Kiriman dibuat oleh Astrid Melia putri Astrid

Akuntansi B Pancasila -> Forum Analisis Soal-1

oleh Astrid Melia putri Astrid -
nama: Astrid melia putri
npm: 2211031145

A. Tanggapan saya atas berita tersebut adalah, saya setuju jika saat ini berita hoax sangat banyak sekali beredar untuk itu, kita harus mengantisipasi dampak negative dari berita hoax tersebut yaitu dengan cara hati”dengan judul profokatif, cermati alamat situs, periksa fakta, dan cek keahlian berita.
B. Perkembangan iptek memunculkan banyak masalah nilai dalam iptek itu sendiri. Iptek tanpa nilai dapat berbahaya karena memunculkan banyak masalah. Contohnya adalah media sosial yang di dalamnya terdapat banyak dampak negatif, seperti hate speech atau cyber bullying. Selain itu, muncul banyak hacker yang dapat membahayakan data pribadi ataupun data-data dalam teknologi digital. Untuk itu, dibutuhkan jalan keluar untuk mengatasi masalah tersebut. Pancasila merupakan ideologi dan dasar negara Indonesia, yang dapat dijadikan dasar dari nilai pengetahuan, dapat dijadikan sumber pengembangan ilmu dan teknologi itu sendiri. Perkembangan iptek tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila, iptek harus menyertakan nilai-nilai Pancasila, serta iptek harus berakar dari budaya dan ideologi bangsa Indonesia.
C. Budaya konsumtif yang dimiliki oleh generasi millenial harus diimbangi dengan pengaturan keuangan yang tepat, sehingga produktivitas dari generasi millenial tidak terganggu, malah meningkat dan makin memberikan kontribusi positif terhadap masyarakat sekitarnya, solusi yang tepat menurut program studi Akuntansi adalah kita harus membuat prioritas pengeluaran, anggaran belanja, mencatat setiap pengeluaran, dll.

Akuntansi B Pancasila -> Forum Diskusi

oleh Astrid Melia putri Astrid -
Nama : Astrid melia putri
Npm : 2211031145
kelas : D

Artikel 14.A
Pentingnya Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Menghadapi Perkembangan IPTEK


Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tersebut membuat perubahan yang besar bagi kehidupan setiap orang di dunia tak terkecuali rakyat Indonesia, setiap individu berupaya untuk terus menumbuhkembangkan kemampuan kemampuan literasi teknologi. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang ada saat ini selain dapat memberikan dampak positif dan berbagai kemudahan untuk kehidupan manusia, tak bisa kita pungkiri juga perkembangan IPTEK ini juga dapat mendatangkan berbagai hal-hal yang negatif. Saat ini semua negara di belahan dunia terasa seperti dalam radius yang sangat dekat, hal ini disebabkan oleh adanya perkembangan teknologi sehingga memudahkan semua orang di belahan dunia untuk bisa berkomunikasi walau terhalang jarak yang jauh. Kemajuan teknologi ini tentunya bertujuan untuk mempermudah berbagai urusan dan pekerjaan dari manusia, berbagai alat-alat canggih diciptakan untuk dapat digunakan masyarakat luas. Saat ini tentunya kita semua dapat melihat dan merasakan perkembangan IPTEK tersebut dalam kehidupan sehari-hari dan telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan kita. Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa yang mengandung nilai-nilai luhur yang dipercaya sebagai perisai pelindung bangsa tentunya juga harus ikut berperan dalam menghadapi kemajuan IPTEK ini, dan sebaliknya IPTEK juga harus senantiasa berdasar pada nilai-nilai pancasila, karena pancasila sejatinya adalah media akulturasi dari berbagai pemikiran mengenai agama, pendidikan, politik, sosial, budaya, dan juga ekonomi yang mengkoordinir berbagai aktivitas kehidupan dalam masyarakat.
a.) Perkembangan IPTEK di Indonesia Ilmu pengetahuan dan teknologi atau yang biasa dikenal dengan singkatan IPTEK adalah suatu sumber yang mana seseorang bisa mengelola dan juga menggunakannya dalam kehidupannya baik dari penemuan baru tentang suatu ilmu atau teknologi dan juga perkembangan dari ilmu dan teknologi itu sendiri.
b.) Dampak Positif dan Negatif Perkembangan Iptek,Menunjang kegiatan produksi, dengan adanya kemajuan IPTEK terciptalah berbagai mesin-mesin canggih yang dapat digunakan untuk menunjang dihasilkannya suatu barang atau jasa tentunya dengan hasil yang lebih baik, waktu yang lebih cepat, dan hasil yang lebih banyak, Memudahkan komunikasi dengan orang lain, • Memudahkan proses pembelajaran, dimana guru dan siswa dapat mencari lebih banyak informasi dan materi pembelajaran di internet serta pada pandemi seperti ini memudahkan untuk melakukan pembelajaran jarak jauh dengan tatap maya. Dan masih banyak lagi dampak-dampak positif lainnya.
c.) Pancasila Sebagai Pandangan Hidup Bangsa,
a.Pancasila sebagai sumber solusi penyelesaian masalah. Pancasila merupakan suatu ideologi yang terbuka dimana hal ini mampu menjadikan Pancasila sebagai sumber pemecahan masalah dan relevan sampai sekarang.
b. Pancasila sebagai pembangun karakter.
c. Pemersatu Bangsa Pancasila memiliki kedudukan sebagai alat pemersatu bangsa.
d.) Makna Tiap Sila Pancasila

