གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Evandra Pramana

Evandra Atallah Pramana
2218011107

Dalam kegiatan hari ni terdapat 3 pemateri yang sangat bagus nan apik,berikut adalah resume dari materi pada sabtu 22-10-2022 di gsg acara Stadium Generale

Materi 1
Dr. Mohammad Bahrudin, M. A.
Ketua FKUB Lampung
Spirit Moderasi Beragama
Konferensi WCRP , Kyoto , 1970
Genesis and contents of the Global Ethic Project
• Npeace among the nations without peace among the religions .
• No peace among the religions without dialogue among the religions .
• No dialogue among the religions without a consensus on shared ethical values , a global ethic
• No new world order without a global ethic .
Di tengah pluralitas kita harus rukun, karena pluralitas takkan pernah hilang, jafi kita harus berdamai dan hidup berdampingan agar tercapai kedamaian.
Moderasi beragama merupakan soul / ruh kerukunan umat beragama & kerukunan umat beragama merupakan pilar kerukunan nasional. Dari ke-6 agama yang disahkan di Indonesia yaitu Islam, hindu, kristen, katolik, hindu dan konghucu, diharapkan untuk rukun. Rukun dalam hal ini yaitu umatnya, buakn ajaran agamanya yang ‘dirukunkan' dengan mencampuradukkan berbagai ajaran agama tersebut.
Moderasi sering dijabarkan melalui tiga pilar , yakni : moderasi pemikiran , moderasi gerakan , dan moderasi perbuatan .
MODERASI BERAGAMA DALAM BERBAGAI BIDANG
• Moderasi dalam berkeyakinan ,
• Terbukanya Pintu Rukhsah ( Keringanan ), bahwa ajaran agama itu tidak menyusahkan, contohnya orang sakit boleh tidka puasa,
• Rutin menjalankan ajaran agama walaupun sedikit , lebih baik sedikit tapi rutin, daripada sangat taat di periode waktu tertentu saja
• Moderat dalam perilaku , yaitu jangan berlebihan dalam berperilaku mengenai suatu hal
• Moderat dalam membelanjakan harta, yaitu tidak boros ataupun pelit dalam membelanjakan harta hingga menyusahkan diri.
Hambatan dan Solusi pada Global Ethic
Ekslusivisme adalah sikap keagamaan yang memandang bahwa ajaran yang paling benar adalah agama yang dipeluknya, yang lainnya sesat. Kaum eksklusif biasanya mendorong penganutnya menutup diri terhadap relasi sosial dengan pemeluk agama lain.
Eksklusivisme memiliki perilaku sebagai
berikut:

• Blind obedience
• Intolerance
• Racism
Ketiga hal tersebut akan menjauhkan kita dari Inklusifisme. Inklusivisme merupakan sebuah paham yang menganggap bahwa kebenaran tidak hanya terdapat pada suatu kelompok. Hal ini merupakan suatu keyakinan bahwa setiap agama membawa ajaran keselamatan.
Indikator Moderat:
• ACKNOWLEDGE : Menghormati kehadiran agama lain di negera kita ;
• CELEBRATE : Menikmati keberagaman yang disumbangkan setiap agama ;
• VALUE : Menjunjung tinggi nilai - nilai luhur universal agama - agama ;
• LEARN : Belajar dari pengalaman dan sejarah masa lalu ;
• RESPECT : Mengaapresiasi kontribusi setiap kelompok agama ;
• TOLERATE: Memberikan hak yang sama kepada agama lain.

MATERI 2 :

Prof. Dr. H.A Gani., S.Ag., SH., M.Ag

Judul : Penguatan Karakter Melalui Pendidikan Spiritual

DLam era globalisasi ini banyak terjadi penyimpangan-penyimpangan moral dalam kalangan muda mudi Indonesia, seperti pergaulan bebas,pesatnya era globalisasi dan trend yang kurang baik dari luar negeri. jadi, diperlukan pendidikan spiritual untuk menjadi pedoman dalam menjalani kehidupan di era sekarang. Pendidikan spiritual penting untuk memperkuat agama dalam setiap mahasiswa dan agar terhindar dari hal hal yang menyimpang dan tidak baik.

Mahasiswa sukses adalah mereka yang bisa mengelola waktu, mereka yang bisa menerima kesuksesan orang lain. Orang yang paling beruntung adalah mereka yang bisa mengamalkan amal-amal baik dan menyeimbangkan urusan dunia dan akhiratnya.

MATERI 3
PENGUATAN KARAKTER KEBANGSAAN
Dr.SairulBasri,S.Ag,SH.M.Pd

Nasionalisme dan ideologi.
Negara indonesia tidak dapat dimasuki bangsa asing kecuali dengan penghancuran dari dalam atau memiliki masaalh sendiri seperti :

1.Adanya perang ekonomi, teknologi dan ancaman non militer di masa depan.
Tidak adanya agresi militer dengan cara adanya virus atau senjata biologis misalnya covid 19.
2. terdapat pornografi
3. terdapat narkoba
4. terdapat radikalisme dan terorisme
5. Politik itu dinamis siap bertanding ,bersanding. Masih menganut teori eropa.
Alat pemersatu
1. UUD 1945
2. Pancasila
3. Bhineka tunggal ika
4. NKRI

Ideologi negara terancam apabila warga negara :
1. Bertindak sendiri tanpa kearifan lokal
2. Tidak ditanamkan sejak dini
3. Pancasila hanya sebagai slogan saja
4. Berpikir dan berupaya untuk mengganti ideologi
5. Melemahkan kebhinekaan

Hal yang harus di lakukan : 

1. Jangan mudah percaya kepada orang lain
2. Laporkan jika ada kecurigaan
3. Jangan mudah meniru budaya asing
4. Dekatkan diri kepada allah swt
5. Harus berprestasi
6. Hormati orang tua dan guru
7. Menjadi orang baik dan benar

begitulah kira2 apa yang saya dapatkan dari kegiatan hari ini.