Kiriman dibuat oleh Husaini Gustiar

Nama: Husaini Gustiar
NPM: 2218011125

Analisis Jurnal

PENANAMAN NILAI-NILAI PANCASILA MELALUI KONTROL SOSIAL OLEH MEDIA MASSA UNTUK MENEKAN KEJAHATAN DI INDONESIA
Hakekat isi Pancasila menurut Sunoto terdiri atas hakekat Tuhan, hakekat manusia, hakekat satu, hakekat rakyat, dan hakekat adil. Inti sila-sila Pancasila tersebut merupakan norma Pancasila yang menjadi tolok ukur bagi seluruh penilaian terhadap segala kegiatan kenegaraan, kemasyarakatan, dan perorangan di Indonesia.

Notonagoro menjelaskan mengenai nilai-nilai Pancasila, dengan membaginya ke dalam 3 (tiga) kategori, yaitu :
1. nilai materiil, segala sesuatu yang berguna bagi unsur manusia
2. nilai vital, segala sesuatu yang berguna bagi manusia untuk dapat mengadakan kegiatan atau aktivitas
3. nilai kerohanian, segala sesuatu yang berguna bagi rohani manusia.

Nilai-nilai Pancasila sudah sejak dahulu tertanam dalam masyarakat Indonesia yang majemuk. Pengamalan nilai Pancasila sudah dimulai sejak zaman sebelum Indonesia merdeka sebagai pandangan hidup sehingga berujung pada diraihnya kemerdekaan. Jadi, pada masa sekarang, tinggal bagaimana kita memaknai nilai-nilai Pancasila tersebut dan merealisasikannya dalam pemikiran serta perilaku sehari-hari.
Nama: Husaini Gustiar
NPM: 2218011125

Analisis Soal

A. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai proses pendidikan di tengah pandemi covid-19, Jelaskan!
Menurut saya, pada awal mula pandemic COVID-19, proses Pendidikan di Indonesia cukup kacau karena sebelumnya belum ada persiapan untuk menghadapi masalah ini. Setelah setahun, kegiatan pembelajaran sudah membaik dan dapat kembali mengoptimalkan teknologi untuk pandemi ini. Jika dilihat dari siswa, terdapat beberapa orang yang memang suka dan nyaman dengan kegiatan online ini, tetapi ada juga sebagian lainnya yang tidak terbiasa dengan keadaan ini.

B. Bagaimanakah mengefektifkan dan memaksimalkan proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 supaya tetap berkorelasi dengan implementasi nilai Pancasila?
Caranya adalah tetap mematuhi peraturan untuk tidak keluar rumah jika tidak ada kepentingan dan mengikuti kegiatan pembelajaran secara online dengan baik agar dapat mengurangi angka penularan COVID-19.

C. Berikan contoh kasus yang terkait dengan pengembangan karakter Pancasilais, seperti jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, dan cinta damai di lingkungan anda dan bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai contoh kasus tersebut!
Mungkin, kasus dari lingkungan yang paling dekat adalah disiplin waktu untuk kedatangan Ketika terdapat kelas. Dengan datang tepat waktu, mahasiswa tersebut sudah memiliki sifat disiplin dan tanggung jawab yang baik

D. Jelaskan yang dimaksud dengan hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, bersikap dan berperilaku masyarakat?
Maksudnya adalah nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila harus dapat diimplementasikan dalam kegiatan sehari hari, tidak hanya dipelajari dan dipahami saja agar terciptanya ketertiban, keharmonisan, dan persatuan antar masyarakat Indonesia.
Nama: Husaini Gustiar
NPM: 2218011125

Analisis Jurnal

Pancasila adalah dasar pandangan hidup rakyat Indonesia yang memiliki lima dasar dengan menggambarkan pedoman hidup berbangsa dan bernegara bagi rakyat Indonesia. “Pancasila adalah suatu philosofiche grounfslag atau Weltanschauung yang diusulkan Bung Karno di depan sidang BPUPKI 1 Juni 1945 sebagai dasar negara Indonesia yang kemudian merdeka”.Pendidikan sebagai suatu lembaga yang berfungsi menanamkan dan mewariskan sistem norma tingkah laku perbuatan yang didasarkan kepada dasar-dasar filsafat yang dijunjung oleh lembaga pendidikan dan pendidik dalam suatu masyarakat.

