Kiriman dibuat oleh Hafid Riski Pratama

Teknik Sipil B -> Forum Analisis Jurnal

oleh Hafid Riski Pratama -
Nama : Hafid Riski Pratama
Npm : 2215011113

Analisis Jurnal "PANCASILA SEBAGAI FILSAFAT ILMU DAN IMPLIKASI
TERHADAP PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN
TEKNOLOGI

Pancasila sebagai Filsafat Ilmu
Pancasila merupakan dasar falsafah dan ideologi negara yang diharapkan menjadi pandangan hidup bangsa Indonesia sebagai dasar pemersatu, lambang persatuan dan kesatuan serta sebagai pertahanan bangsa dan negara Indonesia.

Menurut Notonegoro:
Pancasila adalah dasar falsafah negara Indonesia, oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa Pancasila adalah dasar falsafah dan ideologi negara, yang seharusnya menjadi dasar pemersatu pola hidup masyarakat Indonesia, lambang persatuan dan kesatuan serta pertahanan bangsa dan negara Indonesia.
Implikasi sila-sila dalam Pengembangan IPTEK
1. Ketuhanan yang maha esa
-Percaya dan takwa kepada Tuhan yang maha Esa
-saling menghormati anat umat beragama
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
- Mengakui persamaan derajat, persamaan hak dan persamaan kewajiban
antara sesama manusia.
- Saling mencintai sesama manusia.
- Mengembalikan sikap tenggang rasa
3. Persatuan Indonesia
- Pengakuan terhadap bhineka Tunggal Ika suku bangsa, etnis, agama, adat
Istiadat dan kebudayaan
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
- Manuasia indonesia adalah sebagai warga Negara dan warga masyarakat
mempunyai kedudukan, hak dan kewajiban yang sama
- Keputusan yang diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat oleh
wakil-wakil rakyat.
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
- Perlakuan yang adil disegala bidang kehidupan terutama dibidang politik,
ekonomi, sosial dan budaya.
Dalam kehidupan sehari-hari Pancasila menjadi pedoman atau dasar bagi bangsa Indonesia dalam memandang realitas alam semesta, manusia, masyarakat, bangsa, dan negara tentang makna hidup serta sebagai dasar bagi manusia Indonesia untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dalam hidup dan kehidupan.

Teknik Sipil B -> Forum Analisis Soal-1

oleh Hafid Riski Pratama -
Nama: Hafid Riski Pratama
NPM: 2215011113

A. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai berita tersebut dan apa yang anda lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaxs?

Tanggapan saya mengenai berita tersebut adalah saya sangat setuju dengan Mafindo (Masyarakat Anti Fitnah Indonesia) dimana dikatakan bahwa Latar Belakang seseorang tidak menjamin seseorang kebal terhadap hoaks, itu benar adanya. Terlalu banyaknya berita hoax yang beredar di media massa membuat orang pintar sekali pun tidak bisa membedakan mana berita yang valid dan yang tidak. Menurut saya, cara mengantisipasi dampak negatif dari penyebaran hoaxs itu adalah dari kita sendiri. Ketika kita mendapat atau mendengar suatu berita, janganlah kita mengambil semua cerita itu dengan 100% percaya dan langsung disampaikan kepada orang lain. cobalah untuk mencari tau lebih dalam lagi tentang berita tersebut, apakah sudah benar dan valid atau belum. jikalau sudah pasti maka barulah sebarluaskan kepada orang orang sekitar begitu pula sebaliknya, jika belum pasti maka cukup sampai di diri sendiri saja dan janganlah disebar ke orang lain sebab berita tersebut belum jelas kebenarannya.


B. Bagaimanakah pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial dan  solusi apa yang anda sampaikan bagi pengembangan iptek yang lebih baik?

Pengaruh perkenbangan iptek yang tidak sessuai debgan nilai nilai pancasila di media sosial memiliki dampak yang buruk bagi diri kita sendiri dan juga orang lain. salah satunya adalah meningkatnya sifat individualisme antar satu dengan yang lain dengan media sosial juga dapat mempengarugi pola pikir masyarakat karena tidak semua pengguna internet dapat tau dan paham bagaimana cara menyaring yang baik dan membuang yang buruk. Solusinya adalah perlunya pembatasan sosial media untuk anak anak di bawah 17 tahun, disebutkan begitu sebab anak anak dk usia 17 tahun cenderung belum bisa membedakan apa yang baik untuk disaring dari internet dan mana yang tidak.


C. Sikap Konsumerisme menyebabkan Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain yang lebih maju ipteknya, bagaimakah solusi menurut program studi/jurusan yang anda ambil saat ini atas permasalahan tersebut?

solusi yabg dapat diambil sesuai dengan program studi saya yaitu teknik sipil adalah dengan meningkatkan kembali pembangunan infrastuktur sebab pembangunan infrastruktur adalah salah satu pilar penggerak perekonomian dan kehidupan pasar bagu produk teknologi maupun non teknologi yang sangat berpengaruh di Indonesia. Selain itu juga, pembangunan infrastuktur bisa menjadi salah satu wadah untuk para masyarakat mencari pekerjaan, hal itu juga termasuk kedalam hal hal yang mendukung perekonomian indonesia

Teknik Sipil B -> Forum Analisis Soal-2

oleh Hafid Riski Pratama -
Nama: Hafid Riski Pratama
NPM: 221501113

A. Bagaimanakah peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu anda masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang anda pelajari dan bagaimana prosesnya di tengah persaingan global seperti sekarang ini?

Paradigma adalah sumber keberadaan dan perkembangan ilmu pengetahuan, titik tolaknya. Pancasila sebagai paradigma pengetahuan dalam setiap sila Pancasila:

1. Sila Pertama
Perintah pertama ini berarti adanya konsep keberadaan Tuhan yang terus menciptakan hubungan dan kesatuan dengan manusia dan alam semesta beserta isinya.
2. Sila Kedua
Perintah kedua ini jelas mengandung konsep manusia sempurna. Keseluruhannya adalah mental dan fisik. Sebagai entitas mental, keberadaan hati nurani tidak sepenting akal.
3. Sila ketiga
Kebutuhan untuk menetapkan orde pertama dan kedua sebagai jiwa persatuan Indonesia menunjukkan hakikat ilmu dan
nasionalisme Indonesia.
4. Sila Keempat
Perintah ini mengandung gagasan bahwa rakyat atau wakil rakyat harus menjalankan kekuasaannya dengan bijaksana,
penuh tanggung jawab baik secara vertikal kepada Tuhan maupun secara horizontal kepada seluruh rakyat Indonesia.
5. Sila Kelima
Keadilan bukanlah keadilan formal, keadilan yang dihasilkan dari peraturan perundang-undangan, tetapi keadilan yang didasarkan pada lingkungan sosialnya, yaitu karakteristik masyarakat Indonesia.


B. Bagaimanakah harapanmu mengenai model pemimpin, warganegara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?

Tokoh pancasila, warga negara dan cendekiawan diharapkan menjadi panutan untuk mengikuti pancasila. Pemimpin spiritual pancasila adalah pemimpin yang benar-benar memahami hakikat pancasila sebagai ideologi bangsa indonesia. Dengan demikian, segala kebijakan yang diterapkannya berpedoman pada ideologi bangsa. Semua model yang diharapkan harus memiliki 5 karakteristik diantaranya:
1. Pemimpin yang beriman.
2. Menjunjung tinggi HAM
3. Memiliki rasa nasionalisme
4. Bersikap adil
5. Berpendidikan