Posts made by Hasyim Adhafizh

Nama : Hasyim Adhafizh Sofyan
NPM : 2258011017

Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) merupakan hasil karya manusia. IPTEK sendiri digunakan dalam menghadapi kehidupan dan membantu memudahkan manusia dalam bekerja. IPTEK dapat digunakan untuk berbagai kepentingan. Dampak yang muncul dari keberadaan IPTEK juga terdiri dari dampak positif maupun dampak negatif.
Pancasila merupakan suatu pedoman atau petunjuk bagi seluruh rakyat Indonesia dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila dan IPTEK saling berkaitan satu sama lain. Hubungan IPTEK dengan Pancasila dapat dilihat pada nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Nilai-nilai yang terkandung tersebut sangat berpengaruh terhadap perkembangan IPTEK baik di masa sekarang, maupun di masa yang akan datang.

Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) merupakan hasil karya manusia yang digunakan dalam menghadapi kehidupan dan membantu memudahkan manusia dalam bekerja. Pancasila merupakan suatu pedoman atau petunjuk bagi seluruh rakyat Indonesia dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara. Hubungan IPTEK dengan Pancasila dapat dilihat dari nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Dimana nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila memuat hal yang sangat penting untuk mendukung proses perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Nama : Hasyim Adhafizh Sofyan
NPM : 2258011017

Judul : Penanaman Nilai-nilai Pancasila Melalui Kontrol Sosial Oleh Media Massa Untuk Menekan Kejahatan Di Indonesia, Nurani Hukum, Vol. 3 No. 1
Penulis : Ariesta Wibisono Anditya
Tahun terbit : Juni 2020

Masyarakat selalu mengalami perkembangan yang membuat munculnya perubahan tata nilai yang ada. Akibat perkembangan teknologi yang sedemikian, segala bentuk telekomunikasi dapat terjadi tanpa mengenal waktu, sehingga aliran dalam filsafat, ideologi, dan kebudayaan pada umumnya mudah dikenal oleh berbagai jenis kelompok masyarakat dan mempengaruhi tata nilai yang mereka miliki. Definisi dari media massa apabila ditelusuri dari kata “media” sendiri berarti alat, corong, instrumen, jalan, medium, penghubung, perangkat, perantara, peranti, saluran, sarana, wahana. Sedangkan kata “massa” berarti agregat, jasad, kawula, komposit, konglomerat, korpus, pengikut, publik, substansi. Sementara pengertian “media massa” sendiri adalah sarana dan saluran resmi sebagai alat komunikasi untuk menyebarkan berita dan pesan kepada masyarakat luas. Pemanfaatan media massa pada umumnya dapat diklasifikasikan ke dalam dua jenis, yaitu media cetak dan media elektronik.

Hakekat isi Pancasila menurut Sunoto yakni terdiri atas hakekat Tuhan, hakekat manusia, hakekat satu, hakekat rakyat, dan hakekat adil.

Nilai-nilai Pancasila, dibagi menjadi 3 kategori yaitu :
1. nilai materi yaitu segala sesuatu yang berguna bagi unsur manusi
2. nilai vital yaitu segala sesuatu yang berguna bagi manusia untuk dapat mengadakan kegiatan atau aktivitas
3. nilai kerohanian yaitu segala sesuatu yang berguna bagi rohani manusia.

Pers memiliki beberapa pengertian yaitu:
Pers dalam arti sempit mengandung penyiaran pikiran, gagasan berita dalam jalan kata tertulis. Sedangkan, Pers dalam arti luas memasukkan di dalamnya semua media massa komunikasi yang memancarkan pikiran dan perasaan baik dengan kata-kata tertulis maupun dengan kata-kata lisan.

Sangat disayangkan ketika keterikatan tersebut sampai dengan sekarang sekedar merupakan rumusan belaka, tidak nampak adanya unsur baik dari pihak ekseklitif maupun legislatif untuk merealisasikannya secara nyata alasan masyarakat sebagai pelaksanaan kehidupan berbangsa dan bernegara. Jauh sebelumnya. Notonegoro pernah mengemukakan, bahwa apabila pelanggaran moral Pancasila itu terus menerus dilakukan banyak orang akan merusakkan derajat hidup seluruhnya, tidak hanya moral tetapi juga kultural, religius, sosial ekonomi, dan akan membawa keburukan bagi bangsa, rakyat dan negara.
NAMA : HASYIM ADHAFIZH SOFYAN
NPM : 2258011017