Sila Pertama : Ketuhanan yang Maha Esa, nilai Ketuhanan iyang dijadikan sebagai sila pertama menunjukkan bahwa Tuhan menjadi pedoman yang utama bagi setiap manusia dalam menjalankan kehidupan dengan ini manusia harus senantiasa berperilaku sesuai ajaran agama mereka
• Sila Kedua: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab,makna dari Pancasila sila kedua ini yaitu mengajarkan mengenai nilai kemanusiaan yang adil dan beradab hal ini dapat diterapkan dengan mengakui persamaan derajad, persamaan hak dan kewajiban asasi setiap manusia, tanpa membeda-bedakan suku, keturunan, agama
• Sila Ketiga: Persatuan Indonesia,makna dari Pancasila sila ketiga ini yaitu walaupun bangsa Indonesia terdiri dari berbagai macam suku, agama, dan unsur latar belakang yang berbeda namun tetap bisa bersatu untuk negara
Sila Keempat: Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/ Perwakilan, makna dari Pancasila sila keempat ini adalah menjadikan musyawarah sebagai solusi untuk setiap perbedaan atau pertentangan yang terjadi di kehidupan.
Sila Kelima: Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, makna dari Pancasila sila kelima ini yaitu suatu keadilan sosial yang mana keadilan social ini berhak didapatkan oleh setiap masyarakat tanpa melihat status maupun kedudukannya serta negara ini menjamin kemakmuran dan kesejahteraan rakyat Indonesia.
d.) Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Sehari-Hari
Upaya- upaya yang dapat dilakukan untuk memperkuat pengimplementasian nilai-nilai Pancasila dapat dilakukan dengan cara antara lain
• Melalui dunia pendidikan,yaitu dengan menambahkan mata pelajaran khusus pancasila pada setiap satuan pendidikan bahkan sampai ke perguruan tinggi.
• Penyuluhan/ Sosialisasi tentang pentingnya menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
• Penyuluhan/ Sosialisasi tentang pentingnya menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
• Memberikan sanksi kepada pihak – pihak yang melakukan pelanggaran terhadap pancasila.

Artikel 14 B.

Teori Kebenaran Pancasila Sebagai Dasar Pengembangan Ilmu.

