Posts made by Amti Miftakhur Rizki 2218011183

Nama : Amti Miftakhur Rizki
NPM : 2218011183

1. Bagaimanakah sistem etika perilaku politik saat ini ? Sudah sesuaikah dengan nilai-nilai Pancasila? Jelaskan!

Sistem etika perilaku politik saat ini mungkin secara individu sudah ada yang sesuai dengan nilai-nilai pancasila yang menjunjung tinggi nilai keprofesionalisme, kejujuran, tanggung jawab,kredibelitas,kedisiplinan,dan nilai nilai yang lain. Namun,apabila dilihat secara keseluruhan hampir semua organisasi maupun lembaga negara yang memiliki sistem etika perilaku politik yang berlawanan dengan nilai-nilai pancasila. Hal tersebut terbukti ketika banyaknya paradigma pemerintahan yang seharusnya dibangun tetapi malah melemahkan jajaran pemerintah yang dihadapkan dengan polemik etik. Contoh etika politik saat ini yang tidak sesuai dengan nilai-nilai pancasila,yaitu : banyaknya korupsi,kurangnya kedisiplinan, banyak para budak koporat yang tidak adil dalam melayani masyarakat, dan kurangnya ketekunan maupun keakuratan dalam menjalankan tugas. Sehingga menimbulkan rasa kurang kepercayaan masyarakat pada pemerintah. Namun, semua elemen masyarakat dan generasi muda tidak perlu khawatir karena sampai detik ini pemerintah berusaha untuk menjadikan sistem etika politik yang berpedoman dengan nilai nilai pancasila berupa nilai ketuhanan,nilai kemanusiaan, nilai persatuan,nilai kerakyatan,dan nilai keadilan sosial. Mereka berusaha untuk menjalankan paradigma pemerintah ke jalan yang benar. Namun, hal tersebut perlu bantuan ,kerja sama, dan kesadaran dari seluruh elemen pemerintah maupun masyarakat.

2. Etika selalu terkait dengan masalah nilai sehingga perbincangan tentang etika, pada umumnya membicarakan tentang masalah nilai (baik atau buruk). Bagaimanakah etika generasi muda yang ada di sekitar tempat tinggal mu? Apakah mencerminkan etika dan nilai yang dianut oleh bangsa Indonesia? Berikan solusi mengenai adanya dekadensi moral yang saat ini terjadi !

Etika generasi muda di sekitar tempat tinggal saya memiliki etika yang cukup baik tetapi terasa bila terjadi dekadensi moral. Pengaruh dekadensi moral tersebut terjadi pastinya karena adanya pengaruh globalisasi. Pengaruh globalisasi tersebut menyebabkan perkembangan cara berpendapat,berpikir,dan berperilaku generasi muda yang lebih modern dan kebanyakan dari mereka meniru budaya luar serta meninggalkan tradisi bangsa. Dekadensi moral tersebut dapat terlihat ketika kurangnya tegur sapa antar tetangga, banyak anak muda yang berbicara menggunakan nada tinggi kepada orang yang lebih tua, pergaulan bebas, banyak remaja yang tawuran maupun mabuk-mabukkan,dan aksi coret menyoret di tembok maupun pohon.
Solusi yang tepat untuk mengurangi adanya dekadensi moral pada remaja :
1. Pendidikan dari keluarga. Orang tua pada hal ini memiliki peran yang sangat tinggi dalam memberikan pengawasan maupun pendidikan karakter pada anak. Dapat diketahui bahwa pendidikan pertama itu berasal dari keluarga. Maka dari itu orang tua harus lebih aware terhadap pergaulan maupun kesehatan mental dari sang anak. Selain itu,orang tua harus terus belajar dalam memahami hal tersebut
3. Penegakan Hukum Atas Pelaku Kejahatan
4. Meningkatkan Pendidikan Moral dan Agama
5. Pemerintah memberikan ruang khusus maupun fasilitas bagi remaja untuk mengembangkan kreativitasnya
AMTI MIFTAKHUR RIZKI
2218011183

ANALISIS SOAL

1. Pada saat pandemi covid 19 semua sektor kehidupan berubah,termasuk pendidikan. Pendidikan yang semulanya dilaksanakan secara offline atau tatap muka berubah menjadi daring. Proses Pendidikanpun memerlukan kerja sama yang sangat ekstra dari berbagai pihak. Pihak yang sangat andil disini adalah orang tua,pendidik,dan pelajar itu sendiri. Diri sendiri yang harus dapat mendisiplinkan diri dalam belajar,orang tua yang harus menambah fasilitas dan lebih ekstra dalam mendampingi anaknya belajar. Serta pendidik yang terus berpikir bagaimana beliau tetap mengajar dan berpikir bagaiamana ilmu tersebut dapat tersalurkan kepada pelajarnya. Selain itu hambatan dan tantangan banyak bermunculan,mulai dari banyaknya pendidik dan pelajar yang tidak memiliki fasilitas memadai dan signal dari beberapa daerah yang tidak memadai dalam proses belajar mengajar. Selain itu,konsentrasi dari pelajar pun lebih sulit untuk fokus dalam proses belajar mengajar. Namun demikian,saat terjadinya pandemi makin banyak aplikasi dan berbagai inovasi pendidikan khususnya dalam bidang IT yang berkembang. Para pendidik,pelajar,dan orang tua pun juga banyak yang berkembang kemampuannya dalam bidang IT.