Pancasila sebagai sistem filsafat bisa dilihat dari pendekatan ontologis, epistemologis, maupun aksiologis.
1. Secara ontologis pancasila berdasarkan pada pemikiran tentang negara, bangsa, masyarakat, dan manusia.
2. Secara epistemologis pancasila berdasarkan sebagai suatu pengetahuan intern struktur logis dan konsisten implementasinya.
3. Secara aksiologis pancasila bedasarkan pada yang terkandung di dalamnya, hierarki dan struktur nilai, di dalamnya konsep etika yang terkandung.

Filsafat Pancasila memiliki arti filsafat yang berasal dari kata Philosophy yang secara epistimologis berasal dari philos atau philein yang yang artinya cinta dan shopia yang berarti hikmat atau kebijaksanaan. Pancasila merupakan filsafat negara yang lahir sebagai collective ideologie (cita-cita bersama) dari seluruh bangsa Indonesia.

Prinsip-Prinsip Filsafat Pancasila ditinjau dari kausal Aristoteles meliputi :
a. Kausa Materialis, yang berhubungan dengan materi/bahan, dalam hal ini
Pancasila digali dari nilai-nilai sosial budaya yang ada dalam bangsa Indonesia sendiri.
b. Kausa Formalis, yang berhubungan dengan bentuknya, Pancasila yang
ada dalam pembukaan UUD ’45 memenuhi syarat formal (kebenaran formal).
c. Kausa Efisiensi, kegiatan BPUPKI dan PPKI dalam menyusun dan merumuskan
Pancasila menjadi dasar negara Indonesia merdeka.
d. Kausa Finalis, berhubungan dengan tujuannya, tujuan diusulkannya Pancasila sebagai dasar negara Indonesia merdeka.
Nama: Husaini Gustiar
NPM: 2218011125

Dr. Mohammad Sofwan Effendi, M. Ed. (Plt. Rektor Unila)
Membentuk karakter yang baik sesuai dengan norma & nilai yang ada di indonesia agar dapat memahami bagaimana kita berbangsa & bernegara.

Materi:
Dr. Mohammad Bahrudin, M.A (Spirit Moderasi Beragama)
Konferensi agama dunia 1970 tidak akan ada kedamaian antar bangsa jika tidak ada kerukunan umat beragama. Moderasi beragama adalah ruh kerukunan umat beragama (pilar kerukunan nasional), pilihan untuk memiliki cara pandang, sikap, dan perilaku di tengah-tengah keberagaman. 3 pilar moderasj (pemikiran, perbuatan, gerakan). Hambatan: eksklusivisme (blind obedience, intolerance, racism).

Prof. Dr. Ainul Gani, M. Ag (Penguatan Karakter Melalui Pendidikan Spiritual)
Kenakalan remaja, pelecehan seksual, dan narkotika merupakan contoh-contoh masalah yang masih ada pada generasi saat ini. Salah satu solusi dari permasalahan ini adalah pendidikan spiritual. Hidup ini perlu keseimbangan antara hidup dunia dan akhirat. 4 perkara yang ditanyakan di hari akhir: umur, ilmu, harta, dan tubuh.

Dr. Sairul Basti, M.Pd (Penguatan Karakter Kebangsaan)
Pendidikan bela negara agar mencitai tanah air indonesia, sadar berbangsa dan bernegara, rela berkoban demi bangsa & negara, dan yakin pancasila sebagai ideologi bangsa indonesia.