Pancasila memiliki berbagai predikat sebagai sebutan nama yang menggambarkan fungsi dan peranannya. Pancasila sebagaimana terdapat dalam Pembukaan UUD 1945 adalah dasar negara dari Negara Kesatuan Republik Indonesia harus dilaksanakan secara konsisten dalam kehidupan bernegara. Tujuan nasional sebagaimana ditegaskan dalam Pembukaan UUD 1945 diwujudkan melalui pelaksanaan penyelenggaraan negara yang berkedaulatan rakyat dan demokratis dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa, berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Pancasila dan Upaya Mencapai Kebenaran.
Filsafat Pancasila, menurut Notonagoro, menjadi penting sebab “tidak ada bahan yang resmi untuk mengetahui isi daripada lima asas yang dimaksudkan
Ke-Tuhanan
Menurut Notonagoro, sila ke-Tuhanan Yang Maha Esa mengandung isi arti mutlak, bahwa dalam Negara Republik Indonesia tidak ada tempat bagi pertentangan dalam hal keTuhanan atau keagamaan, bagi sikap dan perbuatan anti-Ketuhanan atau anti keagamaan dan bagi paksaan agama
Kemanusiaan
Kebenaran adalah aktualisasi atau perwujudan dan terpenuhinya hakekat manusia. Notonagoro menyatakan, sila kedua dari Pancasila mengandung cita-cita kemanusiaan, yang lengkap sempurna memenuhi hakekat manusia.
Persatuan
Notonagoro menyatakan, sifat mutlak kesatuan bangsa, wilayah dan Negara Indonesia yang terkandung dalam sila ketiga, dengan segala perbedaan dan pertentangan di dalamnya, memenuhi sifat hakekat daripada satu, yaitu mutlak tidak dapat dibagi. Segala perbedaan dan pertentangan adalah hal yang biasa yang justru pasti dapat disalurkan untuk memelihara dan mengembangkan kesatuan kebangsaan.
Kerakyatan
Menurut Notonagoro, sila keempat terdiri atas dua cita-cita kefilsafatan, yaitu: 1. Kerakyatan yang mengandung cita-cita bahwa negara adalah alat bagi keperluan seluruh rakyat serta pula cita-cita demokrasi sosial-ekonomi. 2. Musyawarah atau demokrasi politik yang dijelmakan dalam asas politik negara, ialah Negara Berkedaulatan Rakyat.
Keadilan
Kebenaran adalah terpenuhinya hakekat keadilan (adil). Inilah makna kebenaran dalam Pancasila yang bersumber dari sila kelima. Hakekat daripada adil menurut pengertian ilmiah, yaitu terpenuhinya segala sesuatu yang telah merupakan suatu hak dalam hidup bersama sebagai sifat hubungan antara satu dengan yang lain, mengakibatkan bahwa memenuhi tiap-tiap hak di dalam hubungan antara satu dengan yang lain adalah wajib.
Konsep Pancasila sebagai Dasar Nilai Pengembangan Ilmu.
Pertama, bahwa setiap ilmu pengetahuan yang dikembangkan di Indonesia haruslah tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
Kedua, bahwa setiap ilmu yang dikembangkan di Indonesia harus menyertakan nilai-nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan iptek itu sendiri.
Ketiga, bahwa nilai-nilai Pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi pengembangan ilmu di Indonesia, artinya mampu mengendalikan ilmu agar tidak keluar dari cara berpikir dan cara bertindak bangsa Indonesia.
Keempat, bahwa setiap pengembangan ilmu harus berakar dari budaya dan ideologi bangsa Indonesia sendiri atau yang lebih dikenal dengan istilah indegenisasi ilmu.
Menurut Kaelan (2000) bahwa Pancasila merupakan satu kesatuan dari silasilanya harus merupakan sumber nilai, kerangka berpikir serta asas moralitas bagi pembangunan ilmu pengetahuan dan teknologi. Oleh karena itu sila-sila dalam Pancasila menunjukkan sistem etika dalam pembangunan iptek yakni :
1. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, mengimplementasikan ilmu pengetahuan, mencipta, perimbangan antara rasional dengan irrasional, antara akal, rasa, dan kehendak.
2. Sila Kemanusiaan yang adil dan beradab, memberikan dasar-dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan iptek haruslah secara beradab.
3. Sila Kemanusiaan yang adil dan beradab, memberikan dasar-dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan iptek haruslah secara beradab.
4. Sila Kemanusiaan yang adil dan beradab, memberikan dasar-dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan iptek haruslah secara beradab.
5. Sila Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, kemajuan iptek harus dapat menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan, yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan dirinya sendiri, manusia dengan Tuhannya, manusia dengan manusia lain, manusia dengan masyarakat bangsa dan negara serta manusia dengan alam lingkungannya.