2. Pengefektifan dan pemaksimalan Pendidikan di tengah pnademi covid dapat dilakukan dengan mendorong semua siswa untuk aktif dalam berdiskusi terkait materi apa yang dipelajari melalui media zoom,atau siswa dijak untuk berinovasi dengan pembelajaran yang mana menurut mereka itu efektif untuk penyampaian materi kedepannya hal ini sangat berkorelasi dengan nilai Pancasila sila ke-4 yang mengimplementasikan musyawarah.

3. Dalam kehidupan sehari hari banyak sekali kasus yang bertentangan dengan nilai kejujuran,disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, dan cinta damai . Seperti banyak anak yang membantah orang tuanya sampai orang tuanya sedih,Lingkungan sekitar menjadi kumuh serta banyaknya tanaman yang dicoret coret atau diukir batang pohonnya, pemuda yang berkata kasar dan dengan nada tinggi kepada orang yang lebih tua,semakin tingginya nilai individualisme,dll. Menurut saya kasus kasus tersebut hanya sebagian kecil yang tersebutkan karena masih banyak kasus yang lebih kompleks. Adanya kasus tersebut menunjukkan menurunnya standar nilai tata krama dalam diri generasi muda. Tata krama disini sebenarnya sangat berhubungan erat dengan nilai pancasila. Dengan semakin kompleksnya kasus yang berkembang menunjukkan adanya degredasi nilai moral maupun nilai pancasila yang terkandung dalam kehidupan berbangsa dan bernegara maupun dalam bermasyarakat.

4. Hakikat pancasila dalam pengaktualisasin nilai nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, bersikap dan berperilaku masyarakat disini memiliki maksud bahwa pancasila digunakan sebagai acuan dalam berpikir, bersikap dan berperilaku masyarakat karena nilai nilai yang terkandung dalam pancasila bersikap sesuai dengan perkembangan jaman yang ada. Selain itu,posisi pancasila sebagai ideologi terbuka juga menunjukkan bahwa pancasila terus digunakan sebagai proses paradigma dalam berpikir,bersikap,dan berperilaku.Apabila hakikat tersebut diimplementasikan dalam kehidupan sehari hari oleh warga negaranya,maka akan terciptanya kehidupan yang makmur,damai,tenteram,rukun,dan akan semakin kuat bangsa tersebut dari berbagai ancaman,hambatan,dan tantangan.
AMTI MIFTAKHUR RIZKI
2218011183

FILSAFAT PANCASILA DALAM PENDIDIKAN DI INDONESIA MENUJU BANGSA BERKARAKTER

Pancasila adalah dasar dan ideologi bangsa Indonesia yang mempunyai fungsi dalam kehidupan bangsa dan negara Indonesia.Sila-sila dalam Pancasila menggambarkan tentang pedoman hidup berbangsa dan bernegara bagi manusia Indonesia seluruhnya dan seutuhnya. Filsafat adalah berfikir secara mendalam dan sungguh-sungguh untuk mencari kebenaran. Filsafat tersebut dapat ditinjau melalui pendidikan, dimana pendidikan ini dapat dihubungkan dengan pancasila. Melalui penanaman karakter diharapakan dapat tercipta manusia Indonesia yang cerdas, berperilaku baik, mampu hidup secara individu dan sosial, memenuhi hak dan kewajiban sebagai warga negara yang baik serta beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Semuanya telah mencakup filsafat pendidikan Pancasila yang mempunyai ciri, yaitu integral, etis, dan reigius. Filsafat pendidikan Indonesia berakar pada nilai-nilai budaya yang terkandung pada Pancasila. Filsafat pendidikan Pancasila mengimplikasikan ciri-ciri tersebut, yaitu sebagai berikut.
a. Integral Kemanusiaan yang diajarkan oleh Pancasila adalah kemanusiaan yang integral, yakni mengakui manusia seutuhnya.
b. Etis Pancasila merupakan kualifikasi etis.
c. Religius Sila pertama pancasila menegaskan bahwa religius melekat pada hakikat manusia, maka pandangan kemanusiaan Pancasila adalah paham kemanusiaan religius.

Dalam terciptanya suatu filsafah pendidikan yang sesuai dengan nilai pancasila,sangat diperlukan peran pendidik yang aktif dan terus mengembangkan diri. Selain itu pendidik juga harus sadar akan pentingnya pendidikan karakter.Salah satu cara untuk menerapkan pendidikan karakter adalah dengan melaksanakan nilai-nilai Pancasila. Di bawah ini ada beberapa poin yang harus dilakukan oleh pendidik dalam melaksanakan nilai-nilai Pancasila.
a. Harus memahami nilai-nilai Pancasila tersebut.
b. Menjadikan Pancasila sebagai aturan hukum dalam kehidupan.
c. Memberikan contoh pelaksanaan nilai-nilai pendidikan kepada peserta didik dengan baik

Jadi, pendidikan karakter memang seharusnya diambil dari nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Agar tercipta manusia Indonesia yang cerdas, berperilaku baik, mampu hidup secara individu dan sosial, memenuhi hak dan kewajiban sebagai warga negara yang baik serta beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Semuanya telah mencakup filsafat pendidikan Pancasila yang mempunyai ciri, yaitu integral, etis dan reigius.