Kiriman dibuat oleh Anggi Safitri

Pancasila Biologi Terapan C -> Forum Analisis Jurnal

oleh Anggi Safitri -
Nama: Anggi Safitri
NPM 2217061049

Judul : Urgensi Penegasan Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan IPTEK
Penulis : Ika Setyorini
Tahun terbit : 2018

Rangkuman atau isi:
Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa yang didalamnya terdapat nilai-nilai budaya dan agama bangsa Indonesia. Dimana Pancasila merupakan cerminan dari karakter bangsa dan masyarakat Indonesia. Sekarang, perkembangan IPTEK semakin pesat. Kehadiran IPTEK di tengah-tengah masyarakat memudahkan dalam kegiatan sehari-hari dan dapat memberikan solusi dari berbagai masalah. Namun terlepas dari dampak positif tersebut, perrkembangan IPTEK memiliki dampak negatif yang jika terus-terusan dibiarkan akan dapat membahayakan kehidupan bangsa dan dapat merubah pola pikir serta pandangan hidup masyarakat Indonesia. Maka dari itu, Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan IPTEK itu penting. Pengembangan IPTEK harus memperhatikan dan tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai budaya, agama dan norma-norma yang terkandung dalam Pancasila. Kita sebagai masyarakat Indonesia harus dapat mengimplementasikan Pancasila dengan baik agar nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila tidak memudar. Oleh karena itu, perlu penyaringan dan penangkalan yang jelas tentang pengaruh dunia secara global yang tidak sesui dengan nilai-nilai kepribadian bangsa Indonesia.

Kesimpulan :
1. Setiap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) haruslah berdasar dan tidakbertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila
2. Setiap iptek yang dikembangkan diIndonesia harus menyertakan nilai-nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan iptek
3. Pancasila dijadikan sebagai rambu-rambu normatif dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia .
Pentingnya Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi khususnya bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara diharapkan dapat menjadi dasar dan akar pada pengembangan keilmuan yang disesuaikan dengan nilai-nilai budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, sehingga pengembangan iptek tadi tidak keluar dari nilai-nilai yang telah dimilliki bangsa Indonesia

Pancasila Biologi Terapan C -> Forum Diskusi Pertemuan 14

oleh Anggi Safitri -
Nama Anggi Safitri
NPM 2217061049

Artikel A
Membahas tentang tentang bagaimana sains dan teknologi telah berkembang maju dengan sangat cepat sehingga mengubah peradaban manusia secara mendalam. Kemajuan IPTEK ini telah memberikan berbagai keuntungan dan kerugian. Pancasila disini berperan sebagai landasan negara dan pandangan hidup bangsa yang menjadi pelindung dalam menghadapi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, maka dari itu ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang sangat pesat ini haruslah sejalan dengan cita-cita luhur bangsa Indonesia dengan tidak melunturkan nilai-nilai dasar yang terkandung dalam Pancasila .

Artikel B
menjelaskan kebenaran suatu ilmu, kebenaran sila-sila pancasila, dan berbagai interpretasi sumber tentang ilmu tersebut.
Upaya manusia diperlukan untuk menciptakan sains karena tindakan sebagai teknik menghasilkan pengetahuan yang terorganisir. Pembahasan kebenaran Pancasila yang harus berpegang pada tiga teori kebenaran yaitu kebenaran pragmatis, koherensi, dan korespondensi. Perkembangan ilmu pengetahuan di Indonesia didasarkan pada pengejaran kebenaran melalui ilmu pengetahuan dan filsafat pancasila. Menurut visi ini, ilmu pengetahuan yang diciptakan di Indonesia tidak akan mengasingkan negara tetapi justru akan sangat cocok dengan identitas dan budaya nasionalnya.Pemahaman filosofis tentang kebenaran dalam konteks Pancasila dapat digeneralisasikan bahwa dalam konteks Pancasila, kebenaran adalah
1) tiadanya pertentangan dengan Tuhan,
2) aktualisasi atau perwujudan dan terpenuhinya hakekat manusia,
3) suatu hal yang satu, tidak dapat dibagi-bagi,
4) kemanfaatan pada semua pihak,
5) terpenuhinya hakekat keadilan

Pancasila Biologi Terapan C -> Forum Analisis Jurnal

oleh Anggi Safitri -
Nama : Anggi Safitri
NPM 2217061049
Kelas : Biologi Terapan C

