Posts made by Ramadhan Fuady Rakha Sofwan

NAMA: Ramadhan Fuady Rakha Sofwan
NPM:2215012010
KELAS: B
PRODI: S1 ARSITEKTUR
A. Artikel membahas penurunan situasi HAM di Indonesia pada tahun 2019 dan perlunya penegakan HAM yang lebih kuat di masa depan.

B. Prinsip demokrasi di Indonesia menghormati kebebasan beragama dan melindungi hak-hak semua warga tanpa membedakan agama atau kepercayaan.

C. Praktik demokrasi di Indonesia menghadapi tantangan dan kesenjangan antara idealisme Pancasila dan implementasinya dalam politik sehari-hari.

D. Anggota Parlemen yang tidak jujur harus dikenai sanksi agar prioritas mereka adalah mewujudkan keinginan rakyat.

E. Kekuasaan karismatik yang dimanfaatkan tanpa jelas tujuan dapat merugikan HAM melalui peminggiran kelompok, penghambatan partisipasi politik, dan kurangnya akuntabilitas dan transparansi dalam pemerintahan.
NAMA: Ramadhan Fuady Rakha Sofwan
NPM:2215012010
KELAS: B
PRODI: S1 ARSITEKTUR

Ketahanan nasional adalah kemampuan suatu negara untuk bertahan dan melindungi kepentingan nasionalnya dari ancaman yang muncul. Di Indonesia, kita menghadapi berbagai tantangan, ancaman, hambatan, dan gangguan yang bisa bersifat langsung maupun tidak langsung, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Dalam konteks ketahanan nasional, terdapat hubungan timbal balik antara aspek Trigatra dan Pancagatra dalam semua aspek kehidupan masyarakat. Trigatra mencakup tiga aspek alamiah, yaitu geografi, demografi, dan sumber daya alam. Ketiga aspek ini merupakan potensi dan modal yang dimiliki oleh Indonesia dalam melaksanakan pembangunan. Oleh karena itu, kita perlu mengelola aspek Trigatra ini dengan baik.

Ancaman terhadap Trigatra bisa berupa lokasi dan posisi geografis yang rentan terhadap bencana alam, keadaan dan kekayaan alam yang perlu dijaga agar tidak dieksploitasi secara tidak berkelanjutan, serta kemampuan penduduk dalam memanfaatkan sumber daya yang ada. Penting untuk melakukan pengelolaan yang baik terhadap Trigatra agar ketahanan nasional dapat terjaga.

Selain itu, terdapat pula ancaman terhadap Pancagatra, yang melibatkan aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan, dan ketahanan. Ancaman-ancaman ini mencakup pengaruh ideologi yang bertentangan dengan ideologi bangsa, konflik politik, krisis ekonomi, perubahan sosial budaya, serta ancaman terhadap pertahanan dan ketahanan negara.

Dalam konsep ketahanan nasional secara keseluruhan, baik Trigatra maupun Pancagatra memiliki hubungan timbal balik yang erat. Ini menggambarkan adanya ketergantungan dan kesatuan yang harmonis dalam semua aspek kehidupan. Pengelolaan yang baik terhadap Trigatra serta penanganan ancaman terhadap Pancagatra menjadi kunci dalam membangun ketahanan nasional yang kuat dan berkelanjutan.

Dengan memperhatikan dan mengelola baik aspek Trigatra dan Pancagatra, bangsa Indonesia dapat menghadapi tantangan dan ancaman dengan lebih efektif, menjaga keberlanjutan negara, serta memanfaatkan potensi dan sumber daya nasional secara berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat.