གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Nandini Amerta Putri 2218011093

Nama : Nandini Amerta Putri
NPM : 2218011093

Analisis Soal Pertemuan 12

A. Bagaimanakah sistem etika perilaku politik saat ini? Sudah sesuaikah dengan nilai-nilai Pancasila? Jelaskan!

Menurut pendapat saya pribadi, system politik yang seharusnya diterapkan dan dapat mengatur etika perilaku politik sudah sangat sejalan dengan nilai-nilai Pancasila. Akan tetapi, tentu saja dalam implementasinya banyak hal yang perlu dibenahi dan dikoreksi agar mampu menghasilkan output yang maksimal dan lebih baik dari sebelumnya.

Sistem etika perilaku politik sudah sesuai, hanya etika Perilaku politik yang belum sesuai dengan nilai Pancasila. Contohnya, dalam berbagai persoalan yang terjadi dalam masyarakat, para elite politik tadi kerap kali membutakan suara dan mata hatinya. Hal ini menimbulkan persoalan yang ada di masyarakat tidak pernah selesai, bahkan semakin bertumpuk. Hal ini juga menyebabkan hilangnya tatanan yang bermoral dan rasional dan semakin tidak terkontrolnya tindakan dan sikap para pejabat di Indonesia.

Hal-hal ini akan berkurang dengan meningkatkan kepekaan tiap warga negara dalam menyadari nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila sebagai pedoman dalam berperilaku sehari-hari.

B. Etika selalu terkait dengan masalah nilai sehingga perbincangan tentang etika, pada umumnya membicarakan tentang masalah nilai (baik atau buruk). Bagaimanakah etika generasi muda yang ada di sekitar tempat tinggal mu? Apakah mencerminkan etika dan nilai yang dianut oleh bangsa Indonesia? Berikan solusi mengenai adanya dekadensi moral yang saat ini terjadi !

Di lingkungan tempat tinggal saya saat ini, generasi muda sudah beretika dengan baik.Contohnya, seluruh mahasiswa saling bertegur sapa dengan lembut dan ramah kepada seluruh petugas, civitas akademik, dosen, sesama teman, dan kepada kakak/adik tingkat. Hal ini menunjukkan bahwa banyak generasi muda yang sudah memahami bahwa setiap orang memiliki hak yang sama,

Walaupun begitu, tetap ada saja perilaku yang tidak selayaknya mencerminkan etika bangsa. Seperti perilaku generasi muda yang terlena terhadap teknologi sehingga menghabiskan waktunya untuk kegiatan tidak bermanfaat seperti sibuk bermain game, saling membuat lelucon terhadap identitas seseorang, atau tidak mengikuti peraturan yang ada.

Berkenaan dengan hal tersebut, terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan sebagai upaya untuk menumbuhkan kesadaran moral:
1. Memahami bahwa perbedaan sebagai sebuah keunikan yang harus dibanggakan dengan meningkatkan Pendidikan moral dan agama baik melalui edukasi formal maupun nonformal.
2. Menumbuhkan mindset,perilaku, dan sikap toleransi sejak kecil melalui edukasi dari orang tua dan lingkungan heterogen.
3. Menjiwai nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari agar selalu menjaga nilai moral dalam berkehidupan. Pancasila dijadikan sebagai pedoman untuk menumbuhkan karakter bangsa
4. Pemberian sanksi yang sesuai atas pelanggaran moral yang dilakukan agar menimbulkan efek jera bagi pelaku dan orang disekitarnya.
Nama : Nandini Amerta Putri
NPM : 2218011093

Analisis Jurnal Pertemuan 10

Refleksi filsafat pancasila dalam pendidikan indonesia : nilai nilai yang terkandung dalam Pancasila menjadi acuan dalam seluruh kegiatan pendidikan di Indonesia Refleksi filsafat pancasila dalam pembangunan karakter bangsa : Pancasila dijadikan acuan dalam membentuk kepribadian bangsa Indonesia

contoh peninjauan Pancasila bila dibandingkan konsep kausal menurut Aristoteles adalah sebagai berikut.
a. Kausa Materialis : sebab berhubungan dengan materi/bahan; Pancasila berasal dari nilai nilai sosial budaya yang sudah ada pada diri masyarakat Indonesia
b. Kausa Formalis : sebab berhubungan dengan bentuknya; Pancasila terdapat dalam teks pembukaan UUD 1945
c. Kausa Efisiensi : kegiatan BPUPKI dan PPKI dalam menyusun dan merumuskan Pancasila menjadi dasar negara Indonesia merdeka.
d. Kausa Finalis : berhubungan dengan tujuannya; Pancasila bertujuan sebagai dasar negara dan pandangan hidup masyarakat Indonesia

Filsafat pendidikan Pancasila mengimplikasikan kausa-kausa tersebut, seperti :
1. Integral Kemanusiaan yang diajarkan oleh Pancasila adalah kemanusiaan yang integral, yakni mengakui manusia seutuhnya.
2. Etis Pancasila merupakan kualifikasi etis.
3. Religius Sila pertama pancasila menegaskan bahwa religius melekat pada hakikat manusia, maka pandangan kemanusiaan Pancasila adalah paham kemanusiaan religius.
Nama : Nandini Amerta Putri
NPM : 2218011093

