NAMA : FAIRUZA GHANIA
NPM: 2215012024
KELAS : B
PRODI : S1 ARSITEKTUR
Analisis soal
1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai isi artikel dan hal positif apa yang bisa kamu ambil setelah membaca artikel tersebut?
Menurut pandangan saya, sumber konflik di Timor Leste bermula dari pembangunan jalan di dekat perbatasan Indonesia-Timor Leste. Jalan tersebut menggunakan zona bebas yang seharusnya memiliki jarak 50 meter dari perbatasan. Namun, konflik ini terjadi karena zona bebas tidak boleh dikuasai sepihak sesuai kesepakatan. Selain itu, pembangunan jalan oleh pihak Timor Leste merusak berbagai macam fasilitas perbatasan. Oleh karena itu, sebaiknya kedua negara harus berdiskusi dan mencapai keputusan yang menguntungkan bagi kedua belah pihak dalam hal pembangunan di zona bebas. Hal positif yang dapat di ambil adalah kita sebagai warga negara perlu mempunyai kesadaran dan pemahaman wawasan nusantara yang baik, karena dengan ketidaktauan itu dapat memicu konflik, maka kita perlu mencegah sedari awal agar hal yang tidak diinginkan tidak terjadi.
2. Bagaimanakah menurut pendapatmu dan apa yang terjadi dengan wilayah dan bangsa Indonesia jika tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara?
Tanpa adanya rasa persatuan dan kesatuan di antara penduduk Indonesia, serta kurangnya semangat untuk melindungi keutuhan bangsa, maka tidak akan terdapat dorongan atau motivasi yang mempengaruhi pengambilan keputusan, kebijakan, tindakan, dan perilaku pemerintah, hal ini dapat berdampak pada kemajuan dan keberlangsungan negara kita. Maka dari itu konsepsi wawasan nusantara sangan penting bagi negara Indonesia
3. Bagaimanakah konsepsi wawasan nusantara dalam mencegah timbulnya konflik seperti artikell diatas?
Pentingnya konsep wawasan nusantara dalam mencegah konflik, terutama di wilayah perbatasan. Konsep ini menekankan pentingnya kerjasama yang baik antara negara tetangga, menghormati batas wilayah yang telah disepakati, dan memperhatikan kepentingan bersama dalam pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan di wilayah perbatasan tersebut. Dengan adanya konsep wawasan nusantara, konflik antara masyarakat maupun negara di wilayah perbatasan dapat diminimalisir. Lebih dari itu, konsep ini juga mendorong pentingnya membangun toleransi, kerjasama, dan perdamaian di antara masyarakat yang memiliki beragam perbedaan satu sama lainya.
NPM: 2215012024
KELAS : B
PRODI : S1 ARSITEKTUR
Analisis soal
1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai isi artikel dan hal positif apa yang bisa kamu ambil setelah membaca artikel tersebut?
Menurut pandangan saya, sumber konflik di Timor Leste bermula dari pembangunan jalan di dekat perbatasan Indonesia-Timor Leste. Jalan tersebut menggunakan zona bebas yang seharusnya memiliki jarak 50 meter dari perbatasan. Namun, konflik ini terjadi karena zona bebas tidak boleh dikuasai sepihak sesuai kesepakatan. Selain itu, pembangunan jalan oleh pihak Timor Leste merusak berbagai macam fasilitas perbatasan. Oleh karena itu, sebaiknya kedua negara harus berdiskusi dan mencapai keputusan yang menguntungkan bagi kedua belah pihak dalam hal pembangunan di zona bebas. Hal positif yang dapat di ambil adalah kita sebagai warga negara perlu mempunyai kesadaran dan pemahaman wawasan nusantara yang baik, karena dengan ketidaktauan itu dapat memicu konflik, maka kita perlu mencegah sedari awal agar hal yang tidak diinginkan tidak terjadi.
2. Bagaimanakah menurut pendapatmu dan apa yang terjadi dengan wilayah dan bangsa Indonesia jika tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara?
Tanpa adanya rasa persatuan dan kesatuan di antara penduduk Indonesia, serta kurangnya semangat untuk melindungi keutuhan bangsa, maka tidak akan terdapat dorongan atau motivasi yang mempengaruhi pengambilan keputusan, kebijakan, tindakan, dan perilaku pemerintah, hal ini dapat berdampak pada kemajuan dan keberlangsungan negara kita. Maka dari itu konsepsi wawasan nusantara sangan penting bagi negara Indonesia
3. Bagaimanakah konsepsi wawasan nusantara dalam mencegah timbulnya konflik seperti artikell diatas?
Pentingnya konsep wawasan nusantara dalam mencegah konflik, terutama di wilayah perbatasan. Konsep ini menekankan pentingnya kerjasama yang baik antara negara tetangga, menghormati batas wilayah yang telah disepakati, dan memperhatikan kepentingan bersama dalam pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan di wilayah perbatasan tersebut. Dengan adanya konsep wawasan nusantara, konflik antara masyarakat maupun negara di wilayah perbatasan dapat diminimalisir. Lebih dari itu, konsep ini juga mendorong pentingnya membangun toleransi, kerjasama, dan perdamaian di antara masyarakat yang memiliki beragam perbedaan satu sama lainya.