ditujukan untuk seluruh tanah air dan bangsa secara merata. Selain itu, sila ini juga memberikan kesadaran bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia dapat meningkat dengan adanya kemajuan IPTEK. Dengan IPTEK kita bisa mengetahui sejarah kelam bangsa Indonesia, sehingga dengan mengetahui hal tersebut membuat kita sadar betapa berutang budi kita kepada pahlawan yang memerdekakan bangsa, sehingga dari sana tumbuhlah rasa nasionalisme.

Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
Menekankan agar membuka kesempatan yang sama bagi semua warga untuk dapat mengembangkan IPTEK dan merasakan hasilnya sesuai kemampuan dan keperluan masing-masing sehingga tidak terjadi monopoli IPTEK.

Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Menekankan bahwa dalam pengembangan IPTEK harus didasarkan pada keseimbangan dan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan.



Pertanyaan 2:
Pancasila adalah ideologi bangsa. Sehingga jika warganegara, ilmuwan, pemimpin menerapkan sila-sila dalam kehidupan sehari-hari, dalam melakukan riset, dalam memimpin. Maka tentu saja setiap nilai-nilai Pancasila yang terimplementasi dapat membuat keadaan aman, tentram, damai dan sejahtera.
Jika warga negara yang pancasilais tentu saja tidak ada terjadi pelanggaran hukum, karena Pancasila menteraturkan kehidupan bermasyarakat.
Jika ilmuwan pancasilais tentu saja temuan-temuannya akan didedikasikan untuk kepentingan khalayak ramai dan tidak merugikan.
Dan jika pemimpin pancasilais akan memiliki nilai moral sesuai dalam sila Pancasila yaitu; beriman, menjunjung tinggi HAM, memiliki rasa nasionalisme, mendengarkan rakyat, serta adil merupakan 5 karakteristik pemimpin yang dibutuhkan oleh Bangsa Indonesia. Dengan karakter yang berlandaskan Pancasila sebagai ideologi Negara , diharapkan pemimpin mampu membawa Indonesia ke arah yang lebih baik lagi, yaitu kepada kesejahteraan dan kemakmuran seperti yang dicita-citakan oleh seluruh rakyat Indonesia .
Pertanyaan 1:
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
Menekankan bahwa pengembangan IPTEK harus dimaknai sebagai bentuk syukur pemberian akal oleh Tuhan. Sehingga dalam proses pengembangan IPTEK bukan untuk mencederai keyakinan umat beragama. Melainkan IPTEK dikembangkan untuk memudahkan kegiatan manusia.

Kemanusiaan yang adil dan beradab
menekankan bahwa dalam pengembangan IPTEK janganlah merugikan manusia individual maupun umat manusia yang sekarang maupun yang akan datang agar bisa menyejahterakan manusia. Sehingga dalam penerapannya tetaplah sesuai dengan perkembangan zaman dengan beradab.

Persatuan Indonesia
Pengembangan IPTEK ditujukan untuk seluruh tanah air dan bangsa secara merata. Selain itu, sila ini juga memberikan kesadaran bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia dapat meningkat dengan adanya kemajuan IPTEK. Dengan IPTEK kita bisa mengetahui sejarah kelam bangsa Indonesia, sehingga dengan mengetahui hal tersebut membuat kita sadar betapa berutang budi kita kepada pahlawan yang memerdekakan bangsa, sehingga dari sana tumbuhlah rasa nasionalisme.

Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
Menekankan agar membuka kesempatan yang sama bagi semua warga untuk dapat mengembangkan IPTEK dan merasakan hasilnya sesuai kemampuan dan keperluan masing-masing sehingga tidak terjadi monopoli IPTEK.

Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Menekankan bahwa dalam pengembangan IPTEK harus didasarkan pada keseimbangan dan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan.



Pertanyaan 2:
Pancasila adalah ideologi bangsa. Sehingga jika warganegara, ilmuwan, pemimpin menerapkan sila-sila dalam kehidupan sehari-hari, dalam melakukan riset, dalam memimpin. Maka tentu saja setiap nilai-nilai Pancasila yang terimplementasi dapat membuat keadaan aman, tentram, damai dan sejahtera.
Jika warga negara yang pancasilais tentu saja tidak ada terjadi pelanggaran hukum, karena Pancasila menteraturkan kehidupan bermasyarakat.
Jika ilmuwan pancasilais tentu saja temuan-temuannya akan didedikasikan untuk kepentingan khalayak ramai dan tidak merugikan.
Dan jika pemimpin pancasilais akan memiliki nilai moral sesuai dalam sila Pancasila yaitu; beriman, menjunjung tinggi HAM, memiliki rasa nasionalisme, mendengarkan rakyat, serta adil merupakan 5 karakteristik pemimpin yang dibutuhkan oleh Bangsa Indonesia. Dengan karakter yang berlandaskan Pancasila sebagai ideologi Negara , diharapkan pemimpin mampu membawa Indonesia ke arah yang lebih baik lagi, yaitu kepada kesejahteraan dan kemakmuran seperti yang dicita-citakan oleh seluruh rakyat Indonesia .
Nama: Firda Indah Cahya Aulia
Npm: 2211031153
Kelas: AKT. D