Analisis Soal Pertemuan 10

A. Proses pendidikan di tengah pandemi covid-19
Saya setuju dengan isi artikel tersebut yang menyatakan bahwa pandemi Covid-19 membuat para pelajar menjadi terbatas dalam penerimaan pendidikan sehingga tidak dapat maksimal dalam menyerap ilmu. Akan tetapi, artikel tersebut tidak membahs tentang bagaimana pandemic covid-19 juga mendorong peningkatan teknologi informasi dan komunikasi yang membantu jalannya pembelajaran di masa pandemic covid 19. Bahkan, teknologi yang dikembangkan selama pandemic terus digunakan setelah pandemic mereda karena masyarakat sudah terbiasa dengan kehidupan selama ini, khususnya dalam bidang Pendidikan. Mudahnya pembelajaran yang tidak dibatasi jarak, waktu, dan koneksi dari satu orang dengan orang lain di banyak daerah menunjukkan bahwa pandemic tidak seharusnya menghalangi masyarakat untuk meraih pendidikan.

Meskipun begitu, memang banyak fasilitas-fasilitas yang tidak dapat dipenuhi oleh sebagian besar orang melihat kemampuan finansial tiap keluarga berbeda-beda. Selain itu, interaksi yang kurang baik antarpelajar maupun antara pembimbing dan pelajar menyebabkan sulitnya menentukan cara yang paling tepat agar penyampaian materi dan nilai-nilai sosial yang baik tetap bisa disampaikan secara maksimal. Dampak yang lebih jauh jika pendidikan tidak maksimal adalah penurunan kualitas masyarakat. Indonesia memerlukan generasi-generasi muda yang berkualitas, yang dapat membawa Indonesia menjadi negara yang lebih baik. Hal ini menjadi PR seluruh bangsa Indonesia untuk dapat menciptakan system, pola, dan fasilitas Pendidikan yang memadai dan mampu digapai semua pihak.

B. Pengefektifan dan pemaksimalan proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 supaya tetap berkorelasi dengan implementasi nilai Pancasila
menurut saya, dalam masa pandemic dan pascapandemi, Pendidikan harus menitikberatkan pada pemahaman pelajar dan karakter, bukan pada nilai di atas kertas. Hal ini saya tekankan karena saya merasa bahwa di Indonesia, pemahaman belajar seseorang kebanyakan hanya dinilai berdasarkan hasil ujian yang didaapat.

Adapun pemberian materi yang bisa pembimbing lakukan dapat melalui implementasi ilmu, melibatkan kolaborasi antar pelajar, mengoneksikan materi belajar dengan kehidupan sosial, melakukan kegiatan volunteering, dan lain sebagainya. Hal yang paling berpengaruh menurut saya adalah bagaimana para instruktur Pendidikan mengimplementasikan ilmu yang mereka ajarkan dalam kehidupan mereka, yang selanjutnya dapat dicontoh para pembelajar. Selain itu, dorongan yang baik dari para instruktur akan membuat pelajar merasa bahwa mereka juga harus bisa berguna bagi orang lain sehingga kegiatan volunteering terbentuk. Kegiatan volunteering tidak hanya berupa menjelaskan ilmu pada teman sekelas, tetapi juga harus mencakup capaian yang lebih luas.


C. Contoh kasus yang terkait dengan pengembangan karakter Pancasilais, seperti jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, dan cinta damai di lingkungan anda dan bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai contoh kasus tersebut!
Contoh kasus yang terkait dengan pengembangan karakter Pancasilais adalah cara berperilaku dalam dunia pendidikan. di dalam lingkungan FK Unila, kita sebagai warga FK Unila harus dapat menghargai antarsesama. hal ini penting agar kita -sebagai pendatang baru, terutama- bisa dikenal oleh bagian keluarga FK Unila yang lain. Namun, tentu saja aka nada beberapa oknum tentu saja menyepelekan aturan ini karena tidak memahami esensi dari nilai tersebut. Padahal, selain itu, banyak sekali karakter yang dapat dibangun selama proses perkuliahan, misalnya saja perilaku jujur dan bertanggung jawab dalam melaksanakan ujian dan membuat tugas, disiplin dalam mengatur waktu, bersikap peduli terhadap sesama teman, santun kepada seluruh civitas akademika dan pekerja, serta bergotong royong untuk bersama-sama menciptakan suasana yang cinta damai dan ramah lingkungan.

D. Bagaimana hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, bersikap dan berperilaku masyarakat?
Pancasila juga harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari dan pola pikir masyarakatnya. Segala tindakan yang diambil haruslah berlandaskan pemikiran Pancasila yang dimana mengedepankan Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Keputusan bersama, dan Keadilan
Hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya berarti menempatkan Pancasila sebagai acuan dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari dan dengan kesadaran menerapkan nilai-nilai Pancasila untuk peningkatan kualitas diri sendiri dan lingkungan, serta berperan dalam pembentukan karakter, mencakup cara berpikir, bersikap, dan berperilaku dalam masyarakat serta berbangsa dan bernegara.