Judul : Pancasila Sebagai Dasar Nilai Dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Untuk membantu keperluan manusia dikehidupan sehari-hari, manusia menciptakan IPTEK. Semakin hari IPTEK semakin berkembang sangat pesat dengan bergantung pada nilai nilai dalam Pancasila yang menjadi pedoman bagi seluruh rakyat Indonesia.
Dalam pengembangan IPTEK sila-sila dalam Pancasila menjadi sistem etika. Bukan hanya sekedar memikirkan yang ditemukan atau dibuktikan dan diciptakan tetapi juga dipertimbangkan maksud dan akibat. IPTEK juga harus bersikap beradab , mengembangkan rasa nasionalisme, kebesaran bangsa atau keseluruhan bangsa sebagai umat manusia. Perkembangan IPTEK harus didasari Demokrasi artinya ilmu harus memiliki kebebasan, harus menghormati, menghargai kebebasan orang lain, serta terbuka untuk dikritik. Iptek juga harus seimbang dan adil, dalam hubungannya dengan diri sendiri dan Tuhannya , manusia dengan manusia lain, manusia dengan masyarakat bangsa dan negara serta manusia dengan lingkungannya.

Pancasila Biologi Terapan C -> Forum Analisis Soal

oleh Anggi Safitri -
Nama : Anggi Safitri
NPM : 2217061049
Kelas : Biologi Terapan C

1. Beberapa dari mereka menganut nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, sementara yang lain tidak. Kita bisa memperbaikinya sekali lagi untuk etika politik yang tidak sejalan dengan prinsip-prinsip Pancasila. Kita harus memahami bahwa Pancasila adalah ideologi yang harus dipatuhi dan bahwa semua tindakan kita—baik yang berkaitan dengan politik, pakaian, tata krama saat berkunjung, atau lainnya—harus sesuai dengan prinsip-prinsipnya.

2. Anak -anak muda di lingkungan sekitar saya mayoritas dalam hal beretika kurang . Mereka tidak terlalu mementingkan etika, padahal ini sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. misalnya , tidak mau menegur sapa yang lebih tua, berteman terlalu pilih-pilih,membuang sampah sembarangan , perkataan dan bahasa yang digunakan terkadang kurang sopan , tidak bisa mengantri, sering seenaknya mencoret-coret fasilitas umum tanpa izin . Hal tersebut sangat tidak mencerminkan etika serta nilai yang dianut oleh bangsa indonesia. solusi dari saya sebaiknya orang tua melakukan pengawasan yang lebih ketat kepada anak-anaknya misalnya seperti mengawasi apa saja yang dilakukan anaknya diluar rumah , jangan sampai salah pergaulan , serta orang tua perlu memberikan pendidikan terkait moral dan agama sejak anak berusia dini .

Pancasila Biologi Terapan C -> Forum Analisis Jurnal

oleh Anggi Safitri -
Assalamualaikum wr wb
Nama Anggi Safitri
NPM 2217061049


Judul : Penanaman Nilai-nilai Pancasila Melalui Kontrol Sosial Oleh Media Massa Untuk Menekan Kejahatan Di Indonesia
Nama Jurnal : Nuraini Hukum
Volume dan Halaman : Vol. 03 No.02 Hal.29-44
Bulan/Tahun : Juni 2020
Penulis : Ariesta Wibisono Anditya, S.H., M. Kn., M.H.
Penerbit : Universitas Sultan Agung Tirtayasa

Permasalahan : Permasalahan yang sering ditemui adalah, karena mengejar tenggat waktu dan kurangnya pemahaman akan etika pemberitaan maka konstruksi berita hukum menjadi berlebihan dan tidak memberikan edukasi.

Tujuan Penelitian : Tujuan penelitian ini adalah membahas mengenai peran media massa pada masa kini menciptakan keharmonisan sosial sebagai alternatif dari hukum pidana retributif.

Metode Penelitian: Penelitian ini dilakukan secara normatif yakni penelitian yang mendasarkan pada kajian norma yang ada pada sistem hukum . Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan undang-undang (statute approach), pendekatan sosial (sosial approach) serta pendekatan asas. Analisis dan pembahasan di sajikan secara deskriptif-eksplanatoris .

Hasil penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman nilai-nilai Pancasila dalam peran media massa memberitakan informasi belum terlaksana. Masih banyak terdapat berita yang tidak teruji kebenarannya yang dapat merusak tatanan sosial. Media massa hanya memuat berita sebagai pemuas informasi saja tanpa menanamkan pembentukan pribadi sosial yang berjiwa Pancasila.

