Nama : Chika Islamy Hermayanti
NPM : 2215012018
Kelas : B
Prodi : S1 Arsitektur
A. Artikel tersebut membahas kondisi penegakan Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia pada tahun 2019. Beberapa lembaga, seperti Komnas HAM dan LBH Jakarta, menyoroti pelanggaran HAM berat di masa lalu dan pembatasan kebebasan sipil serta konflik sumber daya alam.
Indonesia telah meratifikasi perjanjian HAM internasional dan melakukan reformasi guna meningkatkan perlindungan HAM, supremasi hukum, dan sektor keamanan publik. Hal positif yang dapat diambil dari artikel ini adalah dapat menambah pemahaman tentang isu-isu hak asasi manusia dan mengetahui apa upaya atau cara untuk meningkatkan perlindungan HAM di masa yang akan datang.
B. Demokrasi Indonesia dilandasi oleh nilai-nilai adat/budaya asli Indonesia yang memiliki kekayaan budaya yang beraneka ragam. Selain itu, prinsip demokrasi Indonesia yang berketuhanan yang Maha Esa mencerminkan rasa kesatuan dan kerukunan dalam keberagaman agama dan keyakinan di Indonesia. Hal ini menggarisbawahi pentingnya menghormati hak-hak asasi manusia, termasuk kebebasan beragama, dan tidak memaksakan satu agama atau keyakinan tertentu kepada orang lain.
C. Meskipun Pancasila dan UUD 1945 mengandung prinsip-prinsip yang mendukung demokrasi dan hak asasi manusia, namun masih terdapat beberapa masalah dan masalah dengan praktik demokrasi Indonesia saat ini. Masalah yang muncul seperti korupsi, ketimpangan sosial, pembatasan kebebasan berbicara, dan sebagainya. Meskipun demikian, terdapat juga kemajuan dalam upaya memperkuat demokrasi, seperti peningkatan partisipasi politik, kebebasan pers, dan peran aktif masyarakat sipil dalam memperjuangkan hak asasi manusia
D. Jika ada anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri merupakan suatu permasalahan yang serius. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan antara representasi politik dan kepentingan nyata masyarakat. Dalam menghadapi masalah ini, sikap yang tepat adalah dengan memperkuat kontrol dan akuntabilitas terhadap para anggota parlemen. Selain itu, penting juga untuk memperkuat partisipasi aktif masyarakat dalam proses politik, seperti melalui pemilihan yang cerdas dan mendukung calon yang berkomitmen untuk mewakili kepentingan masyarakat dengan jujur dan bertanggung jawab.
E. Pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi atau agama, dan menggunakan loyalitas dan emosi rakyat untuk tujuan yang tidak jelas, dapat menimbulkan pertanyaan tentang penghormatan terhadap hak asasi manusia dalam konteks demokrasi saat ini. Penggunaan manipulatif dari kekuasaan tersebut, jika bertentangan dengan prinsip demokrasi dan HAM, dapat mengancam kebebasan individu dan kemajuan demokrasi. Penting untuk mengawasi dan mengevaluasi tindakan pihak-pihak yang memiliki kekuasaan ini untuk memastikan penghormatan terhadap hak-hak asasi.