Kiriman dibuat oleh Afia Farah Nabila

Nama : Afia Farah Nabila
NPM : 2218011025

Analisis Soal
1. Bagaimanakah sistem etika perilaku politik saat ini? Sudah sesuaikah dengan nilai-nilai Pancasila? Jelaskan!
Analisis:
Apabila dilihat secara keseluruhan maka bisa dikatakan bahwa sistem etika pada politik di Indonesia sudah sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Tetapi jika dilihat lebih mendalam lagi, sistem etika politik di Indonesia sesungguhnya masih membutuhkan banyak perbaikan, dapat dilihat pada banyak kasus yang terjadi sekarang ini, sangat berpaling jauh dari nilai-nilai Pancasila.

2. Etika selalu terkait dengan masalah nilai sehingga perbincangan tentang etika, pada umumnya membicarakan tentang masalah nilai (baik atau buruk). Bagaimanakah etika generasi muda yang ada di sekitar tempat tinggalmu? Apakah mencerminkan etika dan nilai yang dianut oleh bangsa Indonesia? Berikan solusi mengenai adanya dekadensi moral yang saat ini terjadi !
Analisis:
Etika generasi muda di lingkungan tempat tinggalnya saya bisa dibilang cukup baik, sudah mencerminkan etika dan nilai yang dianut bangsa indonesia seperti saling menyapa, bertutur kata sopan dan santun. Tetapi pasti masih terdapat dekadensi moral yang terjadi, untuk mencegah hal ini:
1. Pengawasan dan perhatian orang tua
2. Pendidikan karakter
3. Penegakan hukum
4. Pendidikan moral dan agama

Nama    : Afia Farah Nabila 

NPM    : 2218011025

Prodi    : Pendidikan Dokter 


Analisis Jurnal Pertemuan 10


  1. IDENTITAS JURNAL 

    1. Nama Jurnal        : Jurnal Filsafat Indonesia

    2. Volume        : 2

    3. Nomor            : 2

    4. Halaman        : 82-89

    5. Tahun Penerbit    : 2019

    6. Judul Jurnal        : Filsafat Pancasila Dalam Pendidikan di Indonesia Menuju Bangsa Berkarakter

    7. Nama Penulis        : Yoga Putra Semadi 


  1. Isi Jurnal 

    1. Masalah Penelitian    : Hakikat filsafat Pancasila dalam pendidikan di Indonesia 

    2. Metode Penelitian    : Study kepustakaan, yaitu menelaah sumber-sumber, baik itu buku, artikel, referensi-referensi yang berkaitan dengan filsafat Pancasila dalam pendidikan di Indonesia untuk membentuk bangsa yang berkarakter.

    3. Teori yang dipakai    : Pancasila ditinjau dari kausal Aristoteles, Tiga persoalan mendasar dalam epistemology, Pancasila sebagai sistem filsafat

    4. Hasil Penelitian     : Pancasila merupakan dasar pandangan hidup rakyat Indonesia yang di dalamnya memuat lima dasar yang isinya merupakan jati diri bangsa Indonesia. Sila-sila dalam Pancasila menggambarkan tentang pedoman hidup berbangsa dan bernegara bagi manusia Indonesia seluruhnya dan seutuhnya. Pancasila juga merupakan sebuah filsafat karena pancasila merupakan acuan intelektual kognitif bagi cara berpikir bangsa yang dalam usaha-usaha keilmuan dapat terbangun ke dalam sistem filsafat yang kredibel. Pendidikan suatu bangsa akan secara otomatis mengikuti ideologi suatu bangsa yang dianutnya. Pancasila adalah dasar dan ideologi bangsa Indonesia yang mempunyai fungsi dalam hidup dan kehidupan bangsa dan negara Indonesia. Filsafat adalah berfikir secara mendalam dan sungguh-sungguh untuk mencari kebenaran. Filsafat pendidikan adalah pemikiran yang mendalam tentang pendidikan berdasarkan filsafat. Apabila kita hubungkan fungsi Pancasila dengan sistem pendidikan ditinjau dari filsafat pendidikan, maka Pancasila merupakan pandangan hidup bangsa yang menjiwai dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, sistem pendidikan nasional Indonesia wajar apabila dijiwai, didasari dan mencerminkan identitas Pancasila. Pancasila adalah falsafah yang merupakan pedoman berperilaku bagi bangsa Indonesia yang sesuai dengan kultur bangsa Indonesia. Pendidikan karakter memang seharusnya diambil dari nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Agar tercipta manusia Indonesia yang cerdas, berperilaku baik, mampu hidup secara individu dan sosial, memenuhi hak dan kewajiban sebagai warga negara yang baik serta beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Semuanya telah mencakup filsafat pendidikan Pancasila yang mempunyai ciri, yaitu integral, etis dan reigius.


  1. Kelebihan dan Kekurangan

    1. Kelebihan: 

Penulisan dan pembahasan dalam jurnal sangat jelas dan lengkap, dapat dipahami dengan baik oleh pembaca.

  1. Kekurangan:

Mengandung istilah yang tidak begitu dimengerti oleh orang awam, dan karena metode yang digunakan oleh penulis adalah study kepustakaan, tidak ada bukti nyata apakah teori yang disampaikan itu memang benar-benar relevan.


Nama    : Afia Farah Nabila 

NPM    : 2218011025

Prodi    : Pendidikan Dokter 


Analisis Soal 1


  1. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai proses pendidikan di tengah pandemi covid-19, Jelaskan!

