གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Khoirudin Nasution 2214241006

1. Saya akan menggunakan stek jenis pakchong dengan strategi untuk bisa memperbanyak Pakchong dengan cepat di lahan terbatas yaitu:
- Ambil batang yang sudah cukup tua (usia minimal 60–75 hari), keras, dan tidak terlalu muda atau terlalu tua.
- Potong sepanjang 20–25 cm, minimal punya 2–3 ruas, dan bagian potongan bawah miring agar mudah menyerap air.
- tanam stek menggunakan polybag
- Perbanyak Stek Sebanyak Mungkin dari Satu Batang
- Gunakan Hormon Rooting atau Air Rebusan Daun Gamal/Legundi
- Setelah 4–6 Minggu, Pindah ke Lahan Tanam Tetap
- Tanam di Pinggir-pinggir atau Pagar Lahan

2. Penyebab:
- Stek Terlalu Muda atau Terlalu Tua
- Tidak Ada atau Sedikit Mata Tunas
- Media Tanam Kurang Gembur dan Tidak Drainase
- Penyiraman berlebihan atau kurang
- Tidak Menggunakan Perangsang Akar
- Kondisi Lingkungan Ekstrem (Panas Berlebih atau Hujan Terus-Menerus)
- Stek ditanam terbalik

Solusi:
- Gunakan batang berumur 60–75 hari, berwarna hijau tua sampai agak cokelat, keras tapi masih lentur.
- Pastikan setiap potongan stek punya minimal 2 ruas dan 1–2 mata tunas sehat.
- Gunakan media tanam campuran tanah, pupuk kandang matang, dan sekam dengan perbandingan 1:1:1. Pastikan ada drainase baik.
- Siram secukupnya pagi dan sore, jangan sampai tergenang.
- Gunakan hormon perangsang akar (misalnya Rootone, Growtone), atau alami seperti air rendaman daun gamal/legundi/lidah buaya.
- Tandai bagian bawah stek (biasanya potongan miring), lalu tanam dengan arah yang benar, miring 45° atau tegak dengan 1 ruas di bawah tanah.
- Gunakan naungan sementara/paranet 50–60% saat pembibitan untuk melindungi dari sinar matahari/hujan langsung.
-
1. Pembersihan calon benih sangat penting dalam meningkatkan daya kecambah dan kualitas benih karena beberapa alasan utama yaitu pembersihan membantu menghilangkan kotoran, sisa tanaman, serta organisme pengganggu seperti jamur, bakteri, dan hama yang dapat mengurangi kualitas benih dan menghambat proses perkecambahan. Pembersihan benih juga berperan untuk memastikan hanya benih yang sehat dan berkualitas tinggi yang dipilih untuk ditanam. Dengan memilih benih yang bersih dan sehat, kemungkinan pertumbuhan tanaman yang kuat dan produktif lebih besar. Selain itu Benih yang bersih akan lebih seragam dalam proses perkecambahan, yang berpengaruh pada kualitas tanaman yang tumbuh dan memiliki peluang yang lebih besar untuk berkecambah dengan baik dan menghasilkan tanaman yang sehat.

2. Keberadaan kotoran atau benda asing dalam benih dapat mempengaruhi proses perkecambahan dan pertumbuhan tanaman secara signifikan, antara lain kotoran atau benda asing dapat menghalangi benih untuk menyentuh tanah atau media tanam secara langsung. kotoran atau benda asing, seperti sisa-sisa tanaman, debu, atau partikel lainnya, dapat menjadi indikasi bahwa benih tersebut tidak diproses atau dipanen dengan cara yang benar. Benih yang tercemar sering kali mengandung patogen atau organisme pengganggu yang dapat merusak benih atau tanaman yang tumbuh darinya. Kotoran atau benda asing yang menempel pada benih bisa menghalangi benih untuk bersentuhan dengan tanah atau pupuk di dalam tanah, sehingga mengurangi akses benih terhadap nutrisi yang diperlukan untuk perkecambahan. Benda asing yang menempel pada benih atau tercampur dengan benih dapat menyebabkan ketidaksempurnaan dalam proses pemilihan benih yang baik. Akibatnya, tidak semua benih yang disemai akan berkecambah dengan seragam. Keberadaan benda asing dapat memperburuk persaingan antar benih untuk mendapatkan cahaya, air, dan nutrisi, yang penting untuk pertumbuhannya.