Akuntansi B Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

oleh Astrid Melia putri Astrid -
nama:astrid melia putri
npm:2211031145
kelas: D
Pancasila adalah dasar negara atau pokok kaidah negara yang fundamental yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945, dan sekaligus cita hukum (rechtssidee) negara Indonesia karena bersumber pada pandangan dan falsafah hidup yang mendalam, dimana tersimpul ciri khas sifat, dan karakter luhur bangsa Indonesia. Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) dewasa ini mencapai kemajuan pesat sehingga perdapan manusia mengalami perubahan yang luar biasa . Pengembangan Iptek tidak dapat terlepas dari stuasi yang melengkapainya, artinya iptek selalu berkembang dalam suatu ruang budaya. Pancasila sebagai sistem nilai acuan, kerangka-kerangka berpikir, pola acuan berpikir atau jelasnya senagai sistem nilai yang dijadikan kerangka landasan, kerangka cara, dan sekaligus arah/tujuan bagiyang menyandangnya sehingga Pancasila menjadi kaidah penuntun dalam pembangunan hukum nasional. Artinya niali-nilai dasar Pancasila secara normative menjadi dasar, kerangka acuan, dan tolakukur segenap aspek pembangunan nasional yang dijalan kan di IndonesiaDalam pengertian Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu dapat di sampaikan pemahaman,
1.bahwa setiap ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang dikembangkan di Indonesia haruslah tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
2.bahwa setiap perkembangan iptek harus didasarkan dengan nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan.
3. nailainilai Pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi pengembangan iptek di Indonesia.
4.bahwa setiap pengembangan iptek harus berakar dari budaya dan idiologi bangsa Indonesia sendiri atau yang lebih dikenal indelegensasi ilmu (mempribumikan ilmu)
Sila-sila Pancasila yang merupakan sebuah sistem etika, diantaranya
a. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, pada sila ini dapat mengimplementasikan ilmu pengetahuan, yang mempertimbangjan rasional, antara akal, rasa dan kehendak.
b. . Sila Kemanusahteraan bersaiaan Yang Adil dan Beradab, pada sila ini memberikan dasar moralitas bagi manusia dalam mengembangkan iptek.
c. Sila Persatuan Indonesia, memberikan rasa kesadaran akan nasionalisme dari bangsa Indonesia akan sumbnagsihnya iptek sehingga dapat terjalinnya rasa terpelihara, persaudaraan dan persahaban antar daerah dan itu semua karena faktor kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
d. Sila Kerakyatan Yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyarawatan/perwakilan, hal yang mendasar adalah dalam pengembangan iptek didasarkan atas kepentingan demokrasi, hal ini mengandung maksud bahwa setiap warga negara mempunyai kewajiban dalam pengembangan iptek dengen menghormati dan mengharai kebebsana orang lain dalam bersikap serta terbuka untuk mendapatkan masukan, kritik dan saran yang membangun.
e. Sila Keadilan soial bagi seluruh rakyat Indonesia. Kemajuan iptek harus dapat menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan manusian, keseimbangan keadilan antar dirinya sendiri, manusi dengan Tuhannya manusia lainnya manusia dengan masyarakat bangsa dan negara serta lingkungan dimana manusi itu berada.

Kehadiran Ilmu Pengetahuan dan Teknologi ditengah-tengah kita akan memberikan kemudahan dan memecahkan berbagi persoalan hidup dan kehidupan yang dihadapi manusia. Beberapa peristiwa yang terjadi didunia ini misalnya dampak negatif dari bom atom yang dijatuhkan di Hirosima dan Nagasaki pada waktu Perang Dunia kedua, dampak ini akan berdampak negatif kepada masyarakat Jepang waktu dan menimbulkan traumatik kepada generasi berikutmya. Dan bahkan akan berdampak menyentuh pada nilai kemanusian secara universal. Nilai kemanusiaan itu akan bukan milik sekelompok orang tertentu tetapi milik bersama umat manusia.