Analisis:

Di pandemi covid-19, pemerintah memberi kebijakan dengan melakukan penutupan sekolah sebagai langkah menyelamatkan pendidikan dari hantaman bahaya virus. Penutupan lembaga pendidikan tersebut kemudian bermuara pada kebijakan belajar dari rumah, mengajar dari rumah, atau bekerja dari rumah. Semuanya serba dirumahkan, yang secara otomatis penggunaan media atau ruang akan berganti pula dari offline menuju ke serba online. Kebijakan tersebutlah yang kemudian menimbulkan permasalahan baik dari segi pembelajaran, keterampilan, maupun psikologi peserta didik. Belum lagi perbedaan wilayah yang menjadikan bertambahnya permasalahan terkait koneksi ataupun perangkat yang akan digunakan dalam proses pembelajaran. Apalagi dengan kondisi para siswa yang tinggal di daerah-daerah yang belum terjangkau internet, sangat sulit bagi mereka untuk mengikuti pembelajaran. Tetapi disamping itu semua, menurut saya ada baiknya juga terjadi pandemi covid-19, hampir seluruh kalangan pendidik maupun siswa jadi melek terhadap teknologi yang ada. 


  1. Bagaimanakah mengefektifkan dan memaksimalkan proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 supaya tetap berkorelasi dengan implementasi nilai Pancasila?

Analisis:

Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan pelaksanaan program perlibatan keluarga di satuan pendidikan pada masa pandemi. Hal ini merupakan langkah nyata dalam mewujudkan pendidikan yang baik bagi peserta didik. Membuat kesepakatan dengan orang tua dengan melakukan pertemuan terbatas dan bertahap untuk membahas tentang teknik pembelajaran yang melibatkan orang tua sebagai guru di rumah. Melalui pertemuan tersebut guru menjelaskan kepada orang tua yang akan menjadi guru di rumah, dalam mengakses pembelajaran dan memahami langkah-langkah pembelajaran yang harus dilakukan. Walaupun seyogyanya orang tua adalah guru utama bagi anak-anaknya, namun dalam teknik pembelajaran di sekolah dan dengan sistem jarak jauh, maka guru di rumah diibaratkan sebagai guru kedua yang akan melakukan perpanjangan tangan atau meneruskan pembelajaran yang dibuat oleh guru di sekolah.


  1. Berikan contoh kasus yang terkait dengan pengembangan karakter Pancasilais, seperti jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, dan cinta damai di lingkungan anda dan bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai contoh kasus tersebut!

Analisis:

Contoh dalam ruang lingkup mahasiswa:

  • Disiplin dalam mengerjakan tugas dan tidak terlambat masuk kelas 

  • Tanggung jawab atas tugas-tugas yang harus segera dikerjakan 

  • Peduli sesama teman jika mendapati teman yang sedang kesusahan 

  • Santun terhadap sesama, maupun dosen

  • Ramah lingkungan, tidak merusak lingkungan sekitar 

  • Gotong royong dalam mengerjakan masalah-masalah yang ada

  • Menerapkan sikap jujur dalam ujian, absen mata kuliah

Contoh kasus seperti yang sudah disebutkan diatas, menurut saya sudah sejalan dengan nilai-nilai Pancasila.


  1. Jelaskan yang dimaksud dengan hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, bersikap dan berperilaku masyarakat?

Analisis:

  • Arti dan Makna Sila Ketuhanan yang Maha Esa

    • Mengandung arti pengakuan adanya kuasa prima (sebab pertama) yaitu Tuhan yang Maha Esa

    •  Menjamin penduduk untuk memeluk agama masing-masing dan beribadah menurut agamanya. 

    • Tidak memaksa warga negara untuk beragama.

    • Menjamin berkembang dan tumbuh suburnya kehidupan beragama.

    • Bertoleransi dalam beragama, dalam hal ini toleransi ditekankan dalam beribadah menurut agamanya masing-masing.


  •  Arti dan Makna Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

    • Menempatkan manusia sesuai dengan hakikatnya sebagai makhluk Tuhan

    • Menjunjung tinggi kemerdekaan sebagai hak segala bangsa. 

    • Mewujudkan keadilan dan peradaban yang tidak lemah.


  • Arti dan Makna Sila Persatuan Indonesia

    • Nasionalisme. 

    • Cinta bangsa dan tanah air. 

    • Menggalang persatuan dan kesatuan Indonesia.

    • Menghilangkan penonjolan kekuatan atau kekuasaan, keturunan dan perbedaan warna kulit.

    • Menumbuhkan rasa senasib dan sepenanggungan.

 

  • Arti dan Makna Sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan 

    • Hakikat sila ini adalah demokrasi.

    • Permusyawaratan, artinya mengusahakan putusan bersama secara bulat, baru sesudah itu diadakan tindakan bersama. 

    • Dalam melaksanakan keputusan diperlukan kejujuran bersama.

 

  • Arti dan Makna Sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia 

    • Kemakmuran yang merata bagi seluruh rakyat dalam arti dinamis dan meningkat. 

    • Seluruh kekayaan alam dan sebagainya dipergunakan bagi kebahagiaan bersama menurut  potensi masing-masing. 

    • Melindungi yang lemah agar kelompok warga masyarakat dapat bekerja sesuai dengan bidangnya.