1. Bagaimanakah sistem etika perilaku politik saat ini? Sudah sesuaikan dengan nilai-nilai Pancasila? Jelaskan!

Menurut saya, sistem politik yang diterapkan untuk mengatur etika perilaku politik belum sejalan dengan nilai-nilai Pancasila, dalam implementasinya banyak hal yang perlu dibenahi dan dikoreksi agar mampu menghasilkan hasil yang maksimal dan lebih baik dari sebelumnya. Sistem etika perilaku politik dilihat dari artikel tersebut dan kondisi birokrasi pemerintah Indonesia saat ini yang semakin menunjukan adanya penyimpangan paradigma pemerintahan dan pelanggaran kode etik jajaran birokrat. Pada era reformasi sampai saat ini Pancasila sebagai sistem etika tenggelam dalam perebutan kekuasaan yang menjurus kepada pelanggaran etika politik. Salah satu bentuk pelanggaran etika politik adalah abuse of power, baik oleh penyelenggara negara di legislatif, eksekutif maupun yudikatif. Penyalahgunaan kekuasaan atau kewenangan inilah yang menciptakan korupsi di berbagai kalangan penyelenggara negara. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian sistem etika perilaku politik saat ini belum sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.


2. Etika selalu terkait dengan masalah nilai sehingga perbincangan tentang etika, pada umumnya membicarakan tentang masalah nilai (baik atau buruk). Bagaimanakah etika generasi muda yang ada di sekitar tempat tinggal mu? Apakah mencerminkan etika dan nilai yang dianut oleh bangsa Indonesia? Berikan solusi mengenai adanya dekadensi moral yang saat ini terjadi !

Menurut saya, etika generasi muda saat ini sedikit telah memudar. Banyak sekali faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan ini, antara lain kemajuan teknologi komunikasi dan globalisasi. Banyak sekali budaya negara asing dan etika negara asing yang masuk ke dalam pergaulan anak muda di Indonesia. Kemunduran beretika ini biasanya terjadi pada anak-anak usia belia yang kurang dipantau oleh orangtuanya, yakni mulai dari pergaulan hingga penggunaan gadget di internet. Sudah sepantasnya orang tua tetap mengawasi anaknya dan mengevaluasi sikap anak agar mereka dapat membuang etika sopan santun yang buruk. Peran sekolah atau lembaga pendidikan pun tak kalah penting. Dengan mengedepankan pendidikan moral pada pembelajaran , saya yakin etika anak muda di Indonesia dapat membaik dan menyesuaikan dengan era globalisasi.
Nama : Hasyim Adhafizh Sofyan
NPM : 2258017011

Analisis Soal
1.Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai proses pendidikan di tengah pandemi covid-19, Jelaskan!
Menurut pendapat saya proses pendidikan ditengah pandemik ini memiliki dampak postif dan negatif, dampak positifnya yaitu dunia pendidikan mendapat perhatian yang khusus, ini akan menjadi peluang untuk memajukan dunia pendidikan nantinya, selain itu munculnya kreativitas tanpa batas, munculnya aplikasi-aplikasi pembelajaran online dan lain sebagainya, namun disisi lain sesui dengan narasi di atas bahwa pembelajaran online ini berpotensi membuat kesenjangan sosial ekonomi, dan miningkatnya angka putus sekolah, selain fasilitas yang tidak memadai, seperti kesulitan jaringan atau akses, atau fasilitas penunjang dalam pembelajaran sehingga banyak dari siswa-siswa yang malas, dan mengganggap pendidikan itu tidak begitu penting, sehingga mereka lalai, dan mengandalkan google saja ketika ujian.

2.Bagaimanakah mengefektifkan dan memaksimalkan proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 supaya tetap berkorelasi dengan implementasi nilai Pancasila?
Pembelajaran dapat dilakukan dengan sistem Hybrid dan juga dibuat untuk interaktif (semenarik mungkin). Dengan begini, siswa akan lebih tertarik untuk menjalani pembelajaran dan juga meminimalisir penularan COVID-19. Akan tetapi, apabila peningkatan COVID-19 terjadi maka pembelajaran dapat dibuat secara daring kembali. Peran pemerintah juga tak kalah penting dalam pemberian internet untuk siswa-siswa agar mereka memiliki kemudahan untuk mengikuti online conference seperti zoom atau Google meet.

3.Berikan contoh kasus yang terkait dengan pengembangan karakter Pancasila, seperti jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, dan cinta damai di lingkungan anda dan bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai contoh kasus tersebut!
Disiplin waktu datang tepat waktu, Jujur tidak mencontek saat ujian, Tanggung jawab atas segala perbuatan yang telah dilakukan, Gotong royong membersihkan lingkungan sekitar, Menjaga ketentraman dan persaudaraan antar satu sama lain dan Santun kepada orang yang lebih tua.

4.Jelaskan yang dimaksud dengan hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, bersikap dan berperilaku masyarakat?
Pancasila dijadikan landasan dalam berkehidupan. Fungsi dari paradigma adalah untuk menjadi dasar bagi seseorang dalam berinteraksi dengan lingkungannya. Di sisi lain dapat diartikan pula bahwa paradigma adalah bentuk mekanisme seseorang dalam memandang terhadap sesuatu, yang memengaruhinya dalam berpikir.