Nama: Vania Putri Risyhade
NPM: 2218011106
Kelas: B (Genap)
Analisis Artikel Konflik Komunal di Perbatasan Indonesia-Timor Leste dan Upaya Penyelesaiannya
1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai isi artikel dan hal positif apa yang bisa kamu ambil setelah membaca artikel tersebut
Konflik di antara Indonesia dengan Timor Leste yang terjadi bukanlah yang pertama kali. Konflik di antara kedua negara tersebut juga sempat terjadi setahun sebelumnya. Hal yang menarik adalah, konflik di antara Indonesia dengan Timor Leste lebih sering terjadi dibandingkan dengan Indonesia dan negara-negara lainnya yang memiliki batas darat dengan Indonesia (misal di Kalimantan dan Papua).
Melaui artikel, dijelaskan bahwa konflik dapat terjadi akibat belum tuntasnya delimitasi perbatasan antara kedua negara, lalu terjadi interpretasi zona netral yang terdapat di perbatasan kedua negara, dan juga masih banyaknya sentimen negatif antarwarga Indonesia dengan Timor Leste.
Hal positif yang dapat diambil yaitu dari konflik anatara Indonesia dengan Timor Leste memberikan pelajaran bagi negara lain yang mengalami konflik etnis dan perjuangan untuk kemerdekaan. Pengalaman ini menyadarkan menganai pentingnya negoisasi, dialog, dan pendekatan danau dalam menyelesaikan konflik dan membangun perdamaian yang berkelanjutan.
2. Bagaimanakah menurut pendapatmu dan apa yang terjadi dengan wilayah dan bangsa Indonesia jika tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara?
Wawasan nusantara berperan penting dalam menjaga kesatuan dan integritas wilayah Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau-pulau. Tanpa wawasan nusantara, akan sulit untuk mengelola dan mengintegrasikan keberagaman geografis, budaya, dan sosial yang ada di seluruh wilayah Indonesia. Kesatuan dan stabilitas nasional mungkin menjadi lebih rentan terhadap perpecahan dan konflik internal.
3. Bagaimanakah konsepsi wawasan nusantara dalam mencegah timbulnya konflik seperti artikell diatas?
Adanya wawasan nusantara dapat membantu mengelola komflik secara damai. Jika konflik tetap terjadi, konsepsi wawasan nusantara mengedepankan penyelesaian konflik secara damai dan dialog antara pihak-pihak yang terlibat. Ini termasuk pendekatan negosiasi, mediasi, dan rekonsiliasi dalam menyelesaikan perbedaan dan mengatasi konflik yang mungkin timbul.