Kiriman dibuat oleh Eca -

Akuntansi B Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

oleh Eca - -
Nama : Eca
NPM :2211031141
Kelas :D

Pendahuluan
Pancasila merupakan dasar pandangan hidup rakyat Indonesia yang di dalam nya memuat 5 dasar yang isinya merupakan jati diri bangsa Indonesia. BPUPKI 1 Juni 1945 sebagai dasar negara Indonesia yang kemudian merdeka. Filsafat yang dikembangkan harus berdasarkan filsafat yang dianut oleh suatu bangsa, sedangkan pendidikan merupakan suatu cara atau mekanisme dalam menanamkan dan mewariskan nilai-nilai filsafat tersebut. Pendidikan sebagai suatu lembaga yang berfungsi menanamkan dan mewariskan sistem norma tingkah laku perbuatan yang didasarkan kepada dasar-dasar filsafat yang dijunjung oleh lembaga pendidikan dan pendidik dalam suatu masyarakat.
12 Tahun 2012 pasal 1 tentang pendidikan tinggi disebutkan bahwa”Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara. Undang-undang diatas dapat dimaknai bahwa pendidikan di Indonesia adalah sebuah proses pembelajaran yang berupaya untuk tujuan pengenmbangan potensi diri dan karakter bagi peserta didik . Secara aksiologis berdasarkan pada yang terkandung didalam nya, hierarki dan pendidikan haruslah mengacu pada landasan negara.
Jurnal Filsafat Indonesia `83 Filsafat yang kredibel`. Menurut Abdulgani, pancasila merupakan filsafat negara yang lahir sebagai collective ideologie dari seluruh bangsa indonesia. Pancasila merupakan hasil perenungan jiwa yang dalam, yang kemudian dituangkan dalam suatu “Sistem “ yang tepat. Pancasila sebagai suatu sistem filsafat, memiliki dasar ontologis, dasar epistemologis dan dasar aksiologis tersendiri yang membedakannya dengan sistem filsafat lain.
Secara lebih lanjut, hal ini bisa dijelaskan bahawa yang berke-Tuhanan yang maha esa, yang berkemanusiaan yang adil dan beradap, yang berpersatuan Indonesia , yang berkerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksaan dalam permusyawaratan /perwakilan serta yang berkeadilan sosial adalah manusia. Selajutnya, pancasila sebagai suatu sistem pengetahuan memiliki susunan yang bersifat formallogis, baik dalam arti susunan sila-silanya maupun isi arti dari sila-silanya.

Prinsip-prinsip Filsafat Pancasila
Pancasila digali dari nilai-nilai sosial budaya yang ada dalam bangsa Indonesia sendiri. Kausaformalis , maksudnya sebab yang berhubungan dengan bentuknya, pancasila yang ada pada pembukaan UUD 45 memenuhi syarat formal. Keadilan, yaitu memberikan keadilan kepada diri sendiri dan orang lain yang menjadi hak nya .
Filsafat pendidikan Indonesia berakar pada nilai-nilai budaya yang terkandung pada :
Ada dua pandangan yang menurut, perlu dipertimbangkan dalam menentukan landasan filosofis dalam pendidikan indonesia. Repulik Indonesia ditengah-tengah masyarakat global yang senantiasa berkembang dengan segala tantangannya.

Akuntansi B Pancasila -> Forum Analisis Jurnal 1 & 2

oleh Eca - -
Nama : Eca
NPM : 2211031141
Kelas : AKT D
Abstrak
Dengan memahami Pancasila melalui pemahaman historis, tulisan ini menyimpulkan bahwa
Pancasila menjadi ideologi negara yang universal dan komperhensif yang memuat relasi hablumminallah, alamiin. Pembentukan sumber nilai yang tercakup kedalam sistem falsafah
kebangsaan telah berjalan dalam sejarah yang panjang.
Latar Belakang
Sebagai landasan idiil bagi Indonesia, Pancasila sungguh menakjubkan. Gagasan politik yang tertuang di dalamnya merupakan rumusan solutif dan sempurna. Mereka menyusunnya
rumusan imajinatif, berdasarkan atas Ketuhanan Yang Maha Esa. Semenjak Reformasi 1998, Pancasila mulai dipersoalkan oleh sejumlah anak bangsa, saat terjadi krisis yang mengakibatkan keterpurukan dihampir semua bidang kehidupan, Pancasila dijadikan kambing hitam. Menurut mereka hanya liberalisme dan kapitalisme yang terbukti memenangkan perang ideologi dunia bisa menyelamatkan Indonesia. Bahkan ada salah seorang tokoh yang
terang-terangan menyatakan diri "Aku seorang neoliberalis". Sementara, disisi yang lain ada beberapa hasil survei yang perlu kita jadikan sumber pijakan atas pemasalahan.
Ketiga, survei yang dilakukan oleh Harian Kompas. 48,4%Survei berlangsung Maret-April 2007
dengan jumlah responden 1.200 orang yang tersebar di semua provinsi.
Responden yang berusia 17-29 tahun tidak bisa menyebutkan sila-sila Pancasila secara benar dan lengkap. ketika responden ditanya siapa yang harus melaksanakan edukasi dan sosialisasi Pancasila. Hasilnya, 43% sebaiknya dilaksanakan guru dan dosen, 28% tokoh masyarkat dan
tokoh agama, lalu 20% oleh badan khusus yang bisa dibentuk pemerintah, serta 3% dilakukan oleh elit politik. Survei yang berlangsung 27 hingga 29 Mei 2011, mengambil sampel 12.056
responden di 181 kabupaten dan kota pada 33 provinsi di seluruh Indonesia.
Bagaimanapun juga, itulah yang terjadi. Hal demikian mengingatkan kita bahwa diterimanya Pancasila sebagai ideologi bangsa sebenarnya bukan sesuatu yang taken for granted. Untuk itu sangat diperlukan penyegaran kembali tentang Pancasila baik dari aspek pengetahuan, pemahaman dan pengamalan nilai-nilai filosofis yang terkandung didalamnya. Istilah Pancasila sudah dikenal sejak zaman Sriwijaya dan Majapahit dimana nilai-nilai yang terkandung didalam Pancasila sudah diterapkan dalam kehidupan kemasyarakatan maupun kenegaraan meskipun sila-silanya belum dirumuskan secara konkrit.

Majapahit sebagaimana tertulis dalam buku Negara Kertagama karangan
Mpu Tantular
Dalam buku Sutasoma karangan Mpu Tantular, istilah Pancasila mempunyai arti berbatu sendi
yang lima, pelaksanaan kesusilaan yang lima.