Pancasila merupakan falsafah dan pedoman hidup bangsa indonesia
dari hasil pemikiran yang mendalam yang dilakukan oleh anak
bangsa. Perkembangan ilmu pengetauan saat ini dan di masa yang
akan datang sangat cepat di berbagai lini kehidupan berbangsa dan
bernegara, memasuki dan mempengaruhi segala aspek kehidupan
adat dan budaya bangsa. Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan
Tekhnologi yang tidak dibarengi dengan dasar-dasar Pancasila yang
kuat justru akan menjadi aspek penghancur bangsa, terutama dari
segi moralitas dan mentalitas. Perkembangan ilmu pengetahuan dan
tekhnologi yang terlampau deras menyebabkan terlalu mudahnya
informasi dari seluruh penjuru dunia masuk ke dalam bangsa kita,
sehingga penting kiranya memperkuat warga Negara menanamkan
nilai-nilai pancasila sebagai dasar dalam memahami dan
mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Implementasi sila-sila dalam ilmu filsafat
Pancasila sebagai filsafat dapat membuka cakrawala bagi diskusi secara terbuka terhadap masalah-masalah dan sekaligus secara kritis terhadap penyempitan-penyempitan ideologis.

Implementasi sila-sila dalam pengembangan iptek
1. Ketuhanan yang maha esa
a. Percaya dan takwa kepada Tuhan yang maha Esa sesuai dengan agama
dan kepercayaan masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil
dan beradab.
b. Hormat menghormati dan berkerjasama antara pemeluk agama dan
penganut kepercayaan yang berbeda-beda, sehingga terbina kerukunan
hidup.
c. Saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya.
d. Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan kepada orang lain.
Sedangkan menurut Muchtar Nilai-Nilai di dalam sila Ketuhanan
yang Mahasa Esa terkandung nilai Religius antara lain adalah:
a. Kepercayaan Terhadap adanya Tuhan Yang Maha Esa sebagai pencipta
segala sesuatu dengan sifat-sifat yang sempurna dan suci seperti
Mahakuasa, Maha Adil, Maha Bijaksana, dan sebagainya;
b. Ketakwaan Terhadap Tuhan yang Maha Esa, yakni menjalankan semua
perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. (Prasetio P, 2014)

2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
a. Mengakui persamaan derajat, persamaan hak dan persamaan kewajiban
antara sesame manusia.
b. Saling mencintai sesame manusia.
c. Mengembalikan sikap tenggang rasa
d. Tidak semena-mena terhadap orang lain
e. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan
f. Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan
g. Berani membela kebenaran dan keadilan
h. Bangsa indonesia merasa dirinya bagian dari seluruh umat manusia,
karena itu dikembangkan sikap hormat-menghormati dan bekerjasama
dengan bangsa lain.

3. Persatuan Indonesia. Pengakuan terhadap bhineka Tunggal Ika suku bangsa, etnis, agama, adat
istiadat dan kebudayaan.
b. Pengakuan terhadap persatuan bangsa dan wilayah indonesia serta wajib
membela dan menjunjung tingginya (Patriotisme).
c. Cinta dan bangga akan bangsa dan Negara Indonesia (Nasionalisme).

4. Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam
permusyawaratan perwakilan
a. Negara adalah untuk kepentingan seluruh rakyat.
b. Kedaulatan adalah ditangan rakyat
c. Manuasia indonesia adalah sebagai warga Negara dan warga masyarakat
mempunyai kedudukan, hak dan kewajiban yang sama.
d. Pimpinan kerakyatan adalah hikmat kebijaksanaan yang dilandasi akal
sehat.
e. Keputusan yang diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat oleh
wakil-wakil rakyat.

5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
a. Perlakuan yang adil disegala bidang kehidupan terutama dibidang politik,
ekonomi, social dan budaya.
b. Perwujudan keadilan sosial itu meliputi seluruh rakyat Indonesia.
c. Keseimbangan antara hak dan kewajiban.
d. Menghormati hak milik orang lain
e. Cita-cita masyarakat yang adil dan makmur yang merata material dan
spiritual bagi seluruh rakyat indonesia.
f. Cinta akan kemajuan dan pembangunan.