Nama: Arya Maysa Pratama
NPM: 2217011150
Kelas: C
Jurnal ini membahas hubungan antara demokrasi dalam pemilihan umum (pemilu) daerah dengan nilai-nilai sila keempat Pancasila, yaitu "Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan." Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana pemilu daerah mencerminkan nilai-nilai demokrasi Pancasila, mengkritisi pelaksanaan pemilu daerah yang dinilai belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip musyawarah, keadilan, dan kebijaksanaan. Pemilihan umum ini merupakan jembatan untuk mewujudkan Indonesia yang berdikari, karena pemimpin yang diseleksi dengan begitu ketat dan mempunyai harapan untuk Indonesia dipimpin oleh kepala Negara atau kepala daerah yang memiliki kompentensi. Pemilihan umum secara epistimologi yaitu melakukan regenerasi kepemimpinan secara terbuka.
Negara yang berupaya untuk mewujudkan demokrasi yang dinginkan maka perlu adanya perkembangan dinamika pemilihan umum daerah di Indonesia, salah satu contoh bentuk demokrasi dalam konteks pemilukada adalah adanya calon pemimpin yang bertarung secara independen dalam kata lain mengajukan pencalonan tanpa partai politik, akan tetapi pemilihan umum secara independen di Indonesia sangat sulit dan harus memenuhi ketentuan syarat yang sangat berat, memungkinkan
bakal calon gugur. Demokrasi dalam sila keempat Pancasila perlu dikuatkan lagi dalam sistem pemilihan umum di Indonesia
untuk menghindari konflik-konflik sosial yang selama ini terjadi dan stigma bahwa
peluang maju sebagai independen sangatlah sulit haruslah dihapuskan.