Akuntansi B Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

oleh Astrid Melia putri Astrid -
Nama: Astrid Melia Putri
Npm: 2211031145
Kelas :AKT D
Di era globalisasi, banyak aspek-aspek
yang mengalami perkembangan yang
signifikan.Perkembangan yang terjadi
tentunya membawa suatu kemajuan bagi
segala aspek yang mendapat dampak
adanya globalisasi. Sebagai proses,
globalisasi berlangsung melalui dua
dimensi dalam interaksi antar bangsa, yaitu
dimensi ruang dan waktu. Ruang makin
dipersempit dan waktu makin dipersingkat
dalam interaksi dan komunikasi pada skala
dunia. mata kuliah Pendidikan Pancasila
merupakan pelajaran yang memberikan
pedoman kepada setiap insan untuk
mengkaji, menganalisis, dan memecahkan
masalah-maslah pembangunan bangsa dan
Negara dalam perspektif nilai-nilai dasar
Pancasila sebagai ideology dan dasar
Negara Republik Indonesia. Globalisasi berlangsung di semua
bidang kehidupan seperti bidang ideologi,
politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan
keamanan dan lain- lain. Teknologi
informasi dan komunikasi adalah faktor
pendukung utama dalam globalisasi.
Dewasa ini, perkembangan teknologi
begitu cepat sehingga segala informasi
dengan berbagai bentuk dan kepentingan
dapat tersebar luas ke seluruh dunia.
Proses globalisasi berlangsung melalui
dua dimensi dalam interaksi antar bangsa,
yaitu dimensi ruang dan waktu. Ruang
makin dipersempit dan waktu makin
dipersingkat dalam interaksi dan
komunikasi pada skala dunia. Globalisasi
berlangsung di semua bidang kehidupan
seperti bidang ideologi, politik, ekonomi,
sosial budaya, pertahanan keamanan dan
lain- lain. Teknologi informasi dan
komunikasi adalah faktor pendukung
utama dalam globalisasi.Dewasa ini,
perkembangan teknologi begitu cepat
sehingga segala informasi dengan berbagai
bentuk dan kepentingan dapat tersebar luas
ke seluruh dunia.
Globalisasi mendorong munculnya
berbagai kemungkinan tentang perubahan
dunia yang akan berlangsung. Pengaruh
globalisasi dapat menghilangkan berbagai
halangan dan rintangan yang menjadikan
dunia semakin terbuka dan saling
bergantung satu sama lain. Globalisasi akan
membawa perspektif baru tentang konsep
“Dunia Tanpa Tapal Batas” yang saat ini
diterima sebagai realita masa depan yang
akan mempengaruhi perkembangan
budaya.
Saat ini, segala aspek kehidupan telah
mampu berkembang dengan pesatnya,
perkembangan tersebut beriringan pula
dengan perkembangan pendidikan dari
yang tradisional menjadi modern, secara
otomatis perkembangan tersebut menuntut
masyarakat menuju kearah globalisasi.
Penyebab utama yang paling terasa pada
perubahan tersebut adalah pada aspek
teknologi informasi, contoh paling
sederhana tentang hal ini adalah bila pada
pendidikan yang masih tradisional dulu
dalam mendapatkan sumber ilmu hanya
dari buku, hal tersebut juga masih
mempunyai kendala yaitu tidak semua
orang bisa mendapatkan buku yang
harganya relative mahal. Namun, sekarang
pada tingkat yang lebih modern telah
muncul internet yang memberikan banyak
informasi tentang pendidikan dan dapat
dijangkau di semua kalangan masyarakat.
Kemajuan teknologi ini menyebabkan
perubahan yang begitu besar pada
kehidupan manusia dengan segala
peradaban dan kebudayaannya. Perubahan
ini juga memberikan dampak yang begitu
besar tehadap dunia pendidikan.
Khususnya masyarakat dengan budaya dan
adat ketimuran seperti Indonesia.
Seharusnya masyarakat dan mahasiswa dapat lebih bijak lagi dalam penggunaan IPTEK agar memaksimalkan manfaat dari IPTEK itu sendiri.

Akuntansi B Pancasila -> Forum Analisis Video

oleh Astrid Melia putri Astrid -
Nama: Astrid Melia Putri
Npm :2211031145
Kelas: AKT D
IPTEK adalah hasil karya manusia yang berfungsi untuk membantu keperluan manusia. Namun, IPTEK juga harus di dasari dengan landasan Pancasila agar dapat berjalan dengan baik dan tidak menyimpang dari norma norma Pancasila.
Sila Pancasila yang harus di cermati:
1.ketuhanan yang maha esa
Dimana dalam penggunaan IPTEK kita harus berlandaskan akan ketuhanan agar semua dapat berjalan dengan baik dan tidak terjadi pelanggaran norma agama.
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
IPTEK harus di buat dan di gunakan menggunakan adab yang baik.
3. Persatuan Indonesia
Dengan adanya IPTEK seharusnya dapat mempermudah komunikasi sehingga lebih mengembangkan jiwa nasionalisme
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
Dalam pengembangan IPTEK semua ilmuwan ataupun seorang pengguna IPTEK itu sendiri berhak dalam memberikan wawasannya tidak di beda"kan bahkan tidak dibatasi namun harus dalam konteks yang baik.
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Dengan adanya IPTEK diharapkan dapat terjadi keadilan baik adil sesama manusia,bahkan dengan Tuhan pun harus bisa berlaku adil,tidak meninggalkan kewajiban agama demi bermain ataupun menggunakan IPTEK itu sendiri.