Pembahasan : Pancasila dalam pengertian sebagai pandangan hidup asal-usulnya dari falsafah hidup. Kata falsafah atau filsafat merupakan kata majemuk dan berasal dari kata-kata (philia =persahabatan, cinta) dan (sophia =
kebijaksanaan). Dasar negara Indonesia adalah Pancasila, karena itu tujuan yang hendak dicapai oleh bangsa Indonesia adalah masyarakat yang berdasarkan Pancasila.
1.Masyarakat selalu mengalami perkembangan, karenanya juga mengalami perubahan-perubahan , termasuk tata nilai yang ada.
2. Akibat perkembangan teknologi yang sedemikian, segala bentuk telekomunikasi dapat terjadi tanpa mengenal waktu, sehingga aliran dalam filsafat, ideologi, dan kebudayaan pada umumnya mudah dikenal oleh berbagai jenis kelompok masyarakat dan mempengaruhi tata nilai yang mereka miliki.
3.Hukum sudah cukup tua menjadi bagian kehidupan manusia dari masa ke masa dan terus berubah seiring perubahan sosial, ilmu pengetahuan, dan teknologi.
4. Maksim ubi societas ibi ius yang dikatakan oleh Cicero, filsuf zaman Yunani Kuno, mencerminkan hukum sebagai order dijalankan secara konsisten atas dasar kesadaran, moralitas, dan komitmen kerakyatan.
5. Hukum merupakan kontrol sosial, namun bukan berarti dengan cukup memahami hukum saja lantas masyarakat dapat dikendalikan.

Pada tahun 2014, informasi statistik Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, menunjukkan sebanyak 67,80 persen penduduk Indonesia menggunakan internet untuk mengakses informasi. Hal ini memberikan makna bahwa, persebaran informasi melalui media komunikasi massa, salah satunya berupa internet, adalah bukti bahwa Cicero mengatakan hal yang relevan mengenai masyarakat jauh di masa yang akan datang.
Definisi dari media massa apabila ditelusuri dari kata "media" sendiri berarti alat, corong, instrumen, jalan, medium, penghubung, perangkat, perantara, peranti, saluran, sarana, wahana. Sementara pengertian "media massa" sendiri adalah sarana dan saluran resmi sebagai alat komunikasi untuk menyebarkan berita dan pesan kepada masyarakat luas. Media massa di Indonesia, menurut tinjauan pustaka oleh penulis merupakan media atau alat yang dipergunakan oleh lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik seperti yang tersebut dalam Pasal 1 Butir 1 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, dengan demikian yang bertanggung jawab atas beredarnya muatan komunikasi massa dalam media tersebut adalah sebuah lembaga yang disebut sebagai pers.
Media massa adalah suatu jenis komunikasi yang ditujukan kepada sejumlah khalayak yang tersebar, heterogen dan anonim melewati media cetak atau elektronik, sehingga pesan informasi yang sama itu dapat diterima secara serentak dan sesaat. Pemanfaatan media massa artinya penggunaan berbagai bentuk media massa, baik cetak maupun elektronik untuk tujuan tertentu.


Hasil penelitian : Penulis menyimpulkan bahwa politik hukum merupakan sikap untuk memilih apa-apa yang berkembang dimasyarakat, lalu dipilih sesuai dengan prioritas dan diselaraskan dengan konstitusi atau UUD 1945 dan kemudian dituangkan dalam produk hukum. Tidak semua orang mengetahui hukum, namun dengan media massa, masyarakat akan mengetahui hukum dengan membaca maupun mendengar informasinya.

Kelebihan penelitian :
1.Jurnal sudah memuat isi pokok yang seharusnya ada, terkait Pendahuluan, permasalahan, pembahasan , dan penutup.
2. Jurnal ini menjelaskan metode penelitiannya secara jelas
3. Data atau informasi sudah berasal dari literatur yang terbaru.
4. Menggunakan bahasa Inggris sehingga dapat menambah wawasan pembaca terkait bahasa asing

Kekurangan penelitian:
1.Kelemahan dari jurnal ini yaitu tidak dilengkapi dengan kesimpulan
2. Pembahasan kurang memfokuskan atau kurang singkat

Saran : Sebaiknya pembahasan dalam jurnal ini lebih difokuskan pada bagaimana cita-cita Pancasila dapat diterapkan dan di praktekkan dalam kegiatan